10 Juli 2026



Samosir | Indonesia Berkibar  News - Pemerintah Kabupaten Samosir mendukung upaya penguatan investasi internasional dalam pengembangan Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) di Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan. Dukungan tersebut ditunjukkan dengan kehadiran Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk dalam kunjungan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan bersama Chairman Temasek Holdings, H.E. Mr. Teo Chee Hean, Jumat (10/07/2026).


Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kerja sama strategis dengan mitra investasi internasional guna mempercepat pengembangan TSTH2 sebagai pusat riset, inovasi, dan hilirisasi komoditas herbal serta hortikultura yang diharapkan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi di kawasan Danau Toba.


Selain Wakil Bupati Samosir, kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya, Bupati Humbang Hasundutan Oloan P. Nababan, Wakil Bupati Toba Audi Murphy Sitorus, serta sejumlah pemangku kepentingan. Turut hadir mendampingi Wabup, Kepala Bapperida Rajoki Simarmata, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, Kabid IKP Diskominfo Togarma Naibaho.


Rangkaian kunjungan diawali dengan pemaparan mengenai perkembangan TSTH2, arah pengembangan kawasan, potensi investasi, serta berbagai program riset dan inovasi yang tengah dijalankan. Selanjutnya, rombongan meninjau sejumlah fasilitas dan lokasi strategis di kawasan TSTH2, di antaranya area pembibitan tanaman herbal dan hortikultura, fasilitas penelitian, serta berbagai sarana pendukung yang dipersiapkan untuk mendukung pengembangan kawasan berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan investasi.


Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menilai, komitmen Ketua DEN dalam membuka peluang investasi bagi TSTH2 merupakan langkah strategis yang akan memperkuat daya saing kawasan Danau Toba melalui pengembangan sektor pertanian berbasis riset dan teknologi.

Ariston berharap proses kerja sama dengan investor internasional dapat segera diwujudkan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat, baik melalui terbukanya lapangan kerja, meningkatnya nilai tambah hasil pertanian, maupun tumbuhnya peluang usaha baru di kawasan Danau Toba.


Ariston Tua Sidauruk mengatakan, "Pengembangan TSTH2 merupakan peluang besar bagi kawasan Danau Toba. Kami mengapresiasi upaya Ketua DEN dalam menghadirkan investor internasional. Semoga kerja sama ini segera terealisasi sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, memperkuat sektor pertanian, dan mendorong kesejahteraan masyarakat di kawasan Danau Toba, termasuk Kabupaten Samosir."


Menurut Ariston, sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan investor menjadi kunci dalam mewujudkan TSTH2 sebagai kawasan unggulan yang mampu memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar Danau Toba. ( P Simbolon ).



Tebingtinggi | Indonesia Berkibar News
- Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi mulai menyalurkan bantuan beras premium tahap pertama bagi keluarga kurang mampu secara serentak di seluruh kelurahan, Jumat (10/07/2026). Untuk memastikan proses distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran, Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, meninjau langsung pelaksanaan penyaluran di Kantor Kelurahan Pinang Mancung, Kecamatan Bajenis, dan Kantor Kelurahan Tanjung Marulak, Kecamatan Rambutan.


Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Erwin Suheri Damanik, Plt. Kepala Dinas Sosial Tigahara Hasibuan, serta para camat dan lurah setempat. Di sela-sela peninjauan, Wali Kota juga menyempatkan diri berdialog dengan warga penerima manfaat untuk mendengar langsung aspirasi serta kondisi perekonomian mereka di lapangan.


Wali Kota Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kepedulian Pemerintah Kota Tebing Tinggi terhadap warga yang belum mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah pusat.


"Program beras bagi keluarga kurang mampu ini mengakomodasi masyarakat yang telah terdata dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), namun belum menerima bantuan dari Kementerian Sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)," ujar Wali Kota di sela peninjauan.


Wali Kota menambahkan, pemenuhan kebutuhan pangan bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan daerah. Melalui alokasi bantuan beras premium masing-masing sebanyak 5 kilogram kepada 10.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Pemko Tebing Tinggi berharap dapat secara nyata mengurangi beban ekonomi harian masyarakat.


"Melalui penyaluran bantuan beras sebanyak 5 kilogram kepada 10.000 Keluarga Penerima Manfaat ini, kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat serta meringankan beban ekonomi keluarga. Ini adalah program prioritas kami di bidang sosial yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tambah Wali Kota.


Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Tebing Tinggi, Tigahara Hasibuan, menjelaskan bahwa program ini berjalan berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Sosial TA 2026 dan Keputusan Wali Kota Nomor 100.3.3.3/755 Tahun 2026 tentang Penetapan Alokasi dan Penerima Bantuan Pangan melalui Program Beras bagi Keluarga Kurang Mampu Tahun 2026. Ia menerangkan bahwa setiap KPM nantinya akan menerima bantuan beras premium dalam tiga tahap penyaluran.


"Setiap Keluarga Penerima Manfaat menerima bantuan beras premium sebanyak 5 kilogram pada setiap tahap penyaluran. Program ini dilaksanakan dalam tiga tahap, dan tahap pertama dimulai pada hari ini, 10 Juli 2026, di seluruh kelurahan se-Kota Tebing Tinggi," jelas Tigahara Hasibuan.


Lebih lanjut, Tigahara merinci bahwa total 10.000 KPM tersebut tersebar di lima wilayah kecamatan. Adapun sebarannya meliputi Kecamatan Rambutan sebanyak 2.302 KPM, Kecamatan Padang Hilir sebanyak 2.220 KPM, Kecamatan Bajenis sebanyak 2.044 KPM, Kecamatan Padang Hulu sebanyak 1.960 KPM, dan Kecamatan Tebing Tinggi Kota sebanyak 1.474 KPM. 


Lebih lanjut, Tigahara Hasibuan mengatakan bahwa tujuan utama program ini adalah membantu meringankan beban ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah melalui penyediaan bantuan pangan dari Pemko Tebing Tinggi.



Tigahara menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang membantu kelancaran distribusi sekaligus memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan. Secara keseluruhan, proses penyaluran bantuan sosial di sejumlah titik kelurahan ini berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.(torong)




Jakarta | Indonesia Berkibar News - Transformasi sektor energi dunia membuka peluang karier baru bagi generasi muda. Porsi energi yang terbarukan dalam bauran energi global diproyeksikan meningkat secara signifikan hingga 2050, dengan jumlah pekerjaan di sektor ini diperkirakan mencapai 42 juta. 


Industri pun membutuhkan talenta yang tak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga adaptif terhadap teknologi dan lingkungan kerja global.


Peluang tersebut dijalani Ramadhini Putri Jofansa, alumni Teknik Mesin Universitas Pertamina (UPER). Sejak 2024, Dhini bekerja sebagai Associate Technical Professional pada divisi Testing and Subsea di Halliburton yang berkolaborasi dengan profesional dari berbagai negara, Jumat (10/07/2026) 


Meski menawarkan prospek karier serta remunerasi kompetitif, kesempatan membutuhkan persiapan matang. Dari pengalamannya, Dhini membagikan sejumlah tips bagi generasi muda yang ingin meniti karier di perusahaan multinasional.


Kemampuan Berbahasa Asing


Bagi Ramadhini, bahasa Inggris kini bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan bekal dasar untuk bekerja di lingkungan global. Penguasaan bahasa asing lain pun dapat memperluas peluang karier dan memudahkan kolaborasi lintas negara.


“Mempelajari bahasa juga berarti memahami budaya dan cara pandang masyarakatnya. Hal ini membuat kita lebih terbuka terhadap perbedaan dan lebih mudah beradaptasi saat bekerja dengan orang dari berbagai negara,” kata Ramadhini.


Miliki Growth Mindset di Tengah Perubahan Industri


Bekerja di Halliburton membuat Ramadhini menyadari bahwa industri energi terus berkembang seiring perubahan teknologi, metode kerja, dan tantangan di lapangan. Karena itu, kompetensi teknis perlu diimbangi dengan rasa ingin tahu dan kemauan untuk terus belajar.


“Di Halliburton, saya belajar untuk tidak cepat merasa puas karena selalu ada teknologi, metode kerja, dan tantangan baru yang perlu dipahami. Bagi saya, setiap perubahan adalah kesempatan untuk terus belajar dan berkembang,” pungkasnya. 


Bangun Profesionalisme Sejak Duduk di Bangku Kuliah


Menurut Ramadhini, kesiapan berkarir di perusahaan multinasional perlu dibangun sejak masa kuliah melalui proyek, kerja tim, dan pengalaman magang. Bekal itu ia peroleh selama menempuh studi di UPER dan menjalani magang selama 6 bulan dan bekerja sebagai Mechanical Engineer di PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) selama dua tahun.


“Berbagai proyek, presentasi, dan kerja kelompok selama kuliah mengasah kemampuan komunikasi, problem solving, dan teamwork saya. Pengalaman magang kemudian memberi gambaran nyata tentang dunia industri sekaligus melatih saya memahami tanggung jawab dan profesionalisme dalam bekerja,” jelas Ramadhini.


Pjs. Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. techn. Djoko Triyono, M.Si., mengatakan bahwa kebutuhan talenta terampil di industri energi perlu dijawab melalui proses pembelajaran yang menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan nyata industri.


“Universitas Pertamina (UPER) yang membekali mahasiswa dengan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri energi, pembelajaran berbasis proyek, serta program magang di ekosistem industri energi yang terintegrasi melalui Career Development Center (CDC) UPER. 


Melalui berbagai pengalaman tersebut, mahasiswa tidak hanya memperkuat kompetensi teknis, tetapi juga mengasah kemampuan memecahkan masalah, bekerja dalam tim, dan beradaptasi dengan lingkungan profesional. 


Dengan bekal tersebut, lulusan Universitas Pertamina diharapkan menjadi talenta adaptif dan profesional yang siap berkontribusi di perusahaan nasional maupun multinasional,” kata Djoko, mengakhiri. (JBR/66)

9 Juli 2026

  



Samosir | Indonesia Berkibar News - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir menerima kunjungan kerja (Kunker) Tim DPRD Sumut Daerah Pemilihan (Dapil) IX yang dipimpin Rahmansyah Sibarani di Aula Kantor Bupati Samosir.


Kunjungan merupakan momentum memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) DPRD Sumut, dan Pemkab Samosir untuk yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Wabup Ariston Tua Sidauruk menyambut langsung rombongan DPRD Sumut didampingi Asisten Administrasi Umum, Kepala Bapperida, serta jajaran pimpinan OPD Pemkab, yang dihadiri OPD Provinsi Sumut, Kamis (09/07/2026) 


Wabup menegaskan bahwa kolaborasi antara Pemkab serta DPRD Sumut sangat dibutuhkan guna menjawab berbagai kebutuhan di Kabupaten Samosir. 


"Berharap sinergi ini akan terus diperkuat. Untuk itu mari bersama membangun  dengan menguatkan barisan untuk menampung sekaligus menjembatani kebutuhan pembangunan masyarakat," ucap Ariston


Ketua Tim DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani menyampaikan bahwa kunjungan kerja sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD terhadap realisasi program pembangunan Pemprovsu sebagaimana tertuang pada LPJ Gubernur Sumut. 


Selain melakukan evaluasi terhadap program yang telah berjalan, DPRD Sumut juga ingin menyerap berbagai masukan dari pemerintah daerah sebagai bahan penyusunan program pembangunan setiap tahunnya. 


"Kami juga tidak pernah membedakan daerah. Selama itu merupakan kebutuhan masyarakat, akan kami perjuangkan," tegasnya.


Sementara itu Pemkab Samosir menyampaikan sejumlah usulan prioritas pembangunan, antara lain bantuan pompa air tenaga surya untuk penyediaan air bersih dan irigasi pertanian di wilayah perbukitan, peningkatan kualitas ruas jalan provinsi guna mendukung sektor pariwisata, program perumahan swadaya, pembukaan akses jalan alternatif menuju Samosir, dan lainnya. (P Simbolon)

8 Juli 2026

 


Medan | Indonesia Berkibar News
- Jenderal adalah hero. Itu identiknya Pun jenderal polisi. Ditopang sifat ayom, peran memupus keresahan membuatnya pahlawan bagi masyarakat,Rabu (08/07/2026).


Apalagi jenderal yang cerdas. Kepiawaiannya menangkal inovasi kejahatan yang hari-hari ini kian tampil edan dan canggih semakin dibutuhkan publik. 


Kebutuhan masyarakat soal aparat hukum yang andal telah lebih seabad lalu  digaungkan Sir Arthur Conan Doyle. Ini tokoh sejarah kepolisian modren. Persisnya digaung sejak legenda sastra Inggris itu melahirkan karakter Sherlock Holmes di ujung abad ke-19. 


Sherlock Holmes terlanjur tenar sebagai fiksi aparat serse yang cerdas. Ketenarannya bahkan membuat Scotland Yard menjadi kiblat kepolisian banyak negara, tak terkecuali Polri (Kepolisian Negara Republik Indonesia). 


Nah, di Sumatera Utara (Sumut) yang populasi kejahatannya acap paling tinggi di Tanah Air, tokoh searah Sherlock Holmes diwakili Irjen Whisnu Hermawan Februanto. Peran itu sebangun dengan rekam jejak Whisnu. 


Catatan karier tiga dekade membuat Whisnu ditahbiskan sebagai ahli serse. Itu yang membuatnya dikenal piawai menghadirkan kenyamanan bersusul rasa aman untuk masyarakat. 


Kiprahnya dua tahun satu bulan terakhir membuktikan itu. Tak ditemukan keputusan 'Trunojoyo 3' yang merotasi Whisnu sebagai bintang penjaga stabilitas keamanan Sumut. Setidaknya sampai awal semester kedua tahun ini. 


Padahal, rotasi kalangan elit Polri ulang kali terjadi empat bulan terakhir. Bahkan menyenggol dua kepala polda wilayah jiran Sumut. 


Tapi kisah Whisnu bertahan di kursi Kapolda Sumut saat gelombang mutasi tampak bukan tanpa test case. 


Itu karena empat bulan lalu Sumut mendadak riuh. Media sosial menggambarkan itu. Ini buntut viral dendang satir yang meminta Tuhan menghabisi bandar sabu. 


Anda ingat plesetan remake lagu 'Siti Fatimah'? 


Reaksi sosial via nyanyian itu kontan menggugah feeling Whisnu. Peraih award The Best Leadership In Law And Crime Prevention ini bahkan  menggelar operasi sapu jagat. 


Gelombang razia 'petir siang bolong' arahannya menyikat jejaring bandar gede di 10 wilayah kabupaten-kota Sumut. Tensi publik di Sumut pun mereda. 


Tapi sejurus itu, Panipahan malah 'meledak'. Ini daerah pesisir di Provinsi Riau. Di sini, gelombang nyanyian bernada koor itu membakar dua kubu warga hingga berbuntut kerusuhan massa. 


Insiden Panipahan serasa menjawab feeling serse Whisnu empat bulan lalu. 


"Separuh diri saya lama sudah seperti Batak," demikian Whisnu menganalogikan dirinya dalam kekayaan kultur Sumut. Pemahaman itu mendukung kepiawaiannya soal psikoanalisa. 


Tapi dasar analogi itu sejatinya tentang istri tercinta, Ny. Mona, yang berdarah Batak. Whisnu bahkan dikenal sebagai sosok penyayang inang simatua yang bermukim di Sinaksak, nun ... wilayah pintasan ke Danau Toba dari Tapian Dolok Simalungun. 


Itulah radiks kultur yang membuat spirit Sumut sudah lama menyala di hati, ucap, dan tindakan mantan Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri ini. 


"Keluarga yang kuat adalah fondasi utama. Syukur keluarga saya solid, (karena itu) saya bisa fokus memimpin Polda (Sumut) ini," tegas Whisnu di hari-hari pertama menjadi Kapolda Sumut ke-24, Juni 2024 lalu. 


Ucapan tulus memang doa yang kuat. Dan omongan dua puluh lima bulan lalu itu terbukti menyuplai energi dalam karier Whisnu di Polri. 


Bintangnya jenderal bintang dua ini sontak kian cemerlang sepanjang delapan bulan terakhir. Fakta itu mencuat lewat sejumlah penghargaan yang diraih Whisnu di tengah masa pengabdian di Sumut. 


Award pertama datang pada mid November 2025. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menganugerahi Whisnu dengan Bintang Bhayangkara Pratama.

Ini tanda kehormatan untuk dedikasi dan pengabdian tanpa cacat selama bertugas sebagai prajurit Bhayangkara. 


Tiga bulan kemudian, 'bintang yang jatuh' lebih kemilau lagi. Award kali kedua ini datang dari Presiden Prabowo Subianto. Alumnus Akpol 1994 ini tercap dalam Kepres Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2026 sebagai penerima Anugerah Satyalancana Wira Karya. 


Ini tanda kehormatan atas kontribusi Whisnu menggerakkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus dedikasinya dalam memperkuat rantai pasok ketahanan pangan. 


Nah, bintang teranyar Whisnu datang dengan sinar lebih kemilau lagi. Terjadi awal Juli 2026, Presiden Prabowo Subianto menganugerahi Whisnu dengan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti. 


Ini penghargaan tertinggi dari Presiden ke-8 RI untuk Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto atas

prestasi dan dedikasi yang luar biasa kepada bangsa dan negara lewat pengabdiannya memimpin Polda Sumatera Utara.


Maju torus, Jenderal ... (Zul)

7 Juli 2026

  



Samosir  | Indonesia Berkibar News - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir terus memperkuat komitmennya mewujudkan lingkungan yang aman, ramah, dan bebas dari kekerasan terhadap anak. 


Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB), Pemkab Samosir menggelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak yang menyasar guru Bimbingan Konseling (BK) tingkat SMP dan SMA serta Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) di Aula Kantor Bupati. 


Hal ini merupakan langkah strategis Pemkab memperkuat sistem perlindungan anak melalui pendekatan terpadu, meningkatkan komitmen seluruh pemangku kepentingan, membangun mekanisme pencegahan yang efektif, serta mempercepat penanganan setiap persoalan yang dihadapi anak, Selasa (07/07/2026) 


Sosialisasi menghadirkan narasumber dari Polres, KBO Reskrim Darmono Samosir, Kasi Datun Kejaksaan Negeri Samosir Maulita Sari, serta Syahrial Lubis dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB Provinsi Sumatera Utara.


Bupati Samosir yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Hotraja Sitanggang menegaskan bahwa pencegahan merupakan langkah paling penting dalam melindungi anak. Oleh karena itu, seluruh elemen pemerintah, tenaga pendidik, Satgas PPA, aparat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga keluarga harus bergandengan tangan membangun lingkungan yang aman dan inklusif bagi anak.


“Masa depan Samosir ditentukan oleh kualitas anak-anak kita hari ini. Pencegahan harus menjadi prioritas bersama. Guru BK memiliki peran yang sangat penting sebagai sahabat sekaligus pembimbing bagi peserta didik, sehingga setiap persoalan dapat dideteksi dan diselesaikan sejak dini sebelum berkembang menjadi kasus,” ucap Hotraja. 


Hotraja juga menekankan bahwa kekerasan terhadap anak merupakan pelanggaran hak asasi manusia yang tidak dapat ditoleransi dalam bentuk apa pun. Karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan secara berkelanjutan melalui edukasi, penguatan karakter, serta kolaborasi lintas sektor.


KBO Reskrim Polres Samosir Darmono Samosir mengajak guru BK dan Satgas PPA untuk lebih aktif mengenali karakter anak dan mendeteksi persoalan sejak dini agar tidak berkembang menjadi tindak pidana


“Bangun hubungan yang dekat dengan anak. Jadilah orang tua bagi mereka di sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Jika ada persoalan, diselesaikan bersama sesuai fungsi masing-masing sebelum masuk ke proses hukum. Kepedulian adalah kunci utama pencegahan,” paparnya. 


Sementara itu, Kasi Datun Kejaksaan Negeri Samosir Maulita Sari menegaskan bahwa kekerasan terhadap anak merupakan persoalan serius yang menjadi perhatian pemerintah. Ia mengingatkan bahwa setiap orang memiliki hak untuk melaporkan dugaan kekerasan terhadap anak.


“Jangan takut melapor jika mengetahui adanya kekerasan terhadap anak. Kepedulian masyarakat sangat dibutuhkan. Orang tua juga harus mengedepankan dialog, kasih sayang, dan memberikan teladan yang baik dalam mendidik anak,” katanya. (P Simbolon)


 Langkat | Indonesia Berkibar News   Plt. Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, SH, memimpin Panen Raya Jagung bersama masyarakat di Kecamatan Sei Bingai, Selasa (07/07/2026) pagi, sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Langkat terhadap program Swasembada Pangan yang menjadi salah satu prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.


Panen raya dilaksanakan di lahan jagung seluas 2 hektare dari total areal tanam 10 hektare yang dikelola Kelompok Tani Maju Bersama. Dari luasan tersebut diperkirakan menghasilkan sekitar 15 ton jagung, yang menjadi bukti meningkatnya produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Langkat.


Kegiatan ini merupakan implementasi Asta Cita Presiden RI, khususnya poin kedua mengenai penguatan ketahanan pangan nasional. Selain panen raya, acara juga dirangkai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara enam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dengan BRI, Bulog, dan BPJS Ketenagakerjaan. Kerja sama tersebut mencakup dukungan permodalan, penyerapan hasil panen, serta penyediaan jaminan sosial bagi para petani.


Dalam sambutannya, Plt. Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Langkat untuk terus mendukung seluruh program strategis nasional yang diarahkan Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan.


"Ketahanan pangan harus terus kita gempur dan maksimalkan demi meningkatkan kesejahteraan para petani di Kabupaten Langkat," ujarnya.


Menurut Tiorita, panen raya bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata bahwa sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Langkat.


"Produktivitas pertanian akan terus meningkat apabila petani memperoleh akses permodalan yang memadai, hasil panennya terserap dengan harga yang layak, serta mendapatkan perlindungan melalui jaminan sosial," katanya.



Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara, Triyoga Laksito, mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kabupaten Langkat melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dalam memperluas akses keuangan bagi masyarakat, khususnya petani.


"Kami mengapresiasi langkah Pemkab Langkat yang terus mendorong peningkatan kesejahteraan petani melalui kemudahan akses pembiayaan, kepastian penyerapan hasil panen, hingga perlindungan jaminan sosial," ujarnya.


Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, H. Amril, S.Sos., M.AP., selaku Ketua TPAKD Kabupaten Langkat, melaporkan bahwa pada tahun 2025 petani di Kecamatan Sei Bingai telah memperoleh fasilitas pembiayaan sebesar Rp905 juta untuk Gapoktan Maju Bersama dan Rp205 juta untuk Gapoktan Oriza.


Memasuki tahun 2026 hingga Juli, total pembiayaan yang telah disalurkan mencapai Rp1,3 miliar.


"Hal ini menunjukkan tren yang sangat positif. Pertanian di Kabupaten Langkat terus berkembang, sekaligus membuktikan bahwa para petani telah memanfaatkan fasilitas pembiayaan secara produktif dan bertanggung jawab," jelas Amril.


Hadir  Wakapolres Langkat, Kapolres Langkat, Dandim 0203/Langkat, Ketua DPRD Kabupaten Langkat, Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, Kepala OJK Sumatera Utara, Komandan Batalyon Yonif 100, perwakilan Kejaksaan Negeri Langkat, pimpinan BRI Cabang Stabat, BRI Binjai, Bulog Medan, BPJS Ketenagakerjaan Binjai, para kepala perangkat daerah,   Camat Sei Bingai.(sfn)

Diberdayakan oleh Blogger.