6 Juli 2026

 


Samosir | Indonesia Berkibar News 
- Musik kembali menjadi medium yang mempertemukan budaya dari berbagai belahan dunia di tepian Danau Toba Samosir. 


Melalui penyelenggaraan Samosir Music International (SMI), di Open Stage Tuktuk Siadong Simanindo, Samosir tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata berbasis budaya yang semakin dikenal di tingkat internasional. 


Festival yang telah menjadi agenda rutin Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemkab telah berhasil menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara. Perpaduan musik tradisional Batak, musik nasional, hingga musik internasional menciptakan pengalaman berbeda bagi ribuan pengunjung memadati lokasi penyelenggaraan.


Pada puncak acara, sejumlah musisi Tanah Air seperti Punxgoaran, Bermarga, Vicky Sianipar Band, serta artis lainnya tampil membawakan karya-karya yang sarat dengan nuansa budaya Batak. 


Nuansa internasional semakin terasa dengan kehadiran Stephen Dominic Ellery, komposer asal London, Inggris, Yonatan Pandelaki dari Jerman, serta Maite Hontele Y la Novia dari Belanda. Bersama para musisi Indonesia, mereka menyuguhkan kolaborasi lintas budaya yang memadukan beragam karakter musik satu panggung, Senin (06/07/2026)  


Menariknya, para musisi mancanegara tersebut tidak hanya membawakan repertoar dari negara asalnya, tetapi juga menunjukkan apresiasi terhadap budaya lokal dengan menyanyikan lagu-lagu Batak.  


Kemeriahan festival semakin lengkap dengan atraksi tor-tor massal yang melibatkan masyarakat dan komunitas seni. Penampilan tersebut menjadi representasi kuat bahwa budaya Batak tetap menjadi ruh utama dalam setiap penyelenggaraan Samosir Music International 


Pemkab Samosir akan terus mendukung penyelenggaraan festival ini sebagai bagian dari strategi pengembangan pariwisata berbasis budaya. “Melalui Samosir Music International, kami ingin menunjukkan bahwa Samosir memiliki kekayaan budaya yang mampu menjadi daya tarik wisata kelas dunia dengan memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat.” Kata Wabup Samosir


Konsistensi penyelenggaraan setiap tahun, Samosir Music International diharapkan terus menjadi etalase budaya Batak di tingkat global. Di tengah pesatnya perkembangan industri pariwisata, festival ini menunjukkan bahwa seni dan budaya dapat menjadi kekuatan utama dalam membangun citra Samosir sebagai destinasi wisata dunia. (P Simbolon)

5 Juli 2026

 



Medan| Indonesia Berkibar News -
Suasana penuh haru dan semangat gotong royong mewarnai pelaksanaan bakti sosial kesehatan yang diinisiasi oleh keluarga besar Remaja Masjid Pecinta Alam Indonesia (REMPALA) Indonesia bersama DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumatera Utara. Bertempat di Gedung Muhammadiyah (GDM), Jalan Garuda Raya, Perumnas Mandala, Medan, pada Sabtu (04/07/2026), sebanyak 120 anak dari keluarga prasejahtera telah berhasil mendapatkan layanan khitanan gratis.


Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang rutin diselenggarakan oleh REMPALA saat masa libur sekolah. Antusiasme warga terlihat sangat tinggi, di mana ratusan anak diantar oleh orang tua dan kerabat mereka dengan berbagai moda transportasi—mulai dari becak bermotor hingga berjalan kaki—untuk memenuhi lokasi kegiatan.


Ketua Umum REMPALA Indonesia, Said Salman Al Idrus (Dodil), mengungkapkan bahwa sebenarnya terdapat 158 anak yang telah mendaftar. Namun, karena kendala keterbatasan logistik dan fasilitas, sebanyak 38 anak harus masuk dalam daftar tunggu (waiting list).


“Kami sudah berupaya maksimal, namun bantuan dari pihak terkait seperti Dinas Kesehatan, baik Kota Medan maupun Deli Serdang, tidak kami dapatkan. Akibatnya, kegiatan ini terpaksa dibiayai menggunakan dana swadaya. Meski demikian, kami bersyukur karena dukungan dari KNPI Sumut serta tokoh seperti Bapak H. Rahmat Shah sangat membantu keberlangsungan acara ini,” ujar Dodil.


Ia berharap ke depannya instansi pemerintah terkait dapat lebih peka dan memberikan dukungan nyata bagi inisiatif positif yang digerakkan oleh pemuda. Hal ini penting agar tidak ada lagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang harus kecewa karena tidak terakomodasi dalam kegiatan sosial serupa.


Senada dengan hal tersebut, Ketua Pembina Tim Dokter SPBU, DR. dr. Delyuzar, Sp.PA, didampingi dr. Armon Rahimi, SpPD, memberikan apresiasi atas kreativitas dan energi para kader muda REMPALA. “Apa yang dilakukan pemuda demi kemaslahatan umat harus segera didukung. Aksi ini sangat menyentuh dan pantas mendapatkan atensi dari semua pihak,” tegas dr. Delyuzar.


Ketua DPD KNPI Sumatera Utara, Aldi Syahputra Siregar, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menegaskan komitmen organisasinya dalam mendukung program-program pengabdian masyarakat. Sinergi ini merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi pemuda mampu menghadirkan solusi konkret di tengah masyarakat.


Selain khitanan massal, acara ini juga dirangkai dengan kegiatan donor darah dan santunan bagi kaum dhuafa. Turut hadir dalam acara tersebut Lurah Kenangan Baru Riza Natama Harahap, S.IP, MM, serta berbagai tokoh agama dan masyarakat setempat, termasuk perwakilan dari keluarga besar H. Rahmat Shah dan Kapolsek Medan Tembung Kompol Ras Maju Tarigan, SH, MH.



Melalui aksi ini, KNPI Sumut dan REMPALA Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan aksi sosial yang berkelanjutan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, sekaligus mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat semangat gotong royong.(torong)

 


Samosir | 
 Indonesia Berkibar News  - Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wakil Bupati (Wabup) menjamu Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa dalam suasana akrab serta penuh kekeluargaan. 


Pertemuan menjadi simbol bahwa kebudayaan mampu menjembatani perbedaan geografis, bahasa, dan adat istiadat menjadi sebuah persaudaraan.


Mereka juga membahas mengenai berbagai peluang kerja sama, mulai dari pengembangan serta kebudayaan, pariwisata, hingga pembangunan daerah yang berorientasi peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Selain itu, Vandiko dan Ariston menyematkan ulos kepada Paskalis Imadawa sebagai  penghormatan masyarakat Batak kepada tamunya. Prosesi secara sederhana namun melambangkan suatu ikatan persaudaraan. 


Ikut hadir Staf Ahli Gubernur Papua Selatan Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Cahyo Agung Dwi Arianto, Sanggar Serapuh asuhan Pastor Fanumbi, serta Tober Band pimpinan Joko Juniar, Minggu (05/07/2026) 


Kehadiran Wakgub Papua Selatan di Samosir sebagai kelanjutan dari hubungan baik yang telah terbangun melalui pertukaran seni dan budaya. Sebelumnya, Komite Seni Budaya Nusantara Provinsi Papua Selatan tampil sukses  memukau masyarakat juga wisatawan pada acara Geotourism Festival 2026 yang tampil kembali. 


Bupati  Vandiko T. Gultom mengatakan, kebudayaan sebagai bahasa universal mampu mempertemukan seluruh anak bangsa tanpa memandang perbedaan.


"Kami merasa terhormat atas kehadiran Wagub Papua Selatan di Samosir dan ini  bukan sekadar kunjungan, tetapi menjadi langkah awal mempererat persaudaraan serta membuka ruang kolaborasi  lebih luas antara Samosir dan Papua Selatan," ucapnya.


Pertemuan yang menjadi pesan bahwa dari tepian Danau Toba, semangat persaudaraan Indonesia terus dirawat. Ulos yang disematkan bukan sekadar kain adat, melainkan simbol penghormatan, persahabatan, dan harapan agar kolaborasi antara Samosir dan Papua Selatan terus berkembang demi kemajuan bersama. ( P Simbolon )

4 Juli 2026

 


 Samosir  | Indonesia Berkibar News  - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir kembali ambil bagian untuk Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 yang resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) di Komplek PRSU. 


PRSU ke-50 berlangsung mulai 3 Juli hingga 2 Agustus 2026 dengan mengusung tema “Harmoni Emas”. Memasuki usia setengah abad, PRSU menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi pembangunan sekaligus menjadi etalase potensi daerah, investasi, perdagangan, pariwisata, serta ekonomi kreatif di Sumut, Sabtu (04/07/2026) 


Pemkab Samosir menghadirkan stan pameran (paviliun) yang menampilkan berbagai produk unggulan daerah, mulai dari produk UMKM, kerajinan ukir, tenun khas Samosir, hingga komoditas pertanian unggulan seperti bawang merah, kentang, alpukat, dan beras merah dan produk lainnya. 


Melalui sambutannya, Wagubsu menyampaikan selama lima dekade penyelenggaraannya, PRSU telah berkembang menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan masyarakat, pemerintah, dunia usaha, investor, dan generasi muda. Menurutnya, PRSU tidak lagi sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi telah menjadi instrumen pembangunan ekonomi daerah. 


Menurutnya, kehadiran seluruh peserta menunjukkan bahwa pembangunan Sumatera Utara hanya dapat berhasil melalui semangat kolaborasi dan sinergi antardaerah.


Keikutsertaan Pemkab Samosir pada PRSU ke-50 sebagai bentuk komitmen  untuk ikut mendorong pengembangan ekonomi daerah melalui promosi potensi unggulan, serta peningkatan daya saing produk lokal, penguatan sektor pariwisata dan UMKM. 


Diharapkan melalui ajang ini, produk unggulan Samosir semakin dikenal luas, mampu menembus pasar yang lebih besar, serta menarik minat investor untuk berinvestasi di Kabupaten Samosir.


Turut hari dalam acara pembukaan dari Pemkab Samosir diantaranya Sekda Marudut Tua Sitinjak, Ketua TP PKK, Asisten II, serta beberapa pimpinan OPD lainnya. (P Simbolon )

 


Jakarta | Indonesia Berkibar News
- Fenomena gempa ganda (seismic doublet) yang mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6) waktu setempat yang menjadi perhatian para ahli karena tergolong sangat langka. 


Rangkaian dua yang berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 terjadi hanya dalam selang 39 detik dengan menewaskan sedikitnya 1.943 orang, melukai dari 10 ribu orang, serta memaksa lebih dari 15 ribu warga mengungsi dengan berdasarkan laporan otoritas setempat hingga 30 Juni. 


Menurut pakar kebumian sekaligus dosen Teknik Geofisika Universitas Pertamina (UPER), Iktri Madrinovella, M.Si., besarnya dampak gempa di Venezuela dipengaruhi oleh fenomena seismic doublet, yaitu dua gempa besar yang terjadi hampir bersamaan dalam waktu sangat singkat. Meski jarang terjadi, fenomena ini dapat memperparah dampak bencana karena masyarakat harus menghadapi dua guncangan besar dalam waktu nyaris bersamaan.


"Pada kasus di Venezuela, gempa pertama diduga memicu pergerakan patahan aktif di sekitarnya sehingga terjadi gempa kedua yang kekuatannya lebih besar hanya 39 detik kemudian. Rangkaian guncangan inilah dapat memperparah dampak kerusakan dibandingkan jika hanya terjadi satu gempa besar," jelas Iktri.


Menurut Iktri, wilayah utara Venezuela berada di pertemuan Lempeng Karibia dan Lempeng Amerika Selatan yang didominasi oleh sesar geser (strike-slip), yaitu patahan menyebabkan dua bagian kerak bumi saling bergeser secara mendatar. Pergerakan yang terus berlangsung membuat tekanan di sepanjang patahan terus menumpuk hingga akhirnya dilepaskan dalam bentuk gempa bumi.


Meski terjadi di Amerika Selatan, Iktri menilai fenomena tersebut memiliki relevansi bagi Indonesia yang sama-sama berada di kawasan tektonik aktif, Sabtu (4/7/2026) 


Menurutnya, karakteristik geologi serupa juga dijumpai di sejumlah wilayah Indonesia sehingga pembelajaran dari peristiwa penting untuk memperkuat upaya mitigasi bencana di dalam negeri.


Gempa Mentawai-Bengkulu pada 2007 maupun gempa Lombok pada 2018 menjadi contoh bahwa rangkaian gempa besar dapat terjadi akibat aktivitas tektonik yang saling berkaitan. Ketika terjadi gempa besar, tekanan di dalam kerak bumi dapat berubah dan memicu pergerakan pada patahan atau zona subduksi di sekitarnya sehingga memunculkan gempa berikutnya.


"Rangkaian gempa seperti yang terjadi di Venezuela juga berpotensi terjadi pada sejumlah jalur patahan aktif di Indonesia, termasuk Sesar Sumatera dan Palu-Koro. Karena itu, mitigasi harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemetaan wilayah rawan dan pembangunan infrastruktur yang aman hingga peningkatan kesiapsiagaan masyarakat," papar Iktri.


Salah satu bentuk mitigasi tersebut ialah pemetaan kerentanan seismik yang menjadi dasar penyusunan tata ruang pembangunan infrastruktur tahan gempa. Pendekatan ini diterapkan Iktri melalui penelitian kolaboratif di kawasan pesisir Teluk Palu dengan menggunakan metode Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR), yang menunjukkan adanya wilayah dengan tingkat kerentanan seismik tinggi. 


Temuan yang menunjukkan bahwa informasi mengenai tingkat kerentanan suatu wilayah perlu menjadi dasar dalam penyusunan tata ruang, pembangunan infrastruktur, dan standar bangunan tahan gempa agar risiko kerusakan dapat dikurangi.


Pjs. Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. tech. Djoko Triyono, M.Si., mengatakan bahwa peristiwa di Venezuela menjadi pengingat bahwa investasi pada riset kebencanaan sama pentingnya pembangunan infrastruktur.


"Sebagai perguruan tinggi yang memiliki keunggulan di bidang energi dan kebumian, Universitas Pertamina berkomitmen memperkuat riset, inovasi, serta kolaborasi lintas disiplin dalam mendukung mitigasi bencana di Indonesia. Pembelajaran dari berbagai peristiwa global menjadi dasar untuk menghasilkan rekomendasi berbasis bukti yang dapat meningkatkan ketangguhan masyarakat terhadap risiko bencana," ucap Prof. Djoko. (JBR/66)



Samosir  | Indonesia Berkibar. News
- Malam di kawasan Tuktuk Siadong, Kecamatan Simanindo, Sabtu (04/07/2026), menghadirkan suasana yang berbeda. Alunan musik yang mengiringi Samosir Music International bukan hanya menjadi hiburan bagi ribuan penonton, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan dua daerah yang dipisahkan ribuan kilometer.


Di tengah hangatnya suasana, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk menjamu Wakil Gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Pertemuan tersebut menjadi simbol bahwa kebudayaan mampu menjembatani perbedaan geografis, bahasa, dan adat istiadat menjadi sebuah persaudaraan.


Dibalik perbincangan santai, mereka juga membahas mengenai berbagai peluang kerja sama, mulai dari pengembangan kebudayaan, pariwisata, hingga pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Momentum itu semakin bermakna ketika Vandiko dan Ariston menyematkan ulos kepada Paskalis Imadawa sebagai tanda kasih sekaligus penghormatan masyarakat Batak kepada tamunya. Prosesi sederhana namun melambangkan suatu ikatan khusus dalam persaudaraan. 


Turut hadir Staf Ahli Gubernur Papua Selatan Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Cahyo Agung Dwi Arianto, Sanggar Serapuh asuhan Pastor Fanumbi, serta Tober Band pimpinan Joko Juniar. 


Kehadiran Wakil Gubernur Papua Selatan di Kabupaten Samosir merupakan kelanjutan dari hubungan baik yang telah terbangun melalui pertukaran seni dan budaya. Sebelumnya, Komite Seni Budaya Nusantara Provinsi Papua Selatan tampil sukses  memukau masyarakat dan wisatawan pada Geotourism Festival 2026 dan kembali tampil dalam Samosir Music International.


Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengatakan, kebudayaan merupakan bahasa universal yang mampu mempertemukan seluruh anak bangsa tanpa memandang perbedaan.


"Kami merasa terhormat atas kehadiran Bapak Wakil Gubernur Papua Selatan di Kabupaten Samosir. Ini bukan sekadar kunjungan, tetapi menjadi langkah awal mempererat persaudaraan dan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara Samosir dan Papua Selatan," ujar Vandiko.


Menurutnya, kerja sama antardaerah tidak selalu harus dimulai dari sektor ekonomi, tetapi dapat dibangun melalui budaya yang menjadi identitas bangsa.


"Budaya adalah jembatan pemersatu Indonesia. Ketika kita saling mengenal budaya masing-masing, maka rasa saling memiliki akan tumbuh. Dari situlah lahir kepercayaan, kolaborasi, dan akhirnya kesejahteraan masyarakat. Samosir selalu terbuka menjadi rumah bagi seluruh budaya Nusantara," tambah Vandiko.


Ia juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Papua Selatan yang terus mendukung pertukaran seni budaya sebagai bagian dari memperkuat persatuan nasional.

Pertemuan ini menunjukkan bahwa diplomasi budaya kini menjadi salah satu instrumen penting dalam pembangunan daerah. Di bawah kepemimpinan Vandiko-Ariston, Samosir tidak hanya mempromosikan keindahan Danau Toba, tetapi juga menempatkan budaya sebagai pintu masuk membangun jejaring antardaerah. Langkah tersebut memperkuat citra Samosir sebagai daerah wisata yang ramah dan terbuka terhadap kolaborasi dan mampu menjadi simpul persatuan melalui kebudayaan dan even lainnya.


Pertemuan hangat di Tuktuk Siadong pun menjadi pesan bahwa dari tepian Danau Toba, semangat persaudaraan untuk Indonesia terus dirawat. Ulos yang disematkan bukan sekadar kain adat, melainkan simbol penghormatan, persahabatan, dan harapan agar kolaborasi antara Samosir dan Papua Selatan terus berkembang demi kemajuan bersama.( P Simbolon )





 Samosir | Indonesia Berkibar News  - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir memberikan apresiasi penyelenggaraan Pesta Bolon Punguan Sagala Raja Boru Bere Ibebere (PSBBI) se-Dunia. 


Apresiasi disampaikan Wakil Bupati (Wabup)  Ariston Tua Sidauruk pada puncak pelaksanaan di Sagala, Sianjur Mula-mula.


Hal itu dinilai sebagai wujud nyata pelestarian budaya Batak sekaligus mempererat persatuan dan kekeluargaan keturunan Sagala Raja yang tersebar di berbagai daerah.


Ikut hadir Anggota DPRD Samosir, beberapa pimpinan OPD Pemkab, Camat Sianjur Mula-mula, tokoh adat,  serta keluarga besar PSBBI se-Dunia.


Wabup Ariston Tua Sidauruk  menyampaikan rasa bangga dengan kekompakan dan semangat persatuan keluarga besar Sagala Raja sehingga Pesta Bolon yang berlangsung meriah di bona pasogit.


"Pesta Bolon ini bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi menjadi momentum mempererat persaudaraan sekaligus melestarikan adat serta budaya Batak agar tetap diwariskan kepada generasi penerus," ucapnya, Sabtu (04/07/2026) 


Berharap seluruh  keluarga besar mampu menjalankan amanah dengan baik, menjaga kekompakan organisasi, serta terus memberikan kontribusi bagi pelestarian budaya Samosir. (P Simbolon ) 

Diberdayakan oleh Blogger.