4 Mei 2026


Bogor | Indonesia Berkibar News
- PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) sebagai salah satu operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus memperkuat peranannya untuk mendorong pemerataan konektivitas digital di Indonesia Timur melalui optimalisasi layanan satelit dan pengembangan infrastruktur yang strategis. 


Upaya ini dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan akses internet di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang belum terjangkau jaringan terestrial secara optimal.


Berdasarkan survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2025, penetrasi internet nasional telah mencapai 80,66%. Namun, kesenjangan antarwilayah masih signifikan, dengan tingkat penetrasi di Maluku dan Papua yang baru mencapai sekitar 69,26%. Kondisi ini menegaskan pentingnya solusi konektivitas yang mampu menjangkau wilayah yang sulit dilayani jaringan darat.


Menjawab kebutuhan tersebut, Telkomsat terus memperkuat portofolio layanan yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan pasar. Direktur Komersial Telkomsat Andri Yunianto, menyampaikan bahwa kawasan Indonesia Timur memiliki potensi pertumbuhan yang sangat besar seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas digital di berbagai sektor. 


“Permintaan layanan konektivitas di Indonesia Timur terus menunjukkan tren positif. Telkomsat melihat ini sebagai peluang sekaligus tanggung jawab untuk menghadirkan solusi yang tidak hanya menjangkau, tetapi juga memberikan kualitas layanan yang andal dan berkelanjutan. Melalui penguatan layanan seperti Internet Merah Putih serta pengembangan infrastruktur seperti Community Gateway Wamena, Telkomsat berkomitmen untuk mempercepat pemerataan akses digital dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” papar Andri.


Telkomsat menghadirkan layanan unggulan Internet Merah Putih hadir sebagai solusi broadband satelit untuk mendorong percepatan digitalisasi di sektor pemerintahan, pendidikan, kesehatan, hingga UMKM. 


Selain itu, Telkomsat juga menyediakan layanan berbasis VSAT serta solusi konektivitas lainnya yang mampu menghadirkan akses internet stabil hingga ke wilayah pesisir, pedalaman, dan pulau terluar.


Ini sebagai salah satu solusi untuk memenuhi pemerataan akses komunikasi dan internet masih menjadi tantangan besar di berbagai wilayah Indonesia, khususnya kawasan timur yang memiliki karakteristik geografis kompleks seperti pegunungan, hutan lebat, serta wilayah kepulauan yang tersebar. Keterbatasan infrastruktur fiber optik dan Base Transceiver Station (BTS) menyebabkan masih terdapat blank spot yang berdampak pada terbatasnya akses masyarakat terhadap layanan digital, informasi, serta peluang ekonomi.


Hal lainnya, sebagai bagian dari strategi ekspansi, Telkomsat memfokuskan pengembangan bisnis di Indonesia Timur sebagai sumber pertumbuhan baru. Penguatan infrastruktur terus dilakukan, salah satunya melalui pengembangan Community Gateway Wamena yang diproyeksikan menjadi hub strategis dalam distribusi layanan satelit di wilayah Papua Pegunungan. Kehadiran gateway ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperluas jangkauan konektivitas di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur.


Langkah tersebut merupakan kelanjutan dari inisiatif sebelumnya melalui kehadiran Community Gateway Merauke yang diresmikan pada Desember 2025 sebagai gateway satelit pertama di Indonesia dan Asia Tenggara. Fasilitas tersebut memperkuat ketahanan jaringan di wilayah paling timur Indonesia dengan menghadirkan akses satelit berkapasitas besar dan latensi rendah, sekaligus berfungsi sebagai titik distribusi konektivitas ke jaringan lokal. Pengembangan gateway di Wamena melengkapi peran Merauke dalam membangun ekosistem konektivitas yang lebih resilien dan terintegrasi di Papua, Senin (04/05/2026) 


Dengan kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan menempatkan teknologi satelit sebagai solusi strategis untuk menjangkau wilayah yang tidak dapat dilayani jaringan terestrial secara optimal. Dengan keunggulan dalam hal fleksibilitas dan jangkauan, layanan satelit berperan sebagai tulang punggung konektivitas di wilayah terpencil, mendukung berbagai sektor seperti pendidikan melalui pembelajaran digital, layanan kesehatan berbasis telemedicine, hingga penguatan layanan pemerintahan digital dan aktivitas ekonomi masyarakat.


"Ke depan, Telkomsat akan terus mengedepankan efisiensi operasional dan diversifikasi layanan guna memperkuat ketahanan bisnis. Dengan dukungan teknologi satelit yang andal dan pengembangan infrastruktur strategis, Telkomsat optimistis dapat terus berperan sebagai enabler utama dalam mendorong transformasi digital yang inklusif, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di seluruh penjuru Indonesia, khususnya kawasan timur," sebut Andri. (JBR/66)



Binjai| Indonesia Berkibar News
- Pembukaan MTQ (Musabaqah Tilawatil Qu'ran) ke 57  diselenggarakan dimasjid al fatih jalan Soekarno Hatta Kelurahan Tunggurono Kec. Binjai Timur Hari Senin, 04 Mei 2026, pukul 09.00 Wib yang dihadiri oleh forkopimda binjai. (04/05/2026).



Kapolres Binjai AKBP. Mirzal Maulana SIK., SH., MM., MH menegerahkan 311 personil Polri dibantu dengan personil satpol pp, Dishub maupun bpbd kota binjai dalam mengamankan kegiatan tersebut yang mana kehadiran polres binjai tentunya sangat diperlukan untuk memastikan kegiatan tersebut berjalan dengan aman dan Kondusip.


Terlihat dilokasi kapolres binjai turut hadir dan turun kejalan untuk melaksanakan pengamanan maupun pengaturan arus lalulintas yang melintas di lokasi tersebut serta mamantau dan mengarahkan personil dilapangan yang telah dibagi sesuai dengan titik titik tugas agar kegiatan pembukaan MTQ ke - 57 Di Kota Binjai


Pada pembukaan MTQ ke - 57 tahun 2026 kota binjai hari ini pada kegiatan tersebut pemko binjai mengundang salah satu tokoh ustad terkenal diindonesia yang sudah banyak dikenal oleh masyarakat luas yaitu prof syaikh haji abdul somad batubara, Lc., D.E.S.A., Ph.D 


Atusias masyarakat yang hadir untuk melihat maupun menghadiri kegiatan pembukaan mtq ini adalah hadirnya prof syaikh haji abdul somad batubara, Lc., D.E.S.A., Ph.D dikota binjai sehingga kondisi kamtibmas diseputaran masjid al fatih menjadi perioritas polres binjai selaku pengamanan objek tersebut


Dalam tausiyahnya prof syaikh haji abdul somad batubara, Lc., D.E.S.A., Ph.D menyampaikan untuk mengajak semua masyarakat kota binjai maupun pejabat pemerintahan untuk meluangkan waktu membaca alquran karena kota binjai terkenal akan kota yang religius.(Zul)

 


Jakarta | Indonesia Berkibar News
- oma khas kopi meruak di atas dataran tinggi Bumi Cenderawasih, memantik senyum merekah para petani dari Distrik Tiom, Lanny Jaya, Papua Pegunungan. 


Kopi Tiom yang kini namanya semakin harum di pasar kopi nasional, telah berhasil menjadi komoditas unggulan dan penggerak ekonomi baru masyarakat wilayah pegunungan. 


Melalui program pemberdayaan PT PLN (Persero), produktivitas dan kualitas Kopi Tiom meningkat signifikan. PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIW PPB) secara konsisten mendampingi kelompok tani, mulai dari perbaikan proses budidaya hingga pascapanen. Salah satu terobosan kunci pembangunan dome pengering biji kopi yang mampu memastikan kualitas tetap terjaga tanpa bergantung pada cuaca.


Hasilnya, waktu pengeringan yang sebelumnya memakan hingga satu bulan kini dapat dipangkas menjadi hanya 14 hari. Risiko gagal panen menurun drastis, sementara nilai jual kopi meningkat berkat kualitas yang lebih terstandardisasi.


Ketua Kelompok Tani 1 Tiom, Moses Yigibalom berterima kasih atas peran PLN yang telah mendampingi petani kopi di Kabupaten Lanny Jaya. Dirinya bersyukur upaya yang dilakukan mulai berbuah manis. Kopi Tiom telah bertransformasi menjadi salah satu komoditas penting dari kabupaten tersebut.


“Dulu kami cemas setiap kali hujan datang. Kopi bisa rusak, bahkan tidak laku. Sekarang, dengan pendampingan dan dome dari PLN, kami merasa aman. Kualitas kopi terjaga, harga naik, dan penghasilan kami bisa meningkat hingga tiga kali lipat,” tutur Moses.


Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo turut mengapresiasi kontribusi yang dilakukan oleh PLN. Selain program pendampingan, menurut John intervensi PLN tidak hanya menjawab tantangan teknis, tetapi juga membuka jalan bagi penguatan komoditas unggulan daerah.


“Kopi Tiom adalah identitas dan harta karun dari Papua Pegunungan. Selama ini tantangan terbesar kami adalah pada proses pascapanen karena cuaca yang ekstrem. Dukungan PLN melalui teknologi penjemuran dan pendampingan ini adalah langkah strategis dalam memajukan komoditas unggulan daerah. Kami mengapresiasi PLN yang telah menjadi mitra pembangunan yang sangat memahami kebutuhan riil masyarakat di lapangan, sesuai dengan visi misi kami dalam kesejahteraan masyarakat petani dengan meningkatkan penghasilan,” ungkap John.


Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa mandat PLN kini melampaui dari sekadar menerangi rumah-rumah warga. Melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), PLN berkomitmen hadir sebagai enabler atau pemacu pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.


“PLN tidak hanya menghadirkan listrik, tetapi juga menghadirkan peluang. Melalui TJSL, kami ingin memastikan setiap program mampu menciptakan nilai ekonomi nyata bagi masyarakat. Inilah bentuk creating shared value yang kami dorong bukan hanya memberi manfaat, tetapi juga menggerakkan ekonomi secara berkelanjutan,” sebut Darmawan.


Keberhasilan program ini turut mengantarkan PLN UIW PPB meraih penghargaan Platinum Alignment pada Nusantara CSR Awards (NCSRA) 2026. Program ini dinilai mampu mengubah pendekatan bantuan menjadi investasi sosial yang terukur dan berdampak langsung. 


Dengan skor 2,76 pada Corporate Economic Protection Index (CEPI), setiap Rp1 dana TJSL yang digelontorkan PLN mampu menciptakan nilai ekonomi hingga hampir tiga kali lipat bagi masyarakat.


General Manager PLN UIW PPB, Roberth Rumsaur, menyatakan pihaknya berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan dampak positif program ini. Dirinya juga berharap manfaat program-program pemberdayaan yang dilakukan PLN dapat semakin dirasakan secara luas oleh para petani di Papua, Senin (04/05/2026) 


“Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus memastikan program TJSL tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi menjadi motor penggerak ekonomi yang mandiri bagi masyarakat Papua. Kami ingin setiap rupiah yang disalurkan melalui TJSL memberikan proteksi ekonomi yang berkelanjutan bagi para petani kita,” tandas Roberth. (JBR/66)

3 Mei 2026

 


Samosir | Indonesia Berkibar News - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir kembali menunjukkan komitmennya dengan  memberikan perlindungan sosial khususnya pekerja rentan. 


Di bawah kepemimpinan Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, perhatian terhadap kelompok pekerja informal terus diperkuat sebagai bagian dari kebijakan pro-rakyat dan upaya menekan angka kemiskinan. 


Melalui sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu), Pemkab Samosir menerima 502 kepesertaan BPJS dengan Ketenagakerjaan gratis bagi pekerja rentan pada 2026. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby kepada pemerintah kabupaten/kota se-Sumatera Utara dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Gedung Serbaguna Pemprovsu, Medan, Minggu (03/05/2026)  


Jumlah bantuan yang diterima Pemkab Samosir tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya yaitu 201 peserta. Capaian ini dinilai menjadi hasil nyata komunikasi aktif serta kolaborasi yang terus dibangun Bupati Vandiko bersama Pemprovsu  maupun pusat demi menghadirkan manfaat bagi masyarakat Samosir.


Hal ini guna memperkuat perlindungan sosial, Pemkab Samosir telah mengalokasikan anggaran untuk 1.512 pekerja rentan melalui APBD daerah, dan direncanakan bertambah 320 peserta lagi pada tahun berjalan. Langkah ini menjadi bukti keberpihakan pemerintah daerah kepada masyarakat yang membutuhkan jaminan kerja dan jaminan sosial.


Adapun sasaran program meliputi pekerja sektor informal seperti petani, nelayan, sopir, pemulung, tukang becak, juru parkir, buruh harian, pedagang kaki lima, pedagang keliling, pekerja sosial keagamaan, serta pekerja rentan lainnya.


Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution memastikan Pemprovsu akan menambah anggaran pembinaan buruh melalui Dinas Ketenagakerjaan dan  meminta seluruh kepala daerah di Sumut bekerja sama menjaga kesejahteraan pekerja, termasuk melalui pengendalian harga bahan pokok dan operasi pasar di daerah-daerah dengan jumlah pekerja tinggi. 


Peringatan Hari Buruh, Pemkab Samosir menyampaikan apresiasi kepada seluruh pekerja atas kontribusi nyata untuk pembangunan daerah. Semangat kerja keras para pekerja menjadi fondasi penting menuju Samosir yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan. (P Simbolon)


Medan | Indonesia Berkibar News
-  Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 di Kota Medan menjadi momentum refleksi penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat akses pendidikan yang merata dan inklusif.

Pemerintah Kota Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas dan Zakiyuddin Harahap terus menegaskan komitmennya bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap warga. Dalam peringatan Hardiknas, ditegaskan bahwa tidak boleh ada lagi anak yang putus sekolah serta seluruh masyarakat harus mendapatkan akses pendidikan tanpa diskriminasi.

Sejalan dengan hal tersebut, Anggota Komisi II DPRD Medan, Tia Ayu Anggraini, menilai bahwa peringatan Hardiknas tidak hanya bersifat seremonial, tetapi harus menjadi penguat kebijakan nyata yang menyentuh masyarakat.

“Pendidikan adalah fondasi utama pembangunan daerah. Momentum Hardiknas ini harus dimanfaatkan untuk memastikan tidak ada lagi hambatan, terutama bagi masyarakat kurang mampu dalam mengakses pendidikan,” ungkapnya, Minggu (03/05/2026).

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara legislatif dan eksekutif dalam menghadirkan solusi konkret, salah satunya melalui program tebus ijazah yang digagas Pemerintah Kota Medan.

Program tebus ijazah yang dijalankan oleh pasangan Rico-Zaki dinilai sebagai langkah strategis dalam membuka kembali akses pendidikan dan dunia kerja bagi masyarakat yang sempat terhambat akibat keterbatasan ekonomi.

Berdasarkan data capaian pemerintah, program tersebut telah berhasil membantu penebusan ratusan ijazah warga dari berbagai jenjang pendidikan.

“Program tebus ijazah ini sangat relevan dengan semangat Hardiknas. Banyak masyarakat yang sebelumnya tidak bisa melamar pekerjaan atau melanjutkan pendidikan karena ijazah tertahan. Ini solusi nyata,” tambahnya.

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Medan ini juga mendorong agar program tersebut terus diperluas dan disosialisasikan secara masif, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

Dengan sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota Medan, diharapkan cita-cita menghadirkan pendidikan yang inklusif, merata, dan berkeadilan dapat benar-benar terwujud di Kota Medan, sejalan dengan semangat Hari Pendidikan Nasional 2026. (bundo)

 


Medan | Indonesia Berkibar News 
- Personel Batalyon-A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara dikerahkan dalam kegiatan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) melalui patroli skala besar di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan, Sabtu (2/5) malam hingga Minggu (3/5/2026) dini hari. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Patroli yang dimulai pukul 22.00 WIB tersebut dipimpin Danton II Kompi 3 Batalyon-A Sat Brimob Polda Sumut, Ipda Agus Gunawan, dengan melibatkan sebanyak 21 personel. Kegiatan berlangsung di bawah koordinasi Kabag Ops Polres Pelabuhan Belawan, Kompol Jan Piter Napitupulu.


Sejumlah titik strategis menjadi fokus patroli, di antaranya kawasan Masjid Al-Ittihad di Jalan KL Yos Sudarso, yang saat itu menggelar ceramah agama oleh Ustadz Abdul Somad. Selain itu, personel juga melakukan peninjauan ke Posko Trantibum di Kelurahan Labuhan Deli, patroli di Jalan Young Panah Hijau, hingga menyambangi sejumlah pos keamanan lingkungan (poskamling) di wilayah Medan Labuhan dan sekitarnya.


Kegiatan patroli berlanjut ke kawasan Jalan Selebes, Medan Belawan, sebelum akhirnya ditutup dengan apel konsolidasi pada dini hari. Selama pelaksanaan kegiatan, personel dilengkapi dengan kendaraan dinas roda dua dan roda empat serta perlengkapan pengamanan sesuai standar operasional.


Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan situasi kamtibmas yang tetap aman dan kondusif. Kehadiran personel di lapangan dinilai mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hingga dini hari.


Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengatakan bahwa patroli skala besar ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki aktivitas tinggi seperti Belawan.


“Patroli skala besar ini merupakan upaya preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman serta mencegah terjadinya tindak kejahatan,” ujar Ferry.


Ia menambahkan, sinergi antara Brimob dan jajaran kewilayahan akan terus ditingkatkan guna menjaga stabilitas keamanan di Sumatera Utara.


Usai pelaksanaan patroli, seluruh personel tetap disiagakan di Mapolres Pelabuhan Belawan untuk memonitor perkembangan situasi serta merespons cepat apabila terjadi potensi gangguan keamanan.(zul)


 Langkat | Indonesia Berkibar News - Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat H. Amril, S.Sos., M.AP menghadiri kegiatan gerak jalan santai dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang berlangsung meriah di Alun-alun T. Amir Hamzah, Minggu (03/05/2026).

Kegiatan yang diikuti ratusan peserta ini secara resmi dilepas oleh Sekda Langkat bersama Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, SH, S.I.K., M.Si. Tercatat, sekitar 350 buruh dari berbagai sektor di Kabupaten Langkat turut ambil bagian dengan penuh antusias, menciptakan suasana kebersamaan dan kekeluargaan.

Ketua panitia, Faisal Siregar, menyampaikan bahwa gerak jalan santai ini menjadi bagian dari upaya mempererat solidaritas sekaligus menjaga situasi daerah tetap aman dan kondusif. Ia menegaskan, stabilitas daerah sangat penting dalam menarik minat investor untuk berinvestasi, membuka lapangan kerja baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para buruh.

Peringatan May Day 2026 mengusung tema “Kolaborasi bersama mewujudkan kemajuan industrial dan kesejahteraan pekerja serta satu tekad, satu tujuan, sejahtera bersama.” Tema ini menekankan pentingnya sinergi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan industri yang inklusif.

Sekretaris APINDO, Dr. Ratih Puspita Sari, menegaskan bahwa peringatan May Day tidak sekadar seremonial, melainkan momentum memperkuat kolaborasi tripartit. “Pekerja, pengusaha, dan pemerintah adalah mitra strategis, bukan pihak yang saling berhadapan,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Langkat melalui Sekda Amril menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah berpartisipasi. Ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya ajang olahraga dan hiburan, tetapi juga momentum penting untuk mempererat hubungan antara pekerja, pemerintah, dan pengusaha.

“Kita hadir di sini untuk menghormati para pekerja. Melalui peringatan Hari Buruh Internasional, seluruh elemen diharapkan dapat mengekspresikan aspirasi dalam memperjuangkan hak-hak buruh. Serikat pekerja juga memiliki kedudukan yang sejajar dengan organisasi lainnya. Inilah yang harus kita maknai bersama, yakni menciptakan kehidupan yang lebih baik, khususnya di Kabupaten Langkat,” ujar Amril.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Pemerintah Kabupaten Langkat bersama BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan jaminan kematian sebesar Rp42 juta kepada masing-masing lima ahli waris anggota serikat buruh yang telah meninggal dunia. Selain itu, sebanyak 350 paket sembako turut dibagikan kepada lansia dan anak yatim.

Kegiatan juga diwarnai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan. Untuk menambah semarak acara, panitia menyediakan berbagai hadiah lucky draw, dengan hadiah utama satu unit sepeda listrik, serta puluhan hadiah lainnya seperti sepeda gunung, dispenser, kipas angin, kompor gas, rice cooker, setrika, jam dinding, dan payung.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan harmonis antara pekerja, pemerintah, dan pengusaha semakin kuat, sekaligus mendorong terciptanya iklim investasi yang kondusif di Kabupaten Langkat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0203/LKT Pabung Mayor Inf Hasanuddin Batubara, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Drs. Rajanami Yun Sukatami, M.Si, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Wahyudiharto, S.STP., M.Si.(sfn)

Diberdayakan oleh Blogger.