7 Februari 2026

 


Batu Bara | Indonesia Berkibar News -  Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menegaskan pentingnya sumber daya manusia yang unggul, terampil, dan berkarakter dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Hal tersebut disampaikannya pada saat menghadiri Wisuda Diploma Angkatan I Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) Polibisnis Perdagangan Tahun 2026 di Singapore City Hotel, Kecamatan Sei Balai, Sabtu (07/02/2026).

Bupati Batu Bara menyampaikan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal dari pengabdian dan langkah nyata dalam meraih prestasi bagi bangsa, keluarga, dan diri sendiri. Momentum wisuda harus dimaknai sebagai titik tolak untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, sikap, serta nilai-nilai yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan.

Selanjutnya Bupati Baharuddin berpesan kepada para wisudawan dan wisudawati untuk terus mengasah kompetensi diri, meningkatkan kapasitas dan kemampuan praktis, serta memiliki semangat belajar sepanjang hayati

Bupati Baharuddin juga mengatakan melalui generasi yang terampil, berkarakter, dan adaptif, cita-cita Indonesia Emas bukanlah sekadar harapan, melainkan tujuan yang dapat diwujudkan bersama.

Turut Hadir Wakil Walikota Tanjungbalai, Tuan Guru Batak Thariqat Naqsabandiyah, Syech Dr. H. Ahmad Sabban Elrahmaniy Rajagukguk, M.A., Direktur AMIK Polibisnis Perdagangan, Pembina Yayasan AMIK Polibisnis Perdagangan, Kepala LLDikti Wilayah I Sumut dan Plt. Kadis Pendidikan Batu Bara.(raisa)

  


Medan | Indonesia Berkibar News - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan hukum terhadap warga binaan dengan menggandeng berbagai stakeholder. Kali ini, Rutan Kelas I Medan bekerja sama dengan PS & PARTNERS LAW FIRM Advokat & Legal Consultant menggelar kegiatan penyuluhan dan pemaparan hukum bagi para tahanan, Jumat (06/02/2026).


Kegiatan yang dilaksanakan di Rutan Kelas I Medan, beralamat di Jalan Lembaga Pemasyarakatan No.12, Kampung Lalang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, ini menyasar warga binaan yang masih berstatus terdakwa dan belum memperoleh putusan pengadilan, khususnya yang tersandung perkara tindak pidana korupsi (tipikor) dan narkotika.


Penyuluhan hukum tersebut bertujuan memberikan pemahaman hukum yang menyeluruh, sekaligus meningkatkan kesadaran hukum warga binaan dalam menghadapi proses peradilan yang tengah dijalani, agar hak-hak hukum mereka tetap terlindungi sesuai ketentuan perundang-undangan.


Acara diawali dengan pemaparan profil PS & PARTNERS LAW FIRM yang disampaikan langsung oleh Adv. Paulus Peringatan Gulo, S.H., M.H., selaku pimpinan kantor hukum. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa advokat memiliki peran strategis sebagai penjaga dan pengawal keadilan yang harus hadir di tengah masyarakat, termasuk bagi warga binaan pemasyarakatan.


“Setiap warga negara, termasuk warga binaan, memiliki hak hukum yang wajib dijamin oleh negara. Advokat hadir untuk memastikan hak-hak tersebut tidak diabaikan,” tegas Paulus.


Materi hukum terkait perkara narkotika disampaikan oleh Senior Advokat Itoloni Gulo, S.H., yang menguraikan secara rinci proses hukum, hak tersangka dan terdakwa, serta dampak dan konsekuensi hukum dari tindak pidana narkotika. Ia menekankan pentingnya pemahaman hukum agar warga binaan tidak salah langkah dalam menjalani proses hukum.


Sementara itu, materi tindak pidana korupsi (tipikor) dipaparkan oleh Senior Advokat Famati Gulo, S.H., M.H., dengan penjelasan mendalam mengenai mekanisme penanganan perkara tipikor, sistem pembuktian, serta hak-hak hukum yang melekat pada terdakwa dalam proses persidangan.


Guna memperkuat pemahaman peserta, sesi diskusi dan tanya jawab dipandu oleh Asisten Advokat PS & PARTNERS LAW FIRM, Silsilah Halawa, yang membuka ruang dialog aktif. Para warga binaan tampak antusias menyampaikan berbagai pertanyaan dan persoalan hukum yang sedang mereka hadapi.


Di sisi lain, kegiatan ini turut didampingi oleh Julius Giawa, selaku Pimpinan Redaksi Krimsusnewstv.id, untuk memastikan proses dokumentasi, pemberitaan, dan publikasi berjalan secara profesional, objektif, dan berimbang.


Secara keseluruhan, kegiatan penyuluhan hukum ini berlangsung tertib, aman, dan penuh antusiasme. Melalui kegiatan ini, PS & PARTNERS LAW FIRM berharap dapat terus berkontribusi nyata dalam upaya penegakan hukum, perlindungan hak asasi manusia, serta peningkatan kesadaran hukum di lingkungan pemasyarakatan.(zul)

  


Samosir | Indonesia Berkibar News - Kapolres Samosir AKBP Rina Sri Nirwana Tarigan, S.I.K., mengganti kegiatan olahraga rutin di hari Sabtu dengan aksi kebersihan di kawasan wisata Water Front Pangururan dan tepi Danau Toba. 


Kegiatan  sebagai bentuk kepedulian Polres terhadap kebersihan lingkungan sekaligus dukungan terhadap pengembangan pariwisata Samosir.


Kegiatan di Awali di Lapangan Mako Polres dipimpin langsung Kapolres dengan mengumpulkan seluruh personel serta menginstruksikan setiap personel membawa perlengkapan kebersihan yang sudah dipersiapkan Bag Log Polres Samosir.


Selanjutnya, Kapolres membagi personel ke lima titik lokasi pembersihan di kawasan Water Front Pangururan. 


Perlengkapan digunakan antara lain alat kebersihan, goni plastik sebagai tempat sampah, serta satu unit kapal cepat milik Sat Polairud Polres Samosir untuk mendukung pembersihan di perairan Danau Toba.


Aksi kurvei yang diikuti oleh Wakapolres Samosir Kompol Briston A.M. Napitupulu, S.T, S.I.K, para Pejabat Utama (PJU) Polres, personel bintara, PHL Polres, serta personel Sat Polairud Polres  yang bermarkas di Kelurahan Tuk-tuk Siadong, Simanindo. 


Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi pembersihan sampah di alur Segmen II Water Front City Pangururan, pembersihan sampah di sekitar bibir Danau Toba, pengurangan sampah yang berserakan, pemilahan sampah organik juga anorganik, optimalisasi tempat sampah di titik-titik strategis, serta upaya pencegahan pencemaran air danau, Sabtu (07/02/2026) 


Acara diawali penyapuan dan pengumpulan sampah di area Water Front Pangururan, kemudian dilanjutkan menuju tepi Danau Toba. Di lokasi, Kapolres bersama seluruh personel memungut dan mengumpulkan sampah organik maupun nonorganik. 


Sementara itu, kapal Sat Polairud melakukan pendorongan tumbuhan enceng gondok dari  Danau Toba menuju tepi danau, yang selanjutnya diangkat ke darat oleh personel.


Kapolres menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan kawasan Water Front Pangururan yang bersih dan asri, meningkatkan citra pariwisata Samosir, serta menciptakan lingkungan yang nyaman bagi wisatawan lokal maupun luar daerah. 


Selain itu, kebersihan dan keindahan kawasan wisata diharapkan tetap terjaga sebagai ikon pariwisata Kabupaten Samosir.


Dengan melibatkan lebih dari 100 personel dan PHL Polres Samosir, kegiatan kurvei di kawasan Water Front Pangururan dan pantai Danau Toba tersebut berlangsung aman dan lancar hingga selesai sekitar pukul 10.00 WIB. Usai kegiatan, Kapolres bersama PJU, personel bintara, dan PHL menikmati sarapan serta minuman di kawasan Water Front sembari menikmati keindahan Danau Toba.


Sementara itu, Kasi Humas Polres Samosir AKP Radiaman Simarmata menambahkan bahwa ini merupakan bentuk nyata dukungan Polres terhadap pengembangan pariwisata daerah.


“Kegiatan ini adalah bentuk dukungan Polres sebagai pengembangan pariwisata Samosir. Kemudian dari sisi keamanan, kegiatan kurvei ini juga dilaksanakan untuk mendukung program Pemerintah Republik Indonesia sebagaimana disampaikan Presiden RI dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026,” tuturnya.


AKP Radiaman juga mengimbau kepada para wisatawan yang datang ke wilayah hukum Polres agar bersama-sama menjaga keindahan Danau Toba dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. (P Simbolon)



Jakarta | Indonesia Berkibar News - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mencatat portofolio pembiayaan berkelanjutan mencapai Rp197 triliun sepanjang 2025. Nilai tersebut setara dengan 22% dari total kredit BNI, menandai penguatan peran perseroan dalam mendorong pembiayaan yang selaras dengan prinsip keberlanjutan dan pengelolaan risiko jangka panjang.


Wakil Direktur Utama BNI Alexandra Askandar mengatakan, portofolio pembiayaan berkelanjutan BNI disalurkan ke berbagai sektor strategis, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), energi terbarukan, pengelolaan sumber daya alam dan penggunaan lahan, hingga pengelolaan air dan limbah.


"Capaian ini mencerminkan komitmen BNI guna mendorong pertumbuhan bisnis yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan," ungjap Alexandra lewat keterangan tertulis, Sabtu (07/02/2026) 


Sepanjang 2025, BNI memperkuat implementasi keberlanjutan melalui tiga Pilar Keberlanjutan yang tertuang dalam ESG Blueprint, yakni Sustainable Finance, Corporate Sustainability, serta Inclusion & Resilience. Ketiga pilar tersebut mengintegrasikan kerangka ESG dengan lima pilar keberlanjutan BNI sebagai fondasi penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) secara menyeluruh di seluruh lini bisnis.


Dari sisi pembiayaan, BNI terus memperluas portofolio berkelanjutan melalui pengembangan skema Sustainability-Linked Loan (SLL) dan green financing. Skema ini dirancang untuk mendorong peningkatan kinerja ESG debitur sekaligus mendukung upaya penurunan emisi menuju target Net Zero Emission pada 2060.


Komitmen keuangan berkelanjutan BNI juga tercermin dari penerbitan Sustainability Bond senilai Rp5 triliun pada 2025 yang memperoleh peringkat idAAA, serta Green Bond Rp5 triliun pada 2022. Dana hasil penerbitan instrumen tersebut dialokasikan untuk pembiayaan berwawasan lingkungan dan sosial sesuai standar nasional dan internasional.


Selain pembiayaan, BNI memperkuat peran advisory kepada debitur dalam proses transisi menuju praktik usaha berkelanjutan. Perseroan meluncurkan ESG Advisory Playbook untuk subsektor kelapa sawit—menjadikan BNI sebagai bank pertama di Indonesia yang menyusun panduan tersebut—serta memberikan pendampingan teknis kepada debitur di sektor AFOLU, konstruksi dan real estate, serta transportasi dan logistik untuk penerapan Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI).


Di sisi operasional, BNI menerapkan konsep Zero Waste to Landfill (ZWTL) dengan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) di lima kantor pusat. Sepanjang 2025, perseroan berhasil mendaur ulang 611,5 ton limbah padat atau setara 100% dari total limbah padat yang dihasilkan. 


"Langkah ini merupakan bagian dari upaya BNI menekan dampak lingkungan dari aktivitas operasional," tegas Alexandra.


Dengan capaian tersebut, BNI menegaskan komitmen untuk terus memperkuat penerapan ESG dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai bagian integral dari strategi jangka panjang, guna menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. (JBR/66)



Batu Bara | Indonesia Berkibar News -  Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., yang juga Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Sumatera Utara memimpin pelaksanaan Rapat Kerja Provinsi (RAKERPROV) PDBI Sumatera Utara Tahun 2026 di Aula A Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Sabtu (07/02/2026).

Rapat kerja ini digelar untuk menyusun program strategis dan mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 yang direncanakan berlangsung pada November mendatang.

RAKERPROV ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja sebelumnya sekaligus merumuskan arah pembinaan atlet drum band yang lebih terencana, terarah, dan berkelanjutan. Pembahasan dalam rapat difokuskan pada peningkatan kualitas atlet dan pelatih, penguatan manajemen organisasi, serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung dalam menghadapi agenda nasional, khususnya PON XXII Tahun 2028.

Dalam arahannya, Bupati Batu Bara menegaskan pentingnya penguatan pembinaan sejak dini, peningkatan intensitas latihan, serta optimalisasi koordinasi antara PDBI Provinsi dengan seluruh pengurus cabang kabupaten/kota se-Sumatera Utara. Menurutnya, sinergi yang solid antar pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam mencetak atlet berprestasi.

Bupati Batu Bara juga menekankan bahwa terdapat tiga komponen utama yang harus dimiliki seorang atlet, yakni pendidikan, pendapatan, dan sosial. Pendidikan dinilai berperan penting dalam membentuk karakter, wawasan, dan kesiapan masa depan atlet setelah masa kompetisi berakhir. 

Melalui pelaksanaan RAKERPROV ini, Bupati Batu Bara berharap seluruh jajaran PDBI Sumatera Utara dapat bekerja secara solid dan bersinergi dalam mempersiapkan atlet-atlet drum band 

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara mewakili Kadispora Sumut Ismail, Wakil Ketua Umum I KONI Sumatera Utara, Bambang K. Wahono, S.H., mewakili Ketua KONI Sumut, Seluruh Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) PDBI se-Sumatera Utara, Plt. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Batu Bara.(raisa)

6 Februari 2026

 


Jakarta| Indonesia Berkibar News  - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Kahiyang Ayu memperkenalkan potensi kriya dan wastra khas Sumut kepada Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Pusat Selvi Gibran Rakabuming. Hal tersebut disampaikan saat Selvi mengunjungi stan Dekranasda Sumut usai pembukaan The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Rabu (04/02/2026).


Dalam kunjungan tersebut, Selvi Gibran yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Maju (Seruni) disambut langsung oleh Kahiyang Ayu. Pada kesempatan itu, Kahiyang memaparkan beragam produk unggulan UMKM binaan Dekranasda Sumut, khususnya wastra tradisional seperti ulos dan songket dari berbagai daerah di Sumut, serta aneka produk kriya berbasis kearifan lokal yang dikembangkan dengan sentuhan desain modern.


Kahiyang Ayu menjelaskan, produk-produk tersebut memiliki nilai budaya yang tinggi dan dikerjakan langsung oleh perajin lokal. Ia mengatakan, partisipasi Dekranasda Sumut dalam INACRAFT 2026 merupakan bentuk komitmen untuk terus mempromosikan hasil karya perajin daerah, sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.


Ketua Umum Dekranas Pusat Selvi Gibran Rakabuming mengapresiasi kualitas dan keunikan kriya serta wastra Sumut yang ditampilkan. Menurutnya, kerajinan Sumut memiliki ciri khas yang kuat dan potensi besar untuk terus dikembangkan melalui peningkatan kualitas produk, inovasi desain, serta penguatan daya saing di pasar global.


“Dengan tema INACRAFT 2026 ‘Exploring and Celebrating Womenpreneurs in Craft’, kita ingin para pengusaha perempuan menjadi penggerak utama kewirausahaan, yang diwujudkan melalui peningkatan kualitas produk, inovasi desain, serta perluasan pasar,” ujar Selvi.


INACRAFT 2026 mengusung tema “Exploring and Celebrating Womenpreneurs in Craft” dan merupakan agenda tahunan yang diikuti Dekranasda dari berbagai kabupaten/kota se-Indonesia, serta pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dari seluruh daerah. Beragam produk kerajinan tangan berkualitas ditampilkan, mulai dari batik, tenun, perhiasan, hingga berbagai jenis kerajinan tradisional lainnya dari seluruh nusantara.


Ajang INACRAFT 2026 secara resmi dibuka oleh Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya. Pameran ini diharapkan menjadi wadah strategis bagi para perajin Indonesia untuk menampilkan produk unggulan, memperluas jejaring usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.(bundo)





Jakarta | Indonesia Berkibar News - PT PLN (Persero) terus mengoptimalkan pemanfaatan Fly Ash Bottom Ash (FABA) atau abu sisa pembakaran batu bara dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) secara berkelanjutan sebagai bagian dari penerapan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG). 


Sepanjang 2025, PLN Group berhasil memanfaatkan hingga 3,44 juta ton FABA atau 103,46% dari total produksi FABA tahun 2025.


Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan bahwa pemanfaatan FABA bukan hanya solusi pengelolaan residu pembakaran batu bara, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan penguatan ekonomi masyarakat. Kini, setiap produk pengolahan FABA PLN yang semakin beragam, telah dimanfaatkan oleh para pelaku usaha di berbagai sektor dan masyarakat sekitar pembangkit listrik, Jumat (06/02/2026) 


“PLN memandang FABA sebagai sumber daya yang memiliki nilai tambah. Pemanfaatannya tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, namun juga mendorong terciptanya lapangan kerja, memperkuat ekonomi lokal, serta mendukung pembangunan infrastruktur nasional,” papar Darmawan.


Darmawan melanjutkan, dibanding tahun sebelumnya, di tahun 2025 pemanfaatan FABA juga mengalami peningkatan. Dibanding tahun 2024 pemanfaatannya naik 2,44% year on year (yoy) dari sebelumnya 3,40 juta ton.


Bukan hanya itu, sejak 2023, pemanfaatan FABA tercatat telah mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Seiring masifnya pemanfaatan FABA sebagai limbah non-B3, timbunan FABA di ash yard menunjukkan tren penurunan sejak 2023.


“Kondisi ini menunjukkan pengelolaan FABA PLN semakin terintegrasi dan berkelanjutan, sekaligus memastikan tidak ada lagi penumpukan residu pembangkitan yang berpotensi berdampak pada lingkungan,” ungkap Darmawan.


Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo menjelaskan, saat ini pemanfaatan FABA PLN Group juga telah memberikan kontribusi nyata terhadap penurunan emisi gas rumah kaca. Hingga Desember 2025, total pengurangan emisi dari pemanfaatan FABA mencapai 166.472 ton CO2 yang berasal dari substitusi semen, subgrade/lapisan dasar jalan, beton pracetak, dan beton ready mix. Selain sektor infrastruktur, FABA juga telah dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan lain, seperti penetralisir air asam tambang dan pembenah tanah yang mendukung sektor pertanian.


“Saat ini PLTU di lingkungan PLN Group telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 300 pemanfaat FABA, yang terdiri dari badan usaha berizin, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pemerintah daerah, TNI/Polri, kelompok masyarakat, hingga lembaga pemasyarakatan di sekitar PLTU,” tambah Rizal.


Lanjut Rizal lagi, pemanfaatan FABA skala industri dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai pelaku usaha. Salah satunya adalah kerja sama pemanfaatan FABA sebagai bahan baku semen Portland Composite Cement (PCC).


“Kerja sama ini melibatkan 18 PLTU dan 15 pabrik semen nasional. FABA diambil langsung dari unit PLTU dan diangkut menuju fasilitas produksi pabrik semen menggunakan armada khusus,” terang Rizal.


Di sektor pertambangan, PLN melalui PLTU Ombilin juga bekerja sama dengan perusahaan tambang di Sumatera Barat dalam pemanfaatan FABA. Hingga Desember 2025, total 251.406 ton FABA PLTU Ombilin hingga Desember 2025, total 251.406 ton FABA PLTU Ombilin telah dimanfaatkan sebagai penetralisir air asam tambang.


Bukan hanya itu, PLN Group juga bekerja sama dengan 22 perusahaan batching plant (industri pembuat beton cair siap pakai) yang memanfaatkan FABA dari 13 PLTU. PLTU Tanjung Jati B menjadi unit dengan pemanfaatan terbesar untuk skema ini, yakni mencapai 140.436 ton, yang dimanfaatkan oleh lebih dari 15 perusahaan batching plant.


Rizal menambahkan bahwa kini pemanfaatan FABA terus mengalami peningkatan dan meluas di berbagai sektor. Tidak hanya berfokus pada produk konstruksi, pemanfaatan FABA juga semakin masif dilakukan di sektor pertanian. Hal ini turut ditopang oleh dukungan regulasi dan standardisasi nasional dari Pemerintah melalui Badan Standardisasi Nasional (BSN), salah satunya Standar Nasional Indonesia (SNI) 9387:2025 FABA sebagai Pembenah Tanah dan Bahan Baku Pupuk.


“Dengan hadirnya SNI 9387:2025, kini pemanfaatan FABA semakin luas, aman, dan memiliki pedoman yang jelas. Ini membuka peluang baru, tidak hanya menjaga lingkungan dan menjadi solusi atas pengelolaan limbah, namun juga mendukung peningkatan produktivitas pertanian nasional secara berkelanjutan,” terang Rizal.


PLN juga tengah bekerja sama dengan Japan Carbon Frontier Organization (JCOAL) untuk studi dan inovasi Granulated Coal Ash (GCA), yaitu produk turunan FABA berbentuk butiran yang dapat digunakan sebagai penjernih air maupun substitusi agregat kasar untuk pemulihan ekosistem air. 


Rencananya, pada tahun ini akan dilakukan mock up test dan uji implementasi di sungai (field test) yang bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane dan Dinas Lingkungan Hidup. Ke depan, produk ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas air yang saat ini semakin turun karena pengayaan nutrisi akibat dampak limbah pertanian, industri dan domestik pada badan sungai..


“Seluruh pembangkit PLN kini menjadi episentrum perbaikan lingkungan, sosial, juga kesejahteraan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa pembangkit PLN tidak hanya menyediakan listrik, tetapi juga menggerakkan ekonomi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat juga lingkungan,” tutupnya. (JBR/66)

Diberdayakan oleh Blogger.