21 Oktober 2026

 


Padang Lawas Utara | Indonesia Berkibar News
- Kapolres Padang Lawas Utara, AKBP Dhery Fajariandono, S.I.K., M.H., menghadiri acara penyambutan kepulangan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Kewilayahan di Papua TA 2025-2026 Yonif 123/Rajawali, Rabu (21/10/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut dihadiri oleh sejumlah pimpinan daerah dan unsur Forkopimda, di antaranya Wakil Bupati Padang Lawas Utara, Kapolres Tapanuli Selatan, Kapolres Padangsidimpuan, Kapolres Mandailing Natal, serta Sekda Kota Padangsidimpuan.


Rangkaian acara diawali dengan penyambutan kedatangan prajurit Satgas, dilanjutkan dengan prosesi pengalungan bunga sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi serta pengabdian para personel selama bertugas di perbatasan. Setelah itu, dilaksanakan upacara resmi penyambutan yang diikuti seluruh peserta.


Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti jalannya tradisi adat tepung tawar yang digelar sebagai doa keselamatan bagi seluruh personel Yonif 123/Rajawali yang telah kembali dari medan tugas. Acara kemudian diakhiri dengan sesi ramah tamah bersama jajaran pimpinan dan tamu undangan.


AKBP Dhery Fajariandono menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pengabdian para prajurit yang telah menjaga keutuhan NKRI di wilayah perbatasan Papua. Seluruh rangkaian kegiatan penyambutan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai.(zul)

 


Binjai | Indonesia Berkibar News
-  Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., memperkuat sinergi dengan organisasi kemasyarakatan melalui silaturahmi bersama Pengurus Al-Washliyah Kota Binjai di Joglo Polres Binjai, Jalan Sultan Hasanuddin No. 1, Rabu (21/10/2026) pukul 11.00 WIB.


Dalam pertemuan audensi tersebut, Kapolres Binjai menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia HUT Al-Washliyah ke-96 Tahun 2026 yang telah bersilaturahmi dengan Polres Binjai.


Kapolres mengajak Al-Washliyah terus bersinergi dengan Polres Binjai untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif. Ia juga menyatakan kesiapan Polres Binjai mendukung pelaksanaan HUT Al-Washliyah ke-96 yang dijadwalkan pada 30 November 2026," terang AKBP Bimo Moernanda.


Ketua Panitia, Adlan Nasution, S.Pd., mengapresiasi sambutan Kapolres Binjai serta dukungan yang diberikan dalam rangka persiapan peringatan HUT Al-Washliyah tersebut. 


Al-Washliyah Kota Binjai juga menyatakan kesiapan untuk terus bekerja sama dengan Polres Binjai dalam menjaga ketertiban dan kondusivitas kamtibmas.


Melalui silaturahmi ini, Kapolres Binjai berharap sinergi antara kepolisian dan elemen masyarakat semakin kuat, sehingga tercipta situasi yang aman, damai, dan kondusif bagi seluruh warga Kota Binjai," ucap Kapolres Binjai.(Humasresbinjai/zul)



  


Binjai | Indonesia Berkibar News 
- Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., memberikan penghargaan kepada 12 personel berprestasi serta menyerahkan sertifikat pembinaan dan pelatihan kepada 8 personel dalam upacara di Lapangan Apel Polres Binjai, Jalan Sultan Hasanuddin No. 1, Rabu (21/10/2026) pukul 07.30 WIB.


Kapolres Binjai menegaskan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi pimpinan atas kinerja, dedikasi, loyalitas, kreativitas, dan prestasi personel dalam menjalankan tugas maupun memberikan manfaat bagi masyarakat.


“Jadikan prestasi sebagai motivasi untuk terus berbuat terbaik. Jangan cepat puas dengan pencapaian yang ada, tetapi teruslah berinovasi, meningkatkan kemampuan, dan menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas AKBP R. Bimo Moernanda.


Adapun personel penerima penghargaan meliputi IPDA Endra Susanto atas dedikasinya mengajar Al-Qur’an bagi anak-anak dan masyarakat di Kecamatan Selesai. Sementara itu, AIPTU Sersanli M. Siagian, S.H., AIPTU Iswadi, AIPTU Robin Simanjuntak, S.H., BRIPKA David B.J. Tarigan, S.H., BRIGPOL Wulida D.A. Lubis, BRIGPOL Rizki P. Pardede, S.H., serta Penata TK-I Zul Hermi, S.H., menerima penghargaan atas loyalitas dalam pelaporan pembangunan Zona Integritas di Polres Binjai.


Penghargaan juga diberikan kepada AIPTU Usman, AIPDA Samsuriadi Lubis, S.H., Indra Wijaya, S.H., dan BRIGPOL Teguh Setyadi atas dedikasi serta loyalitas dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di tengah masyarakat.


Selain itu, delapan personel menerima sertifikat pembinaan dan pelatihan, yakni IPDA Fransius G. Agustus, S.H., AIPDA Jerepana Gurusinga, AIPDA Rianda Sari, S.H., BRIPTU Danar C. Simanjuntak, BRIPTU Aristyo Tarigan, S.H., BRIPKA Ferry Juna Barus, S.H., AIPDA Ngarakken Bangun, dan BRIPKA Sendi Achari.


Kapolres menekankan bahwa pembinaan dan pelatihan merupakan bagian dari upaya meningkatkan keterampilan serta kompetensi personel. Ilmu yang diperoleh diharapkan tidak berhenti pada sertifikat, tetapi diterapkan dan dikembangkan untuk mendukung pelaksanaan tugas serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," terang AKBP Bimo Moernanda 


Melalui pemberian penghargaan dan sertifikat tersebut, Kapolres Binjai berharap seluruh personel semakin termotivasi untuk berprestasi, terus belajar, menjaga integritas, dan memberikan pengabdian terbaik bagi institusi Polri serta masyarakat Kota Binjai," ucap Kapolres Binjai.(Humasresbinjai/zul)

  



Binjai | Indonesia Berkibar   News
-  Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan Kumpul Bersama Masyarakat di Warung Pak Sangkot, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Limau Mungkur, Kecamatan Binjai Barat, Rabu (21/10/2026) pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Prioritas Kapolri Quick Wins Presisi melalui program Polri Bersama Masyarakat.


Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Binjai Kompol Sofyan H. NST, S.H., M.H., para pejabat utama Polres Binjai, Kapolsek Binjai Barat AKP Andri GT. Siregar, S.H., M.H., perwakilan Kecamatan Binjai Barat, Lurah Limau Mungkur, unsur Bhabinkamtibmas, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kepala lingkungan, serta sekitar 50 warga.


Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Binjai menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjalin komunikasi secara langsung dengan masyarakat sekaligus mendengarkan keluhan, saran, dan masukan terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Sejumlah aspirasi disampaikan warga, di antaranya permintaan peningkatan patroli malam untuk mengantisipasi aktivitas kelompok anak muda yang meresahkan dan diduga berkaitan dengan geng motor, penambahan penerangan jalan serta pemasangan CCTV di titik rawan kejahatan, hingga pemberantasan peredaran narkoba di Kota Binjai.


Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolres Binjai menjelaskan bahwa Polres Binjai telah membentuk Tim Libas yang difokuskan pada penanggulangan kejahatan jalanan, pelaksanaan patroli rutin, serta pemeliharaan kamtibmas. Terkait kebutuhan penerangan jalan dan pemasangan CCTV, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna mencari solusi bersama.


Sementara itu, mengenai peredaran narkoba, Kapolres Binjai menegaskan komitmen Polres Binjai untuk menindak tegas pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif memberikan informasi melalui layanan Call Center Polri 110, dengan tetap memperhatikan mekanisme perlindungan identitas pelapor.


Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi dan sinergi yang semakin baik antara Polri dan masyarakat, sekaligus menjadi sarana untuk memperoleh informasi secara langsung mengenai situasi kamtibmas di lingkungan warga.


Kegiatan berakhir sekitar pukul 10.00 WIB dan ditutup dengan foto bersama. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polres Binjai dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif melalui pendekatan yang humanis serta kemitraan bersama masyarakat.(Humasresbinjai/zul)



20 Oktober 2026

 


Medan |Indonesia Berkibar News
- Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi kembali mengukir prestasi dalam pelaksanaan keterbukaan informasi publik. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan Pemko Tebing Tinggi meraih predikat Informatif dalam ajang Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik KI Sumut Award 2026 yang digelar di Aula Raja Inal, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Selasa (20/10/2026).


Penghargaan tertinggi dalam keterbukaan informasi publik tersebut diterima oleh Pemerintah Kota Tebing Tinggi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tebing Tinggi.


Mewakili Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution, Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara H. Surya, B.Sc., menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan pilar utama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan terpercaya.


"Tujuan utama kita bukan sekadar meraih penghargaan, tetapi memastikan masyarakat betul-betul merasakan manfaat keterbukaan informasi. Kita bertugas melayani dan memudahkan masyarakat. Keterbukaan adalah cara kita melayani sekaligus membangun kepercayaan publik," ujar Wagub Surya dalam arahannya.


Wagub Surya menambahkan, keterbukaan informasi jangan hanya dianggap sebagai kewajiban administratif semata, melainkan harus menjadi budaya kerja dalam penyelenggaraan pemerintahan. Hal itu perlu didukung oleh tata kelola data yang tertib, optimalisasi peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), serta pemanfaatan teknologi digital dengan tetap memperhatikan perlindungan data pribadi dan informasi yang dikecualikan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


Wagub Surya juga mengucapkan selamat kepada seluruh badan publik yang berhasil meraih predikat Informatif. Menurutnya, penghargaan tersebut hendaknya menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi sekaligus menjadi contoh praktik baik bagi instansi lainnya.


Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi Informasi (KI) Pusat, Hafidha Farwa, mengingatkan pentingnya penguatan peran PPID dan transformasi digital untuk memperluas akses informasi bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilakukan bukan hanya instrumen penilaian kepatuhan, melainkan sarana mendorong mutu pelayanan publik menuju Indonesia Emas 2045.


"Penghargaan ini harus menjadi motivasi untuk memperkuat pelayanan publik. Jadikan ini budaya kerja, perkuat peran PPID agar lebih responsif, dan pastikan transformasi digital benar-benar memperluas akses informasi masyarakat demi menyongsong Indonesia Emas 2045," tegasnya.


Hafidha turut mengapresiasi Komisi Informasi Provinsi Sumatera Utara atas penyelenggaraan KI Sumut Award 2026. Ia juga mendorong penguatan sinergi antara Komisi Informasi Pusat, Komisi Informasi Provinsi, pemerintah daerah, dan seluruh badan publik melalui perbaikan berkelanjutan.


Sementara itu, Ketua KI Provinsi Sumatera Utara, Abdul Haris Nasution, menjelaskan bahwa KI Sumut Award 2026 menerapkan standar penilaian yang lebih ketat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Nilai ambang batas (passing grade) untuk meraih predikat Informatif dinaikkan dari 80 menjadi 90.


"Dari hasil Monev tahun ini, sebanyak 24 pemerintah kabupaten/kota di Sumut berhasil meraih predikat Informatif, tiga daerah masuk kategori Menuju Informatif, lima berpredikat Tidak Informatif, dan satu daerah tidak mengisi instrumen," papar Haris. 


Kota Tebing Tinggi menjadi salah satu daerah yang berhasil menembus standar kualifikasi tertinggi tersebut.


Haris berharap hasil KI Sumut Award 2026 menjadi bahan evaluasi bagi seluruh badan publik untuk terus memperkuat komitmen terhadap keterbukaan informasi melalui penyediaan informasi yang akurat, berkala, dan mudah diakses masyarakat.


“Capaian ini sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk mendorong peningkatan kualitas layanan informasi, transparansi penyelenggaraan pemerintahan, serta pemenuhan hak masyarakat dalam memperoleh informasi publik,” ujarnya.


Merespons capaian ini, Kepala Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi, Ghazali Rahman, menyampaikan rasa syukur sekaligus menegaskan bahwa predikat ini membawa tanggung jawab besar bagi Pemko Tebing Tinggi.


"Predikat Informatif ini bukan sekadar pencapaian seremonial, melainkan pendorong bagi kami untuk terus berbenah. Keterbukaan informasi adalah soal bagaimana pemerintah hadir memberikan informasi yang akurat, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat," tegas Ghazali.


Ghazali menambahkan, Diskominfo Kota Tebing Tinggi akan terus memperkuat koordinasi antar perangkat daerah serta mengoptimalkan peran PPID dan kanal komunikasi digital. Ghazali menekankan bahwa keberhasilan dan keberlanjutan keterbukaan informasi membutuhkan sinergi dan komitmen bersama seluruh instansi di lingkungan Pemko Tebing Tinggi dalam menyediakan informasi yang berkualitas. Hal ini menjadi bagian penting untuk mempertahankan predikat Informatif sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan.


Melalui raihan ini, Pemko Tebing Tinggi berkomitmen memperkuat transparansi dan akuntabilitas demi mewujudkan pelayanan publik yang responsif, partisipatif, serta semakin dipercaya oleh masyarakat.



Acara penganugerahan ini turut dihadiri oleh para kepala daerah se-Sumatera Utara, pimpinan BUMD, serta perwakilan instansi vertikal di wilayah Sumut.(torong)

 


Binjai | Indonesia Berkibar News
-  Polres Binjai meraih Piagam Penghargaan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Sempurna Semester I Tahun 2026.


Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kinerja pelaksanaan anggaran yang optimal dan pengelolaan keuangan yang akuntabel.


Piagam penghargaan tersebut diterima Kapolres Binjai, AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., melalui Kabagren Polres Binjai, KOMPOL Arnawaty, S.H., M.H., dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Putri Hijau, Gedung Keuangan Negara Medan, pada hari Selasa(20/10/2026).


Penghargaan diberikan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kantor Wilayah Provinsi Sumatera Utara, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A1 Medan I.


Capaian IKPA Sempurna ini menjadi motivasi bagi Polres Binjai untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban anggaran secara transparan serta sesuai ketentuan yang berlaku.


Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda menegaskan komitmen Polres Binjai untuk terus meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran, sehingga setiap dukungan anggaran dapat digunakan secara efektif untuk menunjang pelaksanaan tugas kepolisian dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Penghargaan ini diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh personel Polres Binjai untuk terus menjaga integritas, meningkatkan kinerja, serta memberikan pelayanan terbaik demi terwujudnya Polri yang profesional, transparan, dan dipercaya masyarakat," ujar AKBP Bimo Moernanda.(Humasresbinjai/zul)



19 Oktober 2026



Medan| Indonesia Berkibar News
- Media Sosial (Medsos) yang seharusnya sebagai tempat menyampaikan edukasi bagi masyarakat untuk mendapatkan pencerahan pengetahuan secara singkat, maupun informasi yang akurat, namun sangat disayangkan belakangan ini menjadi tempat hujatan dan informasi bohong sehingga bagi masyarakat yang tidak melakukan cek and ricek akan mendapatkan informasi yang salah.


Instagram dengan akun Medan TKP yang membuat rilis berita yang berjudul "Temuan BPK di Tirtanadi Adanya 170 Paket Emergency Senilai Rp 25.34 Miliar, Kejati Sumut Diminta Telusuri". Dibantah Kepala Satuan Pengawas Intern (Ka. SPI) Perumda Tirtanadi Perdinan Ginting, SH.MH.


"Berita hoax itu," tegas Perdinan Ginting, Ka. SPI Perumda Tirtanadi kepada wartawan melalui telepon selularnya  Senin (19/10/2026).


Dikatakan Perdinan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) 170 paket senilai Rp 25,34 M tidak pernah ada, sebab untuk tahun 2024 hingga 2025 hasil rubrik (istilah BPK) audit dari BPK sudah selesai dengan baik, dan tidak ada masalah.


"Seluruh audit dari BPK selama ini tetap disampaikan kepada kami selaku Pengawas Intern Perumda Tirtanadi," ujar Perdinan.


Menurut Perdinan selain tidak ada paket sejumlah 170 tersebut uang senilai Rp 25,34 M juga tidak pernah ada. "Jelas ini informasi yang menyesatkan karena yang diberitakan itu tidak pernah ada," ujarnya.


Untuk itu Perdinan mengharapkan kepada Media dan masyarakat sebelum memuat pemberitaan di Medsos maupun Media online lainnya sebaiknya lakukan konfirmasi agar tidak memperoleh informasi yang menyesatkan sebab katanya jika masyarakat terus "diberikan" informasi yang salah dia khawatir pembangunan tidak berjalan dengan baik dan merugikan masyarakat luas.(torong)

Diberdayakan oleh Blogger.