29 Juni 2026

 


Medan| Indonesia Berkibar News
- Wakil Ketua DPRD Medan H Zulkarnaen SKM minta Pemko Medan serius menyikapi penyelesaian banjir di Jl Letda Sujono Simpang Tol Bandar Selamat Kecamatan Medan Tembung. Untuk itu salah satu soal pembebasan lahan untuk pembuatan kolam retensi di pinggir sungai Denai Titi Sewa perbatasan Kabupaten Deli Serdang segera direalisasikan.

Hal itu disampaikan H Zulkarnaen saat pertemuan dengan berbagai instansi atau stakeholder di gedung DPRD Medan, Senin (29/06/2026) guna membahas penyelesaian banjir di Jl Letda Sujono yang selama ini sangat meresahkan.

"Kita berharap Pemko Medan supaya segere merealisasikan pembebasan lahan untuk tempat pembuatan kolam retensi. Itu salah satu solusi mengatasi banjir," sebut Zulkarnaen asal politisi Gerindra itu.

Selain itu kata Zulkarnaen, Dianya juga sangat berharap pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara supaya melakukan normalisasi drainase sepanjang Jl Letda Sujono. Karena normalisasi drainase disepanjang Jl Letda Sujono dilakukan agar nantinya air dapat mengalir sempurna ke kolam retensi.

"Pembuatan kolam retensi dan normalisasi parit sepanjang Jl Letda Sujono harus dilakukan. Pihak Kelurahan dan Kecamatan Medan Tembung mrlalui P3 SU supaya kordinasi dengan pihak BBPJN," saran Zulkarnaen.

Diketahui, saat rapat kordinasi, pihak Perkimcikataru Kota Medan Rizki mengaku sudah mengusulkan ke Sekda Pemko Medan pengadaan tanah untuk pembangunan pengendalian genangan kolam Retensi dengan nomor surat 500.17.2.1/8077 tertanggal 18 Juni lalu.

Saat ini pihak Perkimcikataru menunggu arahan Sekda. "Kalau diakomodir sama Sekda bulan September langsung kita eksekusi pembayaran tanah," terang Rizki. (bundo)

 


Padang Lawas | Indonesia Berkibar News
 - Sore itu, jarum jam baru saja melewati pukul 16.00 WIB. Di dalam Gedung Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Padang Lawas, riuh rendah suara ketikan papan tik dan tumpukan berkas perkara yang biasanya mendominasi atmosfer ruangan, mendadak luruh. Suasana tegang yang biasa melekat pada ruang-ruang penyidikan berganti menjadi kehangatan yang syahdu.


Hari ini, Senin (29/06/2026), koridor-koridor beralaskan ubin bersih itu menyambut tamu-tamu istimewa. Puluhan pasang mata bening milik anak-anak yatim hadir, membawa kepolosan dan senyum yang perlahan merekah di tengah ruangan.


Di hadapan mereka, berdiri Ajun Komisaris Polisi (AKP) Irwansah Sitorus. Sang Kasat Reskrim melepaskan sejenak atribut ketegasannya di lapangan, melebur dalam lingkaran doa bersama anak-anak yang telah kehilangan sandaran utamanya.


Bagi AKP Irwansah, agenda sore itu bukanlah sekadar aksi karitatif formalitas yang menggugurkan kewajiban. Ini adalah jembatan spiritual, sebuah ritual rasa syukur yang terus dirawatnya secara rutin di tengah padatnya jadwal menjaga keamanan masyarakat.


Di bawah kepemimpinannya, Sat Reskrim Polres Padang Lawas terus dituntut untuk menyelesaikan berbagai perkara hukum secara humanis dan presisi, sebuah jargon yang acap kali sulit diimplementasikan jika tidak melibatkan hati nurani. Bagi Irwansah, ketajaman dalam mengusut kasus harus berjalan beriringan dengan kelembutan hati kepada sesama.


"Menyantuni anak yatim pada dasarnya adalah sunnah muakkadah—amalan yang sangat dianjurkan. Namun, hukum itu bisa bergeser menjadi wajib kifayah bagi kita sebagai umat Islam, bahkan wajib 'ain bagi lingkungan terdekatnya, jika anak-anak ini fakir, tidak memiliki harta, dan terancam terlantar," ujar AKP Irwansah dengan nada suara yang bergetar penuh takzim.


Ia menyadari betul, di balik pundak kecil anak-anak yang hadir sore itu, ada masa depan yang harus dijaga bersama oleh publik, termasuk oleh aparat kepolisian.


Acara kemudian berlanjut dengan khusyuk saat lantunan doa mulai dibacakan. Ruang Sat Reskrim seketika menjelma menjadi ruang refleksi. Kepala-kepala menunduk, tangan-tangan mungil menengadah ke langit, mengamini setiap bait doa yang dipanjatkan untuk keselamatan, keberkahan, dan kedamaian di tanah Padang Lawas.


Usai doa bersama, AKP Irwansah secara langsung membagikan santunan kepada puluhan anak yatim yang hadir. Amplop dan bingkisan yang berpindah tangan sore itu mungkin tidak akan menghapus seluruh beban hidup mereka, namun setidaknya, ada setitik kebahagiaan dan rasa aman yang tertanam di hati mereka bahwa mereka tidak sendirian.


Melalui guratan senyum anak-anak tersebut, AKP Irwansah menyelipkan sebuah harapan sederhana. Ia berharap uluran tangan ini dapat meringankan kebutuhan mereka sehari-hari.


Lebih dari itu, sang perwira pertama polisi ini juga menitipkan baris doa dari bibir-bibir suci anak-anak yatim tersebut. Sebuah doa agar langkah kakinya, serta seluruh personel Sat Reskrim Polres Padang Lawas, selalu diberi kekuatan, kelancaran, dan perlindungan Tuhan dalam mengemban amanah bhayangkara yang sarat akan tantangan.


Matahari sore di Padang Lawas mungkin mulai meredup menuju ufuk barat, namun di dalam ruang Reskrim, cahaya kepedulian baru saja dinyalakan, memberi kehangatan yang akan membekas lama bagi anak-anak yang pulang dengan senyuman.(zul)

  



Samosir | Indonesia Berkibar News 
- Kapolres Samosir, AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K, M.H, pimpin langsung Upacara Pelantikan Kepala Bagian Logistik (Kabag Log) serta Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Samosir yang berlangsung di Lapangan Mako Polres  tersebut.


Acara berlangsung khidmat yang diikuti jajaran pejabat utama, perwira, personel Polsek jajaran, ASN dan PHL Polres Samosir, serta Bhayangkari.


Sebagai Inspektur Upacara adalah Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H, Perwira Upacara dijabat AKP Ferry Ariandy, S.H., M.H., Komandan Upacara IPDA R.A. Purba, S.H., Pembawa Acara Brigpol Lamtio Sinaga, S.H., Pembaca Keputusan Kapolres Briptu Fathur, Pembaca Doa Briptu Muharam Syahri, serta rohaniawan Pdt. Buas Siahaan, S.Th.


Prosesi pelantikan dan serah terima jabatan diawali dengan pembacaan Keputusan Kapolres yang dilanjutkan pengambilan sumpah jabatan, serta penandatanganan berita acara serah terima jabatan, berita acara pengambilan sumpah, fakta integritas, hingga penyampaian amanat Inspektur Upacara.


Melalui upacara tersebut, AKP Radiaman Simarmata resmi dilantik sebagai Kabag Log Polres Samosir setelah sebelumnya menjabat Kasi Humas Polres Samosir. 


Sementara jabatan Kasat Reskrim  secara resmi diserahterimakan dari AKP Edward Sidauruk, S.E, M.M. kepada IPTU Antonius Hutahaean, S.H., M.H. yang dipercaya sebagai PS Kasat Reskrim Polres Samosir.


Lewat amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus pembinaan karier guna meningkatkan efektivitas organisasi, penyegaran kepemimpinan, optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.


Kepada Kabag Log yang baru dilantik, Kapolres berharap mampu mengelola dukungan logistik secara profesional, transparan, akuntabel, serta tepat sasaran sehingga seluruh kebutuhan personel dapat terpenuhi secara optimal.


Kapolres menyampaikan apresiasi kepada AKP Edward Sidauruk atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian yang telah diberikan selama menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres, Senin (29/06/2026) 


"Berbagai capaian dan kontribusi yang telah diberikan menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas Polres Samosir," ucap Kapolres menambahkan. 


Kepada IPTU Antonius Hutahaean, Kapolres mengucapkan selamat datang dan berharap segera beradaptasi dengan karakteristik wilayah hukum Polres Samosir serta memperkuat sinergi dengan seluruh fungsi kepolisian, aparat penegak hukum, pemerintah daerah, elemen masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.


Selain itu, Kapolres mengingatkan seluruh personel  untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, disiplin, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menghindari segala bentuk pelanggaran disiplin maupun kode etik profesi yang dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.


"Kita jadikan momentum ini sebagai motivasi untuk bekerja lebih baik, memberikan pelayanan yang humanis, responsif, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat sesuai dengan transformasi Polri yang Presisi," tegasnya.


Upacara pelantikan dan serah terima jabatan berakhir sekitar pukul 08.30 WIB dalam suasana aman, tertib, dan kondusif.


Usai pelaksanaan sertijab, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian ucapan terima kasih dari Kasat Reskrim lama AKP Edward Sidauruk, S.E, M.M, kemudian perkenalan diri oleh Kasat Reskrim yang baru, IPTU Antonius Hutahaean, S.H, M.H.


Rangkaian kegiatan ditutup dengan acara sarapan pagi bersama seluruh peserta sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan soliditas keluarga besar Polres Samosir. (P Simbolon)

28 Juni 2026


 Medan| Indonesia Berkibar News -  Gelar Melayu Serumpun (GEMES) IX Tahun 2026 yang digagas Dinas Pariwisata Kota Medan di Lapangan Merdeka, Sabtu (27/06/2026) malam, kembali menuai kritik. Agenda budaya yang menghabiskan anggaran sekitar Rp2,5 miliar itu dinilai belum menunjukkan pembaruan berarti dan masih mengulang konsep penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya.


Sejumlah pengunjung menilai GEMES yang digagas sebagai etalase budaya Melayu justru kehilangan daya tarik karena tidak menawarkan inovasi yang mampu menarik minat masyarakat, khususnya generasi muda. 


Kemasan acara dinilai masih didominasi seremoni protokoler dengan pola yang nyaris sama setiap tahun. Padahal, dengan dukungan anggaran miliaran rupiah, publik berharap Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pariwisata mampu menghadirkan konsep baru yang lebih kreatif, melibatkan teknologi, memperluas ruang partisipasi masyarakat, hingga memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi pelaku seni dan UMKM.


"Setiap tahun rasanya hampir sama. Tidak ada sesuatu yang benar-benar baru sehingga orang penasaran untuk datang lagi," ungkap pengunjung yang ditemui di Lapangan Merdeka Medan. 


Kritik juga mengarah pada minimnya keterlibatan komunitas dan tokoh Melayu lokal di panggung utama. Pengunjung menilai seharusnya menjadi aktor utama dalam kegiatan yang mengusung identitas budaya Melayu, bukan sekadar pelengkap dalam rangkaian seremoni.


Selain konsep yang dianggap stagnan, fasilitas penunjang acara turut menjadi sorotan. Berdasarkan pantauan di lokasi, jumlah toilet umum tidak sebanding dengan kuantitas pengunjung. Beberapa toilet portabel bahkan tidak memiliki pengunci pintu yang berfungsi sehingga mengurangi kenyamanan masyarakat dan peserta kegiatan.


"Kalau di sini cuma dua itu saja toilet untuk umum, Bang. Begitulah kondisinya. Kalau yang dekat stadion ada juga, tapi khusus VIP," ujar petugas Satpol PP di lokasi.


**Aroma Korupsi

Sorotan terhadap GEMES tahun ini juga tidak terlepas dari persoalan anggaran. Berdasarkan data pada laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Medan, paket penyelenggaraan GEMES 2026 tercatat dengan kode tender 10136337000 dan Kode Rencana Umum Pengadaan (RUP) 64538487, dengan pagu anggaran sekitar Rp2,5 miliar.


Besarnya anggaran tersebut menjadi perhatian karena penyelenggaraan GEMES 2025 sebelumnya telah dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara atas dugaan tindak pidana korupsi. Hingga kini, belum ada informasi resmi kepada publik mengenai perkembangan penanganan laporan tersebut.


Praktisi hukum, Alansyah Putra Pulungan, SH, mendesak Kejati Sumut segera menyampaikan perkembangan penyelidikan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.


"Patut diduga dan dicurigai ada sesuatu yang janggal dalam penanganan dugaan korupsi penyelenggaraan GEMES tahun lalu. Sampai sekarang belum ada hasil pemeriksaan yang disampaikan kepada publik, sementara kegiatan yang sama kembali dianggarkan dan digelar," ujarnya, Sabtu (27/06/2026).


Ia juga meminta Kejati Sumut membentuk tim khusus untuk mengusut dugaan penyimpangan penggunaan anggaran tersebut secara menyeluruh.


"Kejati Sumut harus tegas menyikapi dugaan korupsi ini. Jangan sampai muncul kesan ada pembiaran atau permainan dalam penanganan perkara," tegasnya.


Diketahui, penyelenggaraan GEMES 2025 dikerjakan oleh PT Cakrawala Indo Semesta dengan nilai kontrak sekitar Rp2,5 miliar. Dugaan markup harga dalam pelaksanaan kegiatan itu menjadi dasar laporan yang telah disampaikan ke Kejati Sumut.


Berbagai kritik tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi Pemko Medan. Dengan anggaran yang tidak sedikit, masyarakat menilai GEMES seharusnya tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi mampu bertransformasi menjadi festival budaya yang inovatif, memperkuat identitas Melayu, melibatkan lebih banyak pelaku budaya lokal, serta memberikan manfaat nyata bagi perekonomian dan pariwisata Kota Medan.(torong/bunda)

27 Juni 2026


 Padang Lawas | Indonesia Berkibar  News -Langkah tegas diambil oleh jajaran Polres Padang Lawas bersama instansi terkait dalam menertibkan infrastruktur digital tak berizin. Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Padang Lawas melakukan pendampingan terhadap pihak ICON Plus (PT Indonesia Comnets Plus) untuk memasang label peringatan pada boks dan kabel Wi-Fi ilegal yang menumpang di tiang listrik milik PLN.


Penertiban ini menyasar sejumlah titik di wilayah Kabupaten Padang Lawas yang kedapatan memiliki instalasi jaringan internet tanpa izin resmi.


Kapolres Padang Lawas, AKBP Dodik Yuliyanto, melalui Kasat Reskrim Polres Padang Lawas, AKP Irwansah Sitorus, membenarkan adanya kegiatan penertiban terpadu tersebut.


"Kami melakukan pendampingan penegakan aturan dan pemasangan label peringatan pada boks serta kabel Wi-Fi yang menumpang tanpa izin pada tiang listrik milik ICON Plus PLN," ujar AKP Irwansah Sitorus pada Sabtu (27/06/2026).


Operasi penertiban yang berlangsung pada Sabtu, 27 Juni 2026 ini menyisir area perkotaan yang padat instalasi kabel. Petugas gabungan bergerak di tiga lokasi strategis, yaitu Lingkungan I, Lingkungan II, dan Lingkungan VI, Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas.


Tindakan tegas ini tidak hanya melibatkan aparat kepolisian, tetapi juga komitmen bersama dari jajaran pemerintah daerah dan badan usaha milik negara. 


Turut hadir dan turun langsung ke lapangan dalam kegiatan, Kasat Reskrim Polres Padang Lawas, AKP Irwansah Sitorus, Kepala Dinas Perizinan Kabupaten Padang Lawas, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Padang Lawas, Manager PLN ULP Sibuhuan, Kanit Tipidkor Polres Padang Lawas, IPTU B. C. Nasution, Tim Staf ICON Plus PLN beserta personel pendukung Sat Reskrim.


Dari hasil penyisiran di ketiga lokasi tersebut, petugas berhasil memasang label peringatan keras di 3 (tiga) titik boks dan jalur kabel Wi-Fi yang terbukti melanggar aturan dan memanfaatkan aset PLN secara ilegal.


Meski tindakan fisik berupa pemasangan label peringatan telah dilakukan, pihak Polres Padang Lawas tetap mengedepankan pendekatan yang persuasif dan edukatif bagi para pelaku usaha.


Sebagai rencana tindak lanjut, pihak kepolisian bersama instansi terkait mengonfirmasi dua langkah strategis yang akan segera diambil: Sosialisasi dan Pemanggilan: Mengundang seluruh pengusaha Wi-Fi atau penyedia jasa internet (ISP) lokal yang bersangkutan untuk diberikan edukasi dan sosialisasi mendalam terkait aturan pemanfaatan tiang listrik.


Koordinasi Berkelanjutan: Meningkatkan koordinasi antaranstansi (Polri, Pemkab, dan PLN) guna memetakan serta mengawasi pertumbuhan jaringan internet agar sesuai dengan regulasi yang berlaku.


Seluruh rangkaian kegiatan penertiban di lapangan dilaporkan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya resistensi dari pihak manapun. Penertiban ini diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus merapikan estetika kota dari semrawutnya kabel ilegal yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.(Humas Polres Palas/zul)

 


Binjai | Indonesia Berkibar News 
-  Menjelang hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polres Binjai melaksanakan kegiatan Olahraga Bersama TNI-POLRI, Pemko Binjai dan Masyarakat di lapangan bola Bhayangkara polres Binjai, Jalan Sultan Hasanuddin No.1 Binjai, Jumat (26/06/26),


Kegiatan gerak jalan sehat dilepas oleh Walikota Binjai Drs. Amir Hamzah, M.AP bersama Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H., dari depan Mako polres Binjai dengan route jalan Hasanudin- jalan Satria- jalan Candra Kirana- jalan prajurit - finish lapangan bola Bhayangkara polres Binjai dengan Tema "Polri Untuk Masyarakat"


Untuk memeriahkan gerak jalan sehat di hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, polres Binjai melibatkan TNI, Polri, Pemko Binjai, Instansi terkait dan masyarakat Kota Binjai lebih kurang 1.000 orang,


Setelah jalan santai, kegiatan dilanjutkan dengan olahraga bersama dan pemberian bantuan sosial bagi masyarakat serta peralatan bagi anak-anak sekolah.


Untuk semaraknya kegiatan tersebut, para in influencer kota Binjai juga ikut ambil bagian memeriahkan acara hari Bhayangkara Ke-80,


Dalam sambutannya, Kapolres Binjai menyampaikan atas nama keluarga besar Polres Binjai mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi- tingginya kepada Walikota Binjai beserta unsur Forkopimda Plus, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat yang telah hadir dan berpartisipasi dalam rangka memeriahkan hari Bhayangkara ke-80 di polres Binjai,


" Kehadiran dan partisipasinya menjadi bukti nyata bahwa sinergitas dan kebersamaan antara Polri, pemerintah kota, TNI, serta masyarakat dan insan pers di Kota Binjai berjalan dengan baik,


" Kegiatan olahraga bersama ini bukan hanya sekadar ajang menjaga kesehatan dan kebugaran, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat soliditas, dan membangun semangat kebersamaan di antara kita semua di kota Binjai, ucap AKBP Mirzal 


Walikota Binjai, Drs.H. Amiz Hamzah, M.AP,  menyampaikan atas nama pemerintah kota Binjai mengucapkan "Selamat Hari Bhayangkara Ke-80" serta mengapresiasi peran polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya di kota Binjai, 


"Semoga Polri senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalankan tugasnya kepada bangsa dan negara, ujarnya


Selesainya sambutan, acara dilanjutkan dengan acara hiburan bagi prajurit dan pencabutan hadiah doorprize. Untuk pemenang undian hadiah utama berupa satu unit sepeda motor, dimenangkan oleh personil polres Binjai Bripa RM. Barasa.(humasresbinjai/zul)

26 Juni 2026

 


Toba | Indonesia Berkibar News - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) melalui Unit Pelaksana Proyek Sumatera Bagian Utara 4 (UPP SBU 4) yang terus berkomitmen mendorong pemberdayaan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).


Hal ini merupakan upaya yang dilakukan melalui Pelatihan Agro-Elektro Organik Terpadu (AEO-Terpadu) bagi Kelompok Tani Bintang Jaya yang dilaksanakan pada 22–23 Mei 2026 di Desa Meranti Utara, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Kabupaten Toba.


Program ini juga dirancang untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi sumber daya lokal secara produktif serta berkelanjutan. 


Sebagaib narasumber menghadirkan dari Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI), peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis terkait pembuatan kompos, pembuatan permen jilat sapi, serta pemanfaatan pelepah sawit sebagai pakan ternak, Jumat (26/06/2026) 


Sebelum pelaksanaan pelatihan, PLN bersama tim pendamping melakukan survei untuk mengidentifikasi kondisi lingkungan, potensi sumber daya setempat, serta kebutuhan masyarakat. 


Langkah ini dilakukan untuk memastikan materi pelatihan yang diberikan sesuai dengan karakteristik dan potensi yang dimiliki masyarakat Desa Meranti Utara.


Ketua Kelompok Tani Bintang Jaya, Belsasar Siagian, menyampaikan apresiasi atas dukungan PLN meningkatkan kapasitas kelompok tani dan masyarakat melalui program pelatihan tersebut.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN yang telah memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru yang dapat diterapkan dalam kegiatan pertanian dan peternakan. Pelatihan ini memberikan wawasan yang bermanfaat bagi anggota kelompok tani untuk mengoptimalkan potensi yang ada di lingkungan sekitar dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Meranti Utara," ucap Belsasar.


General Manager PLN UIP SBU, Rizki Aftarianto, menyampaikan bahwa program TJSL PLN tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas masyarakat agar mampu berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.


"PLN meyakini bahwa pemberdayaan masyarakat akan memberikan manfaat yang lebih berkelanjutan ketika diiringi dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Melalui Pelatihan Agro-Elektro Organik Terpadu ini, PLN berupaya mendukung masyarakat mengembangkan kapasitasnya untuk mengelola potensi lokal secara lebih optimal, sehingga dapat menciptakan nilai tambah bagi lingkungan maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat," tambah Rizki.


Ditambahkan Manager PLN UPP SBU 4, Parlindungan, bahwa program adalah sebagai bentuk komitmen PLN dalam mendukung pengembangan kompetensi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.


Melalui pelatihan ini, kami berharap masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mampu untuk mengimplementasikan keterampilan yang diperoleh mendukung aktivitas pertanian dan peternakan yang lebih produktif. 


Dengan meningkatnya kapasitas masyarakat, diharapkan potensi lokal yang dimiliki Desa Meranti Utara dapat berkembang melalui program TJSL yang berkelanjutan, PLN berharap dapat terus mendukung penguatan kapasitas masyarakat, mendorong pemanfaatan potensi lokal secara optimal, serta menciptakan kemandirian masyarakat yang berkelanjutan di sekitar wilayah operasional perusahaan. (JBR/66)

Diberdayakan oleh Blogger.