9 Juni 2026

Barumun, IBN - Bhabimkamtibmas Polsek Barumun Aipda Zulkifli Hasibuan mewakili Kapolsel Barumun menghadiri Kegiatan Kunjungan tim Monitoring Desa/Kelurahan Provinsi Sumatera Utara Kategori IVA TEST Tahun 2026 Di kecamatan Lubuk Barumun, kabupaten Palas, Selasa (09/7/2025). Pukul 10.00 Wib sampai Selesai, tepatnya Di Aula TK Sutan Sinaloan Lubis Desa Pasar Latong, Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padang Lawas.

Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten II Kabupaten Padang Lawas, Ketua Tim Monitoring Provinsi, Tim PKK Kabupaten Padang Lawas., Camat Kecamatan Lubuk Barumun, Camat Kecamatan Barang Lubu Sutam, Danramil 08 Barumun, Kapolsek Barumun Diwakili Bhabimkamtibmas Lubuk Barumun, Ketua MUI Lubuk Barumun, Kades Se Lubuk Barumun, Tokoh Agama Lubuk Barumun serta lainnya.

Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto, SIK., melalui Kasat Binmas IPTU Arwin, SH, Dalam kegiatan ini, Tim Monitoring Provinsi melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan program-program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh kader PKK di tingkat Desa/kalurahan.

Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, mencerminkan semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan pembangunan desa.

"Kehadiran Bhabinkamtibmas Polsek Barumun Polres Padang Lawas pada kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemberdayaan masyarakat serta menjaga situasi tetap kondusif selama pelaksanaan kegiatan". Pungkasnya.

(Zul)

(Humas Polres Padang Lawas)


Tebing Tinggi, IBN - Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi terus mematangkan langkah transformasi digital guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memodernisasi pelayanan publik. Hal ini menjadi fokus utama Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih dalam audiensi jajaran pimpinan PT Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi di Ruang Utama Lantai 4 Balai Kota, Selasa (9/6/2026).

Pertemuan ini juga sekaligus menjadi momen pisah sambut pimpinan Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi, dari pejabat lama Muhammad Fadil kepada pimpinan baru, Chairul Amin Pane.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tebing Tinggi menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi dengan Bank Sumut sebagai mitra strategis pembangunan daerah. Fokus utama kolaborasi ke depan adalah penerapan sistem pembayaran digital berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Dinamis yang dijadwalkan meluncur (launching) pada 1 Juli mendatang.

"Kami berharap kerja sama ini tidak hanya sebatas layanan perbankan konvensional, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam mendukung digitalisasi sistem pembayaran dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi kuat antara pemerintah dan sektor perbankan adalah kunci. Dengan semangat kebersamaan, kita dapat mewujudkan Tebing Tinggi yang maju dan sejahtera," ujar Wali Kota.

Sebagai langkah konkret, Bank Sumut memperkenalkan aplikasi e-pasar SUMUT Merchant yang terintegrasi dengan sistem QRIS Dinamis. Inovasi ini dirancang agar pembayaran retribusi pasar dan toko langsung tercatat secara otomatis dalam database, sehingga Dinas Perdagangan dapat memantau aktivitas pembayaran retribusi tanpa perlu melakukan verifikasi manual (cross-check).

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Tebing Tinggi, Sri Imbang, memaparkan bahwa penerapan QRIS Dinamis ini akan diadopsi secara bertahap oleh setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pada tahap awal, terdapat tiga sektor utama yang menjadi prioritas. Pertama, QRIS Pasar yang menjadi proyek percontohan (pioneer) pertama di Provinsi Sumatera Utara untuk digitalisasi retribusi pasar.

Kedua, QRISTO (QRIS Restoran), yang merupakan sistem pembayaran terpisah (split payment). Lewat sistem ini, hak pajak daerah milik Pemko dan hak pendapatan pemilik restoran akan otomatis terbagi saat transaksi terjadi. Uji coba perdana akan diterapkan di Rumah Makan Takari.

Ketiga, QRIS PBB yang memudahkan wajib pajak membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) secara nontunai dan langsung terdata secara real-time, yang mana mulai 1 Juli masyarakat sudah bisa membayar PBB dengan QRIS dinamis sekaligus akan dilakukan launching.

"Mudah-mudahan tiga program utama ini segera terealisasi, dan secara paralel diterapkan juga QRIS Parkir, QRIS Rusunawa, serta sektor lainnya," jelas Sri Imbang.

Pimpinan Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi periode sebelumnya, Muhammad Fadil, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan dan kemitraan yang solid dari Pemko Tebing Tinggi selama masa kepemimpinannya.

"Kami berterima kasih atas kolaborasi yang telah terjalin dengan baik. Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan semakin kuat di bawah kepemimpinan yang baru,” ungkapnya.

Sementara itu, pimpinan baru Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi, Chairul Amin Pane, menekankan komitmennya untuk melanjutkan dan meningkatkan sinergi yang telah dibangun.

“Kami siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Tebing Tinggi dalam berbagai program, khususnya mendukung transformasi digital dan penguatan ekonomi lokal,” tegas Chairul.

Audiensi ini juga menyinggung tantangan dalam mencapai target ekonomi daerah, termasuk perlunya dukungan dari semua pihak untuk meningkatkan efektivitas program. Diskusi mencakup konektivitas pasar dengan sistem database pemerintah, transparansi perdagangan, serta pemanfaatan aplikasi digital untuk memudahkan pelacakan transaksi.

Turut hadir dalam audiensi tersebut Kabag Prokopim Setdako Faisal Ahmad, jajaran manajemen Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi, serta Tim Peliputan Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi.

(*)


BInjai, IBN - Mengasah kemampuan dalam menembak tentunya sangat diperlukan sebagai bentuk melatih diri dalam keterampilan menembak yang mana hari ini perbakin(persatuan menembak dan berburu seluruh indonesia)memfasilitasi kegiatan latihan menembak yang diselenggarakan pada selasa pagi 09/06/26 pada pukul 09.00 wib dilapangan menembak arhanud II/wby dijalan ikan arwana kelurahan timbang langkat kecamatan binjai timur

Pada latihan ini kapolres binjai Akbp Mirzal Maulana SIK.,SH.,MM.,MH didampingi oleh waka polres binjai Kompol Sofyan Nasution SH MH bersama dengan pju polres binjai turut hadir dilokasi tersebut untuk memupuk silaturahmi diantara forkopimda binjai tentunya

Kegiatan awal dibuka oleh ketua harian perbakin kota binjai Dodi dan menyampaikan bahwa ini merupakan salah satu cara untuk mempererat silaturahmi dan juga mengasah kembali kemampuan diri dalam menggunakan senjata sekaligus sebagai pengingat dan ajang latihan yang telah difasilitasi oleh perbakin.

kegiatan menembak langsung dimulai yang mana dalam sesi pertama diisi oleh kajari binjai iwan setiawan,kadiskes dr Sugianto Sp.,M.Pd,danyon II/wby Letkol Arh Wahyu Hidayat SH.,M.Tr.Han,waka polres binjai,kalapas binjai M Mukaffi dan juga kepala bpbd binjai Rudi Iskandar Baroes

Disesi berikutnya kapolres binjai pun ikut mengasah keterampilan menembak diikuti oleh kalapas,danyon arhanud II/wby,kadis kesehatan kota binjai dan dari hasil yang didapatkan bahwa kapolres binjai masih unggul berdasarkan nilai pada sasaran tembak tersebut

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar dan para tamu undangan yang hadir yang mengkuti kegiatan tersebut mengucapkan terimakasih atas kesempatan yang telah diberikan oleh perbakin kota binjai dan berharap kegiatan positif ini dapat diselnggarakan setiap tahunnya dan diakhir kegiatan perbakin kota binjai memberikan cendramata kepada danyon arhanud II/WBY.

(Zul)


Medan, IBN - Korban penganiayaan KN (41) didampingi tim kuasa hukum dari Kantor Hukum Pelita Konstitusi Medan usai membuat laporan dugaan pelanggaran etik oknum penyidik Polsek Medan Baru ke Bidang Propam Polda Sumut, Senin (8/6/2026).

Korban penganiayaan berinisial KN (41) resmi melaporkan dugaan pelanggaran etik yang dilakukan oknum penyidik Polsek Medan Baru ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumatera Utara,

Kuasa hukum korban, Dongan Nauli Siagian, S.H., bersama Bayu Subronto, S.H., dan Arief Cahyadi, S.H., menyebut laporan tersebut dibuat karena penanganan kasus penganiayaan yang dialami kliennya dinilai tidak profesional dan terkesan dipermainkan.

Menurut Dongan Nauli, pelaku penganiayaan bahkan disebut telah dilepaskan hanya beberapa jam setelah diamankan oleh pihak kepolisian. Polsek tersebut

“Hari ini kami membuat laporan ke Propam karena penanganan kasus penganiayaan terhadap klien kami terkesan dipermainkan oleh penyidik dan Kanit Polsek Medan Baru. Padahal saksi dan bukti visum sudah jelas,” ujar Dongan Nauli saat ditemui di Mapolda Sumut.

Ia menjelaskan, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Sabtu, 9 Mei 2026, di kawasan Jalan Cempaka Gang Tarigan, Lingkungan IV, Medan Polonia.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian pelipis kanan dan kiri serta tengkuk akibat serangan menggunakan senjata tajam yang diduga dilakukan pelaku.

Korban kemudian membuat laporan polisi dengan Nomor:

STTLP/B/444/V/2026/SPKT/POLSEK MEDAN BARU/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA.

Namun, pihak kuasa hukum menilai proses penanganan perkara berjalan tidak semestinya dan terkesan berat sebelah terhadap korban.

“Kami meminta agar Kapolsek Medan Baru, Kanit Reskrim, dan penyidik yang menangani kasus ini diperiksa secara internal. Bila terbukti melakukan pelanggaran, kami meminta agar dicopot dari jabatannya agar tidak merugikan masyarakat luas lainnya,” tegas Dongan.

Selain itu, kuasa hukum juga mengungkap dugaan adanya permintaan uang oleh oknum penyidik kepada korban dengan alasan untuk mempercepat proses penangkapan dan penahanan pelaku.

“Penyidik meminta uang kepada klien kami dengan alasan untuk Kapolsek dan Kanit Reskrim agar segera melakukan penangkapan dan penahanan. Awalnya klien kami menolak karena sebagai korban justru dimintai uang,” ungkapnya.

Karena merasa keselamatannya dan keluarganya terancam, korban akhirnya disebut meminjam uang dan menyerahkannya kepada oknum penyidik berinisial Bripka SR.

Kuasa hukum berharap Propam Polda Sumut dapat bertindak profesional dan transparan dalam menindaklanjuti laporan tersebut demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polsek Medan Baru maupun Polda Sumut terkait laporan dugaan pelanggaran etik tersebut.

(Tiem)


Medan, IBN - Samsat Medan Utara selalu Komitmen dalam melayani masyarakat untuk membayar pajak, walau kondisi saat terjadi mati listrik.(09/06/2026).

Petugas samsat medan utara menjelsakan, bahwa Untuk warga yang ingin membayar pajak, dipersilakan datang ke samsat Medan Utara, jangan kawatir listrik mati, jangan ragu saat listrik mati, kita tetap melayani. Kita sudah persiapkan Mesin Genset yang aktif saat terjadi pemadaman listrik. Samsat Medan Utara Selalu siap Sedia jika jika terjadi pemadaman listrik.

" Info penting, Saat ini masyarakat atau wajib pajak dapat membayar PKB tanpa harus menunjukkan KTP pemilik yang namanya sama dengan STNK. Jadi tidak perlu membawa KTP pemilik yang lama. Kebijakan ini berlaku sejak ditetapkan pada Hari Kamis, 30 April 2026"

(Zulherman)


Samosir, IBN - Langkah-langkah para pemimpin daerah, tokoh adat, dan masyarakat menuju Tambak Simanjuntak Sitolu Sada Ina di Kabupaten Toba, mengawali Kunjungan KASAD TNI Jenderal Maruli Simanjuntak di Bona Pasogit (Kampung Halaman). Di bawah langit yang teduh, Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Uli Simanjuntak melakukan ziarah ke tambak (makam) leluhur marga Simanjuntak Oppu Sobosihon Boru Sihotang sebelum meresmikan sumur bor dan menyerahkan berbagai bantuan sosial bagi masyarakat yang dipusatkan di Desa Hutabulu Mejan, Kabupaten Toba, Selasa 9 Juni 2026.

Momentum tersebut bukan sekadar kunjungan kerja, tetapi juga menjadi ruang pertemuan antara nilai-nilai budaya, pengabdian kepada negara, dan pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, Bupati Toba, Bupati Humbang Hasundutan, Bupati Tapanuli Utara, tokoh masyarakat, serta pomparan Simanjuntak Sitolu Sada Ina.

Bagi masyarakat Batak, penghormatan kepada leluhur bukan hanya tradisi seremonial. Di tempat itu pula, pesan tentang pendidikan, kerja keras, dan pengabdian diwariskan lintas generasi. Nilai-nilai itulah yang kembali ditegaskan Maruli Simanjuntak.

"Saya sudah cukup lama merencanakan untuk hadir dan mengikuti adat Batak yang luar biasa ini. Banyak sekali pelajaran yang bisa menjadi bekal kehidupan. Salah satu yang selalu saya ingat adalah semangat orang Batak terhadap pendidikan. Semangat itu harus terus diwariskan kepada generasi muda," kata Maruli.

Ia juga mengenang perjalanan hidupnya yang tidak selalu mudah. Berbagai tantangan yang pernah dihadapi justru menjadi dorongan untuk terus berjuang hingga dipercaya memimpin TNI Angkatan Darat.

Menurut Maruli, pembangunan yang paling bermakna adalah yang dapat dirasakan langsung masyarakat. Karena itu, TNI AD terus mengembangkan program penyediaan air bersih, pembangunan infrastruktur sederhana, hingga perbaikan rumah tidak layak huni.

"Program air bersih bukan hanya untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga untuk mendukung pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Melalui program yang dirancang, KASAD Maruli juga membawa program bantuan bedah rumah tidak layak huni, bantuan pembangunan rumah ibadah, serta berbagai bantuan sosial lainnya kepada masyarakat.

Di tengah rangkaian kegiatan itu, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom tampak mengikuti setiap agenda dengan penuh perhatian. Bagi Vandiko, kehadiran KASAD di kawasan Danau Toba bukan hanya membawa bantuan fisik, tetapi juga menunjukkan bahwa pembangunan dapat hadir melalui kolaborasi berbagai pihak.

Vandiko mengungkapkan bahwa manfaat program sumur bor yang digagas KASAD telah dirasakan masyarakat Samosir. Melalui komunikasi dan sinergi yang dibangun antara Pemerintah Kabupaten Samosir dengan TNI AD, sebanyak 30 unit sumur bor telah dialokasikan dan dikerjakan di berbagai wilayah Kabupaten Samosir.

"Kami mengapresiasi perhatian dan kepedulian Bapak KASAD terhadap masyarakat di Bona Pasogit. Program sumur bor dan program lainnya merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat," ujar Vandiko.

Vandiko menambahkan, pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada kemampuan fiskal pemerintah daerah. Kemampuan membangun jejaring, memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, TNI, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam mempercepat hadirnya manfaat pembangunan bagi masyarakat.

Karena itu, ia berharap kolaborasi yang telah terjalin dengan TNI dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak program yang dapat dirasakan masyarakat Samosir, khususnya di sektor air bersih, infrastruktur dasar, dan peningkatan kualitas hidup warga.

"Atas nama pemerintah dan masyarakat, kami merasa bangga mendapat bantuan sumur bor dari Bapak KASAD. Semoga ke depan semakin banyak program yang dapat dibawa ke Samosir," katanya.

Bupati Samosir menilai sosok KASAD Maruli Simanjuntak merupakan contoh nyata bahwa anak-anak Batak dapat menorehkan prestasi di tingkat nasional tanpa meninggalkan identitas budaya dan kampung halamannya.

Pesan itu dinilai relevan bagi generasi muda di kawasan Danau Toba yang kini menghadapi tantangan era globalisasi. Pendidikan, karakter, dan kecintaan terhadap tanah kelahiran harus berjalan beriringan.

Sinergi yang dijalin Bupati Samosir Vandiko T. Gultom dengan berbagai institusi, termasuk TNI, telah membuka peluang hadirnya program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kemajuan daerah tidak hanya dibangun oleh anggaran, tetapi juga oleh semangat gotong royong, kepedulian, dan komitmen untuk membawa manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat.

Di sisi lain, Ketua Umum Punguan Simanjuntak Sitolu Sada Ina (PSSSI) Muktar Simanjuntak menyebut kehadiran KASAD menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh pomparan Simanjuntak.

Menurutnya, keberhasilan Maruli merupakan bukti bahwa nilai-nilai yang diwariskan leluhur tetap hidup dan mampu mengantarkan generasi penerus berkontribusi bagi bangsa.

"Kehadiran Bapak Maruli Simanjuntak menjadi kebanggaan bagi seluruh pomparan. Kami ingin menunjukkan bahwa pomparan Simanjuntak Sitolu Sada Ina siap memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara," kata Muktar.

( P Simbolon )


Langkat, IBN - Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH terus menunjukkan komitmennya dalam menggali potensi daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu langkah strategis yang kini didorong adalah percepatan pengelolaan sumur minyak tua masyarakat secara legal dan profesional untuk mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), membuka lapangan kerja, serta berkontribusi terhadap target swasembada energi nasional.

Komitmen tersebut diperkuat melalui pertemuan yang digelar bersama Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Sumbagut di Aula T. Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara, Kamis (4/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Syah Afandin menyampaikan berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Langkat terkait pengelolaan sumur minyak masyarakat. Saat ini, tercatat sebanyak 607 sumur minyak masyarakat di Kabupaten Langkat telah terverifikasi dan memiliki potensi besar untuk mendukung peningkatan produksi energi nasional sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah.

Menurut Syah Afandin, pengelolaan sumur tua yang selama ini masih terkendala aspek administrasi perlu segera dipercepat agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat dan pemerintah daerah.

“Terima kasih Pak Gubernur telah mendukung penuh Kabupaten Langkat. Ini sangat penting bagi kami, terutama dalam menciptakan lapangan pekerjaan, peningkatan PAD, dan berbagai manfaat ekonomi lainnya bagi masyarakat,” ujar Syah Afandin.

Bupati Langkat menegaskan, legalisasi dan penataan pengelolaan sumur minyak masyarakat merupakan peluang besar bagi daerah untuk menciptakan aktivitas ekonomi yang lebih produktif dan berkelanjutan. Selain meningkatkan pendapatan daerah, keberadaan sumur tua yang dikelola sesuai regulasi juga diharapkan mampu memberikan kepastian hukum bagi masyarakat yang selama ini menggantungkan penghidupan dari sektor tersebut.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan bahwa penerapan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 14 Tahun 2025 menjadi momentum penting dalam menata pengelolaan sumur minyak rakyat secara profesional.

Menurut Bobby, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam mewujudkan cita-cita Presiden Republik Indonesia untuk mencapai swasembada energi nasional dengan target produksi minyak sebesar 610 ribu barel per hari.

“Ini satu hal yang kami ketahui, tujuannya mencapai cita-cita Pak Presiden mencapai swasembada energi untuk memenuhi target 610 ribu barel per hari, salah satunya dengan melibatkan masyarakat daerah,” kata Bobby.

Ia menjelaskan bahwa selama ini keberadaan sumur minyak masyarakat sering dipandang sebagai aktivitas yang merugikan negara karena belum memiliki payung hukum yang jelas. Namun kini, melalui Permen ESDM Nomor 14 Tahun 2025, aktivitas tersebut telah memperoleh dasar hukum yang kuat sehingga dapat dikelola secara lebih tertib, aman, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat maupun negara.

“Kita pemerintah daerah melalui BUMD diminta mengakomodir hasil sumur masyarakat. Oleh karena itu, percepatan cita-cita Pak Presiden harus kita wujudkan segera,” ujarnya.

Bobby juga menegaskan kesiapan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk mendukung penuh percepatan legalisasi dan pengelolaan sumur minyak masyarakat melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, BUMD, SKK Migas, serta seluruh pemangku kepentingan terkait.

“Kami dari Pemprov Sumut bersemangat untuk terus bersinergi. Kami dari Pemda tentu akan mendukung dan ingin menjadi bagian dari pencapaian tersebut. Oleh karena itu, apa pun hal dan persoalan di Sumut, mari kita sama-sama berkolaborasi mempercepat penyelesaian persoalan di lapangan,” tegas Bobby.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut Sebastian Julius mengapresiasi sinergi yang selama ini terjalin antara SKK Migas, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan pemerintah daerah dalam mendukung implementasi kebijakan pengelolaan sumur minyak masyarakat.

“Alhamdulillah kerja sama cukup baik, ini yang kami harapkan untuk dipertahankan dan ditingkatkan,” kata Sebastian. yg

Melalui dukungan penuh Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dan sinergi bersama SKK Migas, langkah yang diinisiasi Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH diharapkan mampu mempercepat legalisasi serta pengelolaan 607 sumur minyak masyarakat di Kabupaten Langkat. Selain menjadi sumber peningkatan PAD dan pembuka lapangan kerja baru, potensi tersebut juga diharapkan mampu menjadikan Langkat sebagai salah satu daerah yang berkontribusi nyata dalam mewujudkan swasembada energi nasional.

(Ros)
Diberdayakan oleh Blogger.