5 Februari 2026


 Medan | Indonesia Berkibar News - Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan sekaligus pemanfaatan lahan secara berkelanjutan, Personel Kompi 2 Batalyon C Sat Brimob Polda Sumatera Utara melaksanakan kegiatan perawatan Lahan Pekarangan Pangan Lestari (P2L), Kamis (05/02/2026).


Kegiatan yang berlangsung di lahan P2L Kompi 2 Batalyon C tersebut meliputi penggemburan tanah serta penyemaian berbagai bibit sayuran, antara lain kol, selada, dan kangkung. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan penuh semangat dan kebersamaan oleh personel, sebagai bagian dari komitmen satuan dalam mendukung ketahanan pangan dari lingkungan internal.


Komandan Kompi 2 Batalyon C, AKP Januar Fazhari, S.H., yang memimpin langsung kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan P2L bukan hanya sekadar aktivitas rutin, namun juga bentuk kepedulian Brimob terhadap ketersediaan pangan yang berkelanjutan.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari langkah sederhana, seperti merawat dan memanfaatkan lahan yang ada. Selain bermanfaat bagi satuan, kegiatan ini juga menjadi contoh positif bagi masyarakat,” ujar AKP Januar Fazhari.


Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan lahan P2L Kompi 2 Batalyon C telah disemai dengan berbagai bibit sayuran dan berada dalam kondisi bersih serta tanah yang gembur, sehingga siap untuk tahap perawatan selanjutnya hingga masa panen.


Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari kontribusi nyata Sat Brimob Polda Sumatera Utara dalam mendukung ketahanan pangan nasional, sekaligus memperkuat budaya kerja yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan di lingkungan satuan.(zul)

 


Labusel| Indonesia Berkibar News 
- Suasana Aula Lantai 2 SBBK Kota Pinang tampak berbeda dari biasanya. Riuh rendah dukungan penonton menyatu dengan dentuman sarung tinju yang bertemu sasaran. Di sana, Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) Labuhan Batu Selatan sukses mengukir sejarah baru dengan menggelar ajang "BAKU TUMBUK Part 1" Minggu(01/02/2026).


​Bukan sekadar ajang adu kekuatan, turnamen ini hadir sebagai jawaban konkret atas keresahan masyarakat terhadap maraknya kenakalan remaja dan aksi tawuran. Bekerja sama dengan PERTINA Labusel, ajang ini berhasil menarik perhatian 90 fighter muda dari lima kecamatan di Labuhan Batu Selatan, bahkan meluas hingga peserta dari Rokan Hulu, Riau. ​Mengubah "Baku Hantam" Menjadi "Baku Tumbuk" Berprestasi


​Ketua Panitia, Wahyu Ihsan Siregar, menekankan bahwa visi utama kegiatan ini adalah transformasi sosial. ​"Kami ingin mengalihkan energi besar para pemuda dari jalanan ke atas ring. Ini bukan sekadar adu jotos, tapi wadah untuk menjaring bibit atlet profesional," tegasnya.


​Dengan mengusung tema "Menumbuhkan Semangat Juara, Menjauhkan Narkoba, dan Mewujudkan Generasi Muda Labusel Berprestasi", kegiatan ini menjadi kampanye hidup sehat yang nyata. Alih-alih terjerumus dalam jeratan narkoba atau kekerasan jalanan, para pemuda diajak untuk mengejar kehormatan melalui sportivitas.


​Ketua PERTINA Labusel, Candra Mawansyah Siregar, memastikan bahwa semangat ini tidak akan padam dalam satu malam. Beliau memproyeksikan ajang "Baku Tumbuk" akan menjadi agenda rutin setiap enam bulan sekali. Langkah ini diambil demi menjaga konsistensi pembinaan atlet lokal agar siap bersaing di level nasional maupun internasional.

​Keberhasilan KBPP Polri dalam menginisiasi kegiatan ini merupakan bukti bahwa kolaborasi komunitas mampu menciptakan perubahan positif. Kini, harapan besar tertuju kepada Pemerintah Daerah dan para pemangku kepentingan untuk memberikan apresiasi serta dukungan berkelanjutan.


​Melalui ring tinju ini, Labuhan Batu Selatan sedang mengirimkan pesan kuat: bahwa generasi muda mereka siap bertarung, bukan untuk saling menjatuhkan di jalanan, melainkan untuk mengukir prestasi yang membanggakan daerah.(torong/surono)

  


Samosir | Indonesia Berkibar News - FGD  Dengan Perumda Tirtanadi, Pemkab Samosir Minta Peningkatan Kualitas dan Distribusi Air Bersih.

Pemerintah Kabupaten Samosir meminta peningkatan kualitas air serta kelancaran distribusi air bersih kepada masyarakat dalam Forum Group Discussion (FGD) Kerjasama Operasi (KSO) bersama Perumda Tirtanadi di Kantor Pusat Perumda Tirtanadi, Medan, Kamis(05/02/2026).

Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir, Marudut Tua Sitinjak, menyampaikan bahwa persoalan air bersih masih menjadi isu sensitif yang berulang setiap tahun, khususnya di Kabupaten Samosir. Dimana air bersih tersebut menurutnya menjadi kebutuhan dasar apalagi Samosir dipandang sebagai daerah pariwisata yang berkembang. 

“Meski berada di kawasan Danau Toba, pendistribusian air bersih masih belum mencukupi kebutuhan masyarakat. Ini menjadi perhatian serius Pemkab Samosir. Kami mohon agar kebutuhan ini dapat menjadi prioritas Tirtanadi melalui PDAM yang ada di Samosir ,” ujar Marudut

Dalam FGD tersebut, Pemkab Samosir juga menyoroti perlunya kejelasan laporan keuangan, sinkronisasi kerja sama operasional (KSO), serta peninjauan kembali aset yang telah diserahkan kepada Perumda Tirtanadi. Tercatat nilai aset sumber dana APBD dan Pemerintah atasan  yang diserahkan sejak 2012 hingga 2025 mencapai sekitar Rp.86 miliar dan masih dalam proses penilaian.  

Sementara itu, Asisten II Hotraja Sitanggang menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Samosir siap memperkuat kerjasama dengan Tirtanadi. Untuk itu, ia meminta agar format Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang baku dan seragam di setiap daerah sebagai dasar hukum yang jelas.  Dalam pelaksanaan kerjasama, Hotraja menekankan pentingnya rujukan pasal yang jelas terkait dominasi kewenangan guna menghindari tumpang tindih dan memastikan keberlanjutan kerjasama.

Direktur Utama Perumda Tirtanadi, Ardian Surbakti, menjelaskan bahwa FGD digelar untuk membahas pengelolaan dan status aset agar sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku.
“FGD ini diharapkan menjadi dasar kesepakatan dan aturan kerja sama antara Tirtanadi dengan seluruh PDAM Kabupaten/ kota, sehingga seluruh  aset dapat dimanfaatkan secara optimal,” kata Ardian.

Ia menambahkan, hasil diskusi akan menjadi acuan tindak lanjut ke depan, termasuk pembentukan satuan tugas (satgas) dalam KSO untuk mengawasi dan mengamankan aset.

Sementara itu, Divisi Aset Perumda Tirtanadi menyampaikan bahwa kerja sama operasional dengan Kabupaten Samosir telah diperpanjang selama lima tahun, terhitung sejak 2024 hingga 2029. KSO di Kabupaten Samosir sendiri telah berjalan sejak 2014. Terkait kualitas air, Perumda Tirtanadi mengakui adanya kendala akibat kondisi air Danau Toba yang keruh serta masih digunakannya instalasi pengolahan air konvensional di beberapa titik. Untuk itu, diperlukan koordinasi pendanaan pembangunan mini water treatment yang lebih memadai guna meningkatkan kualitas pelayanan.

Dalam kesempatan yang sama, BPKP Sumatera Utara menekankan bahwa air minum merupakan kebutuhan dasar masyarakat, sehingga pengelolaannya harus didukung transparansi dan akuntabilitas keuangan. Menurutnya, seluruh aset harus tercantum dalam perjanjian kerjasama operasi (KSO).
“Keterbukaan pembukuan penting agar dapat terlihat secara jelas kondisi laba maupun rugi, serta mencegah permasalahan di kemudian hari,” kata Tumpak 

FGD tersebut diharapkan mampu memperkuat kerja sama antara Pemkab Samosir dan Perumda Tirtanadi dalam meningkatkan layanan air bersih yang berkelanjutan bagi masyarakat.


FGD turut  dihadiri para direktur Perum Tirtanadi, beberapa Kepala Cabang PDAM Kabupaten/ kota, Plt. Kadis Perumahan Rakyat, kawasan permukiman dan tata ruang Golfried Harianja , Kabid Aset Ondhy P. Limbong. (P Simbolon/torong)

  


Batang Toru| Indonesia Berkibar News  -  Personel Batalyon C Satuan Brimob Polda Sumatera Utara terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pemulihan wilayah pascabencana di Kabupaten Tapanuli Selatan. Brimob melaksanakan serangkaian kegiatan patroli, pembenahan posko, serta dukungan logistik di sejumlah titik strategis di Kecamatan Batang Toru, Kamis (05/02/2026).


Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Danki-1 Penugasan AKP Antanius Tarigan, S.H., M.H. tersebut berlangsung di Posko Brimob Hapesong Lama Desa Simatuhir, lokasi pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Desa Napa, Desa Garoga, serta Desa Aek Ngadol. Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses pembangunan hunian pascabencana berjalan aman, tertib, dan memberi rasa nyaman bagi masyarakat.


Selain patroli pengamanan di area pembangunan hunian sementara dan hunian tetap, personel Brimob juga melaksanakan dapur lapangan, membenahi kamar mandi Posko Utama Garoga, serta melakukan perbaikan Posko 1 Aek Ngadol. Pembenahan fasilitas tersebut menjadi bagian penting dalam menunjang pelayanan kemanusiaan dan operasional personel di lapangan.


Hasil kegiatan menunjukkan progres signifikan. Pembenahan kamar mandi Posko Utama Garoga dan Posko 1 Aek Ngadol telah mencapai sekitar 90 persen dan dapat segera dimanfaatkan. Sementara itu, patroli pengamanan pembangunan hunian sementara di Hapesong Lama mencakup 29 kopel atau 145 pintu, dengan progres pembangunan yang bervariasi dan sebagian telah rampung sepenuhnya. Di Desa Napa, pembangunan Huntap yang direncanakan mencapai 200 pintu kini telah memasuki tahap pengecoran pondasi.


AKP Antanius Tarigan menyampaikan bahwa kehadiran Brimob di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik dan berkelanjutan.


“Kami berupaya memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman selama proses pembangunan hunian pascabencana. Kehadiran Brimob adalah bentuk tanggung jawab kemanusiaan dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.(zul/ahmad/marwan)


Langkat| Indonesia Berkibar News
-  Personel Polres Langkat melaksanakan kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) sebagai upaya meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta integritas dalam pelaksanaan tugas kepolisian, Kamis (05 /02/2026).


Kegiatan Binrohtal dilaksanakan sesuai dengan keyakinan masing-masing personel. Untuk personel beragama Islam, kegiatan dilaksanakan di Masjid Darussalam Polres Langkat, sementara personel beragama Kristen mengikuti Binrohtal di Gedung Aula Jasmin Polres Langkat.


Dalam pelaksanaan Binrohtal Islam, ceramah disampaikan oleh Ustad Amru, S.Ag, dengan mengangkat tema “Hikmah Bulan Ramadhan”. Dalam tausiyahnya, Ustad Amru menyampaikan bahwa bulan suci Ramadhan merupakan momentum untuk meningkatkan keimanan, kesabaran, keikhlasan, serta pengendalian diri, yang sangat relevan bagi personel Polri dalam menjalankan tugas secara profesional dan humanis.


Sementara itu, Binrohtal Kristen diisi oleh Pdt. Budi Kasenda, S.T, yang menyampaikan firman Tuhan berdasarkan ayat Injil 1 Petrus 3:9-10, yang mengajarkan agar tidak membalas kejahatan dengan kejahatan ataupun caci maki dengan caci maki, melainkan senantiasa memberkati, menjaga perkataan, dan menjauhi ucapan-ucapan yang menipu sebagai wujud iman dalam kehidupan sehari-hari.


Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo S.H, S.I.K, M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan Binrohtal merupakan bagian penting dari pembinaan karakter dan mental spiritual personel Polri.


“Melalui kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental ini, kami berharap seluruh personel Polres Langkat semakin memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, terlebih di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini. Kegiatan serupa juga secara rutin dan serentak dilaksanakan oleh Polsek jajaran sebagai bentuk pembinaan berkelanjutan terhadap seluruh personel,” ungkap Kapolres Langkat.


Kegiatan Binrohtal ini merupakan wujud komitmen Polres Langkat dalam membentuk sumber daya manusia Polri yang beriman, berakhlak mulia, dan berintegritas tinggi guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(sfn)

4 Februari 2026

  


Samosir | Indonesia Berkibar News - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Denri Sihaloho, yang wafat pada 1 Februari 2026 di usia 43 tahun dan dikebumikan, Rabu(04/02/2026).


Kepergian Denri Sihaloho tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga dirasakan oleh seluruh jajaran Pemkab Samosir, khususnya keluarga besar Dinas Kominfo. 


Almarhum meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak.Ucapan belasungkawa secara langsung disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekdakab), Marudut Tua Sitinjak, bersama jajaran Pemkab mulai dari tingkat desa hingga kecamatan saat melayat ke rumah duka di Desa Simanindo. 


Sekda Marudut menyampaikan almarhum dikenal sebagai sosok yang memiliki tanggung jawab, dedikasi, serta loyalitas tinggi selama bertugas sebagai aparatur sipil negara.


“Pemkab Samosir sangat berduka atas kepergian almarhum. Selama bertugas, beliau menunjukkan dedikasi dan menjadi panutan. Atas nama Pemkab Samosir, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya,” tutur Marudut.


Selama bertugas di berbagai instansi, Denri Sihaloho dikenal sebagai pribadi yang ramah, rendah hati, dan dekat dengan rekan kerja maupun bawahan. 


Selain menjabat Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Samosir, almarhum juga pernah mengemban amanah sebagai Penjabat Kepala Desa Simanindo Sangkal.


Kepala Dinas Kominfo, Immanuel Sitanggang, mengenang kebersamaan terakhir dengan almarhum. Ia menyebutkan, sebagai bentuk penghormatan, seluruh pegawai Diskominfo mengenakan pakaian Korpri dan turut mengangkat serta mengantarkan jenazah hingga ke tempat peristirahatan terakhir.


“Kami keluarga besar Diskominfo turut berdukacita. Selamat jalan rekan kerja kami, damailah di surga. Kami yakin keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” ungkapnya


Sejumlah wartawan yang bertugas di Samosir juga menyampaikan belasungkawa. Effendi Naibaho, mewakili rekan-rekan jurnalis, mengaku merasa kehilangan sosok almarhum yang selama ini banyak membantu kerja media.


“Almarhum memang pendiam, namun kinerjanya sangat baik. Terima kasih atas kerja sama selama ini. Kami berharap keluarga tabah,” ucapnya.


Selamat jalan, Denri Sihaloho. Pengabdian, kebaikan, dan keteladananmu akan selalu dikenang. Damailah bersama Bapa di surga. (P Simbolon)


Labusel| Indonesia Berkibar News -
Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sungai Kanan yang digelar di Aula Kantor Camat Sungai Kanan, Rabu (04/02/2026).


Musrenbang ini menjadi ruang musyawarah bersama untuk menyatukan gagasan, harapan, dan kebutuhan masyarakat dari tingkat desa dan kelurahan, sekaligus merumuskan prioritas pembangunan kecamatan sebagai dasar penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Labuhanbatu Selatan Tahun 2027.


Dalam sambutannya, Bupati Fery Sahputra menegaskan bahwa pembangunan yang baik harus dimulai dari mendengar dan memahami suara masyarakat.


“Perencanaan pembangunan tidak boleh lahir dari meja rapat semata. Ia harus berangkat dari desa, dari kebutuhan nyata masyarakat, dari apa yang benar-benar dirasakan di lapangan,” ujar Bupati.


Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah hadir dan berpartisipasi aktif dalam forum Musrenbang, mulai dari perwakilan kelompok masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga para aparatur desa dan kelurahan.


Menurut Bupati, partisipasi masyarakat bukan sekadar pelengkap prosedur, melainkan fondasi utama dalam membangun daerah yang berkeadilan dan berkelanjutan.


“Musrenbang adalah wujud komitmen kita bersama. Di sinilah kepedulian itu diuji, apakah kita sungguh-sungguh ingin membangun daerah ini dengan hati dan tanggung jawab,” katanya.


Lebih lanjut, Bupati Fery Sahputra mengingatkan bahwa arah pembangunan daerah harus sejalan dengan kebijakan nasional sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dengan visi Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045.


Namun demikian, ia menekankan bahwa keselarasan dengan kebijakan nasional tidak boleh menghilangkan jati diri dan kebutuhan lokal.


“Indonesia Emas 2045 tidak akan terwujud tanpa desa yang kuat. Karena itu, setiap usulan yang kita susun hari ini harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat di daerah,” tegasnya.


Bupati juga menekankan pentingnya Musrenbang sebagai forum resmi yang partisipatif, transparan, dan akuntabel sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017. Ia mengajak seluruh peserta untuk tidak menjadikan Musrenbang sekadar rutinitas tahunan, tetapi sebagai momentum menentukan arah masa depan daerah.


Selain itu, Bupati mengingatkan bahwa perencanaan pembangunan Tahun 2027 telah berbasis Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI), sehingga proses perencanaan harus dibangun dari bawah ke atas (bottom-up planning).


“Keputusan yang baik lahir dari proses yang melibatkan banyak pihak sejak awal. Dengan begitu, pembangunan yang kita rancang akan lebih adil, akomodatif, dan berkelanjutan,” ujarnya.


Usai membuka Musrenbang secara resmi, Bupati Fery Sahputra mendengarkan langsung paparan usulan prioritas pembangunan dari Delapan desa dan satu kelurahan di Kecamatan Sungai Kanan. Seluruh usulan tersebut dicatat secara langsung oleh Bupati untuk menjadi bahan pembahasan lanjutan pada Musrenbang Kabupaten Labuhanbatu Selatan.



Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu Selatan M. Reza Pahlevi Nasution, Anggota DPRD Labusel Edy Parapat dan Anggi, Asisten Perekonomian Ralikul Rahman, para pimpinan OPD, para Penjabat Kepala Desa beserta perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta undangan lainnya.(surono )

Diberdayakan oleh Blogger.