26 April 2026



Medan | Indonesia Berkibar News-
Upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat terus diperkuat jajaran kepolisian di Sumatera Utara. Personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumut menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) melalui patroli skala besar di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan, Sabtu malam hingga Minggu dini hari (26/04/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 22.00 WIB tersebut melibatkan 22 personel Brimob yang dipimpin oleh Danton II Kompi 3 Batalyon A Sat Brimob Polda Sumut, IPDA Agus Gunawan. Patroli ini dilaksanakan sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjamin keamanan masyarakat, khususnya pada malam hingga dini hari yang dinilai rawan terhadap potensi gangguan kamtibmas.


Dalam pelaksanaannya, personel bergerak menyisir sejumlah titik strategis dan rawan di kawasan Medan Belawan. Rute patroli meliputi Jalan Utama Medan Belawan, kawasan Kampung Kolam, Jalan Bandeng Pajak Baru, Jalan Selebes, pintu keluar Tol Labuhan Belawan, hingga Jalan Yong Panah Hijau di Kelurahan Labuhan Deli. Patroli kemudian dilanjutkan ke Jalan Yos Sudarso Simpang Tanjung Mulia sebelum ditutup dengan apel konsolidasi pada pukul 02.50 WIB.


Selain patroli mobile, personel juga melakukan peninjauan pos keamanan lingkungan (poskamling) sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah secara mandiri.


Kegiatan patroli skala besar ini dilaksanakan di bawah koordinasi Kabag Ops Polres Pelabuhan Belawan, KOMPOL Jan Piter Napitupulu. Dukungan sarana dan prasarana turut dikerahkan secara optimal, mulai dari kendaraan operasional hingga perlengkapan taktis guna menunjang efektivitas pelaksanaan tugas di lapangan.


Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan situasi wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan dalam keadaan aman dan kondusif. Seluruh rangkaian patroli berjalan tertib dan sesuai dengan arahan pimpinan, tanpa ditemukan gangguan menonjol.


Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menegaskan bahwa kegiatan patroli skala besar ini merupakan langkah konkret Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.


“Kegiatan KRYD melalui patroli skala besar ini adalah bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu mencegah potensi gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas,” ujarnya.


Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing serta segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.


“Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat. Dengan sinergi yang baik, situasi kamtibmas yang kondusif dapat terus terjaga,” tambahnya.


Usai pelaksanaan patroli, seluruh personel tetap disiagakan untuk melakukan monitoring situasi sebagai langkah antisipatif terhadap dinamika keamanan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.(zul)

25 April 2026

  


Belawan| Indonesia Berkibar News -
 Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi, SIK., MH., CPHR., melaksanakan kegiatan silaturahmi dengan tokoh agama Ustad Tengku Zakaria Yusuf bersama pengurus Kolaborasi Belawan Berkah (KBB) pada Kamis (23/04/2026), bertempat di Jalan Gulama Pajak Baru, Kecamatan Medan Belawan.


Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi oleh Wakapolres Kompol Dedy Dharma, Kasat Intelkam AKP Teguh Raya Putra, Kasat Binmas AKP Khairi Amri serta Kasi Humas Kompol Edy Suranta.


Dalam suasana penuh keakraban, Kapolres menyampaikan komitmen Polres Pelabuhan Belawan dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


“Polres Pelabuhan Belawan akan tetap melaksanakan komitmen kami sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan terus melaksanakan patroli serta penegakan hukum terhadap setiap tindak kriminal yang terjadi,” ujar AKBP Rosef Efendi.


Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari tokoh agama dan masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif.


“Kami berharap adanya dukungan dari para tokoh di Belawan serta seluruh masyarakat, sehingga upaya yang kami lakukan dalam menjaga kamtibmas dapat berjalan maksimal,” tambahnya.


Sementara itu, Ustad Tengku Zakaria Yusuf menyampaikan dukungan penuh dari organisasi Kolaborasi Belawan Berkah (KBB) terhadap Polres Pelabuhan Belawan.


“Kami dari KBB memberikan dukungan kepada Polres Pelabuhan Belawan serta mengapresiasi atas pengungkapan kasus-kasus kejahatan yang meresahkan masyarakat, khususnya di Kecamatan Belawan,” ungkapnya.


Ia juga berharap agar sinergi antara kepolisian dan seluruh stakeholder terus terjalin dengan baik.


“Kami berharap Polres Pelabuhan Belawan tetap bersinergi dengan seluruh stakeholder dalam menciptakan keamanan di wilayah Belawan,” lanjutnya.


Sebagai tokoh agama dan bagian dari organisasi KBB, pihaknya menyatakan komitmen untuk terus mendukung kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


“Kami akan terus memberikan dukungan kepada Polres Pelabuhan Belawan dalam menjaga dan memelihara kamtibmas di wilayah ini,” tutupnya.


Kegiatan ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara kepolisian dan tokoh agama serta memperkuat kolaborasi dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Belawan.(zul)

  



Belawan | Indonesia Berkibar News 
- Polres Pelabuhan Belawan memaparkan capaian kinerja pengungkapan kasus secara komprehensif melalui konferensi pers yang digelar di Aula Mapolres, Sabtu (25/04/2026). 


Kegiatan ini menjadi bentuk transparansi sekaligus penguatan informasi publik atas keberhasilan penegakan hukum di wilayah tersebut.


Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi, S.I.K., M.H., CPHR., memimpin langsung konferensi pers didampingi Wakapolres, para pejabat utama, serta jajaran Polsek. Kegiatan ini juga dihadiri tokoh masyarakat dan 53 insan pers dari berbagai media.


Dalam pemaparannya, Kapolres mengungkapkan bahwa sepanjang periode 1 Januari hingga April 2026, Polres Pelabuhan Belawan berhasil mengungkap total 320 kasus tindak pidana. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari dua kategori besar, yakni 109 kasus narkotika dan 211 kasus kejahatan umum.


“Ini adalah hasil kerja keras seluruh jajaran. Kami menyampaikan secara terbuka kepada publik agar masyarakat mengetahui bahwa Polri hadir dan bekerja nyata dalam menjaga keamanan,” ujar AKBP Rosef Efendi.


Untuk kasus narkotika, sebanyak 109 perkara berhasil diungkap dengan total 116 tersangka. Dari jumlah tersebut, 79 orang merupakan pengedar dan 37 lainnya pengguna. Barang bukti yang diamankan mencapai 19.221,11 gram sabu, 1,56 gram ganja, serta 5 butir pil ekstasi.


Kapolres menegaskan bahwa tingginya pengungkapan kasus narkoba menunjukkan keseriusan aparat dalam memerangi peredaran narkotika yang dinilai masih menjadi ancaman serius di wilayah Belawan.


Sementara itu, dari sisi kejahatan umum, sebanyak 211 kasus berhasil ditangani oleh Sat Reskrim bersama jajaran Polsek. Rinciannya meliputi 77 kasus pencurian dengan pemberatan (curat), 16 kasus pencurian dengan kekerasan (curas), serta 18 kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).


Selain itu, terdapat pula 1 kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO), 4 kasus kepemilikan senjata tajam, serta 2 kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Adapun 93 kasus lainnya merupakan berbagai bentuk tindak pidana konvensional yang turut ditangani dalam periode tersebut.


Kapolres menyebutkan bahwa dominasi kejahatan jalanan seperti curas dan curanmor menjadi perhatian utama pihaknya. Oleh karena itu, langkah-langkah preventif dan represif terus ditingkatkan, termasuk patroli rutin dan operasi penindakan di titik rawan.


“Yang paling menonjol adalah kejahatan jalanan. Ini menjadi fokus kami untuk ditekan melalui patroli intensif, penegakan hukum tegas, dan kerja sama dengan masyarakat,” tegasnya.


Ia juga menambahkan bahwa tingginya angka kejahatan dalam kurun waktu tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar dalam merumuskan strategi pengamanan ke depan, termasuk penguatan sistem keamanan lingkungan.


“Kami terus mendorong partisipasi masyarakat, termasuk mengaktifkan kembali pos kamling. Keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab bersama,” ujarnya.


Kapolres menekankan bahwa keberhasilan pengungkapan 320 kasus ini tidak terlepas dari sinergi antara kepolisian, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.


“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat, memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan. Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan,” tutup AKBP Rosef Efendi.(zul)

 


Simalungun | Indonesia Berkibar News
 - Aksi cepat dan terukur ditunjukkan oleh jajaran Kepolisian Resor Simalungun, Polda Sumatera Utara, dalam mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang mengguncang ketenangan warga di Kelurahan Perdagangan III, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun. Hanya dalam hitungan hari sejak laporan masuk, tiga orang tersangka berhasil diamankan dalam satu malam oleh personil Unit Reskrim Polsek Bandar Huluan.


Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi pada Sabtu( 25/04/ 2026), sekira pukul 12.18 WIB, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat. "Ini adalah bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami bergerak cepat karena kepercayaan masyarakat adalah prioritas utama kami," ujar AKP Verry Purba.


Peristiwa pencurian ini bermula pada Jumat, 17 April 2026, sekira pukul 15.40 WIB, ketika korban berinisial H (51 tahun), seorang karyawan BUMN beralamat di Jalan Selamat Ujung No. 184, Kelurahan Siti Rejo III, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, meninggalkan rumahnya di Jalan Rajamin Purba, Kelurahan Perdagangan III, Kecamatan Bandar, untuk menjemput sang istri, saksi Norafarida Waty Gultom, ke Medan.


Pada Senin, 20 April 2026, pukul 18.40 WIB, korban bersama istrinya kembali ke rumah. Betapa terkejutnya korban ketika mendapati kondisi kamar di lantai dua sudah berantakan, pintu belakang kamar dalam keadaan terbuka, dan kuncinya telah rusak. Diduga kuat, pelaku masuk dengan cara memanjat pagar lalu merusak pintu belakang lantai dua untuk mengambil barang-barang berharga milik korban.


Kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai Rp 14.590.000,- (empat belas juta lima ratus sembilan puluh ribu rupiah), meliputi satu unit TV LED, satu unit AC Changhong 1 PK, satu unit speaker aktif dan mikrofon Baretone, satu unit kamera CCTV, setrika, proyektor mini, hingga pakaian anak-anak dalam koper. Korban segera membuat laporan ke Polsek Bandar Huluan pada Selasa, 21 April 2026, pukul 14.05 WIB.


Kapolsek Bandar Huluan, IPTU Patar Banjarnahor, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa setelah laporan diterima, personil Unit Reskrim langsung bergerak melakukan penyelidikan intensif. "Kami tidak memberi ruang bagi pelaku kejahatan untuk berlama-lama bebas. Setelah menerima laporan, tim langsung turun ke TKP dan mengumpulkan keterangan saksi untuk mengidentifikasi para pelaku," ucap IPTU Patar.


Hasilnya, pada Kamis dini hari, 23 April 2026, dalam rentang waktu hanya tiga jam, tiga tersangka berhasil diringkus. Pertama, sekira pukul 01.00 WIB, tersangka Dandi Saragih (27 tahun) diamankan di depan rumahnya. Satu jam kemudian, pukul 02.00 WIB, giliran Gurdip (35 tahun) yang dibekuk di lokasi yang sama. Lalu pada pukul 04.00 WIB, Natal Sianipar (39 tahun) turut diamankan di depan kediamannya di Jalan Karet Lumban Beringin, Kelurahan Perdagangan III.


Sejumlah barang bukti berhasil disita, di antaranya TV LED Polytron 32 inci, AC Changhong, speaker Baretone, dua mikrofon merk Advance, proyektor mini, satu unit sepeda motor Honda Supra X 125 tanpa plat nomor dengan nomor rangka MH10B811YAK586047, serta peralatan kejahatan berupa linggis dan tang.


"Motif para pelaku adalah ekonomi, dengan modus mengambil barang saat rumah ditinggal pemiliknya. Seluruh tersangka kini telah diamankan dan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku," ungkap IPTU Patar Banjarnahor.


AKP Verry Purba menambahkan, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa Polres Simalungun terus berinovasi dan meningkatkan respons dalam menangani setiap laporan masyarakat. "Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap tindak kejahatan. Polri ada dan siap melindungi," tegasnya.


Kasus ini ditangani berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/149/IV/2026/SPKT/Polsek Bandar Huluan/Polres Simalungun/Polda Sumatera Utara, tertanggal 21 April 2026.(zul)

 


Belawan | Indonesia Berkibar News 
- Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Pelabuhan Belawan berhasil mengungkap kasus tindak pidana perusakan dan pencurian sepeda motor dengan menangkap seorang tersangka pada Kamis (24/04/2026).


Tersangka yang diamankan berinisial IA alias Panjol (35), warga Kelurahan Belawan Bahari.


Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi, SIK., MH., CPHR., melalui Kasat Reskrim AKP Agus Purnomo, SH., MH., menjelaskan bahwa tersangka terlibat dalam dua aksi kejahatan yang berbeda.


“Tersangka IA alias Panjol ditangkap terkait dua kasus, yakni perusakan rumah yang terjadi pada Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 03.30 WIB di Jalan Pulau Ambon, serta pencurian sepeda motor yang terjadi pada Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 04.00 WIB di Jalan Pulau Nias, Kelurahan Belawan Bahari,” ujar AKP Agus Purnomo.


Ia menambahkan, penangkapan dilakukan setelah pihak kepolisian mendapatkan informasi terkait keberadaan tersangka.


“Setelah memperoleh informasi bahwa tersangka berada di Kampung Kurnia, Belawan Bahari, petugas langsung melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan yang bersangkutan,” jelasnya.


Saat dilakukan pengembangan untuk menangkap pelaku lainnya, tersangka melakukan perlawanan yang membahayakan petugas dan masyarakat sekitar.


“Pada saat pengembangan, tersangka melakukan perlawanan dan tindakan yang membahayakan, sehingga petugas mengambil tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur,” tegasnya.


Setelah diamankan, tersangka sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan sebelum akhirnya dibawa ke Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.


“Tersangka merupakan residivis atas kejahatan serupa dan saat ini tersangka telah berada di Sat Reskrim dan sedang menjalani proses hukum. Kami juga terus melakukan pengembangan untuk menangkap pelaku lain serta mendalami kemungkinan keterlibatan tersangka dalam aksi kejahatan lainnya,” tambah AKP Agus Purnomo.


Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus memberantas tindak kejahatan demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.(zul)

24 April 2026

 


Pangkalan Susu|Indonesia Berkibar News  - Dalam rangka memperingati Hari Bumi Tahun 2026, PT PLN Indonesia Power kembali menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan menyelenggarakan kegiatan Penanaman Pohon yang dilaksanakan pada Kamis( 24/04/ 2026). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran manajemen, perwakilan PLN Indonesia Power Services (PLN IPS), BAG, serta seluruh pegawai sebagai wujud kolaborasi dan partisipasi aktif insan perusahaan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.


Rangkaian kegiatan diawali dengan senam pagi bersama yang berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Aktivitas ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebugaran dan kesehatan pegawai, tetapi juga mempererat sinergi serta semangat kebersamaan di lingkungan kerja. Usai senam, seluruh peserta melanjutkan kegiatan dengan berjalan kaki menuju lokasi penanaman pohon, yang dimaknai sebagai simbol langkah nyata menuju kepedulian dan tanggung jawab bersama terhadap kelestarian alam.


Acara kemudian dilanjutkan dengan pembukaan resmi oleh Senior Manager, dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta sebagai dokumentasi dan pengingat komitmen bersama terhadap cinta lingkungan. Puncak kegiatan ditandai dengan penanaman bibit pohon secara simbolis oleh jajaran manajemen, yang kemudian diikuti oleh seluruh pegawai.


Dalam kegiatan ini, PLN Indonesia Power menanam sebanyak 300 bibit pohon, yang terdiri dari 150 bibit pohon Ketapang Kencana dan 150 bibit pohon Cemara Laut. Pemilihan jenis tanaman ini didasarkan pada manfaat ekologisnya, baik sebagai peneduh, penyerap karbon, maupun penunjang keindahan dan keseimbangan lingkungan sekitar. Upaya penghijauan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi kualitas lingkungan dan masyarakat sekitar.


Dalam sambutannya, Senior Manager menekankan bahwa menanam pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan hidup. Beliau juga menyampaikan bahwa kepedulian terhadap alam harus menjadi bagian dari budaya kerja seluruh pegawai, sejalan dengan nilai-nilai perusahaan dan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang terus diimplementasikan oleh PLN Indonesia Power. Lebih lanjut, disampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon secara konsisten dilaksanakan empat kali dalam satu tahun, bertepatan dengan momentum-momentum penting lingkungan, yaitu Hari Bumi, Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Hari Menanam Pohon Indonesia dan Hari Gerakan 1000 Pohon.


“Menanam pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan hidup. Setelah menanam ini juga kita juga dapat saling menjaga tanaman atau pohon tersebut agar ketika nanti kita tidak di unit ini lagi pohon tersebut menjadi peninggalan kenangan kita yang masih terjaga kelestariannya dan tumbuh dengan baik. Penanaman pohon ini juga tidak hanya dilakukan di moment Hari Bumi tapi juga di hari peringatan lainnya setiap tahun,” ucap I Nyoman Buda. Melalui pelaksanaan berkelanjutan ini, perusahaan berharap seluruh insan PLN Indonesia Power semakin memiliki kesadaran dan rasa tanggung jawab untuk turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.


Dengan terselenggaranya kegiatan penanaman pohon dalam rangka Hari Bumi 2026 ini, PLN Indonesia Power menegaskan komitmennya sebagai perusahaan yang peduli terhadap lingkungan, sekaligus mendorong partisipasi aktif seluruh pegawai dalam menjaga bumi agar tetap hijau, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.(ERI)



Pangkalan Susu |  lndonesia Nerkibar News
- Line pipa di dasar laut milik perusahaan minyak dan gas (Migas) Pertamina Eksplorasi Produksi (EP) Pangkalan Susu Field di kawasan perairan Kelurahan Bukit Jengkol, Kec. Pangkalan Susu mengalami kebocoran.


Menurut informasi yang diperoleh Indonesia Berkibar News dari salah seorang anak buah kapal (ABK), kebocoran ini sudah berlangsung kurang lebih delapan bulan lamanya, namun terkesan dibiarkan oleh  Pertamina.


Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, permukaan air laut di sumber titik kebocoran pipa tampak bergelembung diduga akibat tekanan gas. Para nelayan khawatir melintas di seputar titik kebocoran.


Jalur pipa milik PT Pertamina EP Pangkalan Susu ini untuk menyalurkan gas dari lokasi Pulau Panjang (PPJ) ke Main Getring Station (MGS) melalui jalur bawah laut.


Salah seorang warga lokal yang bekerja sebagai nelayan tradisional mengatakan kebocoran line pipa di dasar laut dari PPJ ke MGD telah berlangsung cukup lama, yakni hampir setahun.


"Awalnya tekanan gas kecil keluarnya, tapi lama-kelaman semburan gasnya tambah besar," ujar warga menduga kebocoran ini disebabkan kondisi pipa yang korosif atau sudah berkarat.


Lokasi jalur pipa relatif dekat dengan jety kapal yang bongkar muat elpiji di Pertamina Gasdom. Warga khawatir, jika terjadi insiden kebakaran akibat yang ditimbulkannya akan sangat fatal. 


Humas Pertamina, Wahyu, dikomfirmasi kru Indonesia  Berkibar News, Jumat (24/04/2026), mengatakan, pihaknya langsung terjun ke lokasi begitu mendapat informasi tentang kebocoran ini. 


Wahyu mengatakan, pihak Pertamina turun ke lapangan untuk mematikan line gas PPJ ke MGS. Kemudian, karena waktu sudah sore, upaya mematikan line pipa dilanjutkan pada keesokan harinya.


"Penanganan tidak boleh setengah-setengah karena menyangkut keselamatan masyarakat,” ujar Wahyu seraya menyampaikan terima kasih atas atensi media yang memberikan informasi tentang peristiwa kebocoran ini.(ERI)

Diberdayakan oleh Blogger.