21 Juli 2026

 



Langkat| Indonesia Berkibar News
- Komitmen Polres Langkat dalam memberantas penyalahgunaan narkoba terus diwujudkan melalui langkah cepat menindaklanjuti setiap informasi dari masyarakat. Kali ini, Tim Gabungan Satres Narkoba Polres Langkat dengan Polsek Tanjung Pura bergerak menindaklanjuti laporan warga terkait adanya lokasi yang diduga kerap digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkoba di Desa Bubun, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat. Senin malam (20/07/2026).


Dipimpin oleh Kapolsek Tanjung Pura Iptu Mimpin Ginting, S.H., M.H, tim gabungan langsung melakukan penyisiran di lokasi yang diinformasikan masyarakat. Pada titik pertama, petugas menemukan sebuah gubuk beserta kursi, meja, dan kepingan kayu yang diduga digunakan sebagai perlengkapan aktivitas penyalahgunaan narkoba. Seluruh fasilitas tersebut kemudian dimusnahkan di lokasi.


Tidak berhenti sampai di situ, petugas kembali menyusuri area sekitar hingga menemukan satu titik lain yang masih berada di Desa Bubun. Di dalam areal perkebunan kelapa sawit, tim menemukan sejumlah klip plastik kosong serta pipet yang telah dimodifikasi menjadi sekop, yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkotika. Gubuk yang diduga digunakan sebagai tempat berkumpul dan penyalahgunaan narkoba itu juga langsung dibongkar dan dimusnahkan.


Proses pemusnahan dilakukan secara terbuka dan disaksikan langsung oleh perangkat desa serta sejumlah warga setempat. Langkah tersebut merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas kepolisian, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dalam memerangi peredaran serta penyalahgunaan narkoba.


Dengan melibatkan masyarakat sebagai saksi, Polres Langkat ingin memastikan bahwa setiap tindakan penertiban dilakukan secara terbuka, dapat dipertanggungjawabkan, serta menjadi bukti nyata bahwa pemberantasan narkoba membutuhkan kolaborasi semua pihak.


Kapolres Langkat AKBP Hannry PH. Tambunan, S.E., S.I.K., melalui PS. Kasi Humas Polres Langkat IPTU M.R. Siregar, menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti secara serius sebagai bentuk komitmen Polres Langkat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.


"Kami mengapresiasi keberanian masyarakat yang telah memberikan informasi. Ini menunjukkan bahwa pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri oleh kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Setiap informasi yang diterima akan kami tindak lanjuti secara profesional, dan kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku maupun lokasi yang dijadikan tempat penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Langkat," tegas IPTU M.R. Siregar.


Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan masing-masing. Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi kunci penting dalam memutus mata rantai peredaran narkoba sejak dari tingkat desa.


Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program POLISI LANGKAT GARUDA KSATRIA, yang diinisiasi Kapolres Langkat dengan semangat Gagah Berani untuk Dicintai Masyarakat, serta berlandaskan nilai Kuat, Sadar Aturan, Taat, Responsibility, Inovatif, dan Aman dalam setiap pelaksanaan tugas.


Melalui semangat "Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai," Polres Langkat menegaskan bahwa perang melawan narkoba akan terus dilakukan secara konsisten. Sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi fondasi utama untuk mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari ancaman narkotika demi masa depan generasi penerus bangsa.(sfn)

 


Tebingtinggi| Indonesia Berkibar News
- Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik, resmi membuka Sosialisasi Desa Binaan Imigrasi sebagai langkah konkret memperketat pengawasan dan mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) serta Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM), di Aula Hotel Malibou, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tebing Tinggi, Selasa (21/07/2026).


Acara yang diinisiasi oleh Kantor Imigrasi Kelas II TPI Pematangsiantar ini diikuti para Lurah se-Kota Tebing Tinggi dan sejumlah Kepala Desa dari Kabupaten Serdang Bedagai, serta dihadiri Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Pematangsiantar Benyamin Kali Patempal Harahap, Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Erwan Budiawan, perwakilan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Kota Tebing Tinggi Zahidin.


Dalam arahannya, Sekda Erwin Suheri Damanik menegaskan bahwa perkembangan global yang semakin terbuka menuntut pemerintah daerah untuk memperkuat sistem pengawasan dan mitigasi di tingkat kelurahan maupun desa. Menurutnya, peran lurah dan kepala desa dinilai sangat strategis dalam mengenali kondisi masyarakat, memetakan potensi wilayah, serta mendeteksi sejak dini berbagai indikasi yang dapat mengarah pada praktik perdagangan orang maupun penyelundupan manusia.


"Kelurahan merupakan garda terdepan dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Karena itu, lurah harus aktif melakukan pemetaan wilayah, memperkuat koordinasi dengan perangkat lingkungan, serta menjadi agen edukasi bagi masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran kerja ke luar negeri melalui jalur yang tidak resmi," ujar Sekda.


Sekda mengapresiasi terobosan pembentukan Desa Binaan Imigrasi ini. Ia juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Dinas Ketenagakerjaan, Disdukcapil, Dinas PPPA, aparat penegak hukum, hingga perangkat kelurahan guna menindaklanjuti amanat Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO.


"Semoga seluruh peserta dapat menjadi agen edukasi di wilayah masing-masing sehingga masyarakat semakin memahami bahaya perdagangan orang dan pentingnya prosedur migrasi yang aman serta legal," tambahnya.


Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Kasi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kanim Kelas II TPI Pematangsiantar, Erwan Budiawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pemerintah desa dan kelurahan mengenai bahaya serta modus operandi TPPO dan TPPM.


"Juga mengoptimalkan peran Desa Binaan Imigrasi sebagai pusat edukasi masyarakat, serta mendukung pengawasan keimigrasian melalui deteksi dini terhadap keberangkatan pekerja migran secara nonprosedural," jelas Erwan.(torong)



Samosir | Indonesia Berkibar News
- Kolaborasi yang baik dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,Pemerintah Kabupaten Samosir menyalurkan bantuan 5 ton bibit kentang kepada petani sebagai upaya meningkatkan produksi pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Selain itu, upaya ini untuk memperkuat ketahanan pangan guna mewujudkan Asta Cita Presiden RI.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Ketua DPRD diwakili Parluhutan Samosir, sekaligus melakukan penanaman perdana bersama masyarakat di lahan milik Kelompok Tani Hariara Makmur, Desa Hariara Pintu, Kecamatan Harian, Selasa( 21/07 2026).

Bantuan Kolaborasi Sumut Berkah yang bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026 itu diberikan kepada empat kelompok tani untuk dikembangkan di lahan seluas lima hektare. Masing-masing Kelompok Tani Hariara Makmur Desa Hariara Pintu mengelola satu hektare, Kelompok Tani Marsada Desa Hariara Pintu dua hektare.

 Kelompok Tani Pasorba Desa Partungko Naginjang satu hektare, dan Kelompok Tani Sejati Desa Hutagalung satu hektare. Selain bibit juga diserahkan pupuk cair organik dan POC. Pemerintah Kabupaten Samosir menambah dukungan berupa pupuk organik cair sebanyak 50 liter atau masing-masing 10 liter untuk per hektare.

Bupati Vandiko mengatakan bantuan untuk petani terus diperjuangkan, agar mendapat dukungan dari pemerintah di tingkat provinsi maupun pusat. "Usulan dari bapak dan ibu kami perjuangkan ke Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan hari ini dapat direalisasikan. Ini membuktikan bahwa kolaborasi mampu menghadirkan manfaat nyata bagi petani," kata Vandiko.

Menurut Vandiko, pembangunan pertanian tidak dapat hanya mengandalkan kemampuan APBD kabupaten, melainkan harus didukung sinergitas anggaran dengan pemerintah provinsi, pemerintah pusat maupun swasta. Vandiko berharap bantuan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan sebagai modal untuk meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani. Ia mengingatkan bahwa bantuan tersebut bersifat stimulan sehingga keberlanjutannya sangat ditentukan oleh keberhasilan kelompok tani.

"Keberhasilan ada di tangan bapak dan ibu. Air tersedia, pupuk sudah diberikan, bibit juga sudah ada. Kalau program ini berhasil, kepercayaan pemerintah akan semakin besar sehingga bantuan berikutnya bisa kembali kita peroleh," ujarnya.

Ia menambahkan, bantuan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara diperoleh melalui persaingan dengan 33 kabupaten/kota. Karena itu, menurutnya, para petani harus membuktikan bahwa bantuan tersebut mampu menghasilkan peningkatan produksi.

"Saya datang memberi semangat sekaligus memastikan program ini berhasil. Mari kita tunjukkan kepada Gubernur Sumatera Utara bahwa bantuan ini tidak sia-sia dan benar-benar meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Anggota DPRD Kabupaten Samosir Parluhutan Samosir yang mewakili Ketua DPRD mengapresiasi upaya Pemerintah Kabupaten Samosir dalam memperoleh bantuan dari pemerintah provinsi. Menurutnya, dukungan tersebut sangat penting mengingat kemampuan fiskal daerah masih terbatas. Ia juga mendorong lahirnya lebih banyak petani muda di Samosir. "Petani milenial harus didukung karena mereka mampu membawa inovasi dan teknologi ke sektor pertanian. Bantuan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya agar terus berkelanjutan," ujarnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Samosir Tumiur Gultom menjelaskan, selain 5 ton bibit kentang, pemerintah juga menyalurkan 20 ton pupuk organik cair dan POC kepada empat kelompok tani penerima bantuan.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Hariara Makmur Joni Pasaribu mengapresiasi perhatian Bupati Samosir  terhadap petani. Ia mengatakan kelompoknya yang kini beranggotakan 23 orang masih terbuka bagi masyarakat yang ingin bergabung.

"Kami akan menjaga kepercayaan pemerintah dengan menunjukkan hasil panen yang baik. Pendampingan yang diberikan selama ini sangat membantu petani dalam meningkatkan kemampuan budidaya," kata Joni.

Joni menambahkan, hasil sinergitas yang digaungkan Pemkab. Samosir dan Program Kolaborasi Sumut Berkah sudah banyak dirasakan dengan berbagai bantuan, dan saat ini kelompoknya juga mendapatkan bantuan 120 kg bibit kentang program ketahanan pangan dari Desa Hariara Pintu.

Turut hadir  Camat Harian P. Hartopo Manik, Kabid IKP Diskominfo Togarma Naibaho, Penjabat Kepala Desa Hariara Pintu Kanur Situmorang, penyuluh pertanian, serta masyarakat anggota kelompok tani.( P Simbolon )

  

 


Langkat| Indonesia Berkibar News -  DPRD Kabupaten Langkat menyatakan sikap mendukung penutupan tempat hiburan malam Blue Night yang berada di Desa Emplasmen, Kecamatan Sei Bingai. Sikap tersebut disampaikan saat menerima aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Mahasiswa Pemuda Langkat Satu di Gedung DPRD Kabupaten Langkat, Selasa (21/07/2026).

Dukungan DPRD terhadap penutupan Blue Night didasarkan pada proses penegakan aturan yang telah berjalan, bahwa tempat hiburan malam yang pada awalnya mengantongi izin sebagai tempat karaoke itu telah menerima Surat Peringatan (SP) hingga tahap ketiga (SP3), sehingga dinilai telah memenuhi tahapan administratif untuk dilakukan tindakan lebih lanjut.

Kepala Satpol PP Langkat, Dameka Putra Singarimbun, yang turut hadir dalam pertemuan itu menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Langkat telah mengambil langkah-langkah sesuai kewenangannya. Menurutnya, Pemkab Langkat telah menyampaikan surat kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, mengingat perizinan operasional tempat usaha tersebut merupakan kewenangan pemerintah provinsi.

Sebelum diterima untuk berdialog di ruang rapat DPRD, puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemuda Langkat Satu terlebih dahulu berorasi di depan gerbang Kantor DPRD Langkat. Dalam orasinya, mereka mendesak pemerintah segera menutup dan membongkar Diskotik Blue Night.

Para demonstran menilai keberadaan tempat hiburan tersebut telah menimbulkan keresahan masyarakat. Mereka juga menyampaikan dugaan bahwa lokasi tersebut menjadi tempat praktik maksiat dan penyalahgunaan narkotika. Atas dasar itu, mereka meminta pemerintah segera menindaklanjuti penerbitan SP3 dengan melakukan pembongkaran.

Dalam dialog bersama Pimpinan dan Anggota DPRD Langkat, perwakilan Aliansi Mahasiswa kembali mempertanyakan lambannya proses penindakan terhadap Blue Night. Mereka meminta Pemerintah Kabupaten Langkat segera mengambil langkah konkret agar proses penutupan tidak berlarut-larut.

Di pertemuan tersebut beberapa anggota dewan juga mengusulkan agar pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap seluruh tempat hiburan malam yang beroperasi di Kabupaten Langkat karena menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Ketua DPRD Langkat, Sribana Perangin Angin, menegaskan bahwa DPRD memiliki komitmen yang sama dengan mahasiswa dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba dan penegakan peraturan daerah.

Ia meminta Satpol PP Kabupaten Langkat untuk bertindak tegas sesuai kewenangannya dengan tetap mengedepankan mekanisme hukum dan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sebagai pihak yang memiliki kewenangan dalam aspek perizinan.

"Kami sejalan dengan aspirasi mahasiswa dalam upaya memberantas narkoba dan menegakkan aturan. Namun seluruh proses harus tetap dilakukan sesuai mekanisme hukum yang berlaku," ujar Sribana.

Di akhir pertemuan, Aliansi Mahasiswa Pemuda Langkat menegaskan akan terus mengawal proses penutupan hingga pembongkaran Diskotik Blue Night sebagai bentuk pengawasan terhadap tindak lanjut aspirasi yang telah mereka sampaikan.(sfn)

 



Medan| Indonesia Berkibar News
-  Satuan Brimob Polda Sumatera Utara mengerahkan puluhan personel berkemampuan khusus untuk menangani peristiwa ledakan yang terjadi di sebuah rumah di Jalan Perhubungan, Kompleks Grand Polonia Nomor 3B, Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Medan Polonia, Senin (20/07/2026).


Pengerahan personel dilakukan setelah adanya koordinasi dengan Polrestabes Medan. Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol. M. Rendra Salipu, S.I.K., M.Si., memerintahkan Tim Penjinak Bom (Jibom) dan Tim Kimia, Biologi, Radioaktif (KBR) Detasemen Gegana, serta Tim Search and Rescue (SAR) Batalyon A Pelopor untuk mendukung penanganan di lokasi kejadian.


Operasi di lapangan dipimpin langsung oleh Komandan Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumut, AKBP Octorolas Simbolon, S.T., M.Han. Tim Jibom melakukan sterilisasi dan pemeriksaan menyeluruh di lokasi guna memastikan tidak ada ancaman lanjutan, sementara Tim KBR melaksanakan deteksi terhadap kemungkinan adanya paparan bahan berbahaya.


Di saat yang sama, Tim SAR Batalyon A Pelopor membantu proses pencarian dan evakuasi korban bersama personel gabungan. Seluruh personel Brimob bekerja sesuai standar operasional untuk mendukung penanganan darurat secara cepat, aman, dan profesional.


Dalam pelaksanaannya, Satuan Brimob Polda Sumut bersinergi dengan Polrestabes Medan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, tim kesehatan, serta instansi terkait lainnya. Sinergi tersebut dilakukan untuk mengamankan lokasi, membantu evakuasi korban, serta mendukung proses olah tempat kejadian perkara.


Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol. M. Rendra Salipu, menegaskan pengerahan personel dengan kemampuan khusus merupakan bentuk kesiapsiagaan Brimob dalam memberikan dukungan maksimal pada setiap situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.


"Kami mengerahkan puluhan personel Tim Jibom dan KBR Detasemen Gegana serta Tim SAR Batalyon A Pelopor untuk mendukung proses penanganan di lokasi ledakan. Seluruh personel bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing guna memastikan lokasi aman, membantu proses evakuasi, serta mendukung penyelidikan yang dilakukan oleh kepolisian," ujar Kombes Pol. M. Rendra Salipu.


Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan masih dalam proses penyelidikan oleh kepolisian. Satuan Brimob Polda Sumut akan terus bersinergi dengan Polrestabes Medan dan instansi terkait hingga seluruh proses penanganan selesai serta situasi di lokasi dipastikan aman dan kondusif.(zul)



Medan| Indonesia Berkibar News
- Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut menjadi tuan rumah ‘BI Investment Day Sepulau Sumatera’ yang akan digelar di Hotel Adimulia Medan, Kamis (23/07/2026). Forum tersebut akan mempertemukan para gubernur se-Sumatera, investor, dan pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi investasi di kawasan.


Hal tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menerima audiensi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumut Ameriza M Moesa beserta jajaran di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Selasa (21/07/2026). Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis terkait pengembangan investasi regional di Pulau Sumatera.


Bobby menyambut baik kepercayaan yang diberikan kepada Sumatera Utara sebagai tuan rumah penyelenggaraan BI Investment Day. Menurutnya, potensi besar yang dimiliki Pulau Sumatera perlu dikelola secara terintegrasi agar mampu menjadi salah satu motor penggerak ekonomi nasional.


"Potensi Sumatera ini sangat luar biasa. Melalui kegiatan BI Investment Day ini, kita berharap arus investasi tidak hanya masuk ke satu daerah saja, tetapi dapat terintegrasi dan memberi dampak ekonomi yang nyata bagi seluruh masyarakat di Pulau Sumatera," ungkap Bobby.


Ia juga menegaskan komitmen Pemprov Sumut dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui penguatan sinergi antardaerah, sehingga peluang investasi yang masuk dapat memberikan manfaat bagi seluruh wilayah di Sumatera.


Selain membahas promosi investasi regional, pertemuan tersebut juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara Pemprov Sumut dan Bank Indonesia dalam mendorong kemudahan berusaha, penguatan UMKM, serta percepatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah guna meningkatkan ketahanan ekonomi Sumatera Utara.


Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumut Ameriza M Moesa mengatakan, BI Investment Day dirancang sebagai forum yang mempertemukan pemerintah daerah, investor, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas peluang investasi di Pulau Sumatera. Kegiatan tersebut direncanakan dihadiri sedikitnya lima gubernur dari provinsi di Sumatera.


"Melalui BI Investment Day, kami ingin memperkuat kolaborasi lintas provinsi di Pulau Sumatera. Acara ini menjadi wadah untuk mempromosikan berbagai potensi keunggulan daerah, menarik arus investasi baru, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan secara lebih inklusif dan berkelanjutan," ujar Ameriza.


Menurutnya, penguatan investasi di Pulau Sumatera sangat penting agar potensi yang dimiliki setiap daerah, mulai dari sektor infrastruktur, komoditas unggulan, hingga pariwisata, dapat dikembangkan secara optimal sehingga mampu mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi di luar Pulau Jawa.(torong/b)


 



Padang Lawas | Indonesia Berkibar  News
- Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yulianto S.IK yang di wakilkan Waka Polres Kompol Leo Rela Edianto Sembiring SH bersama Kasi Propam Polres Padang Lawas Iptu Salim Saragih SH menggelar Operasi Penegakan, Ketertiban, dan Disiplin (Ops Gaktibplin) terhadap personil Polres Padang Lawas, Selasa (21/07/2026)


Setelah pelaksanaan apel pagi di halaman utama Mako Polres Padang Lawas. Dipimpin langsung oleh Waka Polres Kompol Leo Rela Edianto Sembiring SH bersama Kasi Propam Iptu Salim Saragih SH, operasi ini bertujuan untuk memastikan kerapian,sikap tampang, Surat dan tidak ada Personil Polres Padang Lawas yang terlibat Judi online.


Waka Polres menyampaikan bahwa operasi ini merupakan langkah tegas untuk menjaga integritas dan profesionalisme Personel Polres Padang Lawas.


 “Kami berkomitmen untuk menegakkan disiplin dan memastikan bahwa tidak ada anggota kami yang terlibat dalam kegiatan ilegal seperti judi online. Hal ini sesuai dengan arahan Kapolda Sumut untuk menjaga citra dan kehormatan institusi kepolisian,” ujar Waka Polres 


Selama pelaksanaan operasi, seluruh personel Polres Padang Lawas diwajibkan menyerahkan HP mereka untuk diperiksa. Tim Sipropam melakukan pengecekan menyeluruh terhadap aplikasi yang terpasang di HP personel, memastikan tidak ada yang memiliki akun atau terlibat dalam aktivitas judi online. Operasi ini berjalan dengan lancar dan tertib, dengan Personel Polres Padang Lawas yang kooperatif dan mendukung penuh kegiatan ini.


Kompol Leo Rela Edianto Sembiring SH menegaskan bahwa tindakan tegas akan diambil terhadap personel yang terbukti terlibat dalam judi online. 


“Jika ditemukan ada yang terlibat, kami tidak akan ragu untuk mengambil tindakan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian,” tambah Waka Polres 


Ps Kasubsi Penmas Polres Padang Lawas Bripka Ginda K Pohan menyampaikan bahwa Operasi ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk dari masyarakat yang mengharapkan aparat penegak hukum bersih dari segala bentuk kegiatan ilegal. Polres Padang Lawas berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan penegakan disiplin secara rutin demi menjaga profesionalisme dan integritas seluruh personelnya.


“Kegiatan Gaktibplin ini bertujuan untuk mendisiplinkan anggota Polri khususnya di jajaran Polres Padang Lawas, serta menimalisir pelanggaran yang dapat menurunkan citra dan martabat intitusi Polri dimata masyarakat,” tuturnya. (Humas Polres Palas/Zul)

Diberdayakan oleh Blogger.