13 Februari 2026

 


Jakarta | Indonesia Berkibar News
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI meraih tiga penghargaan sekaligus MOOD dalam ajang JCB Indonesia Awards 2026 bertema 'Celebrating Partnership and Prestige', mempertegas penguatan kolaborasi strategis perseroan di sektor pembayaran global.


Pada ajang apresiasi tahunan yang digelar di Soehanna Hall, The Energy Building SCBD, Jakarta, BNI menerima penghargaan Best New Card Acquisition in Indonesia 2025, First JCB Corporate Card Product in Indonesia untuk produk BNI JCB Corporate Card, serta Excellence in Customer Experiential Collaboration tahun 2025.


Penghargaan diterima langsung Senior Executive Vice President (SEVP) Wealth Management BNI Steven Suryana. Dia menilai capaian yang mencerminkan konsistensi BNI dalam memperluas basis pengguna kartu, menghadirkan inovasi produk, serta meningkatkan kualitas pengalaman nasabah.


“Pencapaian ini menjadi bukti keseriusan BNI dalam mendorong penguatan sistem transaksi yang lebih inklusif dan inovatif bagi masyarakat Indonesia,” pungkas Steven tulisnya, Jumat (13/02/2026) 


Dia menambahkan, kolaborasi yang solid dengan JCB International Indonesia menjadi fondasi penting menghadirkan solusi pembayaran yang kompetitif dan relevan bagi kebutuhan nasabah, baik individu maupun korporasi.


Menurut Steven, ke depan BNI akan terus memperkuat kerja sama strategis dengan JCB, termasuk  pengembangan produk kartu korporasi serta peningkatan customer experience bagi pemegang Kartu Kredit BNI.


“Kolaborasi antara BNI dan JCB menjadi landasan untuk menghadirkan inovasi layanan kartu kredit yang mampu menjawab kebutuhan nasabah, sekaligus memperkuat daya saing BNI di industri pembayaran,” katanya.


Ajang JCB Indonesia Awards merupakan bentuk apresiasi JCB kepada mitra prinsipal dan mitra issuer atas pencapaian kinerja sepanjang tahun. Tahun ini, acara tersebut turut dihadiri Hiroki Takabayashi, Minister of Japan Embassy, President & CEO JCB International Co., Ltd Masaki Yokawa, serta President Director JCB Indonesia Yo Sato, bersama sejumlah perwakilan bank Himbara dan bank swasta lainnya.


Keberhasilan meraih tiga penghargaan tersebut mempertegas posisi BNI sebagai salah satu issuer kartu kredit utama di Indonesia yang aktif menghadirkan inovasi produk dan kolaborasi global.


Capaian ini sekaligus memperkuat komitmen BNI dalam mendukung ekosistem pembayaran yang aman, inklusif, dan berdaya saing di tingkat internasional. (JBR/66)

 


Medan| Indonesia Berkibar News  
-  Tim Satgas Pangan Polri bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Perum Bulog melakukan pengecekan langsung harga dan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Simpang Limun, Kota Medan, Jumat (13/02/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kombes Pol Nasrun Pasaribu selaku Tim Satgas Pangan Polri, didampingi Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara Kombes Pol Rahmat Budi Handoko, Kepala Biro Perekonomian Setda Provsu Popy Marulita Hutagalung, serta Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumut Budi Cahyanto.


Dalam keterangannya, Kombes Pol Nasrun Pasaribu menyampaikan bahwa hasil pemantauan menunjukkan harga sejumlah komoditas masih dalam kondisi stabil dan sesuai ketentuan pemerintah.


“Untuk minyak goreng masih sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700. Daging ayam, daging sapi, dan cabai merah juga masih dalam kondisi normal. Tidak ada kenaikan signifikan yang melebihi ketentuan,” ujarnya.


Ia menegaskan bahwa pengecekan dilakukan sebagai langkah antisipatif menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), yakni bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri, guna memastikan tidak terjadi lonjakan harga maupun praktik penimbunan.


Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Setda Provsu, Popy Marulita Hutagalung, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.


“Kami dari Pemerintah Provinsi akan terus menjaga stok untuk kebutuhan masyarakat, termasuk stabilitas harganya. Kenaikan yang terjadi masih dalam batas wajar,” jelasnya.


Ia mengakui terdapat sedikit kenaikan pada beberapa komoditas, termasuk beras, namun masih dalam ambang yang dapat dikendalikan.


“Secara umum memang ada peningkatan sedikit, tetapi masih dalam batas yang wajar. Yang terpenting, stok barang mencukupi,” tegasnya.


Terkait beras, ia memastikan ketersediaan dalam kondisi aman.


“Stok beras mencukupi. Distribusi terus kami pantau agar tetap lancar,” tambahnya.


Sinergi antara Satgas Pangan Polri, Polda Sumut, Pemerintah Provinsi, dan Bulog diharapkan mampu menjaga stabilitas harga serta menjamin masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap kebutuhan pokok.


Pengawasan intensif dipastikan akan terus dilakukan hingga mendekati Idul Fitri guna memastikan kondisi pasar tetap stabil dan terkendali.(zul)

  



Samosir | Indonesia Berkibar News - Jajaran Polres Samosir ini kali kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kedekatan dengan masyarakat sejak usia dini melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak. 


Ini kali Polres Samosir menerima kunjungan outing class dari PAUD/TK Pelita Bangsa yang berlangsung di Lapangan Mako Polres Samosir. 


Kegiatan tersebut disambut langsung oleh Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, didampingi Kasat Lantas AKP N. Surbakti, S.H., M.H., Kanit Regident IPDA Jusup Ketaren, Kanit Kamsel BRIPKA Jefri K. Siregar, serta personel Satuan Lalu Lintas Polres. 


Sebanyak 74 murid PAUD/TK Pelita Bangsa hadir bersama Kepala Sekolah dan para guru pendamping. Sekira pukul 10.00 WIB, rombongan tiba di Mako Polres dan disambut hangat oleh Kapolres yang tampak akrab menyapa, menyalami, serta bercanda bersama anak-anak. 


Dalam suasana penuh kehangatan, Kapolres juga membagikan bingkisan kepada seluruh peserta outing class. Usai penyambutan, Kasat Lantas bersama personel Satlantas memberikan edukasi sederhana yang menyenangkan kepada anak-anak mengenai pengenalan rambu-rambu lalu lintas serta pentingnya tertib berlalu lintas sejak usia dini, Jumat (13/02/2026) 


Selain itu juga diberikan pemahaman bahwa polisi bukanlah sosok yang harus ditakuti, melainkan sahabat yang selalu hadir untuk melindungi dan melayani masyarakat, khususnya anak-anak.


Selanjutnya mengajak para murid berkeliling ke ruang pelayanan Satuan Lalu Lintas Polres Samosir. Anak-anak diperkenalkan pada berbagai layanan kepolisian kepada masyarakat, kemudian diajak menuju ruang bermain anak. 


Setelah itu, rombongan kembali ke Lapangan Mako Polres Samosir untuk mengenal lebih dekat kendaraan dinas Satuan Lalu Lintas.


Melalui kegiatan ini, Polres berharap anak-anak usia dini dapat memahami pentingnya keamanan dan keselamatan berlalu lintas dengan cara yang edukatif dengan menyenangkan, sekaligus menumbuhkan rasa percaya serta kedekatan antara polisi dan generasi penerus bangsa. (P Simbolon)

 



Jakarta | Indonesia Berkibar News - PT PLN (Persero) kembali menegaskan komitmennya terhadap budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui pelaksanaan Safety Town Hall Meeting dalam rangka Bulan K3 Nasional Tahun 2026 di Auditorium Lantai 3 Kantor Pusat PLN, Jakarta, baru-baru ini.


Mengusung tema “Penguatan Sinergi Lintas Peran yang Inklusif, Kolaboratif, dan Pemanfaatan Teknologi Berkelanjutan untuk Mewujudkan Zero Harm Zero Loss”, kegiatan ini dihadiri jajaran Direksi, General Manager se-Indonesia, serta Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D.


Pada kesempatan sama, Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) menerima Apresiasi Kontribusi Percepatan Pemulihan Kelistrikan Bencana Sumatera 2025 atas dedikasi dan respons cepat dalam memulihkan sistem kelistrikan pascabencana di wilayah Sumatera.


Pemulihan dilakukan dengan mengedepankan prinsip keselamatan kerja secara ketat, koordinasi lintas unit, serta pengawasan langsung manajemen di lapangan guna memastikan sistem kelistrikan dapat kembali beroperasi secara aman dan andal.


Tidak hanya berfokus pada pemulihan infrastruktur ketenagalistrikan, UIP SBU juga menunjukkan kepedulian sosial dengan membantu kebutuhan pangan masyarakat terdampak serta terlibat langsung dalam kegiatan pembersihan rumah ibadah dan rumah sakit di wilayah Aceh Tamiang. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran PLN yang tidak hanya menghadirkan listrik, tetapi juga menghadirkan empati dan solidaritas bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.


Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, melalui sambutannya menekankan bahwa budaya keselamatan harus menjadi nilai yang hidup dan terinternalisasi untuk setiap proses kerja.


“Budaya K3 tidak boleh berhenti pada kepatuhan administratif, tetapi harus menjadi nilai yang tumbuh dalam setiap insan dan sistem kerja. Komitmen PLN dalam memperkuat sinergi lintas peran yang inklusif dan kolaboratif merupakan langkah strategis untuk memastikan keselamatan berjalan seiring dengan produktivitas dan keberlanjutan,” papar Prof. Yassierli, Jumat (13/02/2026) 


Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, turut menegaskan bahwa keselamatan dan kecepatan respons merupakan dua hal yang harus berjalan beriringan.


“Keselamatan adalah prioritas utama dan tidak bisa ditawar. Prinsip Zero Harm Zero Loss harus menjadi napas dalam setiap aktivitas operasional, termasuk saat menghadapi kondisi darurat. Apresiasi ini menjadi bukti bahwa budaya keselamatan yang kuat justru memperkuat kecepatan dan ketangguhan PLN melayani masyarakat,” ucap Darmawan.


General Manager UIP SBU, Dewanto, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh tim yang bekerja dengan dedikasi tinggi di lapangan.


“Penghargaan ini adalah amanah sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dengan tetap menjunjung tinggi aspek keselamatan. Selain memastikan sistem kelistrikan segera pulih, kami juga merasa terpanggil untuk membantu masyarakat melalui dukungan kebutuhan pangan serta kegiatan pembersihan fasilitas umum dan fasilitas sosial antara lain rumah ibadah dan rumah sakit di Aceh Tamiang. PLN hadir tidak hanya membawa terang, tetapi juga membawa kepedulian,” sebut Dewanto.


Momentum Bulan K3 Nasional 2026 ini semakin mempertegas komitmen PLN membangun budaya kerja yang aman, tangguh, dan berkelanjutan, sekaligus memastikan setiap insan PLN menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat, terutama dalam situasi darurat. (JBR/66)

12 Februari 2026

 



Jakarta | Indonesia Berkibar News - Polri menggelar kegiatan bertajuk "Konsolidasi Asesor Assessment Center Polri Tahun 2026" di Hotel Grand Sahid Jaya, sebagai tema "Penguatan Assessment Center Polri sebagai Komponen Utama dalam Pembinaan Karier untuk Mewujudkan SDM yang Unggul", kegiatan ini menjadi momentum penting menyelaraskan persepsi para penguji kompetensi di seluruh Indonesia.


Acara dibuka secara resmi Kepala Biro Pembinaan Karier SSDM Polri, Brigjen Pol Langgeng Purnomo mewakili Asisten Kapolri bidang SDM. 


Melalui sambutan As SDM Kapolri yang dibacakan Brigjen Langgeng, As SDM menekankan Polri terus mematangkan langkah transformasi reformasi menuju organisasi yang modern dan profesional melalui tata kelola personel yang lebih transparan dan akuntabel.


" Sebagai penguatan sistem meritokrasi melalui assessment center yang multi-tools dan multi-assessor untuk pembinaan karier anggota Polri agar terpilih personel Polri yang berintegritas berkompeten di tengah dinamika tantangan global yang kian kompleks", papar Brigjen Langgeng.


Sebagai instrumen vital dalam mewujudkan transformasi tersebut, Polri mengoptimalkan peran Assessment Center. Fasilitas ini menjadi "filter" strategis untuk mengukur kompetensi manajerial para calon pemimpin Polri di berbagai tingkatan. 


Melalui metodologi yang saintifik dan objektif, Assessment Center memastikan bahwa setiap jabatan diemban oleh personel yang tepat (right man on the right place), sekaligus menghapus stigma subjektivitas dalam jenjang karier kepolisian.


"Tahun 2026 ini, Polri memperkuat meritokrasi pembinaan karier melalui Assessment Center, sehingga konsolidasi ini diperlukan untuk analisa evaluasi perbaikan ke depan yang lebih baik. Visi besar untuk mewujudkan SDM unggul tidak hanya bagi internal Polri, tetapi juga bagi seluruh bangsa Indonesia," ucap Langgeng.


Kegiatan yang turut menghadirkan narasumber eksternal dari Perkumpulan Assessment Center Indonesia dengan memberikan perspektif profesional mengenai standar penilaian terkini. 


Hadir Kabagpenkompeten, Karo SDM Polda jajaran dan seluruh assessor Polri baik secara fisik maupun daring, Kamis (12/2/2026) 


Sejak dirintis pada tahun 2009, Assessment Center Polri telah menunjukkan lompatan besar. Hingga tahun 2025, Polri tercatat memiliki 1.763 asesor yang tersebar di seluruh tanah air. Capaian ini diperkuat dengan Akreditasi "A" dari BKN, sertifikasi internasional ISO 9001:2015, hingga deretan Rekor MURI untuk kategori pelatihan asesor dan jumlah asesi terbanyak dalam 15 tahun.


Kepercayaan lembaga di luar Polri pun meningkat, jika pada 2021 hanya terdapat 18 instansi mitra, pada tahun 2025 jumlahnya melonjak menjadi lebih dari 50 instansi dengan total lebih dari 2.500 asesi eksternal. Sebagai bentuk apresiasi, dalam acara ini juga diberikan berupa penghargaan kepada Polda-polda berprestasi yang mampu menjaga kualitas penilaian, baik di lingkup internal maupun layanan eksternal.


"Assessment Center Polri berkomitmen untuk terus menyempurnakan sistem, menguatkan metodologi dan menjaga integritas dalam setiap proses asesmen guna melahirkan kader-kader pimpinan bangsa yang unggul, berintegritas dan profesional demi masa depan Indonesia," tutupnya. (P Simbolon)

 


Medan | Indonesia Berkibar News - Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyelenggarakan High Level Meeting (HLM) guna memperkuat sinergi dan koordinasi seluruh pemangku kepentingan untuk percepatan digitalisasi daerah 2026 yang dilaksanakan di Hotel Santika Dyandra Convention Centre, Medan.


Pertemuan strategis ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekda) Sumut, Sulaiman Harahap, S.H., M.SP, CGCAE, CFRA, dan dihadiri oleh Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Walikota Tebing Tinggi, Bupati Karo, Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota, Kepala Bapenda dan BKAD Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara, serta Direksi PT Bank Sumut.


Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw  BI) Provinsi Sumatera Utara, Didit Widiana, melalui sambutannya menyoroti tren positif transaksi non-tunai di Sumut  yang terus tumbuh hingga Triwulan IV 2025 dan menyampaikan apresiasi atas pencapaian pemerintah daerah di Sumatera Utara dalam ajang Championship TP2DD 2025 dalam hal ini Juara 1 TP2DD Terbaik Tingkat Kabupaten Wilayah Sumatera (kabupaten Deli Serdang), Juara 2 TP2DD Terbaik Tingkat Provinsi Wilayah Sumatera (Provinsi Sumatera Utara), dan Juara 2 TP2DD Terbaik Tingkat Kota Wilayah (Kota Medan).


Lewat sambutannya, ditambahkan juga bahwa Bank Indonesia, sebagai bagian dari TP2DD, berkomitmen untuk terus berkolaborasi mendorong perluasan elektronifikasi transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui inisiatif strategis seperti Capacity Building, sosialisasi, penguatan User Experience (UX) QRIS, serta implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI) segmen pemerintah.


Pada sesi pemaparan strategi, Asisten Direktur Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Angsoka Y. Paundralingga, menjelaskan bahwa Indeks ETPD Sumatera Utara pada Semester 1-2025 telah mencapai 94,49%, lebih tinggi dari rata-rata nasional sebesar 90,40% dengan seluruh Pemda di Sumut kini masuk kategori digital, Kamis (12/02/2026)


Namun, tantangan ke depan Adalah perlunya optimalisasi kanal pembayaran digital juga implementasi KKI yang merata di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).


Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Utara, Ir. Ardan Noor, M.M., melaporkan keberhasilan program "Gebyar Pajak Non Tunai" mendorong masyarakat menggunakan QRIS untuk membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan memaparkan laporan kinerja TP2DD Sumut Tahun 2025 serta rencana tindak lanjut 2026. 


Selain itu  ditekankan mengenai pentingnya peta jalan (roadmap) implementasi yang mencakup fase persiapan hingga perluasan layanan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara transparan.


Dukungan infrastruktur digital juga dipertegas oleh PT Bank Sumut. 


Bank Sumut menyatakan kesiapannya memfasilitasi QRIS Dinamis dan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD/KKI). Solusi QRIS Dinamis ini memungkinkan rekonsiliasi real-time dengan akurasi 100% dan Merchant Discount Rate (MDR) 0% untuk transaksi pemerintah.


Puncak acara ditandai dengan pembacaan Komitmen Tindak Lanjut Sinergi Penguatan TP2DD Tahun 2026 oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap. Tiga poin utama komitmen tersebut adalah:


1. Optimalisasi Penerimaan Daerah secara Non-Tunai: Seluruh Pemerintah Daerah berkomitmen memperluas kanal pembayaran non-tunai khususnya pada kanal digital (QRIS, E-commerce, Mobile Banking) untuk pajak dan retribusi daerah, sehingga PAD dapat meningkat dengan lebih transparan dan akuntabel.

2. Intensifikasi Penggunaan KKI Segmen Pemerintah pada Belanja Daerah: Pemerintah daerah bersama Bank Sumut sepakat memastikan ketersediaan infrastruktur kanal non-tunai, sekaligus mempercepat penyusunan dan implementasi regulasi daerah (Perkada/PKS) guna mendukung penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI).

3. Akselerasi Penyusunan Roadmap ETPD dan Rencana Aksi 2026-2030: Seluruh Pemerintah Daerah berkomitmen untuk mengakselerasi penyusunan Roadmap ETPD dan Rencana Aksi 2026–2030 sebagai landasan penguatan dan keberlanjutan implementasi elektronifikasi transaksi daerah.


Sinergi yang terjalin dalam HLM TP2DD ini menjadi momentum krusial bagi Sumatera Utara untuk melangkah menuju era baru tata kelola pemerintahan yang terdigitalisasi. 



Dengan komitmen penuh terhadap peta jalan digitalisasi 2026-2030 dengan implementasi masif Kartu Kredit Indonesia (KKI), TP2DD optimis dapat mewujudkan ekosistem keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan inklusif, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kemandirian fiskal dan kesejahteraan masyarakat Sumut. (torong)

 


Samosir | Indonesia Berkibar News - Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menegaskan bahwa peningkatan kinerja OPD yang berkomitmen melampaui pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Samosir Tahun Anggaran 2026.


Hal itu dibenarkan saat memimpin penandatanganan Perjanjian Kinerja Pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir dan  Surat Pernyataan kesanggupan melampaui pencapaian target PAD. 


Ada 36 pimpinan OPD menandatangani Perjanjian Kinerja, 19 OPD juga menandatangani Surat Pernyataan Kesanggupan Melampaui Pencapaian Target PAD di Aula Kantor Bupati Samosir, ikut hadir Sekdakab, Asisten II, Asisten III.  


Melalui arahannya, Vandiko menekankan bahwa perjanjian kinerja dan target PAD bukan untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai komitmen bersama  lebih semangat, terukur, dan berdampak bagi masyarakat.


“Perjanjian kinerja dan target PAD ini bukan bermaksud mencari kesalahan, tetapi sebagai komitmen bersama untuk lebih semangat mencapai target,” papar. 


Vandiko meminta seluruh OPD mengeksekusi program secara maksimal sepanjang tahun 2026, tidak hanya berpatokan pada program yang ada, tetapi juga mampu berkreasi dan menyusun langkah ke depan, termasuk aktif berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat guna memperoleh tambahan anggaran.


Lanjut Dia, menargetkan kontribusi PAD minimal 20 persen dari APBD agar ruang fiskal daerah semakin longgar pada tahun 2027. Menurutnya, tanpa terobosan dan sinergi, pembangunan akan berjalan stagnan. Ia juga mengingatkan pentingnya profesionalisme, jejaring kerja, pendelegasian tugas, serta menyingkirkan ego sektoral demi pelayanan masyarakat. 


Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Ariston Tua Sidauruk menyampaikan bahwa perjanjian kinerja serta kesanggupan melampaui target PAD merupakan pintu masuk membangun komitmen bersama untuk mewujudkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati, yakni Samosir unggul, inklusif, dan berkelanjutan.


“Ini bukan sekadar tanda tangan. Ini awal komitmen kinerja yang harus dikawal sampai finis dan berdampak bagi masyarakat,” tegasnya. 


Asisten Administrasi Umum Setdakab Samosir, Arnod Sitorus, melaporkan bahwa penandatanganan perjanjian kinerja bertujuan memastikan target kinerja OPD terukur, program berorientasi hasil, serta menjadi tolok ukur pencapaian sasaran strategis pemerintah daerah. (P Simbolon)

Diberdayakan oleh Blogger.