2 Oktober 2026

  


Binjai | Indonesia Berkibar News - Gerak cepat Satreskrim Polres Binjai membuahkan hasil. Dua pria yang diduga terlibat dalam pencurian dengan pemberatan (Curat) di sebuah toko MKB, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Satria, Kecamatan Binjai Kota, berhasil diamankan dalam waktu singkat.

Kedua terduga pelaku masing-masing berinisial MS (39) dan FRS (37). Keduanya diamankan secara beruntun pada Kamis (01/10/2026) malam, setelah Tim Satreskrim Polres Binjai melakukan penyelidikan atas laporan pencurian yang menyebabkan korban mengalami kerugian sekitar Rp157.650.000.

Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengungkapan tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Binjai dalam memberantas berbagai tindak kejahatan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Kasus tersebut diketahui pada Senin (28/09/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu, korban M (58) datang ke tokonya dan mendapati pintu bagian depan telah dalam keadaan terbuka.

Merasa curiga, korban kemudian memeriksa seluruh bagian toko. Dari hasil pemeriksaan, sejumlah barang diketahui telah hilang. Barang-barang tersebut berupa sepatu, sangkur, pakaian, 1 unit printer, 2 unit stabilizer, 3 unit TV ukuran 32 inci, 1 unit TV ukuran 60 inci, 8 unit outdoor AC, 1 unit baterai genset, 2 unit mesin Sanyo dan 1 unit DVR.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp157.650.000 dan selanjutnya melaporkan peristiwa itu kepada Polres Binjai.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Satreskrim Polres Binjai yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Hotdiatur A.W. Purba, S.Tr.K., S.I.K., M.H., langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan keberadaan barang hasil kejahatan.

Upaya penyelidikan membuahkan hasil. Pada Kamis (01/10/2026) sekitar pukul 20.30 WIB, petugas berhasil mengamankan MS (39) sedang berada di Jalan Samanhudi, Kelurahan Satria, Kecamatan Binjai Kota.

Dari hasil pemeriksaan awal, MS mengakui keterlibatannya dalam aksi pencurian tersebut dan menyebut bahwa perbuatan itu dilakukan bersama rekannya berinisial FRS (37).

Petugas kemudian bergerak cepat melakukan pengembangan. Tidak berselang lama, sekitar pukul 21.00 WIB pada hari yang sama, FRS berhasil diamankan di Jalan Bintara, Kelurahan Satria, Kecamatan Binjai Kota.

“Kedua terduga pelaku saat ini telah diamankan di Satreskrim Polres Binjai untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kami masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini, termasuk menelusuri keberadaan barang-barang hasil pencurian,” tegas AKP Hotdiatur A.W. Purba.

Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa jajaran Polres Binjai tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat.

“Polres Binjai berkomitmen untuk terus memberantas segala bentuk kejahatan di wilayah hukum Polres Binjai. Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti secara profesional dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Kapolres Binjai.(Humasresbinjai/zul(02/10/2026)


 


Tebingtinggi | Indonesia Berkibar News
- Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, mendampingi kunjungan kerja Anggota Komisi V DPR RI, Musa Rajekshah, serta Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan, Feriyanto Pawenrusi, dalam rangka meninjau tanggul penahan banjir di sepanjang bantaran Sungai Padang, Jalan Anturmangan, Jumat (02/10/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan efektivitas penanganan aliran Sungai Padang, yang merupakan salah satu sungai dengan debit air paling deras di Tebing Tinggi, sekaligus melihat secara langsung pembangunan fisik tanggul, dikarenakan adanya warga yang tinggal dan beraktivitas  disekitar aliran sungai.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Tebing Tinggi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan pemerintah pusat dan DPR RI terhadap penanganan infrastruktur di wilayahnya.

"Terima kasih kepada DPR RI, khususnya Komisi V Bapak Musa Rajekshah, serta pihak BBWS Sumatera II Medan yang telah memberikan perhatian besar bagi Kota Tebing Tinggi. Pembangunan tanggul sepanjang kurang lebih 500 meter ini memberikan manfaat nyata dan sangat membantu masyarakat," ujar Wali Kota.

Wali Kota juga mengimbau warga untuk bersama-sama menjaga fasilitas penahan banjir yang telah dibangun serta meningkatkan kesadaran lingkungan. 

“Kepada warga Kota Tebing Tinggi, semoga  tanggul ini juga dapat dijaga dan dirawat. Terkhusus lagi, jangan membuang sampah sembarangan di sungai,” tegas Wali Kota.

Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI, Musa Rajekshah, menyatakan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi pembangunan di Kota Tebing Tinggi agar dapat terakomodasi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Pembangunan tanggul sepanjang 500 meter ini sudah terlaksana oleh BBWS. Saya berharap Pak Wali Kota dapat memberikan lagi masukan-masukan lain mengenai kebutuhan pembangunan prioritas lainnya di Kota Tebing Tinggi, sehingga saya sebagai Anggota DPR RI Komisi V, bisa membantu dari anggaran APBN untuk Kota Tebing Tinggi," kata pria yang akrab disapa Ijeck tersebut.

Kepala BBWS Sumatera II Medan, Feriyanto Pawenrusi, menyampaikan bahwa proyek pengendalian banjir di Sungai Padang tahun anggaran 2026 ini pada dasarnya telah rampung dan memasuki tahap penyelesaian akhir (finishing). Namun, ia menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah agar infrastruktur berfungsi maksimal.

"Secara keseluruhan pekerjaan fisik sudah selesai, tinggal finishing (pengerjaan akhir). Hanya saja, kami harus tetap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Tebing Tinggi agar fungsi tanggul ini optimal dalam mengendalikan banjir," jelas Feriyanto.

Sebagaimana informasi, Musa Rajekshah (Ijeck) merupakan anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Golkar yang mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Utara I.

Komisi V DPR RI membidangi ruang lingkup tugas di bidang infrastruktur, perhubungan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, pembangunan pedesaan dan kawasan tertinggal, serta meteorologi, klimatologi, dan geofisika.


Hadir Anggota DPRD Kota Tebing Tinggi Malik Syahputra Purba, Kadis PUPR Tora Daeng Masaro, Camat Tebing Tinggi Kota Henci br Siregar, Camat Rambutan Hersan Koto, Ketua DPD Partai Golkar Tebing Tinggi H. Basyaruddin Nasution, Tim Teknis BBWS Sumatera II Medan, serta Jajaran OPD terkait dan Tim Peliputan Diskominfo Tebing Tinggi.(torong)

1 Oktober 2026

  


Binjai | Indonesia Berkibar  News
- Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., memimpin kegiatan syukuran dan doa bersama anak yatim yang dirangkaikan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Hafiz Rafin dan Refin, Kamis (01/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Ikhlas Polres Binjai mulai pukul 08.00 WIB tersebut turut dihadiri Wakapolres, para Perwira, Brigadir dan para asn yang beragama Islam.


Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, Penata Tk. I Zulhelmi, S.H., kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kapolres Binjai. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Binjai mengajak seluruh personel untuk menjadikan kegiatan syukuran dan doa bersama sebagai momentum meningkatkan rasa syukur serta mempererat kebersamaan dan kepedulian antar sesama.


Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Asmaul Husna yang dipimpin oleh Brigpol Arif Dermawan. Suasana semakin khidmat saat Hafiz Rafin dan Refin membacakan ayat suci Al-Qur’an, yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama dan diikuti seluruh peserta yang hadir di Masjid Al-Ikhlas Polres Binjai.


Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, Kapolres Binjai bersama Ketua Cabang Bhayangkari Polres Binjai kemudian memberikan santunan kepada anak-anak yatim. Pemberian santunan tersebut menjadi bagian dari kegiatan sosial yang diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus mempererat tali silaturahmi antara Polri dan masyarakat.


Kegiatan syukuran dan doa bersama tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat hingga selesai. Melalui kegiatan ini, Polres Binjai terus mendorong penguatan nilai-nilai keagamaan, kepedulian sosial, serta kebersamaan dalam pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.(Humas Polres Binjai/Zul)




Medan | Indonesia Berkibar News
- Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Revora 2026, sebuah ajang otomotif dan lifestyle megah yang siap menggetarkan kawasan Lapangan Merdeka Medan pada 6 November 2026 mendatang.

​Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Rico Waas saat menerima audiensi panitia penyelenggara di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jalan Sudirman, Kamis (01/10/2026). 

​Dalam kesempatan itu, Rico Waas menegaskan bahwa Pemko Medan pada prinsipnya sangat terbuka dan menyambut positif setiap kegiatan yang memberi ruang positif serta nilai tambah bagi kota dan masyarakat, khususnya generasi muda.

​“Insyaallah, mudah-mudahan lancar. Pemko Medan mendukung kegiatan yang menjadi wadah aktualisasi anak muda,” ujar Rico Waas.

​Menurut Rico Waas, Kota Medan menyimpan potensi luar biasa dari para kreator muda, komunitas, hingga pelaku usaha lokal yang butuh ruang publik untuk menunjukkan taringnya. 

​“Kegiatan ini tidak hanya sekadar ajang otomotif, tetapi harus mampu membawa nama Kota Medan lebih dikenal luas melalui kolaborasi komunitas, industri kreatif, dan UMKM,” lanjutnya.

Sebelumnya Ari Ridwan selaku Founder Revora mengatakan event ini akan menampilkan 1.000 mobil. Dimana tujuan utamanya untuk menggali potensi anak-anak muda kota Medan 

"Kami ingin berupaya menaikan nama kota Medan melalui kreativitas anak-anak mudanya,"bilangnya.(bundo)




Samosir | Indonesia Berkibar News
- Pemerintah Kabupaten Samosir terus berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung sektor pertanian yang membutuhkan ketersediaan infrastruktur dan jaringan irigasi. Melalui sinergitas anggaran dengan TNI dan Kementerian Pertanian, Kabupaten Samosir memperoleh dukungan pembangunan irigasi perpipaan sepanjang sekitar 15 kilometer untuk mengairi 680 hektare lahan persawahan, pembangunan dan rehabilitasi 20 unit jembatan, serta kegiatan konservasi lingkungan melalui penanaman pohon.

Pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama Oleh Danrem 023 Kawal Samudera Iwan Budiarso, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom,  Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk dan Dandim 0210 TU Kiky Hardian di Tambok Bupati Desa Sideak Kecamatan Palipi, Kamis(01/10/2026).

Turut hadir Wakapolres Samosir Manumpak Sitorus, Pabung Samosir T. Siringo ringo, Asisten II Hotraja Sitanggang, Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Tumiur Gultom, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang dan pimpinan OPD lainnya, Plt. Camat Palipi Haider Sitinjak, masyarakat dan kelompok tani penerima manfaat.

Pembangunan irigasi perpipaan diarahkan untuk meningkatkan ketersediaan air bagi lahan persawahan di Desa Sideak, Desa Urat II dan Desa Huta Dame, Kecamatan Palipi, sehingga petani tidak sepenuhnya bergantung pada curah hujan. Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas persawahan dan indeks pertanaman untuk mendukung ketahanan pangan. Sementara itu, pembangunan dan rehabilitasi 20 unit jembatan dari 22 unit yang diusulkan Pemkab Samosir akan memperkuat konektivitas antarwilayah serta memperlancar mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.

Di bidang lingkungan, kegiatan konservasi dilakukan melalui penanaman 350 batang pohon, termasuk tanaman endemik kawasan Danau Toba dan sengon, sebagai bagian dari upaya memulihkan fungsi hutan dan lahan serta menjaga kelestarian lingkungan.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan bahwa kick off pembangunan jembatan, saluran perpipaan dan konservasi lingkungan merupakan wujud nyata sinergitas Pemerintah Kabupaten Samosir bersama TNI di bawah komando Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak serta Kementerian Pertanian.

Vandiko mengatakan, pembangunan di Kabupaten Samosir harus terus berjalan meskipun menghadapi keterbatasan anggaran. Karena itu, Pemkab Samosir menerapkan berbagai skema pembiayaan, mulai dari APBD Kabupaten Samosir, sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, hingga kolaborasi dengan pemerintah pusat, kementerian/lembaga dan TNI.

“Keterbatasan anggaran tidak boleh menghentikan pembangunan di Kabupaten Samosir. Berbagai cara terus kami upayakan, salah satunya melalui sinergitas anggaran seperti yang kita lakukan bersama TNI dan Kementerian Pertanian. Ini merupakan inovasi yang kami terapkan untuk mencari sumber-sumber anggaran agar pembangunan di Kabupaten Samosir tetap berjalan kebutuhan masyarakat tercukupi” ujar Vandiko.

Menurut Vandiko, dukungan TNI terhadap pembangunan di Samosir juga telah dirasakan masyarakat melalui pembangunan 31 unit sumur bor untuk mendukung ketersediaan air bersih. 

“Luar biasa perhatian Bapak Kasad kepada Kabupaten Samosir. Setelah sumur bor, kini kita mendapatkan dukungan untuk irigasi perpipaan, jembatan dan konservasi lingkungan. Ini merupakan bentuk sinergi yang sangat luar biasa untuk mendukung kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Vandiko juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembangunan irigasi perpipaan, khususnya apabila jaringan pipa nantinya melintasi lahan masyarakat.

“Program ini merupakan harapan dan keinginan kita bersama. Karena itu, saya berharap masyarakat, kepala desa dan camat sama-sama mendukung. Jangan sampai kita berupaya mendapatkan program ini, tetapi ketika pelaksanaannya melewati lahan masyarakat justru ada penolakan. Mari kita dukung bersama karena manfaatnya akan kembali kepada masyarakat,” tegasnya.

Atas dukungan tersebut, Vandiko menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak serta Kementerian Pertanian atas perhatian dan dukungan terhadap pembangunan di Kabupaten Samosir.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Kami berharap pada saat pembangunan ini selesai dan diresmikan, Bapak Kasad dapat hadir di Kabupaten Samosir sehingga kami bersama masyarakat dapat menyampaikan terima kasih secara langsung atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat Samosir,” pungkasnya.

Danrem 023/Kawal Samudera Iwan Budiarso menegaskan bahwa kehadiran TNI melalui kegiatan Karya Bakti merupakan bentuk nyata pengabdian TNI kepada masyarakat sekaligus upaya mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Samosir. Ia menyebut bahwa Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden kepada Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) untuk membantu pembangunan wilayah melalui sinergi TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat.

“Program ini membutuhkan perjuangan dan sinergi untuk mendapatkan anggaran, termasuk melalui koordinasi langsung dengan kementerian. Ini merupakan bentuk perhatian khusus Bapak Kasad terhadap pembangunan di Sumatera Utara, khususnya Kabupaten Samosir. Kami berharap seluruh kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan perekonomian masyarakat,” ungkap Danrem.

Ia menjelaskan, pembangunan yang dilaksanakan meliputi jembatan penghubung antarwilayah, pipanisasi irigasi untuk mengairi lahan persawahan seluas 680 hektare di tiga desa dengan panjang jaringan sekitar 15 kilometer, serta konservasi lingkungan.

Selain itu, penyediaan air bersih melalui sumur bor juga akan dilanjutkan pada tahap kedua sebanyak 40 titik, setelah tahap pertama terealisasi sebanyak 31 titik, sehingga totalnya mencapai 71 titik di Kabupaten Samosir.

Danrem mengharapkan dukungan penuh Pemerintah Daerah dan masyarakat, terutama dalam menjaga semangat gotong royong serta memberikan dukungan terhadap pemasangan jaringan pipa yang melintasi lahan warga.

“Kami memohon dukungan masyarakat agar pembangunan ini dapat berjalan lancar. Pipanisasi ini sangat penting untuk mendukung kebutuhan pengairan persawahan dan meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, kita berharap seluruh program ini dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. TNI akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dan memberikan pengabdian terbaik, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Samosir,” tegas Danrem Iwan Budiarso.

Kepala Desa Sideak Buntu Situmorang menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Pemkab. Samosir yang telah peduli dengan kebutuhan masyarakat di Desanya.

"Pembangunan ini membawa manfaat yang banyak untuk kehidupan masyarakat pada tiga desa di Kecamatan Palipi. Terima kasih kepada bapak kasad beserta seluruh jajaran dan bapak Bupati Samosir yang telah memberikan perhatian. Kami akan mendukung pembangunan ini" kata Buntu Situmorang. 

Sinergitas Pemerintah Kabupaten Samosir, TNI dan Kementerian Pertanian tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur dasar, mendukung produktivitas pertanian, memperlancar konektivitas wilayah sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. Pemerintah Kabupaten Samosir  berharap seluruh program dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Samosir. (P Simbolon)






Langkat | Indonesia Berkibar News
- Kepolisian Resor (Polres) Langkat memperingati Hari Kesaktian Pancasila melalui upacara yang digelar di Lapangan Jananura Polres Langkat, Kamis(01/10/2026). 


Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi jajaran kepolisian untuk memperkuat semangat persatuan sekaligus meneguhkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas.


Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K. diwakili Wakapolres Kompol Vivin Ayuningtias, S.I.K., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Upacara diikuti Pejabat Utama (PJU) Polres Langkat, para perwira, serta seluruh personel Polres Langkat.


Rangkaian upacara diawali dengan persiapan pasukan dan penghormatan kepada Inspektur Upacara. Selanjutnya, peserta mengikuti pembacaan teks Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, pembacaan ikrar, serta doa.


Pelaksanaan upacara berlangsung tertib dan khidmat. Seluruh personel mengikuti rangkaian kegiatan sebagai bentuk penghormatan terhadap Pancasila yang menjadi dasar negara sekaligus ideologi bangsa Indonesia.


Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi setiap anggota Polri untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugas sehari-hari.


Nilai tersebut tercermin melalui pelaksanaan tugas kepolisian dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Kaimana.


Semangat persatuan dan kesatuan juga menjadi bagian penting dalam menjaga soliditas internal kepolisian. Kekompakan personel dinilai diperlukan agar pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan secara optimal dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.


POLISI LANGKAT GARUDA KSATRIA

Gagah, Berani untuk Dicintai Masyarakat, Kuat, Sadar Aturan, Taat, Responsibility, Inovatif dan Aman.


Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai.(sfn)

 


Medan | Indonesia Berkibar News -
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh masyarakat untuk tidak menjadikan Hari Kesaktian Pancasila sekadar momentum seremonial, tetapi sebagai pengingat untuk kembali menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Hal itu disampaikan Rico Waas saat memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kantor Wali Kota Medan, Kamis (01/10/2026). Hadir Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, unsur Forkopimda diantaranya Kapolrestabes Medan Kombes  Pol  Jean Calvijn Simanjuntak dan Dandim 0201/Medan Letkol Inf Fernando Batubara,Pj Sekda Erfin Fahrurrazi, Kakanmenag Kota Medan Impun Siregar, para Staf Ahli dan para Asisten, Pimpinan Perangkat Daerah, Camat dan Lurah.

Rico Waas mengatakan, setiap sila dalam Pancasila harus benar-benar masuk ke dalam roh dan jiwa masyarakat, termasuk dalam penyelenggaraan pemerintahan. Nilai ketuhanan, persatuan, musyawarah, keadilan sosial, dan kemanusiaan harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

“Pancasila itu hidup di antara kita semuanya. Setiap sila harus masuk dalam roh dan jiwa kita, dalam semangat kehidupan kita, baik di pemerintahan maupun kehidupan sosial,” ujar Rico Waas 

Menurut Rico Waas, Pancasila merupakan bagian dari pemikiran sekaligus ideologi bangsa yang harus terus dijunjung tinggi. Semangat tersebut menjadi penting di tengah berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu persatuan bangsa.

Rico Waas menegaskan, berbagai upaya untuk memakmurkan masyarakat dan menciptakan keadilan sosial harus dilandasi semangat persatuan serta kepedulian terhadap sesama.

“Ada banyak usaha untuk mencederai, memecah belah bangsa kita, meruntuhkan bangsa kita dengan begitu banyak problematika yang kita miliki. Apa yang menyatukan kita? Pancasila,” tegas Rico Waas.

Karena itu, Rico Waas mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga semangat Pancasila agar keutuhan bangsa tetap terpelihara.

Ia mengingatkan bahwa Indonesia pernah melewati berbagai peristiwa yang menyedihkan. Namun, semangat Pancasila menjadi salah satu kekuatan yang membuat bangsa Indonesia mampu tetap bersatu dan terus memperjuangkan keutuhan bangsa.

“Semangat itu yang harus dijaga di Hari Kesaktian Pancasila ini, agar kita tetap bisa menjaga keutuhan bangsa kita,” ujar Rico Waas.

Rico Waas berharap nilai-nilai Pancasila tidak terkikis oleh berbagai tantangan zaman. Sebaliknya, Pancasila harus terus menjadi landasan dalam membangun kehidupan masyarakat yang bersatu, adil, dan saling menghargai.(bundo)

Diberdayakan oleh Blogger.