12 Maret 2026

 Wujudkan Kepedulian Sesama  Perumda Tirtanadi Gelar Pasar Murah 


Medan | Indonesia Berkibar News
-  Menjelang lebaran 1447 H yang sudah diambang pintu Perumda Tirtanadi kembali mewujudkan kepeduliaan antar sesama dengan menggelar pasar murah.


Adalah Direktur Utama Perumda Tirtanadi, Ardian Surbakti, yang hadir  langsung menyaksikan  pelaksanaan pasar murah  di Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Kamis (12/03/2026).


"Semoga masyarakat dapat terbantu, terutama kaum ibu dalam menghadapi lebaran, kegiatan ini merupakan bagian dari bentuk kepedulian perusahaan daerah milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,

dalam membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,"kata Ardian Surbakti Direktur Utama Perumda Tirtanadi.


Pasar murah yang digelar di tengah masyarakat tersebut mendapat sambutan antusias dari warga sekitar. Sejak pagi hari, masyarakat telah memadati lokasi kegiatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir dan bahan sembako lainnya dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasaran.


Selain itu Ardian Surbakti, mengatakan kegiatan pasar murah ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat, khususnya dalam membantu meringankan beban ekonomi warga, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.


Menurutnya, Perumda Tirtanadi tidak hanya fokus pada pelayanan air bersih kepada pelanggan, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi sosial kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat langsung bagi warga.


“Kegiatan pasar murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Ardian Surbakti didampingi Kepala Sekretaris Perusahaan (Sekper) Perumda Tirtanadi Nurlin, Kepala Bidang Publikasi dan Komunikasi Lokot Parlindungan Siregar, Kepala Bidang Kerjasama Beby Hendriyani serta staf lainnya saat meninjau langsung pelaksanaan pasar murah tersebut.


Diharapkan, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi Perumda Tirtanadi untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara perusahaan daerah dengan warga yang selama ini menjadi pelanggan layanan air bersih.


Warga Kelurahan Aur yang hadir mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala sehingga masyarakat kecil dapat lebih mudah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.


Hal senada juga dikatakan Lurah Afin Hadi Saputra Hasibuan. Disebutkannya, kegiatan pasar murah yang dilaksanakan Perumda Tirtanadi tersebut sangat membantu meringankan beban masyarakat apalagi menjelang lebaran. "Semoga, kegiatan pasar murah berkelanjutan sebagai program tahunan. Dan kalau bisa kegiatan seperti ini dilakukan pada saat hari-hari besar lainnya seperti Tahun Baru dan Imlek," ujarnya.


Sebelumnya kegiatan pasar murah serupa telah dilaksanakan di Kelurahan Sunggal Jalan Balai Desa No. 27 Kota Medan Rabu, (11/3). Lurah Kelurahan Sunggal Siti Arnisah, SE secara simbolis menyerahkan paket pasar murah kepada warga yang cukup antusias hadir pada kegiatan yang diadakan oleh Perumda Tirtanadi ini dan Siti Arnisah menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian Perumda Tirtanadi sebagai salah satu BUMD yang berperan aktif dalam melaksanakan kegiatan sosial.



Adapun paket pasar murah yang digelar Tirtanadi yaitu,  Beras Premium 5 kilogram, Minyak Goreng 2 liter, Gula 2 kilogram dan Bubuk teh 1 kotak dengan rincian Rp. 100.000,- (per paket).(torong)

 


Jakarta | Indonesia Berkibar News - PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC), yang merupakan operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan F5, Inc. (NASDAQ: FFIV), (F5) untuk menjajaki kerja sama strategis dalam pengembangan solusi AI Connectivity di Indonesia. 


Penandatanganan MoU ini dilaksanakan dalam rangkaian agenda Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona. 


MWC merupakan ajang teknologi dan telekomunikasi global yang mempertemukan para pelaku industri digital dunia untuk menggali tren, inovasi, serta peluang kolaborasi. Momentum menjadi ajang strategis TelkomGroup untuk memperluas kemitraan internasional sekaligus memperkuat kapabilitas dan positioning perusahaan dalam ekosistem digital global.


Dalam rangkaian agenda MWC tersebut, Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji melakukan sejumlah pertemuan strategis dengan berbagai mitra teknologi global guna memperkuat ekosistem kemitraan TelkomGroup dalam pengembangan AI-driven digital infrastructure. 


Agenda tersebut mencakup penjajakan kolaborasi pada pengembangan data center hyperscale, penguatan solusi connectivity, serta eksplorasi model bisnis baru berbasis managed services dan platform digital, Kamis (12/03/2026) 


Momentum ini sekaligus dimanfaatkan TelkomGroup untuk mendorong kolaborasi yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga integrasi layanan digital bernilai tambah tinggi. Salah satu inisiatif yang didorong  pengembangan ekosistem digital di Indonesia melalui integrasi antara data center, konektivitas, cloud environment, serta kapabilitas keamanan aplikasi berbasis AI.


MoU antara NeutraDC dan F5 ditandatangani oleh CEO NeutraDC Andreuw Th.A.F. dan Chief Revenue Officer F5 Chad Whalen, serta disaksikan oleh Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis kedua pihak dalam mengintegrasikan kapabilitas data center dan managed services NeutraDC dengan solusi AI security dan application delivery milik F5 untuk menghadirkan layanan konektivitas berbasis AI yang aman, scalable, dan future-ready.


Sebagai penyedia layanan data center nasional dengan ekosistem yang terintegrasi, NeutraDC memiliki kapabilitas penyediaan layanan colocation, compute, dan connectivity. Melalui kolaborasi ini, NeutraDC memperkuat nilai tambah ekosistem layanannya dengan menghadirkan dukungan terhadap keamanan aplikasi serta pengelolaan lingkungan multi-cloud bagi pelanggan.


CEO NeutraDC Andreuw Th.A.F. menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi NeutraDC untuk memperkuat positioning sebagai AI-ready digital infrastructure provider. 


“Kolaborasi dengan F5 menjadikan agama langkah strategis NeutraDC dalam memperkuat kapabilitas AI Connectivity di atas infrastruktur data center kami. Dengan mengintegrasikan solusi AI security dan application delivery F5 ke dalam managed services NeutraDC, kami dapat menghadirkan layanan yang tidak hanya andal dari sisi infrastruktur, tetapi juga aman, adaptif, serta mampu mendukung kebutuhan workload AI dan aplikasi mission-critical pelanggan,” ucap Andreuw.


Ia menambahkan bahwa sinergi ini akan memperkaya portofolio layanan NeutraDC, khususnya dalam mendukung pelanggan enterprise yang mengadopsi arsitektur hybrid dan multi-cloud.


“Kami melihat kebutuhan pelanggan terhadap keamanan aplikasi, visibilitas trafik, serta optimalisasi performa semakin meningkat seiring adopsi AI dan cloud. Melalui kolaborasi ini, NeutraDC siap menjadi mitra strategis dalam perjalanan transformasi digital pelanggan secara end-to-end,” tambahnya.


Chief Revenue Officer F5 Chad Whalen menyampaikan bahwa Indonesia merupakan pasar strategis dengan pertumbuhan ekonomi digital yang signifikan.


“F5 berkomitmen menghadirkan solusi application security dan delivery yang mampu melindungi aplikasi modern di lingkungan multi-cloud dan AI-driven. Melalui kolaborasi dengan NeutraDC, kami dapat mengintegrasikan teknologi F5 lebih dekat infrastruktur data center lokal sehingga pelanggan di Indonesia memperoleh solusi AI Connectivity yang terintegrasi, aman, dan memiliki performa optimal,” pungkasnya. 


Sementara itu, Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya TelkomGroup dalam membangun ekosistem digital nasional yang berdaya saing global.


“Kolaborasi NeutraDC dan F5 mencerminkan komitmen TelkomGroup dalam menghadirkan infrastruktur dan platform digital yang AI-ready serta secure by design. AI-secure Connectivity yang kami tawarkan bukan sekadar solusi konektivitas, tetapi integrasi menyeluruh antara jaringan, data center, cloud, dan keamanan aplikasi. Dengan memperkuat kapabilitas tersebut, kami optimistis dapat mendukung akselerasi transformasi digital nasional sekaligus membuka peluang model bisnis baru di era ekonomi berbasis AI,” jelas Seno menambahkan. 


Inisiatif ini juga sejalan dengan agenda strategis Pemerintah Indonesia dalam mempercepat transformasi digital nasional, memperkuat kedaulatan dan keamanan data, serta membangun fondasi infrastruktur digital yang resilien untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan adopsi teknologi kecerdasan buatan di berbagai sektor industri.


Ke depan, para pihak akan melakukan pembahasan lebih lanjut untuk menyusun rencana implementasi yang terstruktur, termasuk aspek teknis, operasional, komersial, serta tata kelola, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku di Indonesia.


Melalui kolaborasi ini, NeutraDC dan F5 berharap dapat menghadirkan fondasi AI Connectivity yang kokoh bagi pelaku industri di Indonesia, sekaligus memperkuat daya saing nasional dalam menghadapi era transformasi digital berbasis kecerdasan buatan. (KBR/66)

 


 Samoair | Indonesia Berkibar News
 - Polres Samosir menggelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Toba Tahun 2026 di kawasan Segmen V Waterfront City Pangururan, Desa Pardomuan I, Pangururan, Samosir yang berlangsung aman dan tertib.


Apel pasukan dipimpin langsung oleh Kapolres, AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H yang sekaligus penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel Si Propam, Sat Lantas Polres, dan petugas Dinas Perhubungan, personel TNI serta petugas Satpol PP.


Ikut hadir sejumlah unsur Forkopimda dan pejabat daerah, di antaranya Bupati  diwakili Asisten I Pemkab Samosir, Wakil Ketua II DPRD Samosir, Pabung Kodim 0210/TU Mayor Inf. T. Siringoringo, para Danramil, Kajari Samosir, Kepala Dinas Perhubungan Laspayer Sipayung, Kepala BPBD, perwakilan FKUB Pendeta Kingson Perhusip, para pejabat utama Polres serta undangan lainnya. 


Barisan tampak tersusun rapi di tepi Danau Toba dengan formasi pleton TNI, pleton gabungan personel Polres, pleton Dinas Perhubungan, pleton gabungan Satpol PP dan Damkar, pleton tim medis dari Dinas Kesehatan serta barisan kendaraan dinas.


Selanjutnya dilaksanakan penyematan pita tanda operasi sebagai simbol dimulainya Operasi Ketupat Toba 2026.


Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan membacakan amanat Kapolri menyampaikan bahwa Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel serta sarana dan prasarana pengamanan.


“Apel ini merupakan wujud komitmen dan sinergisitas lintas sektor dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026 sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib dan lancar,” sebut Kapolres. 


Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa Operasi Ketupat 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari mulai 13 hingga 25 Maret 2026 dengan melibatkan 161.243 personel gabungan dari TNI, Polri serta berbagai instansi terkait, Kamis (12/03/2026) 


Pengamanan difokuskan pada sejumlah objek vital seperti masjid, lokasi salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api hingga bandara. 


Selain itu, diperkirakan pergerakan masyarakat selama libur Lebaran 2026 mencapai 143,9 juta orang. Oleh karena itu diperlukan kesiapan dan koordinasi seluruh pihak guna memastikan arus mudik dan arus balik berjalan aman dan lancar.


Usai pembacaan amanat Kapolri, dilanjutkan dengan doa, laporan komandan apel kepada pimpinan apel, penghormatan pasukan serta penutupan apel. 


Apel Gelar Pasukan selesai dilaksanakan sekitar pukul 17.00 WIB dan ditutup dengan sesi foto bersama.


Sementara itu, Kasi Humas Polres,  AKP Radiaman Simarmata menjelaskan Operasi Ketupat Toba 2026, Polres  telah menyiapkan satu Pos Pengamanan dan delapan Pos Pelayanan yang tersebar di sejumlah titik strategis.


Pos tersebut meliputi Pos Pengamanan Simpang Tiga Tele serta Pos Pelayanan Menara Pandang Tele, Simpang Gonting, Simpang Empat HKBP Bolon, Pasir Putih Parbaba, Pelabuhan Simanindo, Pelabuhan Ambarita, Pelabuhan Tomok dan Pelabuhan Sipinggan.


Selain itu, Polres Samosir juga menyiapkan tim pengurai kemacetan serta menyiagakan sebanyak 83 personel di Mako Polres dan Polsek jajaran. 


“Kepada masyarakat Kabupaten Samosir maupun wisatawan yang membutuhkan bantuan Kepolisian selama Operasi Ketupat Toba 2026 dapat mendatangi Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, Mako Polres maupun Polsek jajaran atau melalui layanan darurat 110,” tambah Radiaman Simarmata.


Ia juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak Kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas, guna mendukung kelancaran arus mudik, perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H serta kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Samosir. (P Simbolon)

11 Maret 2026


 Medan | Indonesia Berkibar News  - Pemerintah pusat berencana memberikan sejumlah program pemulihan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terdampak bencana di Sumatera Utara (Sumut). Salah satu program tersebut adalah relaksasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Sumatera.


Menindaklanjuti rencana tersebut, Gubernur Sumut  Muhammad Bobby Afif Nasution mempercepat proses sinkronisasi data UMKM antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Data tersebut ditargetkan rampung sebelum akhir Maret 2026 agar program bantuan dapat segera direalisasikan.


“Untuk itu, seminggu ini memastikan data dan angka yang tadi disampaikan, baik yang kami sampaikan, dari daerah, dari perbankan, dari Himbara, dan Kementerian, ini harus disinkronisasi, sebelum tanggal 31 sudah fix agar bisa langsung dirasakan oleh masyarakat," kata Gubernur Bobby Nasution usai rapat koordinasi Penyaluran KUR Pascabencana Sumatera di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (11/3/2026).


Dalam rapat yang dihadiri Menteri UMKM Maman Abdurrahman tersebut, Bobby menyampaikan bahwa banyak pelaku UMKM terdampak bencana, tidak hanya pada tempat tinggal tetapi juga pada lokasi usaha serta peralatan produksi.


"Selain tempat tinggal, tempat usaha adalah salah satu yang banyak terdampak juga, alat-alat produksi juga banyak yang terdampak, nah ini persoalan kedua yang banyak terdampak setelah kerusakan bangunan, memang saat ini di daerah terdampak bencana ekonomi sedang bangkit," kata Bobby.


Sementara itu, Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengapresiasi kepedulian Gubernur Sumut terhadap pelaku usaha kecil dan menengah di daerah tersebut.


“Dan saya juga mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Gubernur Sumatera Utara yang cukup luar biasa memperdulikan atau memikirkan saudara-saudara kita pengusaha-pengusaha mikro, kecil dan menengah yang ada di Sumut ini," kata Gubernur.


Secara nasional, terdapat sekitar 193 ribu pelaku usaha atau debitur terdampak bencana di tiga provinsi yang telah terdata. Dari jumlah tersebut, sekitar 44 ribu debitur berada di Sumut.


Meski demikian, Maman sepakat dengan langkah Gubernur Bobby Nasution untuk melakukan sinkronisasi data antara Pemerintah Provinsi Sumut dan pemerintah pusat. Ia juga memperkirakan jumlah tersebut masih akan bertambah karena proses pemetaan masih berlangsung hingga 31 Maret 2026.


Maman juga menjelaskan beberapa bentuk relaksasi yang akan diberikan kepada debitur terdampak bencana, di antaranya grace period, perpanjangan masa pinjaman, restrukturisasi kredit, serta keringanan suku bunga.


"Tahun ini (suku bunga) dihilangkan, mereka 0%, jadi tidak dibebankan bunga, tahun depan nanti naik ke 3%, bank juga akan mengidentifikasi mana-mana saja UMKM Dari 193 ribu ini yang dia sudah betul-betul tidak punya kemampuan membayar, tetapi ada juga yang memang masih punya kemampuan membayar," kata Maman. (bundo)


 


Samosir | Indonesia Berkibar News - Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk mengatakan stok Bapokting di Kabupaten Samosir aman. "Tadi kami bersama Forkopimda melakukan monitoring di Pasar Pangururan, secara umum stoknya aman dan tidak ada kenaikan harga yang signifikan," kata Ariston seusai monitoring ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok penting bersama Forkopimda dan Tim Pengendali Inflasi Daerah di Pasar Onan Baru Pangururan, Rabu(11/03/2026).


Monitoring ini sebagai tindak lanjut dari rapat koordinasi Pemerintah Kabupaten Samosir yang dipimpin Sekda Kab. Samosir Marudut Sitinjak, bersama Forkopimda dan seluruh stakeholder terkait ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga komoditas bahan pokok penting (Bapokting) dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M pada tanggal 10/03/2026.


Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya Pemerintah menjamin ketersediaan stok dan keterjangkauan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Sebagai daerah wisata, diperkirakan akan terjadi lonjakan pengunjung ke Samosir, sehingga stok bapokting harus tercukupi. Pemantauan harga dilakukan ditingkat agen maupun penjual/ pengecer secara langsung.


Dari hasil pantauan dilapangan, Wakil Bupati Samosir meyakinkan wisatawan lokal dan mancanegara maupun para perantau agar tidak ragu berkunjung ke Samosir. "Bagi para perantau dan wisatawan yang mau berkunjung ke Samosir untuk berwisata silahkan datang, kami siap menyambut dengan senyum, sapa dan salam," ungkap Ariston. 


Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa Pemkab Samosir dan stakeholder terkait siap memanjakan wisatawan dengan ragam kuliner, menyediakan hunian dan fasilitas lainnya agar wisatawan dapat menikmati keindahan alam yang ada di Samosir. "Dalam libur idul fitri tahun ini, kami sangat antusias menyambut kehadiran para wisawatan, mari berkunjung ke Samosir dan nikmati keindahan alamnya," pungkasnya.


Untuk stok beras, pantauan tim pada sejumlah distributor, yakni UD. Tambun dan CV. Rodearni, ketersediaan stok juga masih aman. Beras Premium harga Rp. 15.600/kg, Beras Medium Rp. 14.500/Kg. Sedangkan harga bawang merah lokal mengalami penurunan harga dari HET Rp. 41.500 dijual dengan harga Rp. 35.000/kg. Cabai merah keriting dengan HET Rp. 55.000 juga mengalami penurunan harga menjadi Rp. 22.000/kg. Sedangkan minyak goreng (minyak kita) stabil pada harga Rp. 15.700/ kg. 


Dalam mengendalikan inflasi daerah, Pemkab Samosir telah melakukan langkah nyata dengan menggelar Gerakan Pangan Murah di sejumlah tempat dan terus memonitor perkembangan dilapangan.


Pemkab Samosir akan tetap melakukan monitoring harga, stok dan jika ditemukan adanya harga diluar kendali maka akan ada intervensi dari pemerintah.


Turut hadir Wakil Ketua DPRD Samosir Sarhochel Tamba, Ketua TP-PKK Ny. Kennauli A. Sidauruk, Asisten I Tunggul Sinaga, Mewakili Kejari Samosir Kasi Pidum P. Situmorang, Kasat Intel Polres Samosir D. P. Sitanggang, Pabung  Mayor Inf T. Siringo-ringo serta beberapa Pimpinan OPD.( P Simbolon)

 


Jakarta | Indonesia Berkibar News - Serangan Amerika Serikat dan Israel di sejumlah wilayah Iran sejak 28 Februari 2026 saat ini mulai menekan stabilitas ekonomi serta pasokan energi global. 


Eskalasi konflik mendorong lonjakan harga minyak dunia, khususnya minyak Brent yang menjadi acuan harga minyak internasional. Dari sebelumnya sekitar USD 62 per barel  di awal tahun, harga minyak Brent kini meningkat hingga mencapai USD 85–91 per barel, Rabu (11/03/2026) 


Iran yang memiliki posisi strategis dalam sistem energi global. Salah satu titik paling krusial adalah Selat Hormuz, yakni jalur logistik energi yang dilalui sekitar 20 persen dari perdagangan minyak dunia.


Ancaman penutupan selat tersebut berpotensi memicu lonjakan harga minyak secara ekstrem serta krisis pasokan energi internasional yang dapat mendorong inflasi global dan meningkatkan tekanan fiskal setiap negara pengimpor energi.


Pakar ketahanan nasional serta geopolitik energi sekaligus dosen Program Studi Hubungan Internasional Universitas Pertamina (UPER), Dr. Ian Montratama, S.E., M.E.B., M.Si. (Han), menjelaskan bahwa konflik Timur Tengah yang merupakan ancaman tidak langsung bersifat multidimensional.


“Meski Indonesia tidak terlibat secara geografis maupun militer, blokade de facto oleh Iran berpotensi mengganggu pasokan energi hingga kawasan Asia Tenggara. Dalam kondisi krisis akibat kepanikan pasar global, harga minyak bahkan dapat melonjak hingga USD 150–200 per barel. Situasi ini tidak hanya mengancam ketahanan energi nasional, tetapi juga menekan kedaulatan ekonomi,” ungkap Dr. Ian.


Kenaikan harga energi global juga berpotensi menimbulkan efek berantai terhadap perekonomian domestik. Peningkatan harga minyak umumnya diikuti oleh kenaikan biaya transportasi, logistik, serta harga pangan yang pada akhirnya dapat memicu inflasi dan menekan daya beli masyarakat.


Selain berdampak pada sektor ekonomi dan energi, konflik juga dapat memicu dinamika geopolitik global yang lebih luas. Situasi ini membuka ruang bagi kekuatan besar lain, seperti Tiongkok dan Rusia yang mendukung Iran, untuk memperluas pengaruhnya di kawasan Timur Tengah.


“Akibatnya, terjadi pergeseran tatanan global dari sistem unipolar menuju multipolar. Untuk kondisi ini, stabilitas global tidak lagi didominasi oleh satu kekuatan besar, melainkan dipengaruhi oleh dinamika aliansi strategis antarnegara. Hal tersebut menjadikan kawasan Timur Tengah semakin strategis sebagai pusat rivalitas kekuatan global,” jelasnya. 


Di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global, Dr. Ian menilai Indonesia perlu memperkuat strategi mitigasi untuk menghadapi dinamika tersebut.


Dalam jangka pendek, pemerintah perlu menyiapkan kebijakan stabilisasi ekonomi, termasuk memperkuat jaring pengaman fiskal untuk meredam dampak inflasi energi. Dari sisi diplomasi, Presiden diharapkan mengambil inisiatif seruan deeskalasi melalui Board of Peace (BoP), ASEAN, serta Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). 


Selain itu, pemerintah juga perlu segera mematangkan rencana kontingensi evakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari negara-negara di kawasan Teluk.


Sementara dalam jangka panjang, pemerintah perlu merancang ketahanan nasional yang berbasis pada kemandirian teknologi pertahanan dan industri, termasuk pengembangan alat utama sistem senjata (alutsista) yang tidak bergantung pada pihak asing. Pemerintah juga perlu memperkuat strategi ketahanan energi nasional melalui diversifikasi sumber impor energi serta percepatan transisi menuju energi alternatif.


“Situasi global saat ini menjadi pengingat bahwa kedaulatan ekonomi, energi, dan geopolitik merupakan bagian penting dari ketahanan nasional. Indonesia perlu memperkuat kemandirian energi sekaligus menjaga prinsip diplomasi bebas aktif di tengah dinamika global yang semakin kompleks. 


Sebagai institusi pendidikan, Universitas Pertamina dapat berperan sebagai pionir riset untuk pengembangan kemandirian energi serta pembangunan kekuatan jaringan siber berbasis Artificial Intelligence (AI). 


Rekomendasi berbasis riset menjadi sangat penting untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap pihak asing,” tutup Dr. Ian.


Universitas Pertamina (UPER) melalui Program Studi Hubungan Internasional terus mendorong kajian strategis terkait geopolitik global, diplomasi, dan ketahanan energi melalui pendidikan serta riset. Informasi pendaftaran dapat diakses melalui https://pmb.universitaspertamina.ac.id/. (JBR/66)


 Medan | Indonesia Berkibar News - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution membahas peluang kerja sama di sektor perfilman dan pendidikan, saat menerima kunjungan diplomatik perwakilan Kedutaan Besar Kerajaan Thailand di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Rabu (11/03/2026).


Kunjungan tersebut dihadiri di antaranya Charge D’Affaires Royal Thai Embassy in Jakarta Mrs Hathaichanok Riddhagni Frumau, Honorary Consul Royal Thai Honorary Consulate in Medan Mr Martono Anggusti, serta rombongan lainnya.


Menurut Bobby Nasution, hubungan diplomatik antara Indonesia dan Thailand yang telah terjalin sejak lama membuka peluang kerja sama yang lebih luas, termasuk dengan Provinsi Sumut.


Potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang besar, menurutnya, menjadikan Sumatera Utara layak menjadi tujuan investasi pihak luar, termasuk dari Thailand. Selain sebagai provinsi terbesar keempat di Indonesia, Sumatera Utara juga memiliki sejumlah kesamaan dengan Thailand di beberapa sektor.


“Tentu dengan hubungan diplomatik yang sudah ada selama ini, kita melihat peluang kerja sama dua negara ini, khususnya seperti produksi perfilman di Sumut, termasuk juga sektor pendidikan khusus perfilman. Apalagi kita punya produksi film dengan genre tertentu di Indonesia, yang juga menjadi unggulan di Thailand, yakni film horor,” sebut Gubernur Bobby Nasution.


Selain itu, Bobby Nasution juga menyambut baik tawaran program pendidikan tinggi lanjutan yang dikhususkan bagi aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya, selama ini banyak warga Thailand yang menempuh pendidikan di sejumlah kampus di Sumut.


Senada dengan itu, Charge D’Affaires Royal Thai Embassy in Jakarta Mrs Hathaichanok Riddhagni Frumau menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Gubernur Bobby Nasution kepada rombongan Kedutaan Besar Thailand yang berkunjung ke Sumut. Kunjungan tersebut juga menjadi langkah awal untuk mengunjungi beberapa kampus serta komunitas mahasiswa Thailand di daerah ini.


“Kami berterima kasih atas keamanan, kenyamanan dan kesejahteraan yang telah diberikan kepada mahasiswa Thailand yang menempuh pendidikan di Sumatera Utara. Jadi sebenarnya untuk kerja sama dua negara ini bukan hanya ekonomi saja, tetapi juga pendidikan,” sebut Riddhagni.


Ia juga menilai potensi kerja sama yang disampaikan Gubernur Bobby Nasution sangat baik. Secara geografis, Sumut memiliki banyak lokasi yang mendukung produksi film, khususnya film bergenre horor. Hal tersebut juga dinilai sejalan dengan rencana pengembangan pendidikan tinggi dengan konsentrasi studi perfilman ke depan.


Usai pertemuan, Gubernur Bobby Nasution menyematkan kain ulos sebagai tanda penghormatan atas kedatangan rombongan perwakilan dari Kerajaan Thailand.


Turut mendampingi Gubernur dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Dedi J.P. Harahap, Kepala Dinas Kominfo Erwin Hotmansah Harahap, Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Yuda Setiawan, Kepala Biro Pemerintahan dan Otda Ade Sofianita, serta sejumlah pejabat lainnya. (bundo)


Diberdayakan oleh Blogger.