30 April 2026



Jakarta | Indonesia Berkibar News - PT PLN (Persero) akan terus memperkokoh sinergi global untuk meningkatkan utilisasi Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan perusahaan dalam mendukung upaya mitigasi perubahan iklim. 


Komitmen ini ditegaskan melalui penyerahan dokumen partnership agreement bersama United Nations Office for Project Services (UNOPS) pada kegiatan PLN Sustainability Day 2026 bertajuk “Empowering Climate Resilience” di Jakarta. 


Perjanjian kemitraan tentang kajian dan dukungan kegiatan transisi energi ini akan mendorong berbagai inisiatif, termasuk kajian terkait strategi transisi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), pengembangan smart grid dan Energy Storage System (ESS), serta studi yang mendukung pengembangan energi terbarukan.


Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan, kerja sama tersebut mencerminkan komitmen berkelanjutan PLN dalam memperkuat kemitraan global guna menghadirkan solusi nyata dalam menghadapi perubahan iklim. 


Menurutnya, kolaborasi strategis dan dukungan antarpihak dalam transisi energi merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan kedaulatan energi nasional dan membangun ketahanan ekonomi yang berkelanjutan.


“PLN terus memperkuat kemitraan global untuk menghadirkan solusi nyata dan berkelanjutan menghadapi perubahan iklim, termasuk melalui kolaborasi dengan UNOPS. Kemitraan ini mencerminkan aliansi visioner untuk mempercepat transisi energi Indonesia melalui inisiatif konkret yang berdampak tinggi," tuturnya. 


Dirinya menambahkan, dukungan global adalah elemen vital bagi Indonesia dalam menjalankan transisi energi. Ia menekankan bahwa krisis iklim merupakan tantangan lintas batas yang dampaknya dirasakan oleh seluruh dunia.


"Perubahan iklim adalah tantangan global yang tidak mengenal batas negara. Emisi gas rumah kaca di satu wilayah di bumi akan berdampak pada wilayah lainnya. Karena itu, transisi energi menjadi perjuangan bersama untuk menjaga masa depan peradaban manusia,” tegas Darmawan.


Deputy Director of the Southeast Asia Energy Transition Partnership (ETP) UNOPS, John Cotton menyampaikan, kolaborasi ini merupakan langkah penting untuk menyelaraskan transformasi sektor energi Indonesia melalui dukungan internasional. Keterlibatan ini diharapkan mampu mempercepat implementasi berbagai program prioritas melalui pendekatan berbasis kajian, inovasi teknologi, serta penguatan kapasitas korporasi.


“Perjanjian ini mencerminkan komitmen berkelanjutan ETP guna mendukung agenda transisi energi Indonesia yang ambisius. PLN merupakan penggerak utama dalam transformasi ini. Melalui kemitraan ini kami bertujuan untuk memberikan dukungan strategis, teknis, dan praktis yang memungkinkan percepatan pengembangan energi bersih serta kesiapan jaringan listrik. Bersama-sama, berharap dapat menciptakan dampak jangka panjang bagi perekonomian, masyarakat, dan lingkungan Indonesia,” ucap John. 


Sementara itu, Head of the United Nations Resident Coordinator’s Office, Matthew David Johnson-Idan, menyampaikan apresiasi atas langkah progresif PLN dalam menerjemahkan komitmen Indonesia pada Paris Agreement, baik melalui Nationally Determined Contribution (NDC) 2030 maupun target Net Zero Emissions (NZE) 2060. Menurutnya, transisi ke EBT bukan hanya soal menjaga keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang, tetapi juga strategi utama dalam menjaga ketahanan energi dan daya saing ekonomi nasional.


"Dalam peta jalan transisi energi nasional, peran PLN sangat krusial. PLN bukan sekadar penyedia listrik, melainkan institusi garda terdepan yang menerjemahkan ambisi iklim Indonesia menjadi aksi nyata melalui ekspansi energi terbarukan, modernisasi jaringan (smart grid), dan penguatan efisiensi energi secara masif," ujar Matthew.


Matthew menambahkan, transformasi sistem energi dunia saat ini adalah sebuah keniscayaan. Dirinya menegaskan bahwa United Nations siap mendukung PLN melalui berbagai kolaborasi strategis dan skema pembiayaan inovatif untuk mempercepat investasi transisi energi yang berdampak luas.


"Dalam konteks ini, United Nations siap mendukung PLN dalam memobilisasi pasar modal, termasuk melalui instrumen seperti penerbitan obligasi korporasi, pembiayaan campuran (blended finance), dan mekanisme berbagi risiko yang dapat mendorong investasi swasta jangka panjang sekaligus menjaga nilai publik," kata Matthew, Kamis (30/04/2026) 


PLN Sustainability Day 2026 merupakan wadah yang mempertemukan para pemangku kepentingan dari dalam dan luar negeri untuk menyatukan visi dalam mempercepat dekarbonisasi sektor ketenagalistrikan nasional. 


Pada penyelenggaraan di tahun kelima ini, PLN menegaskan bahwa sinergi internasional menjadi fondasi penting dalam menjalankan transisi energi nasional.


Kolaborasi PLN dengan berbagai mitra global tentunya akan memperkuat langkah perseroan dalam memperluas pemanfaatan energi bersih, serta membangun sistem ketenagalistrikan yang lebih tangguh, inklusif, berdaya saing global, dan mendorong pertumbuhan ekonomi hijau nasional. (JBR/66)




Samosir | Indonesia Berkibar. News.- Pemerintah Kabupaten Samosir menunjukkan komitmen dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang merupakan salah satu Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto. Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, turun langsung ke lahan bersama petani menanam bibit bawang putih bantuan Kementerian Pertanian RI di Dusun II Desa Maduma, Kecamatan Simanindo, Kamis(30/04/2026).


Di tengah hamparan lahan pertanian, Vandiko tampak membaur dengan Kelompok Tani Santo Adrianus Peajolo dan Kelompok Tani Lamtama yang menjadi penerima bantuan. Tanpa sekat, Bupati Samosir  ikut menanam bibit, berdialog, sekaligus memberi semangat kepada para petani. Kehadiran langsung ini menjadi simbol kuat bahwa program pertanian tidak hanya berhenti pada kebijakan, tetapi diwujudkan hingga ke tingkat lapangan.

Sebanyak 16 ton bibit bawang putih disiapkan untuk ditanam pada lahan seluas 20 hektare. Penanaman ini merupakan jawaban nyata Pemkab. Samosir  atas dukungan pemerintah pusat dalam mendorong Samosir sebagai salah satu sentra bawang putih di Sumatera Utara bahkan nasional.


Vandiko menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program prioritas Presiden RI melalui Asta Cita, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional khususnya Komoditi bawang putih. Ia mengungkapkan bahwa peluang tersebut terbuka setelah dirinya melakukan komunikasi langsung dengan Kementerian Pertanian.

“Samosir disebut sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi besar, bahkan dinilai lebih unggul. Ini menjadi peluang yang harus kita jawab dengan kerja nyata,” ujar Vandiko.


Lebih lanjut Vandiko menyampaikan, kepercayaan dari pemerintah pusat dibuktikan dengan keseriusan, terlihat dari cepatnya realisasi bantuan, mulai dari bibit hingga alat pertanian berupa traktor, bahkan saat ini disertai pendampingan dan keterlibatan peneliti dari BRIN.

“Program ini tidak main-main. Sehabis pertemuan dengan Menteri Pertanian,  bantuan bibit dan traktor sudah dikirimkan ke Samosir.  Kita harus manfaatkan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan petani,” tegasnya.


Dalam kesempatan itu, Vandiko juga menekankan pentingnya peran penyuluh pertanian lapangan (PPL) dalam mendampingi petani. Ia meminta agar setiap kendala di lapangan segera dicarikan solusi, sehingga target produksi dapat tercapai.

“Keberhasilan program ini ada di tangan petani. Kalau kita serius, bukan hanya swasembada, tetapi kita bisa menyuplai kebutuhan Sumatera Utara dan meningkatkan kesejahteraan petani,” tambahnya.


Lebih jauh, Vandiko menegaskan bahwa keberlanjutan program harus menjadi komitmen bersama. Ia optimistis Samosir mampu membuktikan diri sebagai daerah penghasil bawang putih yang diperhitungkan.

“Ini bukan sekadar program, ini bukti. Kita tunjukkan bahwa Samosir layak menjadi sentra bawang putih di Sumut dan nasional,” katanya.


Perwakilan Kementerian Pertanian RI, Risda Sinaga, menyampaikan dukungan penuh terhadap pengembangan bawang putih di Samosir. Ia menilai Samosir memiliki kekuatan tidak hanya di sektor pariwisata, tetapi juga pertanian hortikultura.

“Kita harus bahu-membahu membangun Samosir. Potensi pertanian ini harus dikembangkan bersama,” ujarnya.

Kementerian Pertanian juga telah menerima usulan pengembangan irigasi untuk mendukung keberlanjutan program. Ke depan, pengembangan bawang putih direncanakan tidak hanya di Kecamatan Simanindo, tetapi juga akan diperluas ke wilayah lain di Samosir dengan tetap menjaga kearifan lokal.


Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Samosir, Tumiur, menjelaskan bahwa target produksi bawang putih dapat mencapai 20 ton per hektare. Pendampingan intensif oleh penyuluh juga akan dilakukan untuk memastikan keberhasilan program.

“Seluruh kendala di lapangan akan ditangani bersama. Tidak ada kata gagal untuk kesejahteraan petani,” tegas Tumiur.

Menariknya, petani di Desa Maduma tetap mengedepankan kearifan lokal dalam budidaya, seperti penggunaan mulsa alami dari jerami dan ilalang. Selain itu, dukungan swadaya petani serta upaya perbaikan irigasi dan embung menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pertanian.


Ketua KTNA Samosir, Pantas M. Sinaga, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah kepada petani. Ia menegaskan komitmen untuk terus mendampingi kelompok tani demi menyukseskan program ini.


Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Santo Adrianus Peajolo, Edu Turnip, mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia berharap program ini membawa dampak nyata bagi peningkatan ekonomi petani.

“Semoga berhasil dan Samosir benar-benar menjadi sentra bawang putih,” ujarnya.


Dengan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan petani, Kabupaten Samosir optimistis mampu memperkuat perannya sebagai salah satu lumbung bawang putih di Sumatera Utara. Langkah nyata yang dimulai dari Desa Maduma ini diharapkan menjadi titik awal peningkatan kesejahteraan petani sekaligus penguatan ketahanan pangan nasional.


Turut hadir Kepala Dinas Kominfo Immanuel Sitanggang, Camat Simanindo Hans R. Sidabutar, Peneliti dari BRIN Popy serta anggota kelompok tani. ( P Simbolon )

 



Jakarta | Indonesia Berkibar News - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) saat ini kembali menyelenggarakan ajang tahunan IT and Digital Summit (ITD Summit) 2026 di Bandung dengan menampilkan beragam solusi AI yang inovatif. 


Mengusung semangat kolaborasi dan percepatan transformasi digital, gelaran tahun ini menghadirkan area eksibisi yang melibatkan seluruh ekosistem TelkomGroup sebagai ruang untuk menampilkan kapabilitas teknologi, infrastruktur digital, serta implementasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang telah diterapkan untuk kebutuhan internal maupun eksternal, Kamis (30/4/2026) 


Momentum ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi kapabilitas digital dari 24 use case yang dikembangkan oleh unit bisnis dan oprating company TelkomGroup guna menghadirkan solusi teknologi yang lebih terintegrasi dan scalable.


Salah satu sorotan utama dalam gelaran tersebut adalah Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) yang menghadirkan berbagai implementasi nyata dari pilar AI Native sebagai bagian dari strategi penguatan proses kerja internal sekaligus peningkatan kualitas layanan pelanggan agar lebih cerdas, adaptif, dan efisien. 


Melalui pameran, pengunjung dapat melihat secara langsung pemanfaatan solusi digital seperti Telkom Legal Intelligence System (TELIS) dan platform big data analytics BigBox AI yang telah mendukung produktivitas di lingkungan TelkomGroup, serta beragam solusi berbasis AI yang kini dimanfaatkan oleh pelanggan di berbagai sektor industri dan pemerintahan.


Direktur Utama Telkom Dian Siswarini ikut hadir untuk mengunjungi area eksibisi dan meninjau langsung kesiapan teknologi yang dikembangkan ekosistem AI TelkomGroup. Pada kesempatan tersebut, didemonstrasikan dua solusi unggulan, yakni aplikasi TELIS untuk kebutuhan internal perusahaan serta BigBox AI yang telah diimplementasikan oleh Bappeda Jawa Barat.


TELIS merupakan aplikasi legal intelligence berbasis Cognitive AI yang dirancang untuk membantu pengelolaan, pencarian, serta analisis dokumen kebijakan perusahaan secara cepat, akurat, dan kontekstual. Melalui kapabilitas AI, TELIS tidak hanya berfungsi sebagai repositori dokumen digital, tetapi juga mampu menelusuri, merangkum, hingga menyajikan informasi penting dari ratusan dokumen dalam hitungan detik. 


Implementasi ini secara signifikan mendorong efisiensi kerja, memungkinkan karyawan mengakses kebijakan terbaru dengan lebih mudah sekaligus mempercepat proses pengambilan keputusan berbasis data.


Melalui kunjungannya, Dian mencoba langsung fitur pencarian pada TELIS, termasuk melakukan pemeriksaan terhadap dokumen peraturan terbaru yang baru saja ditandatangani melalui sistem tersebut. Solusi ini menunjukkan bagaimana teknologi AI mampu menyederhanakan akses informasi legal secara cepat, tepat, dan akurat.


Ketertarikan juga terlihat saat dipaparkan keberhasilan implementasi BigBox AI dalam mendukung tata kelola data di lingkungan pemerintah daerah. BigBox AI merupakan solusi kecerdasan buatan berbasis big data yang dikembangkan Telkom untuk membantu organisasi dalam mengelola, menganalisis, serta memanfaatkan data secara lebih optimal guna mendukung pengambilan keputusan berbasis data. 


Dengan kapabilitas analitik yang canggih, BigBox AI mampu meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat keamanan, serta menghadirkan insight strategis yang dapat dimanfaatkan lintas sektor, termasuk pemerintahan.  Melihat potensi besar teknologi ini, Dian juga menekankan peluang replikasi solusi untuk diimplementasikan pada pemerintah daerah lainnya di Indonesia.


Menanggapi hal tersebut, Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi menjelaskan, “Solusi ini dirancang secara fleksibel dan scalable sehingga mudah direplikasi untuk mendukung percepatan digitalisasi di berbagai instansi pemerintah sekaligus memperkuat inisiatif augmented workforce secara nasional.”


Beragam aplikasi internal berbasis kecerdasan buatan turut dihadirkan untuk meningkatkan produktivitas karyawan. Selain itu, sebanyak 13 booth operating company TelkomGroup seperti Telkomsel, Telin, Infomedia, hingga Nuon berpartisipasi dengan menampilkan masing-masing inovasi unggulan. Kehadiran Digiserve, Finnet, Sigma, hingga Telkom Akses juga semakin menegaskan bahwa pengembangan teknologi cerdas telah tumbuh merata di seluruh lini bisnis TelkomGroup.


Melalui sinergi antara konferensi dan eksibisi, ITD Summit 2026 menjadi bukti nyata komitmen TelkomGroup dalam memperkuat budaya inovasi serta kolaborasi lintas entitas. Ke depan, semangat ini diharapkan terus mendorong lahirnya solusi digital yang relevan, berdampak nyata, dan mampu mendukung akselerasi transformasi digital Indonesia. (JBR/66)




Samosir | Indonesia Berkibar. News. - Dukung program Presiden RI Prabowo Subianto, Bupati Samosir Vandiko T Gultom, bersama Kapoksi Konservasi Air Direktur Jendral Lahan Dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian RI Risda br Sinaga, Kepala Dinas Ketapang dan Pertanian Tumiur Gultom dan Dua Kelompok Tani melaksanakan penanaman perdana pengembangan bawang putih seluas 20 hektar di Desa Maduma Kecamatan Simanindo, Kamis( 30/04/ 2026).


Kepala Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Dr Tumiur Gultom, menjelaskan kegiatan ini merupakan arahan langsung Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dimana mentargetkan produktivitas bawang putih yang dihasilkan bisa mencapai 20 ton/hektar. 


Penanaman bawang putih bertujuan pengembangan kawasan 20 hektar  yaitu menumbuhkan kawasan sentra bawang putih baru diluar Jawa dan Nusa Tenggara Barat, sekaligus mendukung pencapaian target KSPP (Kawasan Sentra Produksi Pangan) di Provinsi Sumatera Utara. 


Menyiapkan petani-petani bawang putih untuk melakukan kegiatan budidaya bawang putih secara luas dan masif pada tahun berikutnya. Hasil panen dapat dimanfaatkan sebagai bahan edukasi, branding dan promosi kepada masyarakat agar mengkonsumsi bawang putih lokal.


Kapoksi Konservasi Air Direktur Jendral Lahan Dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian RI Risda br Sinaga, Pemerintah, khususnya Kementerian Pertanian terus berupaya meningkatkan produksi, produktivitas dan daya saing bawang putih lokal agar secara bertahap dapat bersaing dengan bawang putih impor. 


Menteri Pertanian terus menggelorakan kembali semangat swasembada bawang putih nasional. Upaya tersebut ditempuh melalui berbagai skema diantaranya melalui alokasi APBN, swadaya petani serta wajib tanam dan produksi oleh importir.


Kegiatan ini melibatkan Dua kelompok tani yaitu Kelompok Tani Lamtana dan Kelompok Tani Santo Adrian is Pea Jolo, dengan total luasan 20 hektar, dengan jumlah benih 16 ton. 


Bupati Samosir Vandiko T Gultom, mengungkapkan kegiatan penanaman bawang putih adalah wujud nyata pemerintah pusat untuk mensejaterahkan petani dan menjadikan Kabupaten Samosir sebagai sentra bawang putih. 


Pengembangan bawang putih mendapat dukungan penuh pemerintah pusat dan asta cita Presiden Prabowo Subianto dimana salah satunya menggalakkan ketahanan pangan nasional dengan melanjutkan program pengembangan komoditas strategis, salah satunya swasembada bawang putih. Program ini dirancang untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor dan memperkuat produksi dalam negeri.


Bahkan Bupati Samosir hadir di lahan pertanian, tujuannya bukan hanya menanam saja, tapi sebagai bukti nyata ikut memberikan semangat, sosialisasi dan memotivasi kepada petani.


Bupati Samosir Vandiko T Gultom, mengatakan bahwa pemerintah terus berkomitmen menjaga keberlanjutan program pengembangan bawang putih. Target swasembada bawang putih tetap menjadi prioritas nasional. 


Pengembangan komoditi bawang putih pada dasarnya bergantung pada kelompok tani, namun sangat perlu mendapatkan perhatian dan bantuan dari pemerintah maupun swasta, dengan memberikan edukasi dan pendampingan serta bantuan sarana dan prasarana pertanian. Program ini merupakan kebijakan nasional. Dari seluruh kabupaten di Sumatera Utara, hanya Kabupaten Samosir dan Humbang Hasundutan yang dipercaya mengembangkan bawang putih.


Program ini bersumber dari APBN Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2025. Kedepannya, Kabupaten Samosir ditargetkan harus mampu sebagai penghasil  bawang putih dan konsumsi, untuk mendukung swasembada bawang putih di Sumatera Utara bahkan nasional. Atas program ini, pemerintah siap mendukung dan memfasilitasi kegiatan pengembangan budidaya bawang putih setiap kelompok tani penerima manfaat di wilayah Kabupaten Samosir.


“Kami berharap para petani untuk melaksanakan budidaya dengan sepenuh hati, ketulusan jiwa, semangat dan kekompakan agar bisa mencapai target dan hasil yang sebaik-baiknya. Seluruh hasil panen ini nantinya akan menjadi milik kelompok/petani, harapan kita bersama, penanaman bawang putih ini benar-benar bisa dikelola dengan baik” harap Bupati.


Penerima bantuan, Ketua Kelompok Tani Santo Adrianus Peajolo, Hotber P. Turnip didampingi Ketua Kelompok Tani Lamtama, Feriadi Sitio menyampaikan apresiasi atas penanaman perdana bawang putih yang diberikan pemerintah. Ia menyebut semoga apa yang ditanam hari ini dapat kita panen dengan Basil memuaskan. 


“Terima kasih atas kepercayaan ini. Kami akan berusaha maksimal agar program ini berhasil,” ujarnya.


 Kami optimis program ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani di Samosir.


“Kami siap bekerja keras agar hasilnya maksimal. Ini kesempatan untuk meningkatkan taraf hidup petani,” katanya. ( P Simbolon)

 



Tebingtingi | Indonesia Berkibar News - Aksi pencurian sepeda motor yang terjadi di Kota Tebing Tinggi akhirnya berhasil diungkap tim gabungan Subdit III Ranmor Ditreskrimum Polda Sumut bersama Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi. Seorang pria dewasa berinisil HJS (45), yang merupakan warga Medan berhasil diamankan setelah sempat menjadi buronan atas kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Kasus ini bermula pada Jumat sore (20/2/2026) di Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Tanjung Marulak Hilir, Kota Tebing Tinggi. Saat itu korban, Mhd. Afri Andi (24), memarkirkan sepeda motor honda BK 5882 NAW miliknya didepan toko kue J.CO yang berada disamping Swalayan Ramayana.

Saat korban menoleh ke arah parkiran, sepeda motor miliknya sudah dibawa kabur oleh pelaku yang tidak dikenal. Korban sempat mengejar sambil berteriak maling, tetapi pelaku berhasil melarikan diri dan menghilang dari pantauan warga.

Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda warna hitam tahun 2021 dengan nomor polisi BK 5882 NAW dan mengalami kerugian sekitar Rp15 juta. Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polres Tebing Tinggi.

Kasat Reskrim Polres Tebing Tinggi, Iptu Dr. Herikson P. Siahaan, SH, MH dalam keterangannya menyebutkan, bahwa berbekal laporan korban, tim gabungan Subdit III Ranmor Ditreskrimum Polda Sumut bersama personel Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi bergerak cepat melakukan penyelidikan.

"Hasilnya, pada Senin sore, 27 April 2026 petugas gabungan berhasil meringkus pelaku di depan Stasiun Pinang Baris Jalan TB Simatupang, Kota Medan", ungkap Iptu Herikson Siahaan, Kamis (30/04/2026).

Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengakui telah melakukan pencurian sepeda motor bersama seorang rekannya bernisial I yang kini masih dalam pengejaran petugas. Tidak hanya itu, pelaku juga mengaku pernah melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor di Alfamart Jalan Deblod Sundoro Kota Tebing Tinggi.

Dari tangan pelaku, petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Sonic warna merah BK 6488 AGF yang digunakan saat menjalankan aksinya.

Selanjutnya tersangka diboyong ke Mapolres Tebing Tinggi guna menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 477 UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.(zul)


  


Dairi | Indonesia Berkibar News  - Sat Narkoba Polres Dairi menangkap tersangka berinisial HSK (40) di warung kopi miliknya yang berada di Desa Parbuluan VI Kecamatan Parbuluan Kabupaten Dairi, pada hari Selasa (28/04/2026). 


HSK diamankan usai petugas mendapat beberapa barang bukti berupa Narkotika jenis sabu, ganja, hingga pil ekstasi. 


Kasi Humas Polres Dairi, AKP Syahril Ramadhan Saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. 


"Iya betul. Tim Opsnal Sat Narkoba berhasil meringkus seorang tersangka berinisial HSK, di warung miliknya atas kasus narkotika, " ujarnya, Rabu (29/04/2026). 


Syahril menegaskan, penangkapan tersangka berawal adanya informasi dari petugas di Polsek Parbuluan, atas peredaran Narkotika di wilayah tersebut. 


Tim opsnal Sat Narkoba langsung bergerak menuju lokasi dan langsung melakukan penangkapan terhadap HSK. Polisi pun langsung melakukan penggeledahan di sekitar warung. 


Disana, petugas mendapati beberapa barang yang diduga merupakan Narkotika seperti 2 plastik klip berisikan sabu seberat 0,70 gram , 1 plastik klip berisikan pil ekstasi seberat 0,54 gram, serta 1bungkus daun ganja dengan bruto 17 gram. 


"Kemudian ada  juga 3 buah timbangan elektronik, 2 buah mancis, 1 alat hidap bong, 1 sendok kecil, 1 pipet yang diruncingkan, dan 3 plastik klip berukuran sedang yang masih kosong, uang tunai sebanyak Rp. 2.500.000" jelasnya. 


Menurut HSK, barang itu didapat dari seorang berinisial SS yang berada di Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit. 


Atas perbuatannya, HSK beserta barang bukti lainnya di boyong ke Mapolres Dairi guna pemeriksaan lebih lanjut.(zul)

  


Medan | Indonesia Berkibar News  
-  Dalam rangka menyambut Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Satuan Brimob Polda Sumatera Utara menggelar Apel Sore Kesiapsiagaan sebagai bentuk kesiapan penuh menghadapi berbagai potensi dinamika kamtibmas di wilayah Sumatera Utara. Kegiatan strategis ini dilaksanakan di Lapangan Hanyaken Musuh, Makosat Brimob Polda Sumut, Ksatriaan K.E. Lumi, Jalan Bhayangkara, Medan Tembung, Rabu (29/04/2026).

Dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M.Han, apel tersebut diikuti oleh 773 personel yang telah diploting di sejumlah titik pengamanan vital dan strategis. Kesiapan ini menjadi bukti nyata bahwa Brimob Sumut hadir dengan kekuatan penuh untuk memastikan seluruh rangkaian peringatan May Day berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Dalam arahannya, Dansat Brimob menegaskan bahwa pengamanan May Day tahun ini harus dilaksanakan dengan mengedepankan sikap humanis, profesional, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat. Seluruh personel diminta untuk tetap waspada, solid, dan tidak meremehkan setiap perkembangan situasi, dengan menjadikan pengalaman pengamanan tahun sebelumnya sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat kesiapan operasi.

Lebih lanjut, penekanan diberikan pada pentingnya menjaga kekompakan dalam formasi, memperkuat solidaritas internal, serta membangun sinergi eksternal bersama seluruh unsur pengamanan lainnya. Dengan kekuatan siaga mencapai ribuan personel di seluruh jajaran, Sat Brimob Polda Sumut memastikan mampu bergerak cepat, tepat, dan terukur dalam menghadapi segala bentuk potensi gangguan keamanan.

Apel kesiapsiagaan ini tidak hanya menjadi simbol kesiapan operasional, namun juga cerminan komitmen kuat Korps Brimob Polda Sumut sebagai garda terdepan penjaga stabilitas keamanan, pelindung masyarakat, dan pengawal kondusivitas daerah.

Dengan semangat pengabdian tanpa batas, Satuan Brimob Polda Sumut siap mengawal May Day 2026 secara humanis, tegas, dan profesional demi terwujudnya situasi yang aman, damai, serta penuh ketertiban di tengah masyarakat.(zul)

Diberdayakan oleh Blogger.