27 Agustus 2026

  



Binjai |Indonesia Berkibar News
- Dalam upaya memperkuat perlindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan mencegah terjadinya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Binjai, AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., menggelar pertemuan silaturahmi sekaligus koordinasi strategis dengan Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Utara.


Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban ini dilaksanakan di Ruang Kerja Kapolres Binjai, Kamis (27/08/2026).

Silaturahmi ini menjadi momentum penting bagi kedua instansi untuk menyamakan persepsi dan memperkuat kolaborasi di lapangan. 


Fokus utama pembahasan adalah langkah preventif dan represif guna mencegah pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) secara ilegal (non-prosedural) ke luar negeri yang rawan berujung pada praktik perdagangan manusia.


Kapolres Binjai, AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., dalam kesempatannya menegaskan bahwa jajaran Polres Binjai berkomitmen penuh untuk menindak tegas segala bentuk tindak kejahatan transnasional, khususnya jaringan sindikat pengiriman pekerja migran ilegal yang beroperasi di wilayah hukum Kota Binjai.


"Pertemuan hari ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi warganya. Kami di Polres Binjai tidak akan memberikan ruang gerak bagi para calo atau sindikat TPPO. Sinergi dengan BP3MI sangat krusial, mulai dari tahap edukasi masyarakat, deteksi dini di tingkat desa melalui Bhabinkamtibmas, hingga penegakan hukum yang tegas terhadap para pelaku maupun pemodal di baliknya," tegas AKBP Bimo Moernanda.


Lebih lanjut, Kapolres Binjai juga menginstruksikan jajaran Sat Reskrim dan Intelkam untuk terus melakukan pemetaan (mapping) terhadap kantong-kantong wilayah yang rawan menjadi sasaran rekrutmen TKI ilegal., tegasnya


Sementara itu, Kepala Balai BP3MI Sumatera Utara, KOMBES POL. Budi Novijanto, S.H., menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas langkah proaktif Kapolres Binjai. Pihaknya menyadari bahwa BP3MI tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan penuh dari aparat penegak hukum, terutama di wilayah-wilayah yang menjadi titik keberangkatan atau transit. terangnya


"Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari Bapak Kapolres Binjai beserta jajaran. Edukasi kepada masyarakat tentang bahaya jalur non-prosedural harus terus digencarkan. Kami berharap, dengan kolaborasi yang kuat bersama Polres Binjai, masyarakat semakin teredukasi untuk memilih jalur resmi jika ingin bekerja ke luar negeri, sehingga hak-hak dan keselamatan mereka terjamin sepenuhnya," ungkap Kepala BP3MI Sumut.


Di akhir pertemuan, kedua belah pihak sepakat untuk segera menyusun program kerja teknis bersama, termasuk rencana sosialisasi gabungan ke kecamatan-kecamatan dan pengaktifan saluran pengaduan cepat (hotline) 110 bagi warga yang mencurigai adanya aktivitas rekrutmen pekerja migran yang tidak wajar.


Polres Binjai turut mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan tawaran pekerjaan di luar negeri bersyarat mudah dan bergaji tinggi tanpa melalui perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia resmi (P3MI) yang terdaftar di pemerintah. Jika menemukan indikasi tersebut, warga diminta untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat., ujar AKBP Bimo Moernanda.(Humasresbinjai/zul)

  


Binjai | Indonesia Berkibar  News
-  Kepolisian Resor (Polres) Binjai menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang berlangsung khidmat di Masjid Al-Ikhlas Mako Polres Binjai jalan sultan hasanuddin kecamatan binjai kota pada Kamis (27/08/2026) Kegiatan rohani ini dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU), para perwira, serta seluruh personel dan staf ASN Polres Binjai yang beragama Islam pukul 08.30 wib


Peringatan hari kelahiran Rasulullah SAW tahun ini mengusung tema "Meneladani Akhlak Rasullullah SAW Demi Mewujudkan Polri Yang Profesional, Humanis, dan Berintegritas" Acara diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, oleh salah satu personil polres Binjai Bripda Naufal, serta tausiah agama yang disampaikan oleh ustaz dr H Ahmad Rivai Barus


Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H. didampingi oleh ibu ketua bhayangkari cabang binjai Ny Tika Bimo dan mengajak seluruh personel maupun Bhayangkari untuk menjadikan momentum Maulid Nabi ini sebagai sarana refleksi diri Kapolres Binjai menekankan pentingnya meneladani akhlak mulia, kejujuran, dan amanah Rasulullah SAW dalam melaksanakan tugas sehari-hari sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat


Melalui kegiatan ini, pihak kepolisian berharap kinerja dan profesionalisme anggota Polri di lapangan dapat semakin meningkat sejalan dengan nilai-nilai Presisi. Selain penguatan spiritual, acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, kedamaian, dan kondusifitas situasi Kamtibmas di seluruh wilayah hukum Kota Binjai.(Humasresbinjai/zul)



  


Binjai | Indonesia Berkibar News
- Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., turun langsung mengecek kesiapsiagaan personel Pleton Dalmas Polres Binjai dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Binjai.


Pengecekan berlangsung di Lapangan Apel Polres Binjai, Jalan Sultan Hasanuddin No. 1 Binjai, Kamis (27/08/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.


Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel Dalmas sebagai garda terdepan dalam pengamanan kegiatan masyarakat, khususnya unjuk rasa. Personel diminta mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta selalu mengedepankan sikap humanis dan pengendalian diri dalam setiap pelaksanaan tugas.


“Kesiapsiagaan harus terus dijaga. Laksanakan tugas dengan profesional, humanis, dan tetap mengutamakan keamanan masyarakat,” tegas Kapolres Binjai.


Pengecekan turut dihadiri Kabag Ops KOMPOL Hendry D.B., S.H., M.H., Kabag SDM KOMPOL M. Hasan, S.H., M.H., Kasat Samapta IPTU Herman Sentosa, S.H., M.H., Kasi Propam AKP Kesuma Hadi, S.Sos., dan Kasi Humas IPTU Mimpin Ginting, S.H., M.H.(Humas Polres Binjai/Zul)



 


Batu Bara | Indonesia Berkibar News 
- Polres Batu Bara melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dan Polsek jajaran berhasil mengungkap 10 kasus tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) dalam periode 16 Juli hingga 26 Agustus 2026.


Pengungkapan tersebut disampaikan dalam kegiatan press release yang digelar di Aula Sarja Arya Rancana Polres Batu Bara, Rabu (26/08/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.


Kegiatan dipimpin oleh Kasihumas Polres Batu Bara dan dihadiri Kasat Reskrim AKP Binrot Situngkir, S.H., M.H., Kasat Intelkam AKP Agus Situmorang, S.H., Kasat Samapta IPTU Suganda L. Naibaho, S.H., Kasat Lantas IPTU Devi Siringo-Ringo, S.H., S.Sos., M.H., serta personel Polres Batu Bara.


Dalam pengungkapan tersebut, jajaran Polres Batu Bara berhasil mengungkap 10 perkara, terdiri dari 5 kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) dan 5 kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dengan total 17 tersangka.


Lima Kasus Curat


Kasus pertama terjadi pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 05.00 WIB di sebuah toko di Jalan Rakyat, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara. Pelapor mendapati pintu toko dalam keadaan terbuka dan sejumlah barang serta uang tunai sekitar Rp10 juta telah hilang.


Dalam perkara tersebut, polisi mengamankan tersangka berinisial H, laki-laki berusia 39 tahun. Barang bukti yang diamankan berupa dua potongan kayu dan satu unit telepon seluler merek Samsung warna gold.


Kasus kedua terjadi pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 05.00 WIB di Jalan Haji Mahmud Hasan, Desa Indrayaman, Kecamatan Talawi. Korban kehilangan baterai genset, kabel instalasi listrik serta tiga baterai mobil dengan total kerugian sekitar Rp15 juta.


Polisi mengamankan dua tersangka berinisial M, 19 tahun, dan MF, 25 tahun. Dari perkara tersebut turut diamankan barang bukti berupa satu pisau cutter warna merah dan enam potongan kabel berbagai warna.


Kasus ketiga terjadi pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 02.30 WIB di Dusun VI Bunga Tanjung, Desa Benteng, Kecamatan Talawi. Dalam perkara tersebut, pelaku diduga mengambil kabel tower menggunakan sebilah parang. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp10 juta.


Polisi mengamankan tersangka berinisial EK, 42 tahun. Barang bukti yang diamankan antara lain satu unit sepeda motor, satu karung/goni, satu utas kabel tower, satu bilah parang, satu pisau lipat dan satu buah tang.


Kasus keempat terjadi pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 05.00 WIB di Dusun VI Harapan Jaya, Desa Bangun Sari, Kecamatan Datuk Tanah Datar. Korban kehilangan sebuah tas yang berada di dalam mobil. Tas tersebut berisi uang tunai Rp8 juta, satu unit telepon seluler Vivo dan satu unit telepon seluler Oppo.


Dalam perkara tersebut, polisi mengamankan dua tersangka berinisial HS, 17 tahun, dan YP, 18 tahun. Sementara seorang lainnya berinisial WO, 22 tahun, masih dalam penyelidikan.


Barang bukti yang diamankan antara lain satu unit telepon seluler Oppo, satu unit sepeda motor, satu tas warna cream, satu pisau cutter dan sejumlah potongan kabel.


Kasus kelima terjadi pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 05.30 WIB di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di depan toko kelontong Desa Perjuangan, Kecamatan Sei Balai. Pelapor kehilangan uang tunai Rp4,3 juta dan satu unit telepon seluler Vivo Y17 yang berada di dalam mobil pikap.


Dalam perkara tersebut, polisi mengamankan tiga tersangka berinisial S, 36 tahun, MRA, 25 tahun, dan AS, 18 tahun. Barang bukti yang diamankan berupa satu unit telepon seluler Vivo warna biru.


Lima Kasus Curanmor


Selain mengungkap lima perkara Curat, Satreskrim Polres Batu Bara dan Polsek jajaran juga berhasil mengungkap lima perkara pencurian sepeda motor.


Kasus pertama terjadi pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Sepeda motor Yamaha Scorpio milik korban yang diparkir di halaman rumah di Dusun V A, Desa Sei Balai, hilang saat korban melaksanakan salat Jumat. Korban mengalami kerugian sekitar Rp9 juta.


Dalam perkara tersebut, polisi mengamankan tersangka berinisial IH, 30 tahun. Polisi juga menyita satu unit sepeda motor Yamaha Scorpio beserta BPKB dan STNK.


Kasus kedua merupakan pencurian sepeda motor Honda Verza milik korban. Kendaraan tersebut digunakan untuk berangkat sekolah dan diparkir di sebuah warung di luar lingkungan sekolah di kawasan Sei Bejangkar. Saat hendak digunakan kembali, sepeda motor tersebut telah hilang.


Polisi kembali mengamankan tersangka berinisial IH, 30 tahun, beserta barang bukti satu unit sepeda motor Honda Verza dan BPKB.


Kasus ketiga terjadi di wilayah Kecamatan Air Putih. Dalam perkara tersebut, polisi mengamankan dua tersangka berinisial LAY, 32 tahun, dan IS, 35 tahun.


Barang bukti yang diamankan berupa satu unit sepeda motor Honda Vario warna hitam dengan nomor polisi BK 6359 OAQ. Peristiwa tersebut mengakibatkan korban mengalami kerugian setelah sepeda motor dan sejumlah barang lainnya hilang dari rumah.


Kasus keempat terjadi di wilayah Kecamatan Lima Puluh. Korban kehilangan sepeda motor Honda Supra Fit yang diparkir di Tangkahan Sampan Desa Gambus Laut saat pergi melaut. Sepeda motor tersebut kemudian diketahui telah hilang dan korban mengalami kerugian sekitar Rp5 juta.


Dalam perkara tersebut, polisi mengamankan tersangka berinisial S, 56 tahun, serta satu unit sepeda motor Honda Supra Fit warna hitam.


Kasus kelima merupakan pencurian sepeda motor Honda CBR 150 di wilayah Kecamatan Medang Deras. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (8/8/2026) tersebut mengakibatkan korban mengalami kerugian sekitar Rp16,5 juta.


Polisi mengamankan tersangka berinisial IS, 30 tahun, dalam perkara tersebut.


Pengungkapan 10 kasus 3C dengan 17 tersangka ini merupakan bentuk komitmen Polres Batu Bara dalam menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Jajaran kepolisian juga terus meningkatkan upaya pencegahan melalui kegiatan patroli serta penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana.


Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono, S.I.K., M.H., CPHR., CBA. menegaskan bahwa Polres Batu Bara akan terus meningkatkan kegiatan kepolisian dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif.


Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap barang berharga dan kendaraan bermotor, menggunakan kunci pengaman tambahan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengalami atau mengetahui adanya tindak pidana.


Kegiatan press release berakhir sekitar pukul 10.00 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.(zul)

26 Agustus 2026




Samosir | Indonesia Berkibar News
- Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati dalam pendataan tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus ajakan kepada seluruh masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Samosir untuk berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026, Rabu(26/08/2026).


Petugas Sensus Ekonomi 2026 melakukan pendataan terhadap berbagai informasi terkait kegiatan usaha, mulai dari karakteristik usaha, tenaga kerja, pendapatan dan pengeluaran, aset usaha, pemanfaatan teknologi, hingga informasi lainnya sesuai dengan karakteristik masing-masing usaha.


Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis dalam menyediakan data yang akurat mengenai kondisi dan perkembangan dunia usaha. Data tersebut nantinya menjadi salah satu dasar penting dalam memetakan struktur perekonomian, mengidentifikasi potensi ekonomi, serta mendukung penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.


Bagi Kabupaten Samosir, data hasil sensus diharapkan mampu memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk potensi sektor usaha yang dapat dikembangkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Bupati Samosir Vandiko Timoteus Gultom ST Juga mengajak masyarakat untuk menerima petugas sensus dengan baik serta memberikan informasi yang benar dan lengkap sesuai kondisi usaha masing-masing.


“Setiap data yang diberikan sangat berarti. Data yang akurat akan membantu pemerintah dalam menyusun perencanaan dan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat,” menjadi semangat dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.


Pemerintah Kabupaten Samosir juga mengimbau seluruh pelaku usaha untuk tidak ragu memberikan informasi yang diperlukan kepada petugas sensus. Partisipasi Masyarakat menjadi bagian penting dalam menghasilkan data berkualitas bagi pembangunan ekonomi, baik di tingkat Daerah maupun Nasional. (Simbolon)



  


Medan | Indonesia Berkibar News
- Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., bersama pejabat utama (PJU) Polda Sumut mengecek kesiapan personil, peralatan hingga kendaraan dalam menghadapi situasi tanggap darurat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Utara.


Pengecekan digelar di Lapangan Samapta Sumatera Utara, Senin (24/08/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh unsur pendukung penanganan karhutla dalam kondisi siap digunakan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.


Dalam pengecekan tersebut, Kapolda Sumut bersama PJU tidak hanya memeriksa kesiapan personel, tetapi juga mengecek berbagai peralatan dan kendaraan yang akan digunakan dalam penanganan karhutla. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan sarana pendukung dalam kondisi baik dan dapat dioperasionalkan secara cepat.


Kesiapan tersebut menjadi bagian penting dalam menghadapi karhutla, mengingat penanganan kebakaran membutuhkan respons cepat serta dukungan peralatan yang memadai agar api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas.


Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan pengecekan dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan Polda Sumut dalam menghadapi potensi karhutla.


“Bapak Kapolda menekankan bahwa kesiapsiagaan harus dipastikan secara menyeluruh. Bukan hanya personel, tetapi juga peralatan dan kendaraan harus dalam kondisi siap operasional. Ketika terjadi keadaan darurat, seluruh unsur harus bisa bergerak dengan cepat,” ujar Ferry menyampaikan arahan Kapolda Sumut.


Menurut Ferry, kesiapan sarana dan prasarana menjadi faktor penting dalam mendukung efektivitas penanganan di lapangan. Karena itu, setiap peralatan yang akan digunakan harus dipastikan berfungsi dengan baik dan personel memahami penggunaannya.


“Kita tidak ingin ketika terjadi kebakaran baru dilakukan pengecekan. Semua harus sudah siap dari sekarang, sehingga apabila ada laporan atau titik api, personel bersama peralatan dan kendaraan dapat langsung digerakkan,” katanya.


Selain kesiapan internal, Polda Sumut juga memperkuat koordinasi dengan TNI, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni dan stakeholder terkait. Sinergi lintas sektor diperlukan agar penanganan karhutla dapat dilakukan secara terpadu, mulai dari deteksi dini, pemadaman hingga upaya pencegahan agar kebakaran tidak meluas.


Ferry juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.


“Pencegahan menjadi langkah utama. Namun apabila terjadi karhutla, kita pastikan personel, kendaraan dan peralatan sudah siap untuk memberikan respons secepat mungkin,” ujarnya.(zul)

 


Medan| Indonesia Brkibar News
- Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Republik Indonesia, dan mitra strategis memperkuat sinergi dalam pengembangan ekonomi syariah melalui Sumut Halal Fest 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 26–27 Agustus 2026 dihadiri oleh Kepala BPJPH Republik Indonesia Ahmad Haikal Hasan, Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution, dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Ameriza Ma'ruf Moesa berlokasi di Ex-Medan Club, Kota Medan,Selasa (26/08/2026)

Sumut Halal Fest 2026 merupakan kegiatan kolaboratif pertama yang mempertemukan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Bank Indonesia, BP/JPH, dan berbagai mitra strategis dalam satu rangkaian kegiatan untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah Sumatera Utara. 

Melalui kolaborasi bersama, ekosistem industry halal diharapkan tidak hanya menjadi alternatif, namun menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di Sumatera Utara melalui penguatan industri halal, peningkatan kapasitas UMKM, perluasan sertifikasi halal, literasi ekonomi syariah, serta penguatan sinergi program ekonomi syariah.

Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution menyampaikan bahwa industri dan produk halal semakin diminati masyarakat, baik di tingkat nasional maupun global. Kondisi tersebut menjadi peluang besar bagi pelaku UMKM Sumatera Utara untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing.

“Industri halal dan produk halal semakin diminati masyarakat, baik nasional maupun global. Karena itu, kita perlu terus meningkatkan sertifikasi halal bagi UMKM di Sumatera Utara agar semakin banyak produk unggulan daerah yang memenuhi standar halal, memiliki daya saing, dan dapat menjadi penggerak perekonomian Sumatera Utara,” ujar Gubernur Sumatera Utara.

Sementara itu, Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan menyampaikan bahwa Sumatera Utara memiliki potensi besar karena didukung banyak pengusaha dan UMKM. Peningkatan jumlah produk halal dari Sumatera Utara diyakini akan membuka peluang pasar yang lebih luas seiring dengan semakin berkembangnya halal lifestyle.

“Sumatera Utara memiliki banyak pengusaha dan UMKM. Dengan semakin meningkatnya produk halal dari Sumatera Utara, akan semakin terbuka peluang untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan UMKM. Halal lifestyle saat ini juga semakin luas, sehingga sertifikasi halal menjadi salah satu peluang bagi produk UMKM Sumatera Utara untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas pasar,” ujar Ahmad Haikal Hasan.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Ameriza Ma'ruf Moesa menyampaikan bahwa pengembangan ekonomi syariah memiliki potensi besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara. Ekonomi syariah tidak hanya mencakup keuangan syariah, tetapi juga Halal Value Chain, antara lain makanan dan minuman halal, modest fashion, kosmetik, pariwisata ramah muslim, pertanian, industri kreatif, UMKM, dan ekonomi pesantren.

“Ekonomi syariah bukan lagi sekadar sektor yang terbatas, tetapi telah menjadi bagian dari aktivitas ekonomi riil dan memiliki potensi menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi yang semakin penting, termasuk bagi Sumatera Utara,” ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara.

Bank Indonesia memandang sertifikasi halal sebagai pintu masuk untuk meningkatkan daya saing UMKM, yang selanjutnya perlu didukung dengan peningkatan kualitas produk, pengemasan, branding, digitalisasi, akses pembiayaan, serta perluasan pasar. Hal tersebut sejalan dengan upaya Bank Indonesia dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah melalui pengembangan Halal Value Chain, optimalisasi pembiayaan syariah, serta peningkatan literasi dan inklusi ekonomi syariah.

Sumut Halal Fest 2026 menghadirkan empat rangkaian utama, yaitu Workshop 1.000 Sertifikasi Halal UMKM Sumatera Utara, Seminar Nasional bersama Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumatera Utara dan Himpunan Doktor Ekonomi Syariah (HADESYA), Rapat Penyusunan Program Kerja Ekonomi Syariah bersama KDEKS Sumatera Utara, serta Tabligh Akbar bersama Ustaz Nasional Hilman Fauzi.


Melalui kegiatan tersebut, Sumut Halal Fest 2026 diharapkan menjadi starting point penguatan ekosistem ekonomi syariah Sumatera Utara yang lebih terintegrasi. Sinergi antara pemerintah, Bank Indonesia, BPJPH, dunia usaha, lembaga keuangan, akademisi, ulama, komunitas, dan UMKM diharapkan mampu mendorong Sumatera Utara tidak hanya menjadi pasar produk halal, tetapi juga menjadi produsen dan bagian dari rantai pasok halal Nasional dan global.(torong)


Diberdayakan oleh Blogger.