12 September 2026


Nagan Raya | Indonesia Berkibar News -Selama 25 tahun, Mesa Rudi Gea meninggalkan kampung halamannya di Nias, Sumatera Utara, untuk bekerja di perkebunan yang ada di Aceh, loyalitasnya di PT Socfin Indonesia (SOCFINDO) Kebun Seunagan berbuah penghargaan Jubilaris.


Penghargaan diserahkan dalam acara di Gedung Futsal Gampong Pulo Teungoh, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya. Mesa Rudi Gea merupakan salah satu dari 183 karyawan SOCFINDO dari Kebun Seunagan dan Kebun Seumanyam yang menerima penghargaan atas masa pengabdian 25 tahun.


Dari total penerima, 111 orang berasal dari Kebun Seunagan dan 72 orang dari Kebun Seumanyam. Setiap jubilaris menerima piagam penghargaan dan cendera mata berupa jam dinding yang diserahkan langsung oleh Groupman Wandi Cahyadi.


Mesa Rudi Gea mengaku terharu menerima penghargaan tersebut. Pria asal Nias yang kini menetap di Gampong Jokjak, Kecamatan Kuala, Nagan Raya ini menyampaikan rasa bangganya.  


"Saya merasa bangga pada hari ini atas loyalitas dan pengabdian saya selama 25 tahun mengabdi di PT Socfindo Kebun Seunagan. Saya juga berterima kasih atas penghargaan ini," ujar Mase Rudi Gea saat diwawancarai, Sabtu (12/09/2026).


Ia menambahkan, selama seperempat abad bekerja di perusahaan, ia telah menganggap SOCFINDO sebagai bagian dari hidupnya.  


"Alhamdulillah, saya merasa bangga dan terharu. Selama 25 tahun saya mengabdi di PT Socfindo Kebun Seunagan. Hari ini semua pengabdian itu dihargai," kata Mesa.


Turut hadir dalam acara tersebut Pengurus Kebun Seunagan Aidil Hidayat Nasution dan Pengurus Kebun Seumanyam H. Ricky Irawan, SP, beserta jajaran manajemen dan staf karyawan.


Pengurus Kebun Seumanyam H. Ricky Irawan, SP mengatakan penghargaan Jubilaris merupakan bentuk apresiasi perusahaan kepada karyawan yang setia. 

"Loyalitas seperti ini adalah aset penting bagi keberlanjutan perusahaan," ujarnya.


Menurut perusahaan, dedikasi karyawan jangka panjang menjadi fondasi kuat operasional perkebunan. Penghargaan serupa diharapkan dapat memotivasi karyawan lain untuk terus berkarya.


Acara ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama. Bagi Mesa dan 182 jubilaris lainnya, penghargaan ini menjadi bukti bahwa pengabdian panjang di perusahaan perkebunan akan selalu dihargai. (M. Has)


 Ket Foto: Mesa Rudi Ges Karyawan PT. Socfindo Kebun Seunagan Asal Nias menunjukan dokumen penghargaan Jubilaris   Tahun 2026.(M Has)

 



Nagan Raya | Indonesia Berkibar News - Sebanyak 18 karyawan PT Socfin Indonesia (SOCFINDO) dari Kebun Seunagan dan Kebun Seumanyam menerima penghargaan Jubilaris atas pengabdian selama 25 tahun. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Futsal Gampong Pulo Teungoh, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Sabtu (12/09/2026).


Dari 183 karyawan yang menerima penghargaan, sebanyak 111 orang berasal dari Kebun Seunagan, sedangkan 72 orang lainnya merupakan karyawan Kebun Seumanyam. Para jubilaris menerima piagam dan cendera mata berupa jam dinding.


Kegiatan tersebut dihadiri Pengurus Kebun Seunagan Aidil Hidayat Nasution, Pengurus Kebun Seumanyam H. Ricky Irawan, SP, Groupman Wandi Cahyadi serta jajaran manajemen kedua kebun. Seluruh staf dan karyawan dari kedua kebun turut hadir.


Pemberian cendera mata kepada para Jubilaris dilakukan langsung oleh Groupman Wandi Cahyadi.


Pengurus Kebun Seumanyam H. Ricky Irawan, SP, saat diwawancarai di sela-sela pemberian penghargaan tersebut mengatakan ini bentuk penghargaan dari perusahaan atas loyalitas karyawan.  


"Penghargaan ini diberikan kepada 183 karyawan yang telah 25 tahun mengabdi di SOCFINDO. Baik itu dari kebun Seumanyam atau Seunagan. Loyalitas seperti ini adalah aset penting bagi keberlanjutan perusahaan," ujar H. Ricky Irawan, SP kepada Wartawan di sela-sela acara.


Lebih lanjut H. Ricky Irawan, SP menjelaskan pemberian cendera mata tersebut merupakan bentuk apresiasi perusahaan kepada para pekerja yang telah mengabdikan diri selama 25 tahun.  


"Penghargaan diberikan sebagai bentuk penghormatan atas masa pengabdian, loyalitas dan dedikasi para karyawan selama menjalankan tugas di lingkungan PT SOCFINDO," terangnya.


Kegiatan Jubilaris tersebut berlangsung khidmat dan ditutup dengan ramah tamah bersama seluruh jajaran pengurus, staf dan karyawan dari kedua kebun. (M. Has)


Ket Foto: .Pengurus PT.Socfindo Kebun Seumanyam.Ricky Irawan SP.didampingi Ketua Perhimpunan Penyandang Disabilitas Indonesia(PPDI) Kabupaten Nagan Raya.Ali Efendi (M.Has)

  


Padang Lawas Utara | Indonesia Berkibar  News - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Padang Lawas Utara berhasil mengungkap dugaan tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polres Padang Lawas Utara.


Pengungkapan tersebut dilakukan pada Jumat(11/09/2026) sekira pukul 22.00 WIB, di Dusun II Pardomuan Nauli, Desa Kosek Putih, Kecamatan Simangambat, Kabupaten Padang Lawas Utara.


Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang diterima Personel Satresnarkoba Polres Paluta sekira pukul 16.00 WIB mengenai dugaan maraknya peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Desa Kosek Putih.


Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Satresnarkoba kemudian melakukan penyelidikan dan pemantauan di lokasi yang diinformasikan. Dari hasil penyelidikan, petugas mengarah pada sebuah rumah yang diduga kerap dijadikan tempat transaksi dan penyalahgunaan narkotika.


Setelah memperoleh informasi yang dinilai cukup, petugas melakukan tindakan kepolisian dan menemukan tiga orang laki-laki di dalam rumah tersebut. Ketiganya kemudian diketahui bernama inisial AP, MIN, dan RP.


Dalam pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan sebuah tas sandang warna hitam merk Pollodani yang di dalamnya terdapat plastik klip transparan berisi diduga narkotika jenis sabu serta uang tunai sebesar Rp100.000.


Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, AP mengakui bahwa barang tersebut merupakan miliknya. Sementara itu, MIN dan RP mengaku baru saja menggunakan narkotika jenis sabu di rumah tersebut.


Petugas kemudian memperoleh informasi bahwa AP diduga juga memiliki senjata airsoft. Setelah dilakukan pencarian di dalam rumah, petugas menemukan satu pucuk senjata airsoft merk Colt warna silver yang disimpan di dalam lemari milik AP, berikut peluru airsoft sebanyak 39 butir yang ditemukan dalam satu bungkus plastik assoi warna putih.


Pengembangan kemudian dilakukan berdasarkan keterangan AP yang menyebut bahwa narkotika jenis sabu tersebut diantar oleh seorang laki-laki bernama EI.


Tim selanjutnya melakukan pengembangan dan berhasil menemukan EI. Dari tangan EI, petugas menemukan satu plastik klip transparan ukuran kecil yang berisi diduga narkotika jenis sabu. Selain itu, petugas turut mengamankan satu buah buku catatan, satu buah jaket warna abu-abu, satu buah dompet, satu unit handphone Vivo warna hijau, serta uang tunai sebesar Rp2.100.000.


Petugas kemudian melakukan pengembangan lebih lanjut berdasarkan keterangan yang diperoleh dari hasil pemeriksaan terhadap AP dan EI. Tim kembali melakukan pencarian di sekitar rumah AP dan menemukan satu bungkus plastik assoi warna putih yang di dalamnya terdapat beberapa plastik klip berisi diduga narkotika jenis sabu. Secara keseluruhan, total barang bukti diduga narkotika jenis sabu yang berhasil disita memiliki berat bruto 13,83 gram.


Dari hasil pengungkapan tersebut, petugas mengamankan empat orang, masing-masing MIN, RLP, AP, dan EI, beserta sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut.


Seluruh tersangka dan barang bukti kemudian dibawa ke Satresnarkoba Polres Padang Lawas Utara untuk menjalani proses pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.


Kasat Resnarkoba Polres Padang Lawas Utara IPTU Irwan H. Sarumpaet, S.H., menyampaikan bahwa terhadap perkara tersebut telah dilakukan sejumlah tindakan kepolisian, di antaranya penerbitan Laporan Polisi, penyitaan barang bukti, pemeriksaan saksi dan pelaku, tes urine, gelar perkara, serta pelaporan kepada pimpinan.


Pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen Kapolres Padang Lawas Utara AKBP DHERY PAJARIANDONO S.I.K., M.H dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan Narkoba di Wilayah Padang Lawas Utara.(Humas Polres Padang Lawas Utara/Zul)

11 September 2026

  


Binjai | Indonesia Berkibar  News
- Gubernur Sumatera Utara, M. Bobby A. Nasution, bersama Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., dan Plt. Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, meninjau langsung lokasi jalan longsor yang berada di Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Jumat (11/09/2026) sekira pukul 15.50 WIB.


Jalan tersebut merupakan jalur alternatif yang menghubungkan Kabupaten Langkat dengan Kabupaten Karo dan mengalami longsor, sehingga membutuhkan perhatian serta penanganan segera.


Setibanya di lokasi, rombongan Gubernur Sumatera Utara disambut langsung oleh Plt. Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti dan Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., bersama para Pejabat Utama Polres Binjai.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kadis PUPR Kabupaten Langkat Arie Ramadani, Kadis Kominfo Wahyu Hidayat, Kasat Pol PP Dameka Singarimbun, Kalaksa BPBD M. Ansari, Camat Sei Bingai Thomas Sitepu, S.E., Kapolsek Sei Bingai IPTU Welman Harico Sitompul, S.H., M.H., Kepala Desa Telagah Kolen Ginting beserta perangkat desa, serta masyarakat Desa Telagah.


Dalam kunjungannya, Gubernur Sumatera Utara M. Bobby A. Nasution meninjau secara langsung kondisi jalan yang mengalami longsor. Gubernur juga menyempatkan diri menyapa dan berdialog dengan masyarakat Desa Telagah untuk mendengarkan secara langsung kondisi serta harapan masyarakat terkait akses jalan tersebut.


Gubernur Sumatera Utara menyampaikan rasa prihatin atas kondisi jalan alternatif tersebut dan menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan segera melakukan langkah penanganan dengan menurunkan Dinas Bina Marga Provinsi Sumatera Utara untuk melakukan perbaikan," terang Gubernur.


Kehadiran Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H. dalam kegiatan tersebut merupakan wujud dukungan dan sinergi Polri bersama pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan serta kelancaran selama kegiatan peninjauan berlangsung.(Humasresbinjai/zul/sfn/bundo)




Medan | Indonesia Berkibar News
- Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas berharap Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda dapat menjadi organisasi yang aktif, produktif dan transformatif dalam membawa generasi muda ke arah yang lebih positif.

Harapan tersebut disampaikan Wali Kota Medan Rico Waas saat menerima audiensi pengurus ICMI Muda Kota Medan di Balai Kota Medan, Jumat (11/09/2026). Selain bersilaturahmi pada pertemuan tersebut juga disampaikan rencana pelantikan pengurus ICMI Muda Kota Medan yang dijadwalkan pada 26 September 2026 di Ballroom RS Mitra Medika Premiere Medan.

Menurut Rico Waas, ICMI Muda harus mampu bergerak secara proaktif dan tidak hanya menjadi organisasi yang sekadar menjalankan aktivitas rutin. Sebagai wadah para cendekiawan muda, ICMI Muda diharapkan dapat melahirkan gagasan, memperjuangkan literasi serta menghadirkan gerakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Cendekiawan itu harus berpikir, membaca dan memperjuangkan literasi. Saya berharap ICMI Muda bisa bergerak proaktif dan seru, sehingga mampu menarik serta membawa anak-anak muda ke lingkungan yang positif,” ujar Rico Waas.

Rico Waas juga mendorong ICMI Muda untuk mengajak generasi muda mengembangkan kegiatan yang produktif, termasuk membuka peluang berwirausaha. Menurutnya, kemampuan akademik yang dimiliki anak muda harus dapat dikembangkan menjadi kekuatan untuk menciptakan peluang ekonomi dan kemandirian.

Anak muda, lanjut Rico Waas, tidak hanya dituntut menjadi pencari kerja, tetapi juga harus didorong menjadi pencipta peluang kerja melalui inovasi dan dunia usaha.

“Bagaimana dari kemampuan akademik itu bisa menjadi sesuatu yang produktif, bisa menghasilkan dan membuka peluang untuk berbisnis. Anak muda harus kita dorong agar tidak hanya menjadi pencari uang, tetapi juga mampu menciptakan peluang,” kata Rico Waas.

Untuk itu, Rico berharap ICMI Muda dapat memaknai keberadaannya lebih dari sekadar organisasi biasa. ICMI Muda harus mampu menciptakan nilai atau value, bahkan membuka peluang lahirnya profesi-profesi baru yang relevan dengan perkembangan zaman.

"ICMI Muda Kota Medan diharapkan mampu menghadirkan gagasan dan karya yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membuka peluang ekonomi dan profesi baru bagi generasi muda", ujar Rico Waas.

Sebelumnya Ketua ICMI Muda Kota Medan, Ramaddan menyampaikan, kepengurusan yang akan dilantik siap bersinergi dengan Pemko Medan melalui program kerja. Ia berharap kehadiran ICMI Muda turut mendukung perkembangan startup dan ekonomi kreatif di Kota Medan.

Dalam kesempatan itu, Ramaddan juga mengundang Wali Kota Medan Rico Waas untuk menghadiri pelantikan pengurus baru ICMI Muda Kota Medan tersebut.(bundo)




Nagan Raya | Indonesia Berkibar News - Pengurus Persiapan Daerah (PD) Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Nagan Raya menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pembentukan Ketua, Sekretaris, Bendahara (KSB). Pada hari Kamis tanggal 10/09/2026 di Rumah makan Desa Ujoeng Fatihah Kabupaten setempat


Rakor tersebut berlangsung alot dan belum membuahkan hasil. Informasi ini disampaikan Pemegang SK Mandat Kepengurusan PD IWO Nagan Raya, Muhammad Hasanuddin kepada media, Jumat (11/09/2026). 


Muhammad Hasanuddin mengatakan, Rakor ini bertujuan membentuk kepengurusan baru yang lebih solid. Langkah ini diambil setelah adanya anggota pada kepengurusan sementara awal yang hengkang.


"Sebelumnya kita telah menunjuk KSB sementara yaitu Ketua TR Sabaruddin, Sekretaris saya sendiri Muhammad Hasanuddin, dan Bendahara Ubit Japar. Berhubung ada anggota yang tidak lagi bersama IWO Nagan Raya, maka perlu kita bentuk kepengurusan yang baru sebelum kepengurusan definitif disahkan oleh PW IWO Aceh," kata Hasanuddin.


Menurutnya, Rakor tidak sekadar seremonial. Harus ada target dan program konkret sehingga PD IWO Nagan Raya segera terbentuk secara definitif.


"Target kami jelas, di akhir tahun 2026 ini KSB yang baru harus terbentuk. Amanat ini tertuang dalam agenda rapat dan disepakati oleh semua anggota," tegasnya.


"Tanpa kerja sama rekan-rekan IWO Nagan Raya, roda organisasi ini tidak akan berjalan. Kita harus kompak dan patuh pada peraturan AD/ART yang telah ada supaya organisasi PD IWO tetap bertahan," ujarnya.


Selain itu, pihaknya akan segera menindaklanjuti hasil Rakor dengan membentuk panitia kecil untuk merumuskan waktu, tempat, dan undangan rapat lanjutan.


"Panitia akan segera merumuskan waktu, tempat, dan undangan. Kita targetkan seluruh anggota IWO Nagan Raya bisa hadir dan terlibat aktif," katanya.


Dalam pelaksanaannya, Hasanuddin mengingatkan agar panitia bekerja secara terencana dan tidak terburu-buru. Ia kemudian menutup rapat dengan sebuah hadih maja Aceh, "Wa lanca wa lance, awai buet dudo pike," yang bermakna jangan bertindak dulu baru berpikir, agar tidak timbul penyesalan.


"Prinsip itu yang kita pegang. Dengan kerja terencana, kita ingin IWO Kabupaten Nagan Raya semakin solid, profesional, dan bermanfaat untuk masyarakat," pungkasnya. (Dh@r)

 



Medan | Indonesia Berkibar News
- Pemko Medan mendukung pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik se-Indonesia yang akan dilaksanakan Politeknik Negeri Medan (Polmed) pada 14–18 September 2026.

Dukungan tersebut disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menerima audiensi jajaran BEM Polmed di Balai Kota Medan, Jumat (11/09/2026).

Menurut Rico Waas, kehadiran mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia  menjadi momentum yang baik untuk memperkenalkan Kota Medan secara lebih luas. Karena itu, ia berharap para peserta tidak hanya mengikuti rangkaian Munas, tetapi juga dapat mengenal berbagai potensi yang dimiliki Kota Medan.

“Saya menyambut baik dan mendukung pelaksanaan Munas ini. Selain itu saya juga berharap teman-teman mahasiswa bisa ikut mempromosikan Kota Medan,” Kata Rico Waas.

Rico menegaskan, Pemko Medan akan terus memberikan ruang dan dukungan terhadap kegiatan mahasiswa yang memberikan dampak positif bagi pengembangan generasi muda.

Dijelaskan Rico Waas, kegiatan seperti Munas BEM Politeknik se-Indonesia tidak hanya menjadi forum pengambilan keputusan organisasi, tetapi juga menjadi sarana membangun jejaring, bertukar gagasan, serta meningkatkan kapasitas mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa.

"Kami berharap pelaksanaan Munas tersebut dapat berjalan dengan baik dan memberikan kesan positif bagi seluruh peserta selama berada di Kota Medan", ujar Rico Waas.

Sebelumnya Ketua BEM Polmed Ahmad Arya Attalah dalam audiensi tersebut menyampaikan bahwa Polmed dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Munas BEM Politeknik se-Indonesia. Kegiatan ini akan diikuti mahasiswa dari berbagai politeknik yang ada di Indonesia.

Selain menyampaikan persiapan pelaksanaan Munas, Ahmad juga mengundang Wali Kota Medan untuk menghadiri seremoni pembukaan yang direncanakan berlangsung di Kampus Polmed dan dihadiri Menteri Sains dan Teknologi.

BEM Polmed selanjutnya menyampaikan permohonan dukungan Pemko Medan untuk membantu kelancaran pelaksanaan Munas, khususnya dalam penyediaan tempat untuk kegiatan persidangan.(bundo)

Diberdayakan oleh Blogger.