23 Mei 2026


Langkat, IBN - Komitmen pemberantasan narkoba terus ditunjukkan jajaran Polres Langkat, kali ini, personel Polsek Secanggang,berhasil menggagalkan dugaan transaksi narkotika jenis sabu di sebuah rumah kosong yang sudah tidak terpakai di Dusun V Banjaran, Desa Karang Anyar, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial M.A alias R (31) warga Kecamatan Binjai Barat, Saat diamankan, terduga pelaku diduga sedang melakukan transaksi jual beli narkotika jenis sabu di lokasi rumah kosong tersebut.

Kapolsek Secanggang AKP Pamilu Hutagaol, SH., MH. menjelaskan, pengungkapan kasus itu berawal dari laporan masyarakat yang menyebutkan adanya aktivitas mencurigakan dan keluar masuk anak muda di rumah kosong yang diduga kerap dijadikan lokasi transaksi narkoba.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek Secanggang langsung memerintahkan Kanit Reskrim Ipda Zen D. Sembiring, SH. bersama personel opsnal melakukan penyelidikan dan penindakan ke lokasi guna memastikan informasi yang diterima masyarakat.

Setibanya di lokasi, personel opsnal melakukan penyamaran (undercover buy), saat terduga pelaku mengambil satu klip plastik bening diduga berisi sabu dari dalam rumah kosong untuk diserahkan, petugas langsung melakukan penangkapan tanpa adanya perlawanan dari terduga pelaku.

Dalam penggeledahan yang disaksikan Kepala Dusun V Banjaran Ahmad Dasila, petugas menemukan barang bukti berupa 16 klip plastik bening diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 2,25 gram, satu timbangan elektrik kecil warna hitam, satu alat sekop dari pipet plastik, satu bal plastik bening kosong serta uang tunai Rp100 ribu yang diduga hasil transaksi narkoba.

Kapolsek Secanggang AKP Pamilu Hutagaol, SH., MH. menyampaikan bahwa keberhasilan pengungkapan tersebut merupakan bentuk keseriusan Polri dalam menindak peredaran narkotika di wilayah hukum Polsek Secanggang, ia juga mengapresiasi informasi masyarakat yang membantu kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut.

Sementara itu, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, SH., SIK., M.Si menegaskan bahwa jajaran Polres Langkat akan terus meningkatkan penindakan terhadap pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkoba demi menjaga keamanan masyarakat serta menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika.

Kapolres Langkat juga mengimbau masyarakat untuk7 tidak ragu melaporkan setiap aktivitas mencurigakan maupun gangguan kamtibmas melalui layanan Call Center 110 Polri yang siap menerima pengaduan masyarakat selama 24 jam.


(Samuel)



TAPSEL, IBN - Tuntut Klarifikasi dugaan Korupsi Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia (BI)dan Otorisasi Jasa Keuangan (OJK) yang melibatkan Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu, saat menjabat anggota DPR RI, Mahasiswa dan LSM Waktu Indonesia Bergerak (WIB) Geruduk Kantor Bupati Tapanuli Selatan. Kamis (21/5/2026).

Puluhan massa aksi yang terdiri dari anggota WIB dan Mahasiswa tiba di Sekretariat Kantor Bupati Tapsel sekira Pukul 11:05 WIB dan mulai melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati, namun karena penjaga kantor sekretariat hanya seorang Satpol PP dan satu orang lagi di dalam ruangan sehingga tidak kuasa menahan pendemo, kemudian massa aksi bisa memasuki ruangan lobi kantor Bupati yang berada persis di depan ruang kerja sekda.

Dalam orasinya orator aksi unjuk rasa menyatakan sebagai putra dan putri Tapsel mereka merasa malu karena adanya skandal dana CSR BI dan OJK dimana nama Gus Irawan Pasaribu diduga terlibat dalam pusaran korupsi tersebut, sehingga mereka meminta klarifikasi dari Gus Irawan yang kini menjabat Bupati Tapsel.

Karena tidak adanya sambutan maupun penjelasan dari pihak sekretariat kantor bupati menyebabkan pengunjuk rasa memaksa melakukan sweeping ke ruangan sekda dan pejabat lainnya dan seruan Tangkap Bupati Tapsel yang berulang ulang menggema di dalam gedung kantor bupati yang berlantai dua tersebut.

Atas penjagaan dari Aparat Polres Tapsel yang tiba setelah pengunjuk rasa berada di dalam ruang Lobi kantor bupati, massa aksi tertahan untuk melakukan sweeping ke ruangan pejabat lainnya yang berada di lantai dua. Setelah melalui kesepakatan dengan aparat Polres Tapsel 2 orang perwakilan pengunjuk rasa ditambah 3 wartawan di ijinkan untuk melakukan sweeping.

Dari hasil sweeping tersebut di peroleh kabar yang menyebutkan Bupati dan seluruh pejabat Tapsel sedang berada di Kecamatan Aek Bilah melaksanakan pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) tingkat kabupaten Tapanuli Selatan.

Dalam orasi penutup yang dilaksanakan di depan Kantor Bupati, massa aksi melalui orator menyebutkan akan melakukan aksi yang sama di depan Gedung Merah Putih Jakarta dan akan mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar segera menindaklanjuti skandal tersebut.

"Bila memang Gus Irawan terlibat dalam korupsi CSR dan OJK tersebut agar segera ditangkap atau bila tidak terbukti, segeralah klarifikasi agar hal itu tidak menjadi pergunjingan di tengah warga Tapsel" ujar orator.(marwan)


JAKARTA, IBN - Dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 H, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kini kembali menunjukkan komitmennya menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Mengusung tema “Semangat Qurban Bisa sebagai Jalan Transformasi Ketaqwaan Sosial”, TelkomGroup bersama anak usahanya, termasuk Telkomsel, menyalurkan sebanyak 910 hewan kurban yang terdiri dari 232 ekor sapi dan 678 ekor kambing/domba kepada masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Secara keseluruhan, hewan kurban dengan total bobot mencapai 114.739 kilogram tersebut akan didistribusikan kepada 62.469 penerima manfaat yang terdiri dari masyarakat dhuafa, warga di sekitar wilayah operasional perusahaan, hingga kelompok masyarakat rentan serta yang terdampak bencana.

Distribusi hewan kurban dilakukan secara kolaboratif oleh TelkomGroup melalui Telkom, Telkomsel, gabungan anak perusahaan, serta partisipasi karyawan. Dari total distribusi tersebut, Telkom menyalurkan 185 hewan kurban, Telkomsel sebanyak 459 hewan kurban, gabungan anak perusahaan sebanyak 148 hewan kurban, serta kontribusi karyawan sebanyak 118 hewan kurban.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, hadir langsung dalam kegiatan simbolis penyerahan bantuan hewan kurban di Vertical Garden Telkom Hub pada Jumat 22 Mei 2025 didampingi Direktur Human Capital Management Telkom Willy Saelan, Direktur Utama Telkomsel Nugroho, Direktur Human Capital Management Telkomsel Indrawan Ditapradana, perwakilan Majelis Ta’lim TelkomGroup (MTTG), LAZISMU, LAZISNU, serta perwakilan penerima manfaat, termasuk komunitas warga pemulung Bantar Gebang, Bekasi, Jumat (22/5/2026)

Pada kesempatan itu, Dian menyampaikan bahwa momentum Iduladha menjadi pengingat pentingnya semangat kepedulian dan gotong royong untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Hari Raya Iduladha merupakan momentum yang tepat bagi kita meningkatkan kepedulian serta menumbuhkan semangat keikhlasan melalui sinergi seluruh elemen TelkomGroup. Melalui penyaluran hewan kurban ini, kami ingin memastikan bahwa kebahagiaan Iduladha dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat, terutama kelompok rentan dan saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam,” cap Dian Siswarini.

Direktur Human Capital Management Telkom, Willy Saelan, menambahkan, “Semangat berbagi dalam momentum Iduladha ini juga menjadi refleksi nilai budaya perusahaan dengan menempatkan kepedulian sosial sebagai bagian penting dari karakter insan TelkomGroup. Melalui kolaborasi seluruh karyawan, anak perusahaan, dan berbagai pihak, kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat luas sekaligus memperkuat nilai kebersamaan antara perusahaan dan masyarakat,”.

Pelaksanaan program kurban di lingkungan TelkomGroup turut melibatkan MTTG Pusat, MTTG Regional, hingga MTTG Witel di berbagai daerah.

Sementara itu, proses penyembelihan dan distribusi hewan kurban dilakukan sesuai dengan anjuran pemerintah dan menyesuaikan kondisi setiap wilayah di Indonesia.

Kehadiran program kurban TelkomGroup pun disambut positif oleh masyarakat penerima manfaat. Salah satunya perwakilan komunitas warga pemulung Bantar Gebang, Sawunggaling, yang menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diterima.

“Alhamdulillah, kami berterima kasih kepada TelkomGroup atas bantuan daging kurban yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan semoga manfaatnya dapat dirasakan oleh semakin banyak masyarakat,” tambah Sawunggaling.

Program kurban ini merupakan bagian dari implementasi program TJSL TelkomGroup yang berfokus pada penciptaan dampak sosial berkelanjutan melalui penguatan nilai kepedulian, gotong royong, maupun kebermanfaatan bagi masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, TelkomGroup tidak hanya menjalankan tanggung jawab perusahaan, tetapi juga memperkuat komitmen perusahaan untuk terus hadir dan tumbuh bersama masyarakat.

Melalui program kurban ini, TelkomGroup berharap dapat terus memberikan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran perusahaan sebagai entitas bisnis yang berkomitmen terhadap keberlanjutan, nilai kemanusiaan, dan pembangunan sosial yang inklusif. (JBR/66)


JAKARTA, IBN - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menggelar Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026 bertajuk “The Rise of Indonesia Tech Sovereignty” pada Rabu (20/5) di Telkom Landmark Tower, Jakarta.

Forum ini menjadi ruang kolaborasi strategis lintas sektor untuk memperkuat arah kedaulatan teknologi Indonesia melalui tiga pilar utama, yakni Cloud Sovereignty, AI Sovereignty, dan Cybersecurity Sovereignty, guna mendorong pengembangan ekosistem digital nasional yang lebih mandiri, aman, dan berdaya saing, Kamis (21/5/2026)

Turut hadir dalam forum ini Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital RI Edwin Hidayat Abdullah, Managing Director Strategic Technology Initiatives Danantara Indonesia Ricardo Irwan Rei, Deputi IV Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN Slamet Aji Pamungkas, Direktur Strategic Business Development and Portfolio Telkom Seno Soemadji, dan Managing Director Gen AI Lead, Sovereign AI Lead for Accenture APAC Kunal Shah.

Keterlibatan para pemangku kepentingan mencerminkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat arah kedaulatan teknologi Indonesia, sekaligus mendorong pengembangan ekosistem digital nasional yang lebih adaptif dan berkelanjutan di tengah percepatan transformasi digital global.

Seiring meningkatnya adopsi teknologi digital, isu sovereignty semakin menjadi perhatian di banyak negara. Ketergantungan terhadap infrastruktur, platform, dan teknologi global dinilai tidak lagi hanya berkaitan dengan aspek teknologi, tetapi juga menyangkut ketahanan ekonomi, keamanan data, hingga kepentingan strategis nasional.

Kondisi semakin menegaskan pentingnya penguatan sovereign digital ecosystem untuk memastikan data, infrastruktur, kapabilitas AI, serta keamanan digital nasional tetap berada pada kepentingan, hukum, dan kendali negara.

Melalui forum ini, Telkom mendorong penguatan kolaborasi nasional agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar digital, tetapi juga dapat mengembangkan, mengelola, dan memonetisasi aset serta kapabilitas digital nasional. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai ekonomi digital global.

Melalui Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026, Telkom berharap dapat mendorong lahirnya kolaborasi dan gerakan bersama menuju kedaulatan teknologi Indonesia, sekaligus memperkuat fondasi digital nasional yang mampu menciptakan nilai ekonomi, peluang inovasi, dan daya saing yang berkelanjutan di tingkat regional maupun global.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital RI Edwin Hidayat Abdullah, menyampaikan, “Transformasi digital nasional tidak hanya berbicara mengenai percepatan adopsi teknologi, tetapi juga bagaimana Indonesia memiliki kapasitas, ketahanan, dan kendali terhadap infrastruktur serta ekosistem digitalnya sendiri. Kolaborasi lintas sektor menjadi sangat penting agar Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi global, tetapi juga mampu membangun kapabilitas digital nasional yang kuat dan berkelanjutan,” ungkap Edwin.

Dari sisi keamanan siber dan perlindungan data nasional, Deputi IV Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN Slamet Aji Pamungkas menekankan pentingnya penguatan kendali nasional terhadap data dan sistem digital strategis. “Data strategis nasional perlu dikelola dan berada dalam yurisdiksi Indonesia agar operasional, ownership, dan aspek pengamanannya dapat dikendalikan secara optimal. Termasuk di dalamnya penguasaan terhadap sistem enkripsi sebagai bagian penting dalam menjaga keamanan data nasional, dengan tetap terbuka terhadap perkembangan teknologi global,” tandasnya.

Sejalan dengan hal itu, Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji mengatakan bahwa momentum transformasi digital Indonesia harus menjadi titik balik untuk memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem teknologi global. “Indonesia memiliki peluang besar untuk tidak hanya menjadi pasar digital, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembangunan ekosistem teknologi regional. Karena itu, penguatan cloud, AI, dan cybersecurity Indonesia menjadi fondasi penting agar data, intelligence, dan nilai ekonomi digital nasional dapat tumbuh serta memberikan manfaat lebih besar bagi Indonesia sendiri,” pungkas Seno.

Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026 mengangkat berbagai isu strategis mulai dari sovereign cloud infrastructure, pengembangan AI berbasis konteks Indonesia, penguatan ketahanan siber nasional, hingga pembangunan kapasitas talenta digital nasional sebagai upaya memperkuat kemandirian dan daya saing teknologi Indonesia secara berkelanjutan.

Selain menjadi wadah dialog strategis lintas sektor, Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026 juga menandai peluncuran Charter of Digital Sovereignty sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat pengembangan ekosistem teknologi nasional. Pada kesempatan tersebut, Telkom turut memperkenalkan inisiatif AdyaCakra sebagai bagian dari pengembangan sovereign cloud, sovereign AI, dan sovereign cybersecurity guna mendorong peran Indonesia sebagai pengembang dan penggerak ekosistem digital regional.

“AdyaCakra diharapkan dapat menjadi bagian dari kontribusi Telkom dalam memperkuat fondasi digital sovereignty Indonesia, sekaligus mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional melalui pengembangan ekosistem ekonomi digital yang lebih kuat, adaptif, dan berdaya saing global,” tambah Seno.

Sebagai bagian dari arah strategi transformasi TLKM 30, Telkom terus memperkuat perannya sebagai orkestrator ekosistem digital nasional melalui pengembangan infrastruktur digital, platform, dan kapabilitas teknologi guna mendukung kebutuhan pasar akan layanan digital yang semakin meningkat secara optimal.

Visi kedaulatan teknologi ini sejalan dengan langkah nyata Telkom dalam mengadopsi dan mengembangkan kapabilitas AI melalui lima pilar AI Center of Excellence (AI CoE). Untuk membangun ekosistem AI nasional, Telkom berkolaborasi dengan kampus untuk riset dan pengembangan talenta (AI Campus), ruang kreasi bagi developer (AI Playground), wadah kumpul komunitas (AI Connect), penyediaan solusi yang sudah teruji untuk masyarakat dan industri (AI Hub), hingga penerapan AI di internal perusahaan (AI Native). Melalui inisiatif yang berkesinambungan, Telkom tidak hanya memperkuat perlindungan data dan kedaulatan digital nasional, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan industri. (JBR/66)



MEDAN, IBN - General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Mundhakir Salman, memberikan Kuliah Umum di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dengan tema “Dari Lulus Cepat ke Hidup Bermakna: Membangun Karier, Karya, dan Kontribusi”.

Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan kolaborasi PLN dengan dunia pendidikan untuk menyiapkan generasi muda unggul, adaptif, serta siap menghadapi tantangan masa depan, Kamis (21/5/2026)

Melalui Kuliah Umum yang dihadiri mahasiswa lintas fakultas, Mundhakir menekankan bahwa mahasiswa tidak hanya perlu berorientasi pada kelulusan cepat atau mendapatkan pekerjaan, tetapi harus mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui kompetensi dan karakter yang dimiliki.

“Jangan hanya mengejar pekerjaan yang baik, tetapi jadilah orang baik dalam setiap pekerjaan. Ketika karakter, kompetensi, serta integritas berjalan bersama, karier tidak hanya menjadi sumber untuk penghasilan, tetapi juga menjadi jalan pengabdian dan kebermanfaatan,” ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa transformasi digital dan transisi energi menuju energi bersih membuka peluang besar bagi generasi muda untuk berkarya dan berkontribusi bagi bangsa. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang besar serta membutuhkan talenta muda yang inovatif serta mampu beradaptasi dengan perubahan.

Pada kesempatan tersebut, Mundhakir juga dengan membagikan pengalaman saat mendukung layanan kelistrikan untuk fasilitas kesehatan yang membutuhkan pasokan listrik andal.

“Ada pasien yang harus menjalani cuci darah dan membutuhkan pasokan listrik yang andal. Momen tersebut semakin menguatkan komitmen PLN untuk menjaga keandalan listrik karena listrik memiliki peran penting dalam mendukung kehidupan masyarakat,” sebutnya.

Selain menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, PLN juga terus menjalankan program sosial melalui Light Up The Dream (LUTD), yakni penyambungan listrik gratis bagi keluarga prasejahtera yang berasal dari donasi pegawai PLN. Hingga saat ini, program tersebut telah membantu sebanyak 44.108 pelanggan di seluruh Indonesia mendapatkan akses listrik.

Sementara itu, Wakil Rektor III UMSU, Assoc. Prof. Dr. Rudianto, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kehadiran PLN UID Sumatera Utara di lingkungan kampus. Menurutnya, kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri menjadi penting untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja dan perubahan global.

“Kehadiran PLN menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ungkapnya.

Kuliah Umum diakhiri dengan penyerahan cenderamata kepada GM PLN UID Sumatera Utara dan dihadiri pimpinan universitas, pimpinan fakultas, serta mahasiswa lintas fakultas di lingkungan UMSU.

Melalui kegiatan ini, PLN UID Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi dalam menciptakan generasi muda yang tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat dan masa depan energi Indonesia. (JBR/66)


Tebing Tinggi, IBN - Pemerintah Kota Tebing Tinggi dan Pemerintah Kota Tanjungbalai resmi menjalin sinergi dalam penguatan pelayanan publik berbasis digital. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama dan perjanjian kerja sama yang dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik, bersama Sekdako Tanjungbalai, Nurmalini Marpaung, di Ruang Mawar, Lantai 3 Gedung Balai Kota Tebing Tinggi, Jumat (22/5/2026).

Kolaborasi ini difokuskan pada pengelolaan aplikasi pemerintahan dan percepatan reformasi birokrasi guna menghadirkan pelayanan yang lebih responsif bagi masyarakat di kedua daerah.

Dalam sambutannya, Sekdako Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik, menekankan bahwa penerapan sistem aplikasi pemerintahan bukan sekadar masalah penyediaan anggaran, melainkan juga kesiapan sumber daya manusia dan komitmen seluruh perangkat daerah dalam menjalankannya sistem keberlanjutan. Sekdako Tebing Tinggi juga menegaskan bahwa inovasi pelayanan publik harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, bukan sekadar seremoni di atas kertas.

"Kerja sama ini bukan sekadar seremoni penandatanganan, tetapi bagaimana aplikasi dan sistem yang telah dibangun dapat benar-benar diterapkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Sekdako Erwin Suheri Damanik.

Sekdako Tebing Tinggi juga memaparkan berbagai tantangan birokrasi yang dihadapi pemerintah daerah, mulai dari reformasi birokrasi, implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) hingga keterbatasan sumber daya aparatur dan anggaran daerah. Menurutnya, tingginya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik membuat pemerintah daerah harus terus berinovasi dan memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah.

“Kepala OPD harus memiliki mental pelayanan yang kuat. Semua harus bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat, karena saat ini masyarakat bisa langsung menyampaikan laporan kepada kepala daerah,” katanya.

Sementara itu, Sekdako Tanjungbalai, Nurmalini Marpaung, menyampaikan apresiasi kepada Pemko Tebing Tinggi atas keterbukaan dalam berbagi inovasi pelayanan digital, salah satunya melalui aplikasi "SITALAKBAJAKUN". Sekdako Nurmalini mengungkapkan bahwa pihaknya tertarik mengadopsi sejumlah aplikasi milik Pemko Tebing Tinggi karena dinilai mampu meningkatkan efektivitas pelayanan publik.

“Aplikasi bukan hanya soal dibuat, tetapi bagaimana dipelihara dan benar-benar digunakan secara berkelanjutan agar manfaatnya dirasakan masyarakat,” ungkapnya.

Sekdako Tanjungbalai juga berbagi informasi mengenai inovasi pelayanan berbasis digital yang tengah dikembangkan Pemko Tanjungbalai, seperti aplikasi "CATIN" yang terintegrasi untuk pelayanan calon pengantin melalui kerja sama lintas OPD.

Menurutnya, tantangan pelayanan publik saat ini semakin kompleks, sehingga aparatur sipil negara dituntut mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kita sekarang dituntut bukan hanya menjadi ASN yang melayani, tetapi juga mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat secara cepat dan tepat,” ucap Sekdako Nurmalini.

Melalui kerja sama tersebut, kedua pemerintah daerah berharap sinergi dan pertukaran inovasi dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik serta pelayanan publik yang semakin optimal bagi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Tebing Tinggi Reza Agista, Kabag Organisasi Ernawati Lubis, Kabag Pemerintahan Risky Safitri, serta jajaran Pemerintah Kota Tanjungbalai.

(*)



Medan, IBN - Samsat Medan Utara di jalan Skip Medan. Petugas tetap Melakukan Aktivitas Normal Melayani Masyarakat untuk membayar Pajak, walaupun, mengalami pemadaman listrik pada Jumat malam, akibat gangguan pada sistem kelistrikan di Sumatera Bagian Utara (Sumbagut). (23/05/2026)

gangguan terjadi pada pukul 18.44 WIB ketika sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara dan Sumatera Bagian Tengah dilaporkan terpisah. Akibatnya kondisi wilayah Sumatera Bagian Utara mengalami padam total. Jum'at 23 Mei 2026 sekira pukul 19.00 Wib.

Salah satu petugas Samsat Medan Utara menjelaskan, bahwa kita tetap buka bang, walau terjadi ganguan listrik, pelayanan tetap buka, jadi untuk warga yang ingin membayar pajak tetap kita layani, dan warga juga jangan kawatir, kita ada generator (genset) untuk saat saat kejadian seperti ini (gangguan listrik) jelas Petugas Samsat Medan Utara.

"Jadi untuk warga kota medan jangan kawatir. Silakan datang untuk membayar pajak ke Samsat Medan Utara walau terjadi ganguguan listrik. Kami siap melayani Warga".

Info terpisah Gangguan dan pemadaman listrik disebut terjadi pada jaringan transmisi Rumai – Muaro Bungo 275 kV yang menyebabkan terganggunya pasokan listrik di sejumlah daerah.

Adapun wilayah terdampak pemadaman meliputi:

* Aceh

* Sumatera Utara

* Sumatera Barat

* Riau

Pihak terkait saat ini masih melakukan penanganan dan penormalan sistem secara bertahap.

Bagi Masyarakat untuk tetap tenang dan gunakan listrik seperlunya saya.

(Zulherman)
Diberdayakan oleh Blogger.