26 September 2026

 



Jakarta | Indonesia Berkibar News
- Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono mengapresiasi inovasi Bank Indonesia dan ASPI, yaitu QRIS dan BI-FAST, yang hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. 


Namun, digitalisasi tidak berhenti di situ. “Digitalisasi adalah pintu masuk transformasi. Tapi transformasi tidak berhenti di digitalisasi. Pertanyaan besarnya, apakah menghadirkan kesejahteraan yang berkeadilan dan berkelanjutan," ujar Agus. 


Ekonomi dan keuangan digital membutuhkan infrastruktur yang menghubungkan manusia, wilayah, pasar, dan pusat-pusat pertumbuhan. Dengan dukungan infrastruktur digital yang cepat, serta terkoneksi dan terintegrasi dengan infrastruktur fisik, transformasi digital akan mampu menghasilkan ekonomi yang semakin produktif, masyarakat yang semakin terhubung, dan pembangunan yang semakin merata.


Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, menegaskan pentingnya sinergi kebijakan agar transformasi digital memberikan dampak nyata bagi perekonomian dan masyarakat.


 “Kami mengusung semangat Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa untuk menyatukan infrastruktur digital nasional, menghubungkan sektor usaha, sektor keuangan, dan pemerintah, serta membangun standar agar seluruh ekosistem terkoneksi dan berbicara dalam bahasa yang sama," ujar Destry.


 Transformasi tersebut diperkuat dengan prinsip 3I—Impactful, Inklusif, dan Integratif agar digitalisasi memberikan manfaat nyata, memperluas akses masyarakat, dan membangun ekosistem yang semakin terkoneksi. Prinsip ini juga didukung Sinergi Merah Putih yang erat antara Bank Indonesia dengan Pemerintah, asosiasi dan pelaku industri sistem pembayaran, dan seluruh masyarakat.


FEKDI X IFSE 2026, GEBYAR TRANSFORMASI DIGITAL NASIONAL


Penyelenggaraan FEKDI x IFSE 2026 turut memayungi berbagai inisiatif strategis pengembangan EKD, termasuk Program Pelatihan Digital Talenta Berdaya dan Berkarya (DIGDAYA) yang menjadi  bagian dari Program Inovasi Digital Indonesia (PIDI). Inisiatif PIDI dimaksud diwujudkan dalam penyelenggaraan Digital Talent Expo pada FEKDI x IFSE 2026 yang menjadi puncak kompetisi inovasi dan showcasing talenta digital nasional bersinergi dengan otoritas dan pelaku industri. 


Selain itu, Program Akselerasi OJK Infinity juga hadir mengedukasi tentang berbagai program akselerasi ekosistem keuangan digital. Gelaran FEKDI x IFSE 2026 ini juga menjadi momen edukasi tentang Digitalisasi Perlindungan Sosial dan InaGOV yang merupakan portal layanan digital Aparatur Sipil Negara (ASN).


FEKDI x IFSE 2026 berlangsung selama tiga hari, pada 24–26 September 2026 di JICC Jakarta, dengan fokus penguatan sinergi nasional pada hari pertama, pengembangan talenta dan inovasi digital pada hari kedua, serta penguatan konektivitas EKD antarnegara pada hari ketiga. 


Masyarakat dapat mengikuti berbagai seminar, talkshow, showcase inovasi teknologi, digital experience, dan sesi jejaring. FEKDI x IFSE 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang showcase dan kolaborasi, tetapi juga ruang yang mempertemukan kebijakan, inovasi, talenta, serta kebutuhan nyata industri dan masyarakat untuk mempercepat transformasi EKD Nasional.(torong)

  



Binjai | Indonesia Berkibar  News
-  Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) di wilayah hukum Polres Binjai. Komitmen tersebut diwujudkan Unit Reskrim Polsek Binjai Timur dengan mengamankan dua pria yang diduga terlibat kasus Curat di lokasi berbeda.


Kedua terduga pelaku masing-masing berinisial S (24) dan Y (42). Keduanya diamankan petugas pada Jumat(25/09/2026), setelah melalui serangkaian penyelidikan.


Terduga S (24) diduga melakukan Curat terhadap sebuah ruko salon kecantikan milik ANS (51) di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Sumber Karya, Kecamatan Binjai Timur, pada Rabu, 23 September 2026 sekitar pukul 10.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp12 juta.


Sementara itu, terduga Y (42) diduga melakukan pencurian di sebuah rumah kos yang sedang kosong milik SP (55) di Jalan Danau Laut Tawar, Kelurahan Sumber Mulyo Rejo, Kecamatan Binjai Timur, pada Jumat, 18 September 2026 sekitar pukul 15.00 WIB. Korban mengalami kerugian sekitar Rp7 juta.


Menindaklanjuti laporan masyarakat, Kapolsek Binjai Timur AKP Gusli Effendi memerintahkan Kanit Reskrim IPTU Dapot Hutasoit, S.H., untuk melakukan penyelidikan dan mengungkap kedua kasus tersebut.


Hasil penyelidikan membuahkan hasil. Petugas mengamankan S (24) di Gang Pepaya, Kelurahan Sumber Karya, Kecamatan Binjai Timur, pada Jumat (25/09/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.


Selanjutnya, petugas menangkap Y (42) di Jalan Danau Laut Tawar, Kelurahan Sumber Mulyo Rejo, Kecamatan Binjai Timur, pada hari yang sama sekitar pukul 10.20 WIB.


Kapolsek Binjai Timur AKP Gusli Effendi menegaskan, kedua terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Binjai Timur untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.


Sementara itu, Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap aksi kejahatan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian dengan layanan 110 apabila mengetahui adanya tindak pidana di lingkungan masing-masing.


“Polres Binjai bersama jajaran akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tegas Kapolres Binjai.(Humasresbinjai/zul/ 26/09/2026)



  



Binjai | Indonesia Berkibar News
 - Polres Binjai mengikuti kegiatan Pembinaan Rohani bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dan K.H. Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) secara daring melalui Zoom Meeting, Sabtu (26/09/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Anindya Polres Binjai mulai pukul 10.00 WIB.


Kegiatan tersebut diikuti Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.H., S.I.K., M.H., Wakapolres Binjai Kompol Sofyan H. NST, S.H., M.H., para pejabat utama, perwira, serta personel Polres Binjai.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan Kapolri, ceramah oleh K.H. Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha), sesi tanya jawab, dan doa.


Pembinaan rohani ini dilaksanakan sebagai sarana penguatan mental dan spiritual personel Polri, sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta membentuk sikap ikhlas, sabar, disiplin, dan bertanggung jawab dalam pelaksanaan tugas.


Kegiatan berakhir sekitar pukul 12.00 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan nilai-nilai pembinaan rohani dapat menjadi penguat bagi personel Polres Binjai dalam menjalankan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.Humas Polres Binjai/Zul /26/09/2026)



  



Binjai | Indonesia Berkibar News  
- Kapolres Binjai AKBP R.Bimo Moernanda,S.ik., M.H.menghadiri  Kegiatan Ikhtitam (Penutupan) Maulid Arba'in berlangsung di halaman Masjid Al-Fatih, Jalan Sukarno-Hatta Km 17, Lingkungan I, Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, Jumat (25/09/2026) malam. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.10 WIB tersebut dihadiri kurang lebih 500 jamaah serta perwakilan santri dari sejumlah pondok pesantren di Kota Binjai, Medan, Deli Serdang dan Langkat.


Kegiatan turut dihadiri Ustadz Habib Salim Bin Abdurahman Al-Jufri dari Gorontalo, Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., Waka Polres Binjai Kompol Sofyan Helmi Nst, S.H., M.H., Kabag Kesra Pemko Binjai Ariandi Ayun S.STP., M.H., Ketua MUI Kota Binjai Ustadz Rizaldi Syarifudin Nst., Ketua NU Kota Binjai Asmuri Hafiz, serta sejumlah tokoh agama dan undangan lainnya. Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, sambutan perwakilan Wali Kota Binjai, sambutan Ketua MUI dan Ketua NU Kota Binjai, ceramah agama, Mahalul Qiyam, doa dan penutup.


Dalam kegiatan tersebut, Ustadz Habib Salim Bin Abdurahman Al-Jufri menyampaikan ceramah dengan tema “40 Hari Meneladani Akhlak Rasulullah.” Dalam tausiyahnya, ia mengajak jamaah untuk mengenal, mencintai dan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW. Ia juga menyampaikan pentingnya memperbanyak selawat, menjaga kasih sayang, membiasakan senyum, serta meningkatkan kepedulian kepada sesama melalui sedekah dan saling berbagi.


Lebih lanjut, disampaikan bahwa Maulid Nabi menjadi sarana untuk semakin mengenal dan mencintai Rasulullah SAW serta mengamalkan sifat-sifat mulia yang dicontohkan beliau dalam kehidupan sehari-hari. Jamaah juga diajak untuk tidak hanya memperingati Maulid sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadikannya sebagai momentum memperbaiki akhlak dan meningkatkan amal ibadah.


Selama kegiatan berlangsung, personel Polres Binjai dan Polsek Binjai Timur melaksanakan pengamanan secara terbuka maupun tertutup sesuai surat perintah. Pengamanan dipimpin Kanit Res Polsek Binjai Timur IPTU Dapot Hutasoit, S.H. Hingga kegiatan berakhir pada pukul 23.55 WIB, seluruh rangkaian Ikhtitam Maulid Arba'in di halaman Masjid Al-Fatih Binjai berjalan dengan aman, tertib dan lancar.(Humas Polres Binjai/zul/26/09/2026)



25 September 2026

 



Binjai | Indonesia Berkibar News
-  Dalam upaya mempererat silaturahmi serta menjaga kerukunan antarumat beragama, Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H. bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Binjai melaksanakan Silaturahmi Kamtibmas dengan umat Hindu Kota Binjai di Kuil Sri Mariamman, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Kartini, Kecamatan Binjai Kota, Jumat (25/09/2026) malam.


Kegiatan yang berlangsung sekira pukul 19.30 WIB tersebut dilaksanakan bertepatan dengan ritual peribadahan umat Hindu Kota Binjai. Kehadiran Kapolres Binjai beserta jajaran merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Polri dalam memberikan rasa aman serta memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman, tertib, dan khusyuk.


Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Binjai didampingi Waka Polres Binjai Kompol Sofian Helmi Nasution, S.H., M.H., Kapolsek Binjai Kota AKP Diah Retnosari, S.H., M.Tr.A.P., Kasi Propam Polres Binjai AKP Kusuma Hadi, serta Kasat Binmas Polres Binjai AKP Cristin M. Panjaitan.


Pendeta Kuil Sri Mariamman Binjai, Siwa Kumar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Kapolres Binjai beserta jajaran. Menurutnya, kehadiran Polri di tengah umat Hindu menjadi bentuk nyata perhatian dan pelayanan kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama, suku, maupun ras.


Sementara itu, Kapolres Binjai menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan antara Polri dengan tokoh agama dan masyarakat, sekaligus memastikan pelaksanaan ritual peribadahan berlangsung dalam situasi yang aman dan kondusif.


Kapolres Binjai juga mengajak seluruh umat Hindu Kota Binjai untuk terus menjaga toleransi, kerukunan, serta keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Sinergi antara kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat dinilai penting dalam menciptakan suasana Kota Binjai yang aman, damai, dan harmonis.


“Kehadiran kami malam ini adalah untuk menjalin silaturahmi sekaligus memastikan seluruh umat Hindu Kota Binjai dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk. Polres Binjai berkomitmen untuk terus mengayomi dan melindungi seluruh lapisan masyarakat tanpa membeda-bedakan,” disampaikan Kapolres Binjai.


Melalui kegiatan tersebut, Polres Binjai berharap hubungan yang harmonis dengan seluruh tokoh agama dan elemen masyarakat semakin kuat, sehingga tercipta Kota Binjai yang aman, kondusif, toleran, dan penuh kerukunan.(Humasresbinjai/zul)



 


Binjai | Indonesia Berkibar News - Suasana Kota Binjai semakin semarak dengan digelarnya Pawai Malam Festival Lantern (Lampion) 2026 yang berlangsung,Jumat (25/09/2026), sekitar pukul 19.00 WIB, bertempat di Vihara Setia Buddha Binjai, Jalan Jenderal Sudirman No. 01–03, Kelurahan Pekan Binjai, Kecamatan Binjai Kota.


Kegiatan tersebut diikuti sekitar 2.000 peserta dan turut dihadiri oleh Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., Wakapolres Binjai Kompol Sofyan H. NST, S.H., M.H., serta sejumlah unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat Kota Binjai.


Hadir pula mewakili Wali Kota Binjai, Kadis Pariwisata Kota Binjai Zulfan, S.T., M.M., Kabankesbangpol Drs. Ruslianto, Kapolsek Binjai Kota AKP Diah Retnosari, Camat Binjai Kota Juanda Sukma, S.T., M.Tr.A.P., Ketua FKUB Kota Binjai Drs. H. Hamidan, serta Ketua Yayasan Bhakti Sosial Bersama Min Wie selaku Ketua Panitia.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembagian lampion, dilanjutkan sambutan Ketua Yayasan Bhakti Sosial Bersama selaku Ketua Panitia serta sambutan Kadis Pariwisata Kota Binjai yang mewakili Wali Kota Binjai. Kegiatan juga dimeriahkan dengan penampilan nyanyi dari perwakilan SD Ahmad Yani Binjai, tarian sambutan dari TK dan PAUD Ahmad Yani Binjai, serta penampilan nyanyi Arkana Sitepu dari SD Ahmad Yani Binjai.


Selanjutnya, peserta melaksanakan Pawai Lantern dengan rute dari Vihara Setia Buddha menuju Jalan Sutomo – Jalan T. Imam Bonjol – Jalan Kapten Muslim – Simpang BCA – Jalan Jenderal Sudirman – belok kiri menuju Pasar Bundar, kemudian kembali ke titik kumpul di Vihara Setia Buddha.


Selain pawai lampion, panitia juga menggelar Lucky Draw dengan berbagai hadiah hiburan, di antaranya sepeda listrik, kulkas satu pintu, mesin cuci satu tabung, serta berbagai hadiah menarik lainnya.


Kegiatan Festival Lantern 2026 berlangsung sebagai bagian dari kegiatan kebersamaan masyarakat, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, toleransi, dan kerukunan antarwarga di Kota Binjai.(Humasresbinjai/zul)

 



Medan | Indonesia Berkibar News
- Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menekankan pentingnya kepemimpinan yang adaptif, berintegritas, dan mampu menghasilkan perubahan nyata bagi organisasi serta masyarakat. Menurutnya, keberhasilan mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II tidak berhenti pada kelulusan, tetapi harus diwujudkan melalui implementasi gagasan di instansi masing-masing.

Pesan tersebut disampaikan Surya saat menutup PKN Tingkat II Angkatan XII Tahun 2026 di Aula Raja Inal Siregar, Jalan Diponegoro No. 30, Medan, Jumat (25/09/2026). "Keberhasilan PKN Tingkat II tidak diukur dari sertifikat kelulusan yang diterima hari ini, melainkan dari sejauh mana gagasan tersebut benar-benar diimplementasikan dan memberikan dampak yang dirasakan masyarakat," ujar Surya.

Dalam kesempatan tersebut, Surya juga membagikan refleksi mengenai pentingnya integritas bagi seorang pejabat publik. Mengutip pengalamannya saat mengikuti pembekalan kepemimpinan bersama KPK dan LAN, ia menyebut pemahaman teknis pemerintahan hanya merupakan sebagian kecil dari kunci keberhasilan kepemimpinan, sedangkan bagian terbesarnya menyentuh hati nurani (kalbu).

"Integritas itu jujur, dan jujur itu identik dengan baik,  baik dalam perilaku maupun perbuatan yang tidak melanggar ketentuan peraturan. Integritas adalah ukuran yang harus terus kita pertahankan," tegasnya.

Menurut Surya, kepemimpinan yang memiliki integritas akan menjadi fondasi penting dalam menjalankan tugas pemerintahan. Karena itu, para alumni PKN Tingkat II diharapkan mampu menerapkan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan di lingkungan kerja masing-masing.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Transformasi Pembelajaran ASN LAN RI Erna Irawati memaparkan empat kompetensi kunci kepemimpinan, yakni mengelola diri sendiri, mengelola orang lain, mengelola kinerja, dan mengelola perubahan.

Erna menekankan bahwa di tengah dinamika perubahan yang berlangsung cepat, tantangan birokrasi tidak hanya berkaitan dengan transformasi digital, tetapi juga kesiapan menghadapi krisis. Karena itu, pemimpin dituntut untuk terus belajar (continuous learning).

"Kunci dari perubahan adalah belajar. Pemimpin ketika berhenti belajar, organisasinya tidak akan tumbuh. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang meninggalkan legacy (warisan kebermanfaatan) yang dimulai dari proses transformasi," tutur Erna.

Ia juga mengingatkan agar proyek perubahan yang telah dirancang para peserta tidak berhenti setelah pelatihan berakhir, tetapi terus dilanjutkan dan dikembangkan sehingga memberikan manfaat bagi organisasi dan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumut Agustinus Panjaitan dalam laporannya menyampaikan, PKN Tingkat II Angkatan XII mengusung tema "Kepemimpinan Adaptif dalam Transformasi Tata Kelola Penanggulangan Bencana untuk Mewujudkan Resiliensi dan Daya Saing Daerah".

Pelatihan yang berlangsung sejak 20 Mei hingga 25 September 2026 tersebut diikuti 49 peserta dari berbagai instansi, antara lain Pemerintah Provinsi Sumut, Kejaksaan Agung RI, serta sejumlah pemerintah kabupaten/kota di Sumatera Utara dan daerah lainnya, seperti Kampar dan Pasaman Barat.

"Dari total 49 peserta, sebanyak 48 orang dinyatakan LULUS, sementara 1 orang ditunda kelulusannya dikarenakan sakit," papar Agustinus.

Berbeda dengan angkatan sebelumnya yang mengunjungi lokasi best practice, Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) angkatan ini dilaksanakan langsung di lokasi pascabencana di Kabupaten Tapanuli Selatan. Dari hasil kajian lapangan tersebut, peserta merumuskan sejumlah rekomendasi, antara lain penguatan mitigasi dan kesiapsiagaan bencana berbasis data, perlindungan dan perawatan kelompok rentan pascabencana, transformasi kepemimpinan melalui kolaborasi dan kearifan lokal, serta pemulihan pelayanan publik pascabencana.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemberian apresiasi kepada lima peserta terbaik Angkatan XII serta penyerahan rekomendasi kebijakan (policy brief) kepada Pemerintah Daerah. (bundo)

Diberdayakan oleh Blogger.