18 Maret 2026

 


Samosir | Indonesia Berkibar News - Bupati Samosir Vandiko T Gultom didampingi Kadis Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja, Kepala Badan Kesbangpol dan Kadis Pariwisata, menyambut baik  audiensi Pengurus Daerah Federasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (F.SPSI) Kabupaten Samosir, di Rumah Dinasnya. 


Bupati Vandiko T Gultom, mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir menyambut baik kehadiran SPSI di Samosir.


Selain itu, Pemkab  juga mengucapkan terimakasih atas berbagai informasi yang dibawa serta berharap untuk dapat meningkatkan taraf kehidupan dan perekonomian pekerja di wilayah Samosir. 


Selanjutnya Dia, menyetujui serta menerima usulan keinginan apa yang menjadi usulan jika hal itu dapat meningkatkan kesejahteraan buruh di Samosir. 


“Pemkab tidak menutup diri dari berbagai hal yang disampaikan, mungkin yang selama ini ada hal terlewat oleh Pemkab untuk itu kami berterimakasih atas informasi yang disampaikan,” tambah Bupati, Rabu (18/03/2026) 


Ditambahkan Bupati bahwa untuk program  yang telah disampaikan Pengurus SPSI tersebut cukup baik juga akan menjadi perhatian pemerintah, diantaranya dalam peningkatan keahlian pekerja dilapangan. 


Terkait berbagai hal yang disampaikan, Bupati Vandiko mengungkapkan agar pihak SPSI dapat terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah melalui dinas terkait.


Sementara itu, Ketua DPC F-SPSI Samosir, Naekson Nadeak mengucapkan terimakasih atas kesediaan Pemkab Samosir menerima kehadiran SPSI terlebih Bupati Samosir. SPSI siap untuk berkoordinasi serta bersinergi bersama Pemkab Samosir guna mewujudkan visi dan misinya.


Dijelaskan Naek, kedatangan SPSI ini disamping silaturrahmi juga memperkenalkan diri dengan menyampaikan beberapa program kerja yang akan dilaksanakan di Samosir. 


“Masalah pekerja di Samosir masih normal, namun berharap agar hubungan antara pemkab dan serikat pekerja bisa dibentuk (lembaga) sebagai penyambung aspirasi. Kami yakin, sepakat dan semangat untuk mengawal visi misi bupati Samosir,” sebutnya mengakhiri. (P Simbolon)



Jakarta | Indonesia Berkibar News - PT Telkom Akses (Telkom Akses) sebagai poerating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung kelancaran layanan telekomunikasi nasional selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026 dengan menyiagakan lebih dari 20 ribu teknisi di seluruh Indonesia. 


Kesiapan ini diperkuat melalui pengoperasian posko siaga yang terintegrasi, dukungan logistik yang memadai, serta penguatan koordinasi operasional guna memastikan kualitas jaringan tetap andal selama momen peningkatan aktivitas digital masyarakat.


Guna memperkuat pengawasan di berbagai wilayah, Telkom Akses mengoperasikan 4 posko area, 15 posko regional, dan 61 posko branch yang tersebar di seluruh Indonesia. Kehadiran posko-posko tersebut menjadi bagian dari sistem koordinasi operasional yang memastikan proses penanganan layanan di lapangan dapat berjalan cepat, efektif, dan terintegrasi. 


Dari sisi dukungan infrastruktur dan logistik, Telkom Akses turut menyiagakan warehouse di posko branch seluruh Indonesia guna memastikan ketersediaan material dan perangkat kerja tetap terjaga.


Dari sisi operasional di lapangan, Telkom Akses mengerahkan 20.936 personel teknis yang terdiri dari teknisi I-OAN (Integrated Operation Access Network) sebanyak 9.927 personel, teknisi Provisioning sebanyak 8.797 personel, teknisi External Business sebanyak 1.514 personel, serta teknisi wilayah khusus sebanyak 698 personel.


Sebagai pusat pengendalian operasional, Telkom Akses juga mengoperasikan satu Posko Nasional yang berlokasi di Graha Telkom Akses, Jakarta Barat, Rabu (18/03/2026). 


Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi untuk memonitor kesiapan jaringan secara real time, memantau penanganan gangguan, serta mengawal operasional layanan di seluruh wilayah Indonesia selama periode RAFI.


Direktur Operation Telkom Akses Ambari, menegaskan bahwa kesiapan siaga RAFI tidak hanya ditentukan oleh jumlah personel, tetapi juga oleh kedisiplinan operasional dan respons yang cepat dalam menjaga kualitas layanan. 


“Seluruh tim harus menjalankan disiplin operasi secara konsisten, mulai dari kehadiran tepat waktu, kesiapan material dan perangkat kerja, hingga pengawalan order serta kualitas layanan sesuai SLA,” papar Ambari pada kegiatan Kick off Posko TelkomGroup Siaga RAFI 2026.


Lanjut, Ambari dengan menekankan pentingnya sikap proaktif dan responsif selama periode siaga RAFI. Seluruh personel diminta selalu siap menerima dan menindaklanjuti setiap eskalasi atau order layanan secara cepat serta memperbarui progres penanganan secara berkala. Keberhasilan Posko RAFI 2026 juga ditentukan oleh kolaborasi yang solid dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk ekosistem TelkomGroup, serta mitra kerja di berbagai wilayah.


“Seluruh personel harus terus memperkuat koordinasi dan saling mendukung dengan stakeholder agar setiap tantangan operasional dapat ditangani secara cepat dan tepat,” tutupnya. 


Melalui kesiapan posko operasional, dukungan logistik, serta puluhan ribu teknisi yang disiagakan di berbagai wilayah, Telkom Akses optimistis dapat menjaga kualitas layanan jaringan selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026, sehingga masyarakat tetap dapat menikmati layanan telekomunikasi yang andal di momen kebersamaan. (JBR/66)

17 Maret 2026

 


Samosir | Indonesia Berkibar News 
- Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Samosir turun langsung melakukan monitoring ke sejumlah Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan dalam rangka Operasi Ketupat Toba 2026.


Kegiatan yang bertujuan memastikan kesiapan personel serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.


Monitoring dipimpin langsung Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K, M.H bersama Bupati Samosir Vandiko Timoteus Gultom, S.T, Ketua DPRD, serta unsur Forkopimda lainnya. 


Hadir juga Wakil Bupati Samosir, jajaran TNI, Polri, pimpinan OPD, hingga Bhayangkari Cabang. 


Acara yang diawali pukul 10.30 WIB di Rumah Dinas Bupati Samosir dengan pembagian dua tim monitoring. 


Selanjutnya, rombongan bergerak ke Pos Pelayanan Simpang 4 HKBP Bolon Pangururan untuk mengecek situasi kamtibmas, kesiapan personel, serta sarana prasarana, sekaligus menyerahkan bingkisan kepada petugas.


Tim I yang dipimpin Bupati Samosir bersama Kapolres dan unsur Forkopimda lainnya menyasar wilayah Pangururan, Simanindo. 

Sejumlah titik strategis dikunjungi, mulai dari Pos Pelayanan Parbaba, Pelabuhan Simanindo, dan , Ambarita, hingga Tomok.


Selain itu, setiap lokasi Forkopimda memberikan arahan tegas kepada petugas agar menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP), mengutamakan keselamatan masyarakat, serta memberikan pelayanan yang humanis dan profesional, khususnya di kawasan pelabuhan dan objek wisata yang menjadi pusat mobilitas wisatawan.


“Pelaksanaan tugas ini adalah sebagai bentuk pengabdian. Menjaga kekompakan, kesehatan, serta sinergitas antarinstansi agar pelayanan berjalan optimal,” tegas unsur pimpinan Forkopimda. 


Sementara itu, Tim II yang dipimpin Wabup Samosir bersama jajaran terkait melakukan monitoring di wilayah Kecamatan Harian, Nainggolan, dan Onan Runggu. 


Sejumlah pos dikunjungi antara lain Simpang Gotting, Menara Pandang Tele, Simpang 3 Tele, hingga Pelabuhan Sipinggan.


Fokus utama tim ini adalah memastikan kelancaran arus lalu lintas, terutama di jalur rawan seperti Tele–Pangururan dan kawasan wisata. Petugas diminta aktif melakukan pengaturan lalu lintas guna mencegah kemacetan dan kecelakaan.


“Kami minta seluruh personel meningkatkan kewaspadaan serta koordinasi lintas instansi, agar arus kendaraan masyarakat dan wisatawan tetap aman dan lancar," kata Wabup. 


Seluruh rangkaian kegiatan monitoring berakhir pukul 15.00 WIB dalam situasi aman dan kondusif.


Plt Kasi Humas Polres Samosir, Brigpol Gunawan Situmorang, menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk pengawasan langsung terhadap kesiapan personel, fasilitas, pola pelayanan selama perayaan Idul Fitri, Selasa (17/03/2026) 


“Monitoring ini juga sebagai dukungan moril kepada seluruh personel bertugas di lapangan, demi menjamin kelancaran arus lalu lintas, kenyamanan wisatawan, serta keamanan masyarakat selama perayaan Lebaran,” sebutnya, menambahkan. 


Ia menambahkan, hingga saat ini kondisi arus lalu lintas di wilayah hukum Polres Samosir masih terpantau aman dan lancar. Peningkatan jumlah kendaraan belum signifikan, serta ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Samosir dalam kondisi aman.


Lewat sinergi lintas instansi yang terus diperkuat, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026 di Samosir dapat berjalan optimal, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung. (P Simbolon)


Samosir | Indonesia Berkibar News
- Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk turun langsung memantau pos pelayanan dan pengamanan dalam rangka perayaan Idul Fitri 2026,  Selasa(17/03/2026).


Monitoring dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat, wisatawan, dan perantau yang akan datang ke Kabupaten Samosir berjalan aman dan lancar.


Kegiatan ini melibatkan unsur Forkopimda dan dibagi menjadi dua tim. Tim pertama dipimpin Bupati Vandiko T. Gultom bersama Ketua DPRD Nasip Simbolon, Kapolres Samosir Rina Sri Nirwana Tarigan, Pabung 0210 TU T. Siringo ringo, Team dari Kejari Samosir, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang dan pimpinan OPD lainnya. 


Peninjauan dilakukan pada  sejumlah titik strategis, mulai dari Pos Pelayanan Simpang 4 Pangururan, Pasir Putih Parbaba, hingga Pelabuhan Simanindo, Ambarita, dan Tomok.

Sementara itu, tim kedua dipimpin Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk didampingi Asisten III Arnod Sitorus, Kabag Ops Polres Samosir,  dan TNI dengan menyasar pos-pos pengamanan lainnya. 


Dalam kunjungan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Samosir, turut menyerahkan bingkisan berupa makanan ringan dan minuman untuk menambah semangat serta menjaga stamina petugas di lapangan.

“Terima kasih kepada seluruh petugas yang telah bersedia melaksanakan tugas. Lakukan koordinasi yang baik dan layani masyarakat dengan sepenuh hati,” ujar Vandiko.

Ia juga mengingatkan petugas untuk tetap menjaga sikap humanis dalam bertugas meski dalam kondisi lelah. Menurutnya, pelayanan yang baik menjadi kunci kenyamanan wisatawan yang datang ke Samosir.

Selain itu, Vandiko menegaskan pentingnya menjaga kesehatan selama bertugas. Petugas yang mengalami gangguan kesehatan diminta segera melapor kepada kepala pos agar mendapat penanganan.

“Jangan dipaksakan kalau sakit. Jaga stamina, karena tugas ini adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat,” tambahnya.

Tak hanya kepada petugas, Bupati juga memberi perhatian kepada pelaku usaha, khususnya di sektor pariwisata. Ia mengingatkan agar harga tetap stabil dan tidak merugikan wisatawan.

Vandiko juga menyoroti keamanan wahana air seperti speedboat dan banana boat agar lebih diperketat guna mencegah kecelakaan.

“Keselamatan harus jadi prioritas. Jangan sampai terjadi kecelakaan yang bisa berdampak buruk terhadap pariwisata Samosir,” tegasnya.


Ia turut mengimbau pelaku usaha transportasi, baik kapal kayu maupun kapal motor penyeberangan, agar mematuhi standar operasional prosedur (SOP), tidak memaksakan muatan berlebih, serta memperhatikan kondisi cuaca.


Sementara itu, Kapolres Samosir Rina Nirwana Tarigan menekankan pentingnya dedikasi dalam menjalankan tugas pengamanan.“Laksanakan tugas dengan setulus hati. Ini sudah menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.


Ditempat berbeda, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel di lapangan, terutama dalam menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan saat libur Lebaran.


“Seluruh petugas harus tetap siaga dan responsif terhadap situasi di lapangan. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan wisatawan, lakukan penanganan setiap kondisi dengan cepat dan tepat,” ujar Ariston.


Ia juga mengingatkan  setiap personil pos harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, termasuk memberikan informasi yang jelas kepada wisatawan yang berkunjung ke Samosir.


Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon juga mengingatkan pentingnya sinergi antar petugas di setiap pos.Ia berharap seluruh pengunjung mendapat pelayanan yang ramah, termasuk senyum dan sapa kepada wisatawan, guna meningkatkan citra pariwisata Daerah.


“Kita ingin Samosir dikenal tidak hanya karena keindahan alamnya, tetapi juga pelayanan yang baik dan ramah,” pungkasnya. ( P Simbolon).


Jakarta | Indonesia Berkibar News
- Untuk menyambut puncak arus mudik dan Hari Raya Idulfitri 1447H, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) saat ini kembali menyelenggarakan Program Mudik Gratis Bersama TelkomGroup 2026 telah berangkatkan 1.924 pemudik dari Jakarta menuju berbagai kota tujuan di Pulau Jawa dan Sumatra. 


Program ini merupakan bagian dari inisiatif Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara yang bertajuk “Mudik Aman Berbagi Harapan”. Seremoni pelepasan peserta mudik di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta,  Selasa (17/03/2026) 


Agenda yang dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Direktur Operasional Danantara Dony Oskaria, Managing Director Stakeholders Management Danantara Rohan Hafas, Wakil Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN Tedi Bharata, serta jajaran pimpinan BUMN.


Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono mengungkapkan bahwa tingginya mobilitas masyarakat pada periode Lebaran menunjukkan kuatnya tradisi mudik di Indonesia. 


“Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, tahun ini diperkirakan terdapat sekitar 143,9 juta perjalanan mudik di seluruh Indonesia. Pemerintah terus memastikan kesiapan infrastruktur dan berbagai moda transportasi agar perjalanan masyarakat dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar. Kami juga mengapresiasi inisiatif BP BUMN, Danantara, dan BUMN yang berpartisipasi dalam penyelenggaraan program mudik gratis yang turut serta membantu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, sehingga mendukung perjalanan mudik lebih tertib bagi masyarakat,” ungkap Menko AHY.


Pada saat bersamaan, TelkomGroup juga melaksanakan pelepasan keberangkatan peserta Mudik Gratis Bersama TelkomGroup 2026 di Museum Satria Mandala, Jakarta. Tahun 2026 ini, TelkomGroup menyiapkan 27 armada bus ramah lingkungan yang terdiri dari 15 bus Telkomsel, 10 bus Telkomsel Poin, dan 2 bus Telkom Solution-Indibiz, serta 3 kapal laut untuk mengantarkan pemudik ke berbagai kota tujuan, antara lain Tasikmalaya, Magelang, Sleman, Yogyakarta, Wonosari, Semarang, Ponorogo, Surabaya, dan Malang di Pulau Jawa, serta Lampung dan Palembang di Pulau Sumatra. 


Seluruh perjalanan diatur secara tertib dan terkoordinasi guna mengutamakan kenyamanan serta keselamatan peserta selama perjalanan.


Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat, penggunaan armada bus ramah lingkungan dalam program ini juga menjadi langkah nyata TelkomGroup dalam mendorong perjalanan yang lebih efisien dan rendah emisi, sejalan dengan prinsip keberlanjutan perusahaan. 


Melalui inisiatif ini, TelkomGroup berharap program mudik tidak hanya memberikan manfaat sosial bagi para peserta, tetapi juga menghadirkan dampak positif bagi lingkungan.


Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan  “Momentum Lebaran selalu diiringi peningkatan mobilitas dan aktivitas komunikasi masyarakat. TelkomGroup memastikan kesiapan jaringan dan layanan agar masyarakat tetap dapat terhubung dengan lancar di tengah meningkatnya mobilitas dan kebutuhan digital. Kami telah meningkatkan kapasitas jaringan, menyiapkan mobile BTS di sejumlah titik jalur mudik, serta menghadirkan posko siaga yang didukung lebih dari 13.700 personel di seluruh Indonesia,” papar Dian menambahkan. 


Lanjut Dian menambahkan, “Melalui program Mudik Bersama BUMN ini, TelkomGroup ingin berkontribusi menghadirkan perjalanan mudik yang aman dan nyaman serta memastikan para pemudik dapat sampai di kampung halaman dengan selamat dan merayakan Idulfitri dengan penuh suka cita,”.


Program Mudik Gratis Bersama TelkomGroup tahun ini diikuti oleh peserta yang terdiri dari pelanggan, pelaku UMKM, mitra, serta masyarakat umum yang telah melakukan registrasi melalui laman resmi program mudik TelkomGroup. Para peserta mendapatkan fasilitas transportasi gratis menggunakan armada yang telah dipersiapkan secara khusus, serta berbagai dukungan perjalanan seperti goodie bag berisi kebutuhan dasar perjalanan, merchandise, serta uang saku.


Demi memastikan kualitas layanan telekomunikasi tetap prima selama periode libur Lebaran, TelkomGroup juga memastikan kesiapan layanan dan infrastruktur digital. Berbagai langkah telah dilakukan, mulai dari penguatan kapasitas jaringan hingga mencapai 60,7 Tbps, monitoring trafik secara intensif, hingga penyiapan 22 Posko TelkomGroup Siaga RAFI yang terintegrasi serta didukung lebih dari 13.700 personel yang siaga 24x7 di seluruh wilayah Indonesia. 


Upaya dilakukan untuk memastikan layanan konektivitas digital tetap andal di tengah meningkatnya mobilitas, sehingga masyarakat dapat tetap selalu terhubung.


Selain moda transportasi dan penguatan layanan telekomunikasi digital, di momentum TelkomGroup juga menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari program Telkomsel Poin. 


Sebelumnya, Telkom juga menyalurkan bantuan melalui program Telkom Berbagi secara nasional berupa dukungan perangkat dan konektivitas internet bagi 50 madrasah, sekolah, dan pesantren, serta santunan bagi 1.000 anak yatim, 1.000 masyarakat duafa dan penyandang disabilitas dengan total nilai mencapai Rp2 miliar.


Berbagai upaya yang dilakukan TelkomGroup, mulai dari kesiapan jaringan, penyelenggaraan program mudik gratis hingga penyaluran bantuan, diharapkan dapat memperkuat peran BUMN khususnya TelkomGroup dalam memberikan manfaat yang maksimal atas layanan terbaiknya bagi pelanggan dan seluruh masyarakat.


“Mewakili jajaran Board of Executive dan keluarga besar TelkomGroup, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah. Mohon maaf lahir dan batin, semoga setiap ikhtiar dan kerja keras yang telah dilakukan menjadi jalan kebaikan serta menghadirkan keberkahan bagi kita semua,” tutupnya. (JBR/66)

  


Samosir | Indonesia Berkibar News  - Wakil Bupati (Wabup) Samosir, Ariston Tua Sidauruk, menyerahkan Surat Keputusan (SK) pemberhentian dan pemberian pensiun kepada 40 pegawai negeri sipil (PNS) yang telah pensiun.


Penyerahan SK dilakukan pada  Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) di halaman Kantor Bupati Samosir. 


Selain itu, Pemkab Samosir bersama PT Taspen juga menyerahkan pencairan asuransi kematian serta tunjangan hari tua (THT), atas PNS yang menerima kenaikan pangkat anumerta.


Wabup menegaskan bahwa peringatan HKN bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum  meningkatkan kesadaran aparatur dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.


“Sama halnya pelepasan para PNS yang telah berjuang. Kita lepas dengan terhormat, karena pengabdian mereka tidak ternilai harganya,” ucap Ariston.


Ia juga menyebut para PNS yang telah memasuki masa purna tugas sebagai sosok patut dihargai atas dedikasinya selama ini. “Para PNS yang purna tugas adalah pahlawan. Terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan. Tetap semangat untuk terus berkarya dan mengabdi di tengah masyarakat,” tuturnya. 


Selain itu, mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemkab Samosir untuk menjaga kekompakan serta bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.


Ia juga menekankan pentingnya perencanaan yang matang dalam mendukung jalannya pemerintahan serta peningkatan pelayanan publik.


Untuk itu, mengajak ASN yang masih aktif meneladani para senior yang telah memasuki masa purna tugas, terutama hal dedikasi dan loyalitas dalam bekerja, Selasa (17/03/2026) 


Turut hadir Sekdakab, para SAB, para Asisten, serta beberapa pimpinan OPD, dan pimpinan PT. Taspen. (P Simbolon)

16 Maret 2026

 


Jakarta | Indonesia Berkibar News - Langkah pemerintah untuk meningkatkan pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) secara masif terus menunjukkan progres positif.


Terbaru, melalui asistensi Danantara Indonesia, PT PLN (Persero) menandatangani Perjanjian Kerja Sama Operasi (KSO) bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep guna mengutilisasi dua PLTS masing-masing berkapasitas 1 megawatt peak (MWp) dilengkapi dengan Battery Energy Storage System kapasitas 4 megawatt hour (MWh) hasil hibah dari Yayasan Torang IWIP Berbakti di Wisma Danantara, Jakarta. 


Disaksikan langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, inisiatif ini menjadi wujud nyata kolaborasi lintas pihak dalam memperluas akses energi bersih sekaligus mendorong pemerataan listrik, khususnya di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).


Rosan menegaskan bahwa langkah ini juga sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat program dedieselisasi, yakni menggantikan penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dengan pembangkit berbasis energi baru terbarukan (EBT) seperti PLTS. Sebagai negara dengan potensi energi surya yang melimpah, lanjut Rosan, pemerintah telah menargetkan pemanfaatan PLTS hingga mencapai kapasitas 100 gigawatt (GW) dalam beberapa tahun mendatang sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan dan swasembada energi nasional.


“Banyak pemakaian diesel akan diganti oleh PLTS ini sehingga akan menimbulkan dampak positif, terutama dalam hal swasembada energi ke depannya,” ucapnya. 


Dijelaskan Rosan, utilisasi hibah di dua lokasi ini akan menjadi proyek percontohan yang diharapkan memberikan dampak nyata dengan menghadirkan listrik bagi ribuan kepala keluarga di Kabupaten Sumenep.


“Akan berdampak (memberi terang) kepada 2.000 kepala keluarga yang ada di dua daerah tersebut, yaitu di Dusun Gili Labak dan juga di Desa Pagerungan Kecil karena masing-masing itu 1 MW. Jadi kebetulan ini akan jadi percontohan dan harapannya ini bisa segera direalisasikan,” tambah Rosan.


Sebelumnya, warga Dusun Gili Labak, Desa Kombang, Kecamatan Talango menggunakan genset pribadi untuk menyalakan lampu dan elektronik di rumahnya. Sementara bagi warga Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, PLTS hibah ini akan menambah suplai listrik yang saat ini ditopang oleh PLTS PLN berkapasitas 50 kilowatt peak (kWp) setelah sebelumnya 2 unit PLTD Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan total kapasitas 600 kilovolt ampere (kVA) sudah tidak beroperasi.


Secara rinci, hibah ini mencakup dua unit PLTS kapasitas masing-masing 1 MWp yang dilengkapi dengan BESS berkapasitas 4 MWh. Instalasi yang akan dibangun nantinya diproyeksikan untuk menyuplai listrik warga selama 24 jam penuh dan berpotensi menghemat penggunaan bahan bakar minyak sebesar 1,1 juta liter per tahun.


Kepala Yayasan Torang IWIP Berbakti, Wahyu Budhi Santoso menjelaskan, pemberian hibah PLTS plus BESS kepada Kabupaten Sumenep ini merupakan bagian dari komitmen pihaknya mendukung program pemerintah untuk memperluas akses energi bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, Senin (16/3/2026).


“Kami berharap setelah MoU (Memorandum of Understanding) ini ditandatangani, kami dapat memperoleh arahan agar implementasi proyek ini dapat berjalan lancar. Besar harapan kami instalasi untuk dapat berkontribusi dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat,” tambah Wahyu.


Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam upaya meningkatkan akses listrik di wilayahnya. Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Sumenep merupakan wilayah kepulauan dengan total 126 pulau, di mana 48 pulau di antaranya berpenghuni dan memiliki tantangan geografis tersendiri dalam penyediaan infrastruktur listrik.


“Tentu dengan keberadaan rencana hibah yang akan disampaikan ke Kabupaten Sumenep kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Karena ini sangat penting bagi kami dalam rangka terus mendorong agar elektrifikasinya semakin naik, sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat di Kabupaten Sumenep, khususnya kepada Bapak Presiden, Danantara Indonesia termasuk juga PT PLN (Persero),” kata Achmad.


Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa langkah ini menjadi momentum penting yang menandai kolaborasi lintas sektor dalam mendorong program dedieselisasi melalui pemanfaatan PLTS secara masif, sekaligus mendukung transisi energi dan pemerataan akses listrik di seluruh Tanah Air.


“Terima kasih kepada Danantara Indonesia, dalam hal ini Bapak Rosan atas inisiatif yang mendorong lahirnya kolaborasi ini. PLN siap menindaklanjuti kerja sama ini agar pemanfaatan PLTS hibah tersebut dapat segera terealisasi dan menghadirkan listrik yang andal bagi masyarakat di dua wilayah Kabupaten Sumenep,” papar Darmawan.


Darmawan menegaskan bahwa PLN tidak dapat bekerja sendiri dalam upaya mendorong pemanfaatan PLTS secara masif. Namun melalui kolaborasi berbagai pihak, Ia optimistis visi Presiden untuk menggenjot program dedieselisasi melalui pemanfaatan PLTS hingga 100 GW dapat terwujud.


“Dalam menjalankan agenda transisi energi dan pemerataan listrik, PLN tidak bisa berjalan sendiri. Melalui kolaborasi yang kuat bersama Danantara Indonesia dan para pemangku kepentingan, kami optimistis program dedieselisasi melalui pemanfaatan PLTS dapat dipercepat, sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” tutupnya. (JBR/66)

Diberdayakan oleh Blogger.