13 September 2026

 


Langkat | Indonesia Berkibar News
- Sebagai wujud komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Bhabinkamtibmas Desa Marike Polsek Salapian, Aiptu Edi Ginting, melakukan kunjungan ke Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) Dusun Pondok Tangsi, Desa Marike, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat.Jum'at (13/09/2026) malam.

Kegiatan sambang ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan warga dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Saat berkunjung, Aiptu Edi berdiskusi dengan petugas poskamling dan warga setempat mengenai berbagai upaya preventive untuk mencegah gangguan keamanan. Aiptu Edi memberikan arahan terkait pentingnya kewaspadaan dan keaktifan warga dalam mengawasi lingkungan sekitar serta segera melaporkan hal-hal mencurigakan kepada pihak berwenang.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di Poskamling Dusun Pondok Tangsi ini mendapat apresiasi dari masyarakat yang merasa semakin percaya diri dan terlindungi. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi dalam menjaga ketertiban sosial serta menumbuhkan rasa kebersamaan di antara warga.

Dengan langkah nyata seperti ini, diharapkan keamanan di Desa Marike, khususnya di Dusun Pondok Tangsi, semakin terjaga dengan baik. 

Aiptu Edi berkomitmen untuk terus mendampingi dan mendukung masyarakat dalam menjaga ketentraman demi terciptanya lingkungan yang harmonis dan kondusif.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari program POLISI LANGKAT GARUDA KSATRIA, yang diinisiasi Kapolres Langkat dengan semangat Gagah Berani untuk Dicintai Masyarakat, Kuat, Sadar Aturan, Taat, Responsibility, Inovatif, dan Aman.

Melalui semangat “Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai,” Polres Langkat terus menghadirkan Polri yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat.(sfn)

 


Nagan Raya | Indonesia Berkibar News
- Keuchik Gampong Sukajadi, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Kodri bersama Anggota DPRK Nagan Raya Fraksi Partai Golkar, Sarimin, melakukan peninjauan ke lokasi jembatan yang mengalami kerusakan, Minggu (13/09/2026).


"Pemerintah Gampong bersama Bapak Sarimin selaku Anggota DPRK Nagan Raya dari Fraksi Golkar telah melakukan pengecekan. Perlu kami sampaikan bahwa ruas jalan dan jembatan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya," ujar Kodri kepada wartawan di Pustu Gampong Sukajadi.


Kodri menjelaskan, jembatan tersebut merupakan akses utama bagi warga lebih dari 10 gampong di Kecamatan Darul Makmur. Jembatan itu menghubungkan masyarakat menuju pusat pemerintahan kecamatan dan Ibu Kota Kabupaten di Suka Makmur.


"Setiap hari jembatan ini dilalui peserta didik, masyarakat yang ke pasar, serta kendaraan pengangkut Tandan Buah Segar (TBS) sawit," katanya.


Menurut Kodri, permukaan jembatan saat ini mengalami penurunan dan terdapat lubang. Kondisi itu membuat badan jalan tidak rata dan berpotensi mengganggu kelancaran serta keselamatan pengguna jalan.


Untuk sementara, warga menggunakan jalur alternatif melalui Gampong Karang Anyar dan Gampong Pulo Teungoh. Namun jarak tempuhnya lebih jauh karena harus melewati Jalan Nasional.


Warga berharap Pemerintah Kabupaten Nagan Raya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera melakukan perbaikan. Hal itu untuk menjamin kelancaran aktivitas masyarakat dan distribusi logistik.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas PUPR Kabupaten Nagan Raya terkait rencana tindak lanjut.(M.Has)


Ket Poto:  Kondisi Jalan di Dusun Simpang Tiga, Gampong Sukajadi, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya sat di lintasi Warga, Minggu (13/09/2026). Foto Dok Ist.


  



Binjai | Indonesia Berkibar News
- Kapolres Binjai, AKBP R. BIMO MOERNANDA, S.I.K, M.H. diwakili oleh Kapolsek Binjai, AKP SITI ASIYAH, M.Pd., beserta 5 orang personel Polsek Binjai untuk melaksanan pengamanan dan pendampingan rumah ibadah/Gereja di wilayah hukum Polsek Binjai, Minggu (13/09/2026), mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa Gereja Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, antara lain: Gereja El Saddai (Pdt. Winta), Gereja HKBP Pasar VII (pdt. S. Batu Bara), serta Gereja HKBP Pasar 5,5 C (Pdt. Dekinda Elisabeth, M. Pd.).

Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan pengamanan ibadah, tetapi juga memantau kegiatan donor darah di Gereja El Saddai, Desa Tandam Hilir I, serta membagikan snack dan air minum kepada anak-anak jemaat di Gereja HKBP Pasar VII. Kehadiran personel bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh jemaat yang sedang beribadah. 

Hasil kegiatan menunjukkan kegiatan donor darah berjalan lancar, seluruh rangkaian ibadah berjalan tertib dan aman, serta pihak Gereja El Saddai menyambut baik kehadiran dan dukungan pengamanan dari Polsek Binjai. Secara keseluruhan, situasi berlangsung aman dan kondusif.

Serta tak lupa pihak gereja mengucapkan trimakasih yang setinggi -tingginya kepada bapak Kapolres Binjai.

"Kami berkomitmen terus hadir di tengah tengah masyarakat, menjaga keamanan dan ketertiban, serta mendukung kegiatan-kegiatan yang positif demi kemaslahatan bersama," ujar Kapolsek Binjai, AKP SITI ASIYAH, M.Pd.(Humasresbinjai/zul)

 


 



Samosir | Indonesia Berkibar News
-  Suara bising knalpot brong yang berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat dan wisatawan menjadi perhatian serius Polres Samosir.

Dalam patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang digelar Sabtu malam hingga Minggu 13 September 2026 dini hari, polisi berhasil mengamankan 17 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.


Patroli dimulai sekitar pukul 23.45 WIB dan berakhir sekitar pukul 01.00 WIB. Hanya dalam waktu sekitar satu jam, belasan kendaraan tersebut ditemukan petugas saat menyisir sejumlah ruas jalan di wilayah hukum Polres Samosir.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H., bersama Wakapolres Samosir Kompol Manumpak Hatorangan Sitorus, S.H., serta sejumlah pejabat utama dan personel gabungan Polres Samosir.


Patroli menyasar sejumlah lokasi, di antaranya Jalan Pangururan–Simanindo, Jalan Pangururan–Palipi, kawasan Jembatan Tano Ponggol–Jalan Aek Rangat serta sejumlah ruas jalan di Kecamatan Pangururan.


Selain menyasar kendaraan berknalpot brong, patroli tersebut juga dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah aksi begal, geng motor, balap liar serta tindak pidana 3C, yakni pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan dan pencurian kendaraan bermotor.


Dari hasil patroli, sebanyak 17 Unit Sepeda Motor ditemukan menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.


Kendaraan yang ditindak terdiri dari berbagai jenis, di antaranya Honda Supra, Honda Beat, Honda Vario, Kawasaki KLX, Honda CB150R, Honda CBR, Honda GL Pro, Yamaha Mio, Honda MegaPro, Honda CB dan Honda Grand.

Sejumlah kendaraan juga ditemukan tanpa tanda nomor kendaraan bermotor.


Pengendara kendaraan yang ditindak diketahui tidak hanya berasal dari Kabupaten Samosir. Sebagian di antaranya merupakan masyarakat dari Kota Medan, Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Samosir, serta terdapat pengendara dari wilayah lainnya.


Terhadap seluruh kendaraan tersebut, petugas melakukan penindakan berupa tilang sesuai ketentuan yang berlaku.


Meski salah satu sasaran utama patroli adalah mengantisipasi aksi balap liar dan geng motor, petugas tidak menemukan adanya kegiatan tersebut selama pelaksanaan KRYD.


Kapolres Samosir sebelumnya menekankan kepada personel agar pelaksanaan patroli dilakukan secara profesional dan humanis.


Personel juga diminta menghindari tindakan arogan yang dapat menurunkan citra Polri serta segera melaporkan apabila ditemukan kejadian menonjol.


Plt. Kasi Humas Polres Samosir BrigPol Gunawan Situmorang mengatakan, patroli KRYD merupakan bagian dari upaya Polres Samosir dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.


“Maksud dan tujuan dilaksanakannya Patroli KRYD Polres Samosir ini yakni dalam rangka Harkamtibmas serta mengantisipasi adanya ancaman tindak pidana jalanan seperti aksi begal, geng motor, balap liar, tindak pidana 3C maupun tindak pidana lainnya yang mungkin dapat terjadi di wilayah hukum Polres Samosir,” ujar Gunawan.


Ia menegaskan, kegiatan tersebut juga bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta wisatawan yang berada di Kabupaten Samosir.


“Berikan kenyamanan kepada masyarakat dan wisatawan di Kabupaten Samosir,” tegasnya.


Sebanyak 41 personel Polres Samosir dilibatkan dalam pelaksanaan patroli berdasarkan Surat Perintah Kapolres Samosir Nomor: Sprin/853/VIII/Pam.3.3./2026 tanggal 12 September 2026.


Hingga patroli berakhir sekitar pukul 01.00 WIB, situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Samosir terpantau aman dan kondusif.


Polres Samosir memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan keamanan, ketertiban dan kenyamanan bagi masyarakat maupun wisatawan, khususnya pada malam hingga dini hari.( P Simbolon )




12 September 2026

 


Nagan Raya| Indonesia Berkibar News -
Ketua DPC Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Nagan Raya, Ali Efendi, memberikan apresiasi tinggi kepada PT Socfin Indonesia (SOCFINDO) atas kebijakan perusahaan yang tetap menghargai karyawannya yang menyandang disabilitas.


Apresiasi itu disampaikan Ali Efendi terkait pemberian penghargaan Jubilaris 25 Tahun Mengabdi kepada Thamrin, karyawan Socfindo Kebun Seunagan. Thamrin yang kini menyandang disabilitas.


"Ini luar biasa dan patut dicontoh," kata Ali Efendi kepada Wartawa, Sabtu 12 September 2026 di Gampong Sukaraja, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten setempat, usai menghadiri penganugerahan piagam Jubilaris 25 Tahun Mengabdi di PT SOCFINDO.


Menurutnya, banyak perusahaan yang langsung memutuskan hubungan kerja ketika karyawannya mengalami kecelakaan dan menyandang disabilitas. "Tapi Socfindo berbeda. Pak Thamrin tidak di-PHK. Beliau tetap dianggap sebagai bagian dari keluarga besar perusahaan dan tetap menerima penghargaan 25 tahun mengabdi," ujarnya.


Ali Efendi menyebut langkah Socfindo ini sebagai bukti nyata kepedulian perusahaan terhadap nasib pekerjanya. "Bagi kami di PPDI, ini adalah bentuk penghormatan terhadap martabat pekerja. Perusahaan tidak meninggalkan karyawannya di saat sulit," katanya.


Ia menilai kebijakan tersebut sudah sejalan dengan semangat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. "UU itu jelas mengamanatkan perlindungan dan kesempatan kerja yang sama. Socfindo sudah membuktikan itu," ujar Ali Efendi.


Lebih jauh, Ketua PPDI Nagan Raya itu berharap kisah Thamrin bisa menjadi pembelajaran bagi perusahaan lain di Aceh. "Kami dari komunitas disabilitas tidak minta dikasihani. Kami minta diberi kesempatan dan perlindungan untuk bekerja," tegasnya.


"Jangan pandang kami sebelah mata karena keterbatasan fisik. Beri kami ruang untuk membuktikan kemampuan dan loyalitas," tambahnya.


Menurut Ali, penghargaan yang diterima Thamrin bukan hanya sekadar piagam. Itu adalah pengakuan atas pengabdian dan kerja keras selama seperempat abad. "Ini akan menjadi motivasi besar bukan hanya untuk Pak Thamrin, tapi juga untuk penyandang disabilitas lain agar tetap semangat bekerja dan berkarya," katanya.


Di akhir, Ali Efendi berharap tidak ada lagi stigma bahwa penyandang disabilitas tidak produktif. "Semoga kisah Pak Thamrin ini membuka mata perusahaan lain di Kabupaten Nagan Raya khususnya dan seluruh perusahaan yang ada di Indonesia pada umumnya. Bahwa menghargai karyawan itu tidak memandang dia sehat atau disabilitas. Yang penting loyalitas dan kontribusinya," tutup Ali Efendi. (M. Has).

Ket Foto: Ketua PPDI Kabupaten Nagan Raya.Ali Efendi.PT Socfindo contoh Perusahaan yang tidak tinggalkan karyawan penyandang disabilitas katanya saat di wawancarai Wartawan.12/09/2026.(M, Has)

 



Langkat | Indonesia Berkibar News
- Penghubung Desa Pamah Tambunan menuju ke Desa Ujung Bandar tepatnya di Perkebunan PT Kinar Lapiga (KL) Desa Perkebunan Tambunan A Kecamatan Salapian Kabupaten Langkat.  Jalan amblas akibat curah hujan pada hari Sabtu (12/09/2026) sore.

Namun Badan Jalan di lokasi tersebut diperkirakan tinggal sekitar satu meter lagi dan kini hanya dapat dilalui oleh kenderan roda dua saja ujar Ecen seorang Tokoh Masyarakat Desa Ujung Bandar.

"Saya berharap Pemkab Langkat melalui Dinas PU secepatnya agar segera memperbaiki Jalan tersebut, sebelum jatuh korban Warga melintas," paparnya.

Sementara Kepala Desa Ujung Bandar Terapilisa sembiring  juga mengatakan pada saat itu Jalan penghubung dari Desa Pamah Tambunan menuju Desa Ujung Bandar akses vital yang setiap harinya di lalui masyarakat untuk beraktivitas, termasuk kenderan roda dua dan Kendaraan roda empat pengangkut hasil bumi seperti kelapa sawit ,sayur mayur dan hasil Pertanian dan Perkebunan Warga. 

Sementara Ketua Persatuan Wartawan Langkat Indonesia (PWLI) Risman Sinulingga menyoroti lambannya kinerja Pemkab Langkat dalam menanggapi perbaikan Infrastruktur  alternatif Tambunan Ujung bandar yang merupakan salah satu urat nadi perekonomian Masyarakat. 

"Ia menilai kondisi Jalan amblas yang terus dibiarkan bisa membahayakan penggunaan Jalan.Jangan sampai ada jatuh korban baru diperbaiki," tegas Risman Sinulingga.

Selanjutnya mengingat posisi Jalan yang kanan kiri jurang yang sangat dalam, ini sangat berbahaya, perlu perhatian Plt Bupati Langkat melalui Dinas PU agar secepatnya diperbaiki.

"Kita juga berharap kepada anggota DPRD Langkat Dapil Daerah tersebut agar turun tangan dan ikut peduli perjuangkan perbaikan Jalan rusak ini," harap Risman Sinulingga.(arihta gurki)





Nagan Raya | Indonesia Berkibar News - Sebanyak 183 karyawan PT Socfin Indonesia (SOCFINDO) di Kabupaten Nagan Raya menerima penghargaan Jubilaris 25 Tahun Mengabdi. Penyerahan berlangsung di Gedung Futsal Gampong Pulo Teungoh, Kecamatan Darul Makmur, Sabtu (12/09/2026).


Dari jumlah tersebut, 111 karyawan berasal dari PT SOCFINDO Kebun Seunagan dan 72 karyawan dari PT SOCFINDO Kebun Seumanyam. Setiap penerima mendapatkan piagam penghargaan dan cendera mata berupa jam dinding.


Hadir dalam kegiatan tersebut General Manager PT SOCFINDO Indonesia, Ir. Ericson Ginting. Cendera mata diserahkan langsung oleh Groupman Wandi Cahyadi. 


Turut hadir Pengurus Kebun Seunagan Aidil Hidayat Nasution dan Pengurus Kebun Seumanyam H. Ricky Irawan, SP, beserta jajaran manajemen dan staf karyawan.


Pengurus Kebun Seumanyam, H. Ricky Irawan, SP, mengatakan penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi perusahaan kepada karyawan yang memiliki loyalitas tinggi.


"Penghargaan ini diberikan kepada 183 karyawan yang telah 25 tahun mengabdi di SOCFINDO, baik dari Kebun Seumanyam maupun Seunagan. Loyalitas seperti ini adalah aset penting bagi keberlanjutan perusahaan," kata H. Ricky kepada Wartawan.


Ia menambahkan, kegiatan Jubilaris bukan hanya seremoni tahunan. "Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa setiap tetes keringat dan pengabdian karyawan memiliki nilai besar bagi perjalanan perusahaan," ujarnya.


Acara diakhiri dengan ramah tamah. Momen kebersamaan itu diisi dengan foto bersama antara manajemen dan para jubilaris. 


Bagi perusahaan, penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi karyawan lain untuk terus bekerja dengan dedikasi dan loyalitas. (M. Has)

Diberdayakan oleh Blogger.