25 Juli 2026



Medan| Indonesia Berkibar News
- Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Muhammad Bobby Afif Nasution mengapresiasi penyelenggaraan Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2026 sebagai upaya memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kegiatan ini diharapkan mampu menggerakkan sektor swasta, mengoptimalkan potensi dalam negeri, serta menjadikan UMKM sebagai akselerator pertumbuhan ekonomi daerah di tengah ketidakpastian ekonomi global.


Hal tersebut disampaikan Bobby Nasution bersama Deputi Gubernur Bank Indonesia Thomas Aquinas Muliatna Djiwandonosaat,KPWBI Sumut Ameriza M. Moesa  menghadiri Opening Ceremony Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2026 yang digelar di Lobi Delipark Mall Medan, Sabtu (25/07/2026). Kegiatan tahunan yang digagas Bank Indonesia (BI) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut itu mengusung tema "Dari Lokal ke Global: Mendorong UMKM yang Inovatif, Inklusif, Berkelanjutan, dan Berdaya Saing Internasional."


Dalam sambutannya, Bobby menegaskan bahwa UMKM memiliki peran strategis sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8%, Sumut ditargetkan mampu mencatatkan pertumbuhan ekonomi pada kisaran 6,7% hingga 7,1%.


"Untuk mengimbangi penyesuaian anggaran dan dinamika ekonomi global, kita harus menggerakkan sektor swasta dan mengoptimalkan potensi dalam negeri, khususnya para pelaku UMKM. Kualitas produk Sumut, baik wastra maupun kuliner, tidak perlu diragukan lagi dan sangat mampu bersaing di tingkat nasional maupun global," ujar Bobby Nasution yang hadir bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumut Kahiyang Ayu.


Pada kesempatan tersebut, Bobby juga mendorong perubahan orientasi pemasaran UMKM dari sekadar menjual langsung kepada konsumen (business to consumer/B2C) menjadi mampu memasuki rantai industri dan menarik minat investor melalui skema business to business (B2B).


Untuk mewujudkan hal itu, Pemprov Sumut berkomitmen memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM, mulai dari peningkatan kualitas kemasan (packaging) hingga penyusunan studi kelayakan (feasibility study), sehingga produk menjadi lebih bankable dan menarik bagi investor.


Deputi Gubernur Bank Indonesia Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono yang secara resmi membuka KKSU 2026 mengapresiasi ketahanan ekonomi Sumatera Utara yang mampu mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,98% di tengah tantangan ekonomi global.


Ia menegaskan, Bank Indonesia terus memperkuat kebijakan insentif likuiditas makroprudensial bagi perbankan guna memperluas akses pembiayaan yang terjangkau bagi sektor UMKM.


"Tema tahun ini mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat ekosistem UMKM daerah agar naik kelas. KKSU menjadi jembatan konkret yang mempertemukan UMKM dengan mitra pembiayaan, mitra dagang, serta pasar yang lebih luas," ungkap Thomas.


Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut (KPWBI Sumut) Ameriza M. Moesa melaporkan, KKSU 2026 yang merupakan penyelenggaraan ketujuh sejak pertama kali digelar pada 2020 melibatkan lebih dari 600 pelaku usaha dan 48 mitra strategis. Rangkaian kegiatan berlangsung pada 15–26 Juli 2026.


Hingga hari pembukaan, KKSU 2026 mencatatkan capaian transaksi yang signifikan. Penjualan ritel telah melampaui Rp900 juta, sementara kesepakatan bisnis (business matching) mencapai Rp22 miliar melalui kerja sama pembiayaan dan perdagangan antara UMKM dengan global player, agregator, serta industri perhotelan. Selain itu, potensi kerja sama dan investasi telah mengakumulasi nilai lebih dari Rp80 miliar.



KKSU 2026 juga menghadirkan berbagai agenda utama, antara lain Sumatra Export Celebration, Medan Digifestival, edukasi literasi keuangan dan digitalisasi pembayaran melalui QRIS, serta bazar produk unggulan UMKM, wastra, dan kuliner khas Sumatera Utara.(torong/bundo)



Humbahas | Indonesia Berkibar News - Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH meninjau pembangunan jembatan beton permanen yang menghubungkan Desa Sampetua dengan Desa Batu Nagodang Siatas, Kecamatan Onan Ganjang, Sabtu (25/07/ 2026). Selain pembangunan jembatan ini, juga sedang dilaksanakan pembangunan jembatan lainnya dengan jumlah keseluruhan 23 jembatan.


Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai rencana sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.


Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program kolaborasi Pemkab Humbahas bersama TNI yang bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah, membuka akses masyarakat menuju sentra pertanian, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di pedesaan.


Dalam peninjauan tersebut, Bupati menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah karena memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Disampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan investasi jangka panjang bagi masyarakat. Dengan akses yang lebih baik, aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan hingga distribusi hasil pertanian akan semakin lancar. 


Berdasarkan laporan di lapangan, pembangunan jembatan beton permanen penghubung Desa Sampetua menuju Desa Batu Nagodang Siatas memiliki panjang 13 meter. Pekerjaan yang sedang dilaksanakan meliputi perakitan besi pondasi dan penggalian pondasi jembatan sejak dimulai pada 18 Juli 2026.


Selain lokasi tersebut, pembangunan jembatan juga berlangsung di berbagai wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan.


Untuk pembangunan Jembatan Beton Tahap V, progres tertinggi berada di Jembatan Aek Lung, Desa Aek Lung, Kecamatan Doloksanggul, disusul Jembatan Batu Hopit, Jembatan Aeknapa dan Jembatan Sanggaran II serta Jembatan Aek Maranti.


Sementara itu, pembangunan Jembatan Gantung Tahap V di Sungai Silempedung, Desa Sitanduk, Kecamatan Tarabintang sepanjang 70 meter dengan pekerjaan penggalian pondasi secara gotong royong oleh masyarakat dan perakitan besi pondasi.


Pada Tahap VI, pembangunan jembatan gantung di Dusun Sikual Kual, Kecamatan Parlilitan. Sedangkan sejumlah lokasi lainnya masih berada pada tahap persiapan, pembersihan area, survei, serta pekerjaan pondasi.


Adapun pembangunan Jembatan Beton Tahap VI juga terus berjalan di sejumlah titik. Progres tertinggi tercatat di Dusun II Desa Pansurbatu, Kecamatan Pollung, diikuti Sungai Aek Sipoti, Sungai Silencang, serta beberapa lokasi lainnya yang masih berada pada tahap awal pembangunan.


Seluruh kegiatan pembangunan melibatkan TNI bersama masyarakat yang bekerja secara gotong royong. Kondisi cuaca selama pelaksanaan kegiatan tercatat cerah pada pagi hari, gerimis pada siang hari, dan hujan pada sore hari. Meski demikian, pekerjaan tetap berlangsung dengan situasi yang aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol.


Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan berharap seluruh pembangunan jembatan dapat selesai sesuai target sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat untuk memperlancar mobilitas, meningkatkan akses ke kawasan pertanian, mempercepat distribusi hasil bumi, serta mendorong pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.


Kolaborasi antara Pemkab Humbahas, TNI, dan masyarakat diharapkan menjadi model pembangunan yang mampu mempercepat penyediaan infrastruktur sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun Kabupaten Humbang Hasundutan yang semakin maju dan sejahtera.(Diskominfo/Samuel LG)

 



Binjai | Bandar Meriah News
- Tim Satresnarkoba Polres Binjai mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dan mengamankan dua tersangka pada Selasa (21/07/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.


Kasat Resnarkoba Polres Binjai AKP Ismail Pane, S.H., M.H. menjelaskan, pengungkapan berawal dari pengembangan informasi terkait Zainal Abidin di Dusun 14 Krani Lama, Desa Bulu Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang,Menindaklanjuti hal tersebut, petugas melakukan penyelidikan hingga dilakukan penggerebekan.


Dalam operasi itu, petugas mengamankan Zainal Abidin (45) dan Ilham Ramadan (31). Polisi juga menyita 6 paket sabu seberat bruto 3,82 gram, satu dompet ungu, plastik klip kosong, dan satu sendok dari pipet.


Kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polres Binjai untuk proses penyidikan lebih lanjut. Keduanya dijerat Pasal 114 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan saksi, uji laboratorium, dan pengembangan jaringan.


Kasat Resnarkoba Polres Binjai AKP Ismail Pane, S.H., M.H. menjelaskan bahwa ungkap kasus peredaran Narkoba tersebut tidak terlepas dari  dukungan penuh dari Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H. (Humasresbinjai/zul)



24 Juli 2026



Samosir | Indonesia Berkibar News - Pagelaran seni dan budaya Pemerintah Kabupaten Samosir sukses memukau ribuan pengunjung pada Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 di Gedung Pertunjukan PRSU, Medan, Jumat( 24/07/ 2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, Dandim 0210/TU Kiky Hardian, Waasrendam I/ Bukit Barisan Ronald Tampubolon, Kapolres Samosir AKBP Rina SN. Tarigan, Konjen India di Medan Ravi Shanker Goel, Sekdakab. Samosir Marudut Tua Sitinjak, para SAB, para Asisten, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang dan para pimpinan OPD lainnya, Ketua PKK Ny. Kennauli Ariston Tua Sidauruk, Ketua DWP Ny Asti M Sitinjak serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Pagelaran budaya yang mengangkat tema "The Heart of Toba Civilization (Jantung Peradaban Toba) mempertunjukkan keunikan proses pembentukan pulau Samosir sebagai pulau megah yang terletak di tengah Danau Toba, tempat kelahiran dan pusat kebudayaan spiritual suku Batak Toba yang memadukan keajaiban geologis dari letusan supervolcano purba dengan warisan tradisi Nusantara yang sangat kaya. Berbagai atraksi seni dan budaya turut ditampilkan, mulai dari Tortor Pangurason, Tortor Mangalahat, Tortor Marsiadapari, atraksi Taganing, Martumba yang dibawakan TP PKK Kabupaten Samosir, hingga lagu opera Batak yang mengangkat nilai-nilai kehidupan masyarakat Batak. 

Suasana semakin semarak saat Konjen India menampilkan tarian tradisional India dan tarian Bollywood yang mengundang antusiasme penonton. Penampilan tersebut menjadi simbol eratnya hubungan persahabatan Indonesia dan India melalui pertukaran budaya. Diacara puncak penampilan Marsada Band membuat suasana semakin hidup, semakin heboh, penonton pun terhipnotis mengikuti setiap lagu dan irama musik khas akustik yang dibawakan. Antusiasme pengunjung yang memenuhi gedung pertunjukan menjadi bukti tingginya minat masyarakat terhadap kekayaan budaya Samosir. Penampilan para seniman mendapat apresiasi dan tepuk tangan meriah dari penonton sepanjang pertunjukan berlangsung.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wabup dan jajaran Forkopimda Samosir turut menghibur pengunjung melalui lantunan lagu yang diiringi Marsada Band.

Vandiko mengapresiasi kehadiran ribuan pengunjung yang memadati paviliun. "Acaranya sukses, terima kasih atas antusiasme seluruh pengunjung hadir" ungkap Vandiko.

Melalui pagelaran tersebut, masyarakat diajak untuk semakin mencintai budaya sekaligus mengenal potensi Kabupaten Samosir. "Samosir memiliki kekayaan budaya, keindahan alam Danau Toba, serta keramahan masyarakat yang menjadi daya tarik tersendiri. Kami mengundang seluruh masyarakat untuk datang dan menikmati langsung pesona Kabupaten Samosir," ujar Vandiko.

Sementara itu, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk mengatakan penyelenggaraan PRSU ke-50 menjadi tonggak penting sebagai pameran terbesar di Sumatera Utara.

"Lima puluh tahun perjalanan PRSU menjadi tonggak bersejarah yang mencerminkan semangat kebersamaan, kemajuan, dan sinergi seluruh kabupaten dan kota dalam membangun Sumatera Utara," ujar Ariston.

Semangat tersebut diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, pengembangan UMKM, pelestarian seni budaya, serta peningkatan sektor pariwisata. Ariston menegaskan, keikutsertaan Kabupaten Samosir di PRSU tidak hanya menjadi ajang promosi daerah, tetapi juga sarana memperkenalkan kekayaan budaya Batak, keindahan Danau Toba, serta berbagai produk unggulan UMKM kepada masyarakat luas. 

"Kabupaten Samosir hadir dengan membawa kekayaan budaya Batak, keindahan alam Danau Toba, dan berbagai produk unggulan UMKM yang menjadi kebanggaan masyarakat. Kami berharap keikutsertaan ini semakin memperkenalkan Samosir sebagai destinasi pariwisata unggulan nasional sekaligus membuka peluang investasi dan kerja sama yang lebih luas," katanya.

Ia menambahkan, seni dan budaya merupakan kekuatan yang mampu mempererat persaudaraan, memperkokoh identitas daerah, sekaligus menjadi penggerak ekonomi kreatif. Karena itu, masyarakat diajak terus mencintai, melestarikan, dan mempromosikan budaya daerah sebagai kekayaan bangsa Indonesia.

Pujian terhadap budaya, keramahan masyarakat dan keindahan alam Samosir diungkapkan Konjen India di Medan Ravi Shanker Goel. Ia mengaku terkesan dapat hadir dalam pagelaran budaya tersebut. Keindahan Danau Toba menurutnya merupakan salah satu destinasi wisata terbaik yang pernah dikunjunginya.

"Saya sudah mengunjungi berbagai negara di Eropa, termasuk Swiss. Namun ketika saya datang ke Danau Toba, saya melihat keindahan yang luar biasa. Danau Toba itu Swissnya Sumatera Utara. Saya merekomendasikan kepada semua orang yang hadir disini untuk datang mengunjungi Danau Toba dan Pulau Samosir," ujarnya.

Ravi juga mengajak masyarakat untuk semakin mempererat hubungan persahabatan Indonesia dan India melalui pertukaran budaya dan pariwisata.

Antusiasme masyarakat terhadap Paviliun Kabupaten Samosir di PRSU juga terus meningkat. Hingga 24 Juli 2026, tercatat sekitar 1.500 pengunjung telah mengunjungi paviliun tersebut. Berbagai produk UMKM menjadi favorit pengunjung, di antaranya aksesoris, aneka makanan olahan, kopi, ukiran, kain tenun, serta hasil pertanian seperti bawang, beras, alpukat, jeruk, dan berbagai produk unggulan lainnya.

Salah seorang pengunjung asal Kabupaten Karo mengaku terkesan dengan perkembangan Samosir. Bahkan dalam satu pekan ia mengaku telah tiga kali berkunjung ke Pulau Samosir.

"Saya kagum melihat Samosir. Keamanannya sangat baik, pariwisatanya berkembang, dan masyarakatnya ramah. Tiket masuk ke objek wisata relatif murah, saya tidak bosan datang ke Samosir," ungkapnya.


Melalui partisipasi dalam PRSU, Pemerintah Kabupaten Samosir terus berkomitmen mempromosikan potensi daerah, melestarikan budaya, serta memperkuat posisi Samosir sebagai destinasi wisata unggulan di kawasan Danau Toba. ( P Simbolon )





Medan | Indonesia Berkibar News
- Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara berkolaborasi dengan Indonesia Fashion Chamber (IFC) Chapter Medan menyelenggarakan Medan Fashion Trend 2026 pada 23–26 Juli 2026 di DeliPark Mall Medan. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2026 sebagai wujud sinergi untuk memperkuat ekosistem fesyen dan wastra UMKM, sekaligus memperluas eksposur, jejaring usaha, serta akses pasar industri kreatif Sumatera Utara.

Mengusung tema “From Invisible to Iconic”, Medan Fashion Trend 2026 dilaksanakan dalam beberapa rangkaian kegiatan fashion parade, talkshow inspiratif, workshop penguatan merek bagi desainer baru, pameran fashion, Kids Fashion Competition, serta kompetisi desain busana. Keseluruhan agenda tersebut dirancang sebagai ruang pembelajaran, promosi, dan kolaborasi untuk meningkatkan kualitas produk, memperkuat identitas merek, serta memperluas peluang komersialisasi karya fesyen lokal.

Medan Fashion Trend 2026 dirancang untuk menjawab tantangan yang dihadapi oleh desainer, perajin, dan merek fesyen daerah, terutama untuk meningkatkan visibilitas, jejaring industri, serta perluasan akses kepada media, calon pembeli, dan mitra usaha. Sumatera Utara memiliki kekayaan ulos, songket, tenun, batik daerah, dan kain etnik dengan identitas serta karakter yang kuat, yang perlu terus dikembangkan agar semakin relevan dengan kebutuhan pasar dan memiliki daya saing yang lebih tinggi.

“Bank Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan industri fesyen sebagai salah satu kekuatan ekonomi kreatif Sumatera Utara. Kekayaan ulos, songket, dan tenun perlu terus diinovasikan melalui desain yang berkualitas agar menghasilkan nilai tambah ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” demikian disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Ameriza M. Moesa, saat membuka Medan Fashion Trend 2026 di Medan, Kamis (23/07/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh National Chair IFC, Lenny Agustin, dan Chair IFC Chapter Medan, Nila Mojo, serta melibatkan 163 desainer UMKM Sumatera Utara menampilkan 15 looks saat opening ceremony dan total 521 looks selama pagelaran busana. Sejumlah desainer nasional, antara lain Deden Siswanto dan Gregorius Vici, juga turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan Medan Fashion Trend 2026.

National Chair IFC, Lenny Agustin, menyampaikan bahwa Medan Fashion Trend menjadi ruang kolaborasi untuk mengangkat wastra lokal sebagai warisan budaya yang memiliki nilai ekonomi dan daya saing. Sinergi antarpelaku industri menjadi penting agar kreativitas desainer, keterampilan perajin, dan kekuatan identitas lokal dapat terhubung dengan ekosistem usaha dan pasar yang lebih luas.

Pada panggung peragaan busana, wastra Sumatera Utara diolah menjadi beragam rancangan modern melalui eksplorasi warna, pengembangan motif, kombinasi material, dan kreasi pakaian siap pakai. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa warisan budaya dapat terus hidup dan relevan dengan perkembangan gaya hidup masa kini, sekaligus menjadi pembeda yang memperkuat daya saing produk fesyen lokal.

Kolaborasi Medan Fashion Trend dan KKSU 2026 merupakan langkah konkret untuk memperkuat keterhubungan antara sektor ekonomi kreatif dan pengembangan UMKM unggulan, khususnya pada subsektor fesyen berbasis wastra. Pengembangan produk yang inovatif, berkualitas, konsisten, dan sesuai dengan kebutuhan pasar diharapkan dapat menjaga nilai budaya sekaligus memperluas manfaat ekonomi bagi perajin, desainer, tenaga produksi, pelaku UMKM, dan seluruh rantai nilai industri fesyen.


Bank Indonesia bersama IFC Chapter Medan mengajak masyarakat, pelaku industri, media, dan calon pembeli untuk menyaksikan rangkaian Medan Fashion Trend 2026 serta mendukung penggunaan produk fesyen dan wastra lokal. Sejalan dengan semangat KKSU 2026, “Dari Lokal ke Global” dan “Naik Kelas, Tembus Batas”, karya Sumatera Utara diharapkan tidak hanya semakin dikenal, tetapi juga semakin dipercaya, digunakan, diperdagangkan, dan mampu bersaing di panggung fesyen nasional maupun global.(torong)





Samosir | Indonesia Berkibar News -
Komitmen Pemerintah Kabupaten Samosir dalam memperkuat konektivitas wilayah bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus menunjukkan hasil. Sinergitas yang dibangun selama beberapa tahun terakhir kembali diwujudkan melalui peningkatan struktur ruas jalan provinsi Gonting–Janji yang pada tahun 2026 ini mulai dikerjakan sepanjang kurang lebih 5 kilometer. Janji Raja, Kecamatan Sitio Tio  Samosir, Jum,at (24/07/ 2026).

Pekerjaan yang dibiayai melalui APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026 tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp27,85 miliar dengan masa pelaksanaan selama 176 hari kalender. Pelaksanaan pekerjaan telah dimulai sejak pekan lalu.

Penanganan jalan difokuskan pada dua segmen, yakni Segmen I dari Desa Holbung menuju Puncak Bukit Sipatungan dan Segmen II dari batas Desa Janji Raja menuju Desa Holbung dengan total panjang sekitar 5 kilometer. Saat ini, progres pekerjaan memasuki tahap awal berupa clearing lahan dan pelebaran badan jalan menggunakan alat berat. 

Seluruh tahapan berjalan lancar tanpa hambatan, termasuk dalam proses pembebasan lahan, tanaman maupun bangunan. Dukungan masyarakat di sepanjang ruas jalan menjadi modal penting agar pekerjaan dapat berlangsung sesuai jadwal.

Peningkatan kualitas jalan tidak hanya bertujuan menghadirkan akses transportasi yang lebih baik, tetapi juga membuka peluang yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendukung pengembangan sektor pariwisata Kabupaten Samosir. Peningkatan ruas jalan ini menjadi bukti nyata kolaborasi yang terus terjalin dalam mewujudkan infrastruktur yang semakin baik bagi masyarakat Samosir


Pemerintah Kabupaten Samosir juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung pelaksanaan pekerjaan dengan menjaga situasi yang kondusif. Dengan kolaborasi pemerintah dan masyarakat, pembangunan infrastruktur diyakini akan semakin memperkuat konektivitas wilayah dan mendorong pemerataan pembangunan di Kabupaten Samosi.( P Simbolon )

 


Medan| Indonesia Berkibar News - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara menyelenggarakan Sumatra Investment Day 2026 sebagai forum promosi investasi untuk memperkuat posisi Sumatera sebagai kawasan investasi yang kompetitif dan berdaya saing global. Kegiatan ini mempertemukan pemerintah, investor, dan pemilik proyek (project owner) guna mempercepat realisasi investasi berkualitas yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan, para gubernur se-Sumatera, Wakil Kepala Badan Pusat Statistik Sonny Harry Budiutomo Harmadi, Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Ichsan Zulkarnain, Plt. Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata Rizki Handayani, Direktur Departemen Regional Bank Indonesia Tri Yanuarti, para konsul jenderal dan konsul kehormatan, investor dari Indonesia, Tiongkok, Korea Selatan, Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, Jepang, dan India, serta para kepala daerah dan project owner dari berbagai wilayah di Sumatera.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Ameriza M. Moesa, menyampaikan bahwa Sumatera memiliki berbagai keunggulan strategis, mulai dari posisi geografis yang berada di jalur perdagangan maritim internasional hingga potensi ekonomi yang terus tumbuh. Perekonomian Sumatera pada tahun 2026 tercatat tumbuh 5,13% (yoy) dan diprakirakan tetap berada di atas 5 persen, dengan inflasi yang terjaga pada kisaran sasaran 2,5% ± 1%.

Ameriza juga mengajak para investor memanfaatkan peluang investasi unggulan yang dipromosikan melalui one-on-one meeting dengan para pemilik proyek. "Keberhasilan investasi membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Bank Indonesia, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan. Kami berharap Sumatra Investment Day menjadi momentum untuk mempercepat realisasi investasi yang berkualitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi Sumatera yang inklusif dan berkelanjutan”. 

Mewakili Gubernur Sumatera Utara, Sulaiman Harahap menegaskan bahwa Sumatera memiliki potensi sumber daya alam dan proyek strategis yang besar. Pengembangan investasi diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai ekonomi, tetapi juga memperkuat daya saing UMKM, mengembangkan komoditas unggulan daerah, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui proses investasi yang cepat, transparan, dan akuntabel.

Tri Yanuarti, Departmeen Regional Bank Indonesia memaparkan bahwa investasi tetap menjadi salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi Sumatera. Untuk mendukung hal tersebut, Bank Indonesia terus memperkuat bauran kebijakan melalui penjagaan likuiditas, penyempurnaan insentif likuiditas makroprudensial, pelonggaran kebijakan makroprudensial, percepatan digitalisasi sistem pembayaran, serta pengembangan UMKM dan ekonomi-keuangan inklusif. Upaya tersebut diperkuat melalui sinergi promosi investasi lewat Investor Relations Unit (IRU), Regional Investor Relations Unit (RIRU), dan Global Investor Relations Unit (GIRU).

Sementara itu, Rizki Handayani, Plt Deputi Bidang Industri dan Investasi menjelaskan bahwa pengembangan sektor pariwisata ke depan akan berfokus pada quality tourism, dengan mendorong peningkatan nilai belanja wisatawan melalui pengembangan wisata budaya, ekowisata, wisata alam, kuliner, wellness tourism, dan bleisure tourism. Adapun Ichsan Zulkarnain menekankan pentingnya percepatan hilirisasi dan kemudahan berusaha melalui penyederhanaan perizinan berbasis Online Single Submission (OSS) untuk meningkatkan daya saing investasi di Sumatera.


Melalui Sumatra Investment Day 2026, Bank Indonesia bersama para pemangku kepentingan terus memperkuat sinergi dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif guna mendorong transformasi ekonomi Sumatera yang lebih inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.(torong)


Diberdayakan oleh Blogger.