14 Maret 2026

 


Medan | Indonesia Berkibar News - PT PLN (Persero) akan memastikan kesiapsiagaan sistem kelistrikan di wilayah Sumatera Utara (Sumut) selama Bulan Suci Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. 


Komitmen yang ditegaskan melalui kunjungan kerja Direktur Teknologi, Engineering dan Keberlanjutan PT PLN (Persero), E. Haryadi, yang langsung meninjau terkait kesiapan sistem kelistrikan di wilayah kerja PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara. 


Melalui kunjungan, Haryadi meninjau sejumlah titik strategis pengendalian sistem kelistrikan, yakni Control Centre UP2B Sumbagut, Distribution Control Center (DCC) UP2D Sumatera Utara, serta Posko Siaga Kelistrikan PLN UID SUMUT yang menjadi pusat koordinasi pemantauan sistem distribusi dan kesiapan personel selama periode siaga Ramadan hingga Idulfitri, Sabtu (14/03/2026) 


Kegiatan ini turut dihadiri oleh General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir beserta jajaran manajemen, General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera (UIP3BS) Amiruddin, jajaran manajemen PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP Sumbagut), serta para personel Siaga Kelistrikan PLN Sumatera Utara yang terlibat dalam pengamanan sistem kelistrikan selama periode Ramadan hingga Idulfitri.


Pada kesempatan itu, Haryadi menegaskan PLN akan terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan melalui peningkatan teknologi, penguatan infrastruktur jaringan, serta pelaksanaan pemeliharaan preventif guna memastikan pasokan listrik tetap andal bagi masyarakat.


“PLN terus memastikan kesiapan sistem kelistrikan melalui penguatan teknologi, pemeliharaan preventif, serta monitoring sistem secara real time. Hal ini penting agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas, khususnya ibadah di bulan Ramadan hingga Idulfitri, dengan nyaman tanpa gangguan kelistrikan,” ucap  Haryadi.


Sementara itu, General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir menjelaskan bahwa secara sistem, kondisi kelistrikan di Sumatera Utara berada dalam keadaan aman untuk melayani kebutuhan masyarakat selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri 


Saat ini, sistem kelistrikan di Sumatera Utara memiliki daya mampu sebesar 2.323 megawatt (MW) dengan beban puncak sekitar 2.210 MW, sehingga masih terdapat cadangan daya sekitar 113 MW yang siap menjaga keandalan pasokan listrik.


“Secara sistem, kondisi kelistrikan di Sumatera Utara berada dalam kondisi aman dengan cadangan daya yang cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri,” tambah Mundhakir.


Untuk menjaga keandalan, PLN UID Sumatera Utara menyiagakan 3.318 personel yang tersebar di seluruh wilayah kerja. 


Selain itu, PLN juga menyiapkan 384 posko siaga kelistrikan yang dilengkapi berbagai peralatan pendukung, di antaranya 135 unit genset, 96 unit Unit Gardu Bergerak (UGB), 55 unit UPS, 164 unit mobil operasional, 225 unit sepeda motor, serta 22 unit truk crane guna mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan kelistrikan.


PLN juga memberikan perhatian khusus terhadap 54 lokasi prioritas pengamanan kelistrikan (VVIP) selama periode Ramadan hingga Idulfitri, yang terdiri dari 3 bandara serta 34 masjid yang menjadi pusat kegiatan ibadah masyarakat. Beberapa masjid yang menjadi fokus pengamanan kelistrikan di antaranya Masjid Raya Al-Mashun Medan, Masjid Agung Medan, dan Masjid Al-Jihad, yang diproyeksikan menjadi lokasi pelaksanaan Sholat Idulfitri dengan jumlah jamaah yang besar.


Mundhakir menambahkan bahwa PLN terus memperkuat kesiapsiagaan sistem distribusi serta kesiapan personel di berbagai titik strategis guna memastikan keandalan pasokan listrik selama periode siaga.


“PLN UID Sumatera Utara memastikan seluruh infrastruktur distribusi berada dalam kondisi optimal serta didukung kesiapan personel siaga di berbagai titik strategis. Kami berkomitmen menghadirkan listrik yang andal agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan hingga merayakan Idulfitri dengan nyaman,” tutupnya. (JBR/66)


Jakarta | Indonesia Berkibar News
- Seiring meningkatnya aktivitas digital masyarakat menjelang Idulfitri 1447H, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama seluruh operating company (OpCo) TelkomGroup mendukung agenda pengamanan kualitas jaringan yang ditandai dengan pelaksanaan Apel Bersama Posko Siaga Kualitas Layanan Telekomunikasi Optimal  2026. 


Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Digital RI (Komdigi) di Jakarta yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Komdigi Dr. Ir. Ismail. 


Turut hadir Direktur Utama Telkom Dian Siswarini, Direktur Utama Telkomsel Nugroho, jajaran direksi OpCo TelkomGroup, serta perwakilan personel teknis dari Telkomsel, InfraNexia, dan TelkomAkses. 


Kehadiran yang menunjukkan komitmen TelkomGroup untuk bersinergi dengan pemerintah, pelaku industri, dan pemangku kepentingan  untuk  menjaga kualitas layanan telekomunikasi bagi masyarakat.


Sekretaris Jenderal Komdigi Dr. Ir. Ismail, M.T. dalam arahannya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, operator seluler, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan masyarakat dapat menikmati layanan komunikasi yang aman, stabil, berkualitas selama masa Ramadan hingga Idulfitri, Sabtu (14/03/2026) 


Sejalan, secara terpisah Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan, “Seluruh ekosistem TelkomGroup berkomitmen untuk kolaborasi dan menghadirkan konektivitas yang mendukung berbagai aktivitas digital masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri, sehingga momen silaturahmi dapat tetap terjalin dengan lancar di seluruh wilayah Indonesia,” tutur Dian.


Guna memastikan kesiapan infrastruktur dan operasional jaringan selama periode Ramadan dan Idulfitri, TelkomGroup juga menggelar Kick-Off Posko TelkomGroup SIAGA RAFI 2026 di Command Center Telkom Integrated Operation Center (TIOC) Jakarta, yang diikuti secara daring oleh seluruh titik posko di Indonesia.  


Mengusung tema “Hadir Tanpa Henti, Layani Sepenuh Hati”, Posko TelkomGroup SIAGA RAFI beroperasi penuh selama 24 jam pada periode 13 – 30 Maret 2026. Terdapat sejumlah 22 posko, terdiri dari 9 posko utama dan 13 posko operating company, yang didukung oleh lebih dari 480 petugas posko serta lebih dari 13.200 petugas lapangan yang disiagakan untuk memastikan stabilitas layanan di seluruh wilayah Indonesia.


Untuk memperkuat koordinasi operasional, TelkomGroup juga membentuk satuan tugas (Satgas) khusus yang melibatkan berbagai entitas dalam ekosistem TelkomGroup. Dalam pelaksanaannya, koordinasi kesiapan infrastruktur jaringan dan operasional layanan ini diorkestrasi oleh PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) sebagai operating company yang berperan dalam pengelolaan infrastruktur konektivitas TelkomGroup.


Guna mendukung operasional Posko SIAGA RAFI, TelkomGroup memanfaatkan berbagai tools digital Smart Command Center untuk memantau infrastruktur dan layanan secara real-time melalui dashboard terpadu. Platform Telkomcare juga digunakan untuk memonitor tiket dan alert pada titik-titik Point of Interest (PoI) selama RAFI 2026 sehingga potensi gangguan dapat terdeteksi dan ditangani lebih cepat.


Direktur Network Telkom Nanang Hendarno menjelaskan kesiapan jaringan TelkomGroup selama periode RAFI yang merupakan hasil kolaborasi seluruh entitas dalam ekosistem perusahaan. 


“TelkomGroup memastikan kesiapan infrastruktur dan operasional jaringan secara end-to-end melalui sinergi lintas entitas sehingga layanan konektivitas dapat tetap terjaga dan andal,” papar Nanang.


Lebih lanjut Nanang menambahkan, berbagai langkah antisipatif telah dilakukan sejak awal, termasuk pengujian performa jaringan, penguatan elemen infrastruktur, serta optimalisasi sistem monitoring dan IT tools guna mendukung pengawasan jaringan secara lebih komprehensif selama periode RAFI 2026. 


“Dengan dukungan seluruh kapabilitas jaringan TelkomGroup, kami berkomitmen menjaga kualitas layanan agar masyarakat dapat menikmati pengalaman digital yang lancar di berbagai titik aktivitas, termasuk jalur mudik dan pusat layanan publik,”.


Pada periode RAFI tahun ini, TelkomGroup memproyeksikan kenaikan trafik fixed broadband mencapai 9,2% dibandingkan periode sebelumnya dengan estimasi mencapai 30,3 Tbps. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, melalui InfraNexia, TelkomGroup telah menyiapkan kapasitas jaringan sebesar 60,7 Tbps sehingga infrastruktur siap mengakomodasi peningkatan trafik serta menjaga keandalan layanan selama Ramadan dan Idulfitri. 


Sedangkan untuk mobile boradband, diproyeksikan puncak payload nasional sekitar 70,85 PB atau meningkat sekitar 11,1% dibanding hari normal pada periode RAFI tahun ini.


Selain itu, TelkomGroup juga memperkuat kesiapan jaringan mobile broadband yang mencakup lebih dari 229 ribu BTS dengan cakupan hingga 97% wilayah Indonesia. Penguatan kapasitas juga dilakukan pada berbagai elemen jaringan inti dan platform digital untuk mendukung layanan komunikasi, streaming, gaming, serta berbagai aktivitas digital masyarakat.


Melalui berbagai langkah dan aksi kolaboratif tersebut, TelkomGroup berkomitmen untuk memastikan layanan konektivitas tetap andal sehingga masyarakat dapat menikmati pengalaman digital yang lancar selama Ramadan dan Idulfitri. 


Dari berkomunikasi dengan keluarga, menikmati layanan hiburan digital, mendukung berbagai aktivitas ekonomi hingga produktivitas masyarakat dengan aman dan nyaman. (JBR/66)

13 Maret 2026

 


Langkat | Indonesia Berkibar News
- Persatuan Wartawan Langkat Indonesia (PWLI) menggelar kegiatan berbagi takjil gratis kepada para pengguna jalan di Jalan Proklamasi, Stabat, tepatnya di depan Gedung Rumah Dinas Bupati Langkat, pada Jumat (13/03/2026).

Kegiatan sosial ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian insan pers kepada masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan yang penuh berkah. Puluhan paket takjil dibagikan langsung kepada pengendara yang melintas di kawasan tersebut menjelang waktu berbuka puasa.

Ketua PWLI, Risman Sinulingga, bersama para anggota yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Langkat Indonesia turun langsung ke lokasi untuk membagikan takjil kepada masyarakat.

Aksi berbagi ini disambut antusias oleh para pengguna jalan. Banyak pengendara yang merasa terbantu dan mengapresiasi kegiatan sosial yang dilakukan oleh para wartawan tersebut. Dalam waktu singkat, seluruh takjil yang disediakan pun habis dibagikan.

Ketua PWLI, Risman Sinulingga, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian terhadap masyarakat di bulan suci Ramadan.

“Ini adalah bentuk kepedulian dan rasa empati kami kepada masyarakat dengan cara berbagi takjil di bulan yang penuh berkah ini. Semoga apa yang kami lakukan hari ini dapat membawa manfaat dan menjadi amal ibadah bagi kita semua,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran Persatuan Wartawan Langkat Indonesia di Kabupaten Langkat tidak hanya menjalankan tugas jurnalistik, tetapi juga berperan sebagai kontrol sosial yang menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.

“PWLI hadir di Kabupaten Langkat sebagai kontrol sosial yang tetap menjunjung tinggi kode etik wartawan serta ikut berperan dalam membangun Kabupaten Langkat yang sangat kita cintai ini,” tegas Risman dengan penuh semangat.

Kegiatan berbagi takjil ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara insan pers dengan masyarakat serta menumbuhkan semangat berbagi di bulan suci Ramadan.(risman)


 


Medan | Indonesia Berkibar News - PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) berhasil melakukan pengoperasian (energize) Bay Trafo Daya TD#4 berkapasitas 1 x 60 Mega Volt Ampere (MVA) pada Gas Insulated Switchgear (GIS) 150 kilo Volt (kV) Glugur, Kota Medan pada 10 Maret 2026.


Pengoperasian infrastruktur ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Sumatera Utara, khususnya untuk menopang kebutuhan listrik di kawasan inti Kota Medan yang terus mengalami pertumbuhan.


Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Bobby Nasution, menyampaikan apresiasi atas upaya PLN dalam memperkuat infrastruktur kelistrikan di Sumatera Utara. Menurutnya, keandalan pasokan listrik menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi di daerah, Jumat (13/03/2026) 


“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyambut baik pengoperasian Trafo Daya di GIS Glugur ini. Keandalan listrik sangat penting untuk mendukung aktivitas masyarakat, dunia usaha, serta perkembangan kawasan industri dan bisnis di Sumut. Berharap infrastruktur ini dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tukasnya. 


Sementara itu, General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menjelaskan bahwa penguatan infrastruktur di sisi transmisi dan gardu induk ini akan memberikan dampak positif terhadap keandalan pasokan listrik bagi pelanggan di Kota Medan dan sekitarnya


“Penambahan kapasitas melalui Trafo Daya #4 di GIS 150 kV Glugur akan meningkatkan fleksibilitas operasi sistem distribusi serta memperkuat kualitas layanan kepada pelanggan. Infrastruktur ini juga memberikan ruang bagi pertumbuhan kebutuhan listrik baru, baik dari sektor rumah tangga, bisnis, maupun industri,” jelas Mundhakir.


General Manager PLN UIP Sumatera Bagian Utara, Dewanto, menambahkan bahwa pengoperasian Trafo Daya #4 merupakan bagian dari upaya PLN dalam membangun infrastruktur memperkuat sistem kelistrikan di wilayah perkotaan dengan tingkat pertumbuhan beban tinggi.


“Beroperasinya Trafo Daya #4 berkapasitas 60 MVA ini akan memperkuat suplai listrik di Kota Medan dan sekitarnya,” tambah Dewanto.


Ia menambahkan bahwa keberadaan trafo baru ini juga memberikan manfaat dari sisi operasional sistem. Dengan tambahan kapasitas tersebut, beban yang sebelumnya ditopang oleh Trafo 1 hingga Trafo 3 dapat terdistribusi secara lebih optimal.


“Penambahan trafo ini membantu mengurangi potensi beban berlebih pada peralatan eksisting dan dapat meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperpanjang usia pakai aset yang ada,” tambahnya.


Secara finansial, tambahan kapasitas dari Trafo Daya #4 juga membuka peluang pertumbuhan konsumsi listrik baru. Dengan asumsi tingkat pembebanan rata-rata sekitar 70 persen, kapasitas ini diproyeksikan mampu melayani pelanggan baru dengan potensi nilai transaksi penjualan energi listrik mencapai sekitar Rp1,23 miliar per hari.


Sementara itu, Manager PLN UPP SBU 3, Andhika Putra Kusuma, menyampaikan bahwa keberhasilan pengoperasian infrastruktur ini merupakan hasil kerja sama dan koordinasi yang erat antara berbagai unit PLN serta mitra pelaksana di lapangan.


“Keberhasilan energize ini merupakan hasil sinergi dan kolaborasi yang sangat baik antara PLN UIP SBU, UPP SBU 3, PLN UIP3B Sumatera, UP2B Sumbagut, UPT Medan, ULTG Glugur, PLN UID Sumatera Utara, UP2D Sumut, UP3 Medan, UP3 Medan Utara, PLN Pusat Sertifikasi, serta mitra pelaksana PT High Volt Technology dan PT Trafoindo Power Indonesia. Seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai standar teknis serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang ketat guna memastikan mutu pekerjaan, keselamatan personel, serta keandalan sistem kelistrikan jangka panjang,” sebut Andhika.


Melalui penguatan infrastruktur kelistrikan ini, PLN dengan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan sistem kelistrikan yang andal, aman dan berkelanjutan guna mendukung pembangunan daerah serta pertumbuhan ekonomi nasional. (JBR/66)



Medan | Indonesia Berkibar News
- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus memperkuat komitmen dalam menjalankan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) melalui peningkatan pemahaman dan kepatuhan hukum bagi seluruh insan perusahaan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Kepatuhan Hukum dan Penguatan Tata Kelola Perusahaan bersama Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) di Balai Agung Astakona, Kantor PLN UID Sumatera Utara, Jalan Yos Sudarso, Medan, Selasa (10/3) kemarin. 


Kegiatan ini dihadiri jajaran manajemen PLN Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), para Senior Manager PLN UID Sumatera Utara, Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3), Manager Unit Pelaksana Proyek (UPP), Manager Unit Pelaksana Transmisi (UPT), hingga fungsi perencanaan dan pengadaan. 


Sosialisasi yang bertujuan  meningkatkan pemahaman hukum serta memperkuat kesadaran kepatuhan dalam setiap proses bisnis perusahaan agar berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel.


Turut hadir Kepala Kejatisu, Dr. Harli Siregar, SH,M.Hum, didampingi Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Kejati Sumut, Nurhandyani, SH., MH, beserta jajaran Jaksa Pengacara Negara bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).


Melalui paparannya, Harli Siregar menyampaikan bahwa Kejaksaan melalui bidang Perdata dan Tata Usaha Negara memiliki peran strategis dalam memberikan dukungan hukum kepada lembaga negara maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN). 


Dukungan yang mencakup bantuan hukum, pertimbangan hukum, pendapat hukum, pendampingan hukum hingga audit hukum guna memastikan setiap kebijakan dan aktivitas bisnis berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


“Melalui fungsi Datun, Kejaksaan hadir memberikan dukungan hukum bagi BUMN seperti PLN agar setiap kebijakan dan aktivitas bisnis dapat berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” sebut Harli.


Ia juga menekankan pentingnya pemahaman terhadap doktrin Business Judgment Rule bagi para pengambil kebijakan di perusahaan. Prinsip ini menegaskan bahwa setiap keputusan bisnis harus dilandasi itikad baik, kehati-hatian, serta pertimbangan rasional yang tidak bertentangan hukum, Jumat (13/03/2026) 


Menurutnya, pemahaman terhadap prinsip tersebut menjadi penting agar setiap keputusan strategis perusahaan tetap berada koridor tata kelola yang baik serta memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi para pengambil kebijakan.


Sementara itu, General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menyampaikan apresiasi atas dukungan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dalam memberikan penguatan pemahaman hukum kepada jajaran PLN.


“PLN menyambut baik sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dalam memberikan penguatan pemahaman hukum bagi seluruh insan PLN. Hal ini menjadi bagian penting dalam menjaga integritas, transparansi, serta memastikan seluruh aktivitas operasional perusahaan berjalan sesuai regulasi yang berlaku,” papar Mundhakir.


Ia menambahkan bahwa penerapan prinsip Good Corporate Governance merupakan fondasi utama PLN guna menjalankan mandat sebagai penyedia layanan kelistrikan yang andal bagi masyarakat.


“Dengan pemahaman hukum yang semakin kuat, kami berharap seluruh insan PLN dapat menjalankan tugas secara profesional serta bertanggung jawab, sehingga pelayanan kelistrikan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan,” tambahnya.


Melalui kegiatan ini, PLN UID Sumatera Utara berharap kolaborasi dan sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dapat terus terjalin dalam mendukung terciptanya tata kelola perusahaan yang semakin baik serta memastikan seluruh proses bisnis PLN berjalan secara akuntabel, transparan, dan berlandaskan hukum. (JBR/66)

 



Jakarta | Indonesia Berkibar News - Sebagai upaya pemulihan layanan kesehatan di wilayah terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. 


Halodoc, ekosistem layanan kesehatan digital di Indonesia, bersama PT Andini Sarana (member dari Mensa Group) bersinergi bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk mendukung percepatan pemulihan fasilitas kesehatan melalui donasi teknologi medis Dental X-Ray Panoramic kepada RSUD Langsa, Aceh.


Bencana banjir juga tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh sebelumnya telah berdampak pada berbagai fasilitas kesehatan serta mengganggu dengan keberlangsungan pelayanan-pelayanan medis bagi masyarakat. 


Dalam situasi pemulihan pascabencana, dengan ketersediaan teknologi medis yang memadai menjadi faktor penting untuk memastikan layanan kesehatan dapat kembali berjalan secara optimal.


Dalam hal ini, sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama juga komitmen mendukung pemerataan akses kesehatan di seluruh penjuru Indonesia, Halodoc, sebagai ekosistem layanan kesehatan digital tepercaya di Indonesia, bersama Andini Sarana (member dari

Mensa Group) , donasi perangkat alat kesehatan gigi, Dental X-Ray Panoramic kepada RSUD Langsa Aceh.


Adeline Fiane Hindarto, VP Government Relations & Corporate Affairs Halodoc menyatakan, “Setelah sebelumnya memberikan telekonsultasi gratis dan bantuan sosial medis bagi ribuan masyarakat di Sumatra dan Aceh pada Desember 2025 lalu, Halodoc kembali berupaya mendukung pemerintah dalam mengakselerasi proses pemulihan kesehatan. 


Kami percaya bahwa kesehatan adalah fondasi utama bgagi masyarakat untuk bangkit. Melalui sinergi dengan Andini dan Mensa Group, kami ingin memastikan pemulihan fasilitas kesehatan tidak hanya sekadar kembali berfungsi, tetapi juga memiliki dukungan teknologi yang lebih baik untuk melayani masyarakat.”


Donasi ini tidak hanya berhenti pada penyerahan alat saja. Andini Sarana dan Halodoc memastikan teknologi high-tech yang dapat langsung untuk memberikan dampak nyata mencakup pemberian layanan teknis komprehensif (full support services) agar alat dapat segera digunakan secara optimal, Jumat (13/03/2026)


Tim teknisi Andini Sarana juga melakukan instalasi serta pengujian perangkat secara langsung hingga pemberian training secara langsung di RSUD Langsa Aceh kepada tenaga medis dan operator untuk memastikan teknologi dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam pelayanan pasien.


Widjaja Satriadi, Komisaris PT. Andini Sarana, member dari Mensa Group menambahkan, “Kami memahami alat kesehatan yang berkualitas sangat esensial untuk proses pemulihan kesehatan korban bencana. Oleh karena itu, donasi Dental X-Ray Panoramic ini mencakup layanan penuh, kami berkomitmen memastikan alat terpasang dengan sempurna, dapat digunakan dengan baik, bahkan kami memberikan pelatihan khusus (training) bagi tenaga medis dan teknisi di RSUD setempat agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal.

Ini adalah bentuk dukungan nyata untuk memastikan keberlanjutan layanan kesehatan di lokasi pasca bencana.”

 

Perangkat Dental X-Ray Panoramic yang didonasikan merupakan salah satu teknologi pencitraan gigi mutakhir yang memungkinkan tenaga medis memperoleh gambaran menyeluruh kondisi rahang pasien secara tepat dan akurat. 


Keunggulan utamanya terletak pada kemampuan menghasilkan citra yang sangat detail untuk memastikan hasil perawatan optimal, namun tetap mengutamakan keselamatan pasien melalui paparan radiasi yang minimal. Berbeda dengan pemeriksaan X-ray konvensional yang hanya menampilkan satu bagian gigi, teknologi panoramik mampu menampilkan keseluruhan struktur rahang dalam waktu 10–20 detik, sehingga membantu mempercepat proses diagnosis sekaligus meningkatkan efisiensi pelayanan medis.


Inisiatif ini menegaskan pentingnya kolaborasi sektor swasta juga pemerintah dalam memperkuat sistem kesehatan, khususnya dalam pemulihan pascabencana. 


Halodoc dan Andini Sarana (member dari Mensa Group) berharap upaya ini dapat mempercepat pemulihan layanan kesehatan di Aceh sekaligus mendorong peningkatan kualitas fasilitas kesehatan di Indonesia.


Tentang Halodoc


Halodoc adalah pelopor ekosistem layanan kesehatan digital di Indonesia dengan misi menyederhanakan akses kesehatan yang mudah, aman, dan nyaman. 


Sejak 2016, Halodoc meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui komunikasi, edukasi, dan informasi yang mudah dipahami, serta menyediakan layanan preventif hingga kuratif dalam satu aplikasi.


Layanan Halodoc meliputi Chat dengan Dokter bersama 20.000+ dokter berlisensi, Halodoc Store yang terhubung dengan 4.900+ apotek mitra, Homecare untuk tes kesehatan dari rumah, serta Asuransiku untuk akses rawat jalan cashless. 


Selain itu, Halodoc menghadirkan Digital Clinic seperti Haloskin (perawatan kulit), HaloIntima (kesehatan intim), dan Halofit (program penurunan berat badan).


Mutu layanan Halodoc dijaga ketat melalui Board of Medical Excellence (BoME) yang mengawasi standar klinis, etika, manajemen risiko, serta mendorong inovasi masa depan termasuk integrasi AI dengan prioritas keselamatan pengguna. Halodoc juga memperkuat ekosistemnya melalui Halodoc Academy, sebagai pilar pendidikan dan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan yang menjadi bagian dari layanan Halodoc. 


Inisiatif ini menegaskan bahwa Halodoc tidak hanya berfokus pada pasien, tetapi juga berinvestasi pada kualitas mitra profesional kesehatan untuk mendukung layanan yang lebih berkelanjutan.


Halodoc merupakan ekosistem layanan kesehatan digital yang dibina oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) dalam program Regulatory Sandbox. 


Hal ini mencerminkan komitmen kuat dan kemitraan antara Halodoc dan Kemenkes, memastikan pengawasan partisipatif melindungi penyelenggara Inovasi Kesehatan Digital (IDK), konsumen, dan tenaga kesehatan sebagai mitra dalam inovasi digital. 


Atas kiprahnya, Halodoc meraih berbagai penghargaan, termasuk masuk daftar CB Insights' Digital Health 150 (2019–2020) maupun Penghargaan PPKM 2023. 


Informasi mengenai Halodoc dapat diperoleh melalui halodoc.com Aplikasi Halodoc tersedia di iOS dan Android.


Tentang Mensa Group


Mensa Group merupakan kelompok usaha nasional di bidang kesehatan yang telah berkontribusi dalam mendukung industri farmasi dan layanan kesehatan di Indonesia sejak tahun 1975. 


Berawal dari pendirian PT Menjangan Sakti sebagai perusahaan perdagangan bahan baku farmasi, Mensa Group berkembang menjadi ekosistem bisnis kesehatan terintegrasi mencakup perdagangan bahan baku farmasi, manufaktur farmasi, distribusi produk kesehatan, serta pengembangan dan distribusi peralatan medis dan dental.


Melalui perusahaan dalam grupnya, termasuk PT Otto Pharmaceutical Industries, PT Pertiwi Agung (Landson), PT Mensa Binasukses, PT Andini Sarana, dan PT Lynea Primisima (BabySafe), Mensa Group berperan dalam memperkuat rantai pasok industri kesehatan nasional dari hulu hingga hilir. Selain memproduksi berbagai produk farmasi, Landson dengan mendistribusikan produk estetika medis yang digunakan di berbagai fasilitas layanan kesehatan di Indonesia.


Sejumlah perusahaan dalam Mensa Group juga mencatat berbagai pencapaian nasional, termasuk Primaniyarta Award 2019 yang diterima Landson dari Kementerian Perdagangan RI serta BPOM Environmental Sustainability Award 2023 yang diraih Otto Pharmaceutical Industries.


Melalui inovasi, kemitraan strategis, dan jaringan distribusi yang menjangkau berbagai wilayah Indonesia, Mensa Group terus berkomitmen untuk mendukung peningkatan akses serta kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.(JBR/66)



Medan | Indonesia Berkibar News - Sebagai wujud penguatan sinergi kebijakan menjaga stabilitas keuangan serta mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi pasca bencana, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara (Sumut) bersama Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sumatera, DJPb Sumut, dan Lembaga Penjamin Simpanan Kantor Perwakilan Sumut, berkolaborasi melalui Forum North Sumatra Economic Xceleration Talk (NEXT). 


Forum yang dihadiri oleh pemerintah daerah, pimpinan perbankan, akademisi, asosiasi, media serta berbagai mitra strategis di Provinsi Sumut. 


Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sumatera Utara, Rudy Brando Hutabarat, melalui sambutannya menekankan pentingnya strategi penguatan ekonomi daerah melalui pendekatan THR (Terobosan, Harmonisasi, Realisasi) untuk menghadapi era Turbulence, Uncertainty, Novelty, Ambiguity (TUNA), Kamis  (12/03/2026).


Berbagai langkah diarahkan untuk memastikan kecukupan pasokan pangan serta kelancaran distribusi barang, sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk revitalisasi pasar tradisional dan penguatan peran UMKM agar tetap produktif. 


Sinergi kebijakan antar pemangku kepentingan terus diperkuat untuk mendorong pengembangan sektor pertanian melalui hilirisasi serta penguatan ketahanan pangan daerah. Upaya tersebut juga sejalan dengan dukungan terhadap berbagai program strategis nasional yang menjadi prioritas pemerintah.


Dalam diskusi yang dilaksanakan dalam kegiatan ini, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut, Iman Gunadi, menyampaikan bahwa dinamika perekonomian global masih diwarnai oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah serta dampak perubahan iklim yang memberikan tekanan terhadap produksi pangan dan stabilitas harga komoditas. 


Di sisi lain, sejumlah harga komoditas global seperti minyak, crude palm oil (CPO), batubara, dan nikel menunjukkan tren peningkatan yang turut memengaruhi dinamika perekonomian nasional maupun daerah.


Ke depan, perekonomian diperkirakan tetap tumbuh positif pada kisaran 4,9–5,7%, didukung oleh terjaganya stabilitas makroekonomi dan penguatan permintaan domestik. Sejalan dengan hal tersebut, perekonomian Sumatera Utara diprakirakan akan kembali pulih pada tahun 2026 dan semakin menguat pada tahun 2027 dengan pertumbuhan sekitar 5,1%, didukung oleh membaiknya aktivitas ekonomi, stabilitas harga, serta penguatan sinergi kebijakan antara Bank Indonesia dan Pemerintah Daerah (Pemda). 


Dari sisi pemulihan bencana, Kepala Direktorat Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Perlindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis OJK Provinsi Sumatera Utara, Yusri, memaparkan dukungan terhadap kebijakan pemberian perlakuan khusus kredit atau pembiayaan bagi debitur terdampak banjir dan longsor. 


Kebijakan diharapkan dapat menjaga keberlangsungan usaha masyarakat sekaligus mempercepat proses pemulihan ekonomi di wilayah terdampak. Selain itu, dukungan juga diberikan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah disalurkan kepada 952 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan total nilai mencapai Rp1,02 triliun. 


Kepala Divisi Edukasi Hubungan Masyarakat dan Kelembagaan LPS 1 Medan, Pramuji Novri H, juga menyampaikan perbankan di Sumut  juga menunjukan kondisi likuiditas yang memadai dan ruang yang cukup untuk menjalankan fungsi intermediasinya. 


Selain itu, Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Utara, Edy Purwanto, menyampaikan bahwa pemerintah melakukan penyesuaian kebijakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi daerah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. 


Penyesuaian tersebut meliputi perpanjangan tenor kredit, penambahan plafon pembiayaan (suplesi), pemberian masa tenggang pembayaran (grace period), serta usulan penghapusan kewajiban bagi debitur KUR yang usahanya tidak dapat dilanjutkan akibat dampak bencana.



Melalui penyelenggaraan forum ini, diharapkan dapat memperkuat sinergi dan koordinasi kebijakan dengan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat guna menjaga stabilitas ekonomi daerah serta mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi Sumut yang inklusif, berdaya saing, serta berkelanjutan.  (torong)

Diberdayakan oleh Blogger.