4 Juli 2026

 


Jakarta | Indonesia Berkibar News
- Fenomena gempa ganda (seismic doublet) yang mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6) waktu setempat yang menjadi perhatian para ahli karena tergolong sangat langka. 


Rangkaian dua yang berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 terjadi hanya dalam selang 39 detik dengan menewaskan sedikitnya 1.943 orang, melukai dari 10 ribu orang, serta memaksa lebih dari 15 ribu warga mengungsi dengan berdasarkan laporan otoritas setempat hingga 30 Juni. 


Menurut pakar kebumian sekaligus dosen Teknik Geofisika Universitas Pertamina (UPER), Iktri Madrinovella, M.Si., besarnya dampak gempa di Venezuela dipengaruhi oleh fenomena seismic doublet, yaitu dua gempa besar yang terjadi hampir bersamaan dalam waktu sangat singkat. Meski jarang terjadi, fenomena ini dapat memperparah dampak bencana karena masyarakat harus menghadapi dua guncangan besar dalam waktu nyaris bersamaan.


"Pada kasus di Venezuela, gempa pertama diduga memicu pergerakan patahan aktif di sekitarnya sehingga terjadi gempa kedua yang kekuatannya lebih besar hanya 39 detik kemudian. Rangkaian guncangan inilah dapat memperparah dampak kerusakan dibandingkan jika hanya terjadi satu gempa besar," jelas Iktri.


Menurut Iktri, wilayah utara Venezuela berada di pertemuan Lempeng Karibia dan Lempeng Amerika Selatan yang didominasi oleh sesar geser (strike-slip), yaitu patahan menyebabkan dua bagian kerak bumi saling bergeser secara mendatar. Pergerakan yang terus berlangsung membuat tekanan di sepanjang patahan terus menumpuk hingga akhirnya dilepaskan dalam bentuk gempa bumi.


Meski terjadi di Amerika Selatan, Iktri menilai fenomena tersebut memiliki relevansi bagi Indonesia yang sama-sama berada di kawasan tektonik aktif, Sabtu (4/7/2026) 


Menurutnya, karakteristik geologi serupa juga dijumpai di sejumlah wilayah Indonesia sehingga pembelajaran dari peristiwa penting untuk memperkuat upaya mitigasi bencana di dalam negeri.


Gempa Mentawai-Bengkulu pada 2007 maupun gempa Lombok pada 2018 menjadi contoh bahwa rangkaian gempa besar dapat terjadi akibat aktivitas tektonik yang saling berkaitan. Ketika terjadi gempa besar, tekanan di dalam kerak bumi dapat berubah dan memicu pergerakan pada patahan atau zona subduksi di sekitarnya sehingga memunculkan gempa berikutnya.


"Rangkaian gempa seperti yang terjadi di Venezuela juga berpotensi terjadi pada sejumlah jalur patahan aktif di Indonesia, termasuk Sesar Sumatera dan Palu-Koro. Karena itu, mitigasi harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemetaan wilayah rawan dan pembangunan infrastruktur yang aman hingga peningkatan kesiapsiagaan masyarakat," papar Iktri.


Salah satu bentuk mitigasi tersebut ialah pemetaan kerentanan seismik yang menjadi dasar penyusunan tata ruang pembangunan infrastruktur tahan gempa. Pendekatan ini diterapkan Iktri melalui penelitian kolaboratif di kawasan pesisir Teluk Palu dengan menggunakan metode Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR), yang menunjukkan adanya wilayah dengan tingkat kerentanan seismik tinggi. 


Temuan yang menunjukkan bahwa informasi mengenai tingkat kerentanan suatu wilayah perlu menjadi dasar dalam penyusunan tata ruang, pembangunan infrastruktur, dan standar bangunan tahan gempa agar risiko kerusakan dapat dikurangi.


Pjs. Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. tech. Djoko Triyono, M.Si., mengatakan bahwa peristiwa di Venezuela menjadi pengingat bahwa investasi pada riset kebencanaan sama pentingnya pembangunan infrastruktur.


"Sebagai perguruan tinggi yang memiliki keunggulan di bidang energi dan kebumian, Universitas Pertamina berkomitmen memperkuat riset, inovasi, serta kolaborasi lintas disiplin dalam mendukung mitigasi bencana di Indonesia. Pembelajaran dari berbagai peristiwa global menjadi dasar untuk menghasilkan rekomendasi berbasis bukti yang dapat meningkatkan ketangguhan masyarakat terhadap risiko bencana," ucap Prof. Djoko. (JBR/66)



Jakarta | Indonesia Berkibar News - Sekitar sepertiga minyak jelantah yang dihasilkan di Indonesia setiap tahun belum berhasil untuk dimanfaatkan kembali. 


Dari estimasi 200.000–300.000 ton minyak jelantah yang dihasilkan, sekitar 100.000 ton di antaranya masih terbuang atau tidak terkumpul. 


Kondisi mendorong empat mahasiswa Program Studi Ekonomi Universitas Pertamina (UPER), Azrina Rahmah, Nurhalizah, Ariens Traiyu Pudita, dan Aisyah Fitryah, mengembangkan ReSoleve, dengan produk perawatan sepatu 2-in-1 berbahan dasar minyak jelantah menggabungkan pembersih sepatu (foam cleaner) dan balsam kulit sepatu (leather balm). 


Berbeda dari produk sejenis, ReSoleve memanfaatkan minyak jelantah yang telah dimurnikan dan dipadukan dengan ekstrak daun marjoram serta bunga sedap malam sebagai pewangi alami.


Melalui inovasi tersebut, Tim ReSoleve berhasil memperoleh pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Tim ini lolos setelah bersaing dengan 3.005 proposal dari 570 perguruan tinggi di seluruh Indonesia pada proses seleksi April–Juni 2026. 


Pendanaan tersebut akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperluas pemasaran ReSoleve melalui berbagai platform digital, Sabtu (04/07/2026) 


"Kami melihat minyak jelantah bukan sekadar limbah, tetapi sebagai sumber daya yang masih memiliki potensi untuk diolah menjadi produk bernilai tambah. Melalui ReSoleve, kami ingin menunjukkan bahwa konsep ekonomi sirkular dapat diterapkan melalui inovasi sederhana yang bermanfaat bagi masyarakat maupun lingkungan," papar Nurhalizah.


Untuk memastikan aman digunakan sebagai bahan baku, minyak jelantah terlebih dahulu dimurnikan melalui beberapa tahapan, mulai dari penyaringan sisa makanan, penghilangan bau dan warna, hingga penetralan zat-zat yang terbentuk akibat penggunaan berulang. Setelah itu, minyak diolah menjadi dua produk, yaitu foam cleaner (pembersih sepatu) dan leather balm (balsam kulit sepatu).


"Pada pembersih sepatu, minyak jelantah yang telah dimurnikan diolah menggunakan kalium hidroksida (KOH) sehingga menghasilkan bahan pembersih yang mampu mengangkat kotoran. Kami kemudian menambahkan ekstrak daun marjoram dan bunga sedap malam sebagai pewangi alami agar produk tidak hanya efektif membersihkan, tetapi juga memiliki aroma yang lebih segar. Sementara itu, balsam kulit sepatu dibuat dengan memadukan minyak jelantah murni dan beeswax (lilin lebah) untuk membantu menjaga kelembapan serta kilau kulit sepatu," jelasnya.


Dosen pendamping Tim ReSoleve, Rico Ricardo, S.E., M.Ec., menilai keberhasilan memperoleh pendanaan P2MW menjadi bukti bahwa inovasi mahasiswa memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi usaha berkelanjutan. 


"Pendanaan sebesar Rp10 juta akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas produksi serta memperluas pemasaran melalui media sosial dan platform e-commerce. Berdasarkan rencana bisnis yang telah disusun, ReSoleve diproyeksikan mampu menghasilkan keuntungan sekitar Rp14 juta per bulan," kata Rico.


Inovasi ReSoleve selaras dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-12, yaitu Responsible Consumption and Production. Pjs. Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. tech. Djoko Triyono, M.Si., menyatakan apresiasi mendalam atas capaian mahasiswa dalam mengintegrasikan kepedulian lingkungan ke dalam praktik wirausaha.


“Tidak hanya didukung oleh proses pembelajaran khususnya melalui peminatan Energy Economy and Sustainability pada Program Studi Ekonomi UPER, mahasiswa juga mendapatkan pendampingan wirausaha melalui program Inkubasi Bisnis UPER. Saat ini telah memberikan pendampingan kepada 62 tim dengan total pendanaan mencapai Rp180 juta,” tutup Prof. Djoko. (JBR/66)

3 Juli 2026

 



Binjai | Indonesia Berkibar News - Memaknai Hari Bhayangkara ke-80 bukan hanya melalui seremoni,  tetapi juga dengan menghadirkan kepedulian dan kasih kepada sesama, Semangat itulah yang diwujudkan Kapolres Binjai, AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H., melalui kegiatan pemberian tali asih kepada para Anak Yatim dari Rumah Yatim Terpadu DAARUL HAMID ASSALAM serta kepada warga yang kurang mampu, pada hari Jumat (03/07/2026), bertempat di Masjid Al-Ikhlas Polres Binjai.


Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa sejak rombongan anak -anak Yatim dari Rumah Yatim Daarul Hamid Assalam serta warga kurang mampu tiba di Masjid Al-Ikhlas, Kehadiran mereka disambut langsung oleh Kapolres Binjai bersama Wakapolres dan para Pejabat Utama Polres Binjai. 


Dalam sambutannya, Kapolres Binjai menyampaikan bahwa Hari Bhayangkara merupakan momentum untuk semakin mendekatkan Polri kepada seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kepedulian sosial, kasih sayang, serta semangat berbagi kepada mereka yang membutuhkan.


Kegiatan  diisi dengan Pembacaan Surat Arrahman secara berjamaah dan dilanjutkan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Jul Nurdin Lubis, S.H.I., sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus harapan agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan kedamaian, persatuan, dan keberkahan.


Momen yang paling berkesan adalah saat Kapolres Binjai menyerahkan tali asih kepada para anak Yatim serta warga yang kurang mampu,  Senyum tulus yang terpancar dari wajah para anak-anak Yatim dan warga kurang mampu yg hadir menjadi kebahagiaan tersendiri, sekaligus mengingatkan bahwa perhatian yang diberikan dengan hati yang tulus akan selalu memiliki makna yang besar bagi penerimanya.


Melalui kegiatan ini, Polres Binjai ingin menegaskan bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai sahabat yang peduli, mampu berbagi kebahagiaan, dan terus menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.


Mengusung semangat "Polri Untuk Masyarakat", peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi pengingat bahwa pengabdian terbaik lahir dari hati yang tulus, kepedulian yang nyata, serta komitmen untuk terus hadir membawa manfaat bagi seluruh masyarakat.(humasresbinjai//zul)

2 Juli 2026


Samosir | Indonesiaberkibar.News - The 7th Geotourism Festival (Geofest) and International Conference  2026 yang digelar di Kawasan Waterfront City Pangururan berlangsung meriah dan sukses menyedot perhatian ribuan wisatawan, Kamis(02/07/2026)

Event berskala internasional tersebut menjadi momentum memperkuat kolaborasi Pemprovsu dan Pemkab. Samosir  dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis geopark, sekaligus memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM, perhotelan, homestay, dan ekonomi masyarakat di Kabupaten Samosir.

Geotourism Festival 2026 dihadiri Gubsu Diwakili Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumatera Utara Yudha Pratiwi Setiawan, Anggota DPD RI Muhammad Nuh, General Manager Toba Caldera UNESCO Global Geopark (TCUGGp) Azizul Kholis, Presiden Jaringan Geopark Indonesia (JGI) Dedi Irfan Bahri, President Asia Pacific Geoparks Network (APGN) Xiaochi Jin, perwakilan Konsulat Jenderal Singapura, perwakilan Konsulat Jenderal Tiongkok, unsur Forkopimda, pimpinan OPD se-Kabupaten Samosir serta tamu undangan dari berbagai daerah.

Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara atas kepercayaan menjadikan Kabupaten Samosir sebagai tuan rumah penyelenggaraan Geotourism Festival 2026.

Menurutnya, penyelenggaraan festival dan konferensi  bertaraf internasional di kawasan Danau Toba merupakan langkah strategis untuk memperkuat promosi geowisata, membangun kolaborasi antar pemangku kepentingan, serta memperkenalkan kekayaan alam dan budaya Danau Toba kepada dunia.

"Terima kasih atas kehadiran seluruh tamu dan peserta yang datang dari berbagai daerah. Terima kasih juga kepada Bapak Gubernur Sumatera Utara yang terus memberikan dukungan terhadap perkembangan pariwisata Danau Toba. Melalui kegiatan ini, hotel, homestay, UMKM, dan ekonomi masyarakat bergerak. Mari menikmati keindahan Samosir, Negeri Indah Kepingan Surga," ujar Ariston.

Sebagai tanda berlangsungnya Geotourism Festival 2026, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumatera Utara bersama Wakil Bupati Samosir, unsur Forkopimda  melakukan pemukulan gondang. 

Untuk memastikan pelayanan berjalan dengan baik terhadap seluruh wisatawan, Wabup Ariston mengunjungi stand UMKM. Ia   menegaskan pelayanan harus dilakukan sepenuh hati. "Saya harap tidak ada yang menaikkan harga secara pihak, kita layani tamu dengan harga yang standar," pesan Ariston. 

Kementerian Pariwisata RI secara online memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark, serta Pemerintah Kabupaten Samosir atas kolaborasi dalam penyelenggaraan festival tersebut. Sinergi seluruh pemangku kepentingan, baik dari tingkat nasional maupun internasional, menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam mendukung pengelolaan pariwisata berbasis geopark yang berkelanjutan serta meningkatkan daya saing destinasi Danau Toba.

Selain menjadi ajang promosi wisata, Geotourism Festival 2026 juga menghadirkan pelayanan yang ramah  dan humanis dari seluruh pelaku UMKM kepada seluruh pengunjung.

Pemerintah Kabupaten Samosir bersama seluruh unsur pendukung memastikan wisatawan memperoleh rasa aman, nyaman, serta pelayanan terbaik selama mengikuti rangkaian kegiatan. Festival semakin semarak dengan penampilan seni budaya lokal Samosir, tari multi-etnik Sumatera Utara, serta hiburan dari Siantar Rap Foundation yang berhasil memukau ribuan pengunjung.

Tingginya antusiasme masyarakat dan wisatawan turut membawa berkah bagi para pelaku UMKM. Stan kuliner, kerajinan tangan, hingga produk ekonomi kreatif ramai dikunjungi sehingga mendorong peningkatan transaksi dan pendapatan masyarakat. Kondisi ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan event berkualitas tidak hanya memperkuat citra pariwisata Samosir, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM dan masyarakat. ( P Simbolon )

 



Medan| Indonesia Berkibar News
- ditengah sulitnya ekonomi masyarakat saat ini, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi membuat terobosan baru dengan menurunkan tarif pemakaian air seluruh jenis kategori pelanggan.


"Mulai Juli 2026 tarif pemakaian air pelanggan turun,"kata Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirtanadi Ardian Surbakti Kamis (02/07/2026).


Dikatakan Ardian Surbakti, penurunan tarif ini dikuatkan dengan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumatera Utara selaku kuasa pemilik modal dengan Nomor 188.44/321/KPTS/2026 tentang Tarif Air Minum Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026.


Dalam SK tersebut diputuskan bahwa kesatu tarif air minum Perumda Tirtanadi Sumut tahun 2026. Kedua keputusan Gubernur ini mulai berlaku, keputusan Gubernur Sumut No 188.44/732/KPTS/2016 tentang penetapan tarif air minum dan air limbah Perumda Tirtanadi dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Ketiga keputusan Gubernur selaku kuasa pemilik modal Perumda Tirtanadi ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.


Sementara Kepala Divisi (Kadiv)  Pemasaran Sahrim Siregar mengatakan dibandingkan tarif sebelumnya tahun 2017 untuk pemakaian Rumah Tangga (RT) 1 dengan  pemakaian 10.000 liter dikenakan tarif  1,30 sedangkan tarif baru 0,94 untuk RT 2 tarif lama 1,63 tarif baru 1.00, untuk RT  3 tarif lama 2,28 tarif baru 1,80 sedangkan RT 4 tarif lama 2,67 dan tarif baru 2,30, untuk RT 5 tarif lama 3,84 tarif baru 3,50 sementara RT 6 tarif lama 4,81 tarif baru 4, 60.


Dijelaskan Sahrim Siregar dalam tarif baru memakai 4 blok tarif, sedangkan tarif lama menggunakan 2 blok tarif. Dikatakan Sahrim Siregar pelanggan semakin murah dalam membayar pemkaian air jika menghemat penggunaan air bersih.


"Dengan tarif baru ini, masyarakat pelanggan sangat murah membayar pemakaian air jika benar - benar menghemat prmakaian air,"ujar Sahrim Siregar.


Diharapkannya dengan turunnya tarif pemakaian air pelanggan tidak ada lagi yang menunggak pembayaran air pada setiap bulan, sehingga pelayanan dapat dilaksanakan dengan baik.


"Mudah - mudahan dengan tarif baru ini pelanggan semakin mudah dalam membayar pemakian air sehingga pelayanan prima dapat diwujudkan dengan baik,"ujar Sahrim Siregar.


Rajamin Sirait : Terobosan Luar Biasa


Ditempat terpisah Dewan Pengawas periode 2010 - 2013 Rajamin Sirait menyambut baik terobosan baru penuranan tarif pemakaian air Tirtanadi. 


Rajamin berharap sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Sumut sudah saatnya Tirtanadi lebih  inovatif dalam pengembangan usaha baru seperti pengelolaan limbah ataupun pemanfaatan aset lainnya di Tirtanadi sehingga tidak hanya terfokus pengelolaan air.


"Sudah saatnya Tirtanadi lebih inovatif dalam pengembangan usaha untuk menambah pendapatan baru dan kesejahteraan pegawai,"ujar Rajamin yang juga pengusaha Sumut ini.



Padang Lawas | Indonesia Berkibar News  - Kapolres Padang Lawas, AKBP Dodik Yuliyanto, SIK.memimpin kegiatan kenal pamit pejabat utama Kompol Sugianto, S.Pd, Jabatan Lama Wakapolres Padang Lawas, Jabatan Baru yang dipercaya menjabat sebagai Kanit 1 Bag Wassidik Ditressaiber Polda Sumut. Dan Kompol Leo Rela Edianto Sembiring, SH, jabatan Lama Kasikorwas Polsus Subdit Binsatpam/Polsus Dit Binmas Polda Sumut. Jabatan Baru dipercaya menjabat Sebagai Wakapolres Padang Lawas. di Mapolres Padang Lawas, Kamis (02/07/2026). pukul 11.30 wib hingga selesai. Kegiatan berlangsung khidmat, hangat, dan penuh nuansa kekeluargaan sebagai bagian dari proses regenerasi organisasi di lingkungan Polri.


Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto S.IK, Waka Polres Kompol Sugianto S.Pd, Ketua Bhayangkari Cabang Padang Lawas Ny Ella Dodik Yuliyanto, Kabag SDM Kompol Charles Panjaitan SH, Kabag OPS AKP Aman Putra Bangunsyah, Kabag Log AKP Sugiono, Kasat Lantas AKP Andrea Nasution SH, Kasat Samapta AKP G Harahap, Kasat intelkam AKP Agung, Kasat Reskrim AKP Irwansyah Sitorus SH, Kasat Lantas AKP Andrea Nasution SH, Kasat Narkoba AKP M Taufik Siregar SH, Kasat Binmas Iptu Arwin, Kasi Propam Iptu H Salim Saragih SH, Kapolsek Sosa AKP Eko Adi, Kapolsek Barumun AKP AKP Golfrit Siregar SH, Kapolsek Barumun Tengah AKP Rahmad Saleh Nainggolan SH, Kasiwas, Para Perwira dan Asn Polres Padang Lawas, Personil Polres Padang Lawas , dan Pengurus Bhayangkari Cabang Padang Lawas. 


Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto, S.I.K.  menyampaikan, Terkait mutasi adalah hal biasa dalam institusi polri untuk penyegaran dan jabatan.


Semoga diberikan Kesuksesan di tempat yang baru semua itu ada hikmahnya. Terima kasih banyak kepada pejabat yang lama dengan ibu Bayangkari nya selama dinas di polres Padang lawas 


"Selamat bergabung dengan pejabat yang baru segera menyesuaikan dengan tugas di Polres Padang Lawas. Mutasi jabatan semua pasti merasakan baik Sebagai Pimpinan maupun Personil untuk Penyegaran". Pungkas Kapolres. 


Kemudian Perkenalan Diri Waka Polres Padang Lawas yang baru, Kompol Leo Rela Edianto Sembiring, SH, mengatakan Kami tetap berupaya memberikan yang terbaik semaksimal mungkin dalam pelaksanaan tugas di polres Padang lawas. Katanya. 


Sementara Kesan dan pesan dari Waka polres yang lama. Kompol Sugianto, S.Pd menuturkan Saya Bertugas di polres Padang lawas 2 tahun 11 bulan. Selama saya bertugas dalam pekerjaan, maupun perbuatan yang kurang berkenan kami sekeluarga mohon maaf.


"Pesan Untuk Personil Hubungan silaturahmi dan kekeluargaan kita jalin dengan baik serta setiap permasalahan di selesaikan dengan baik. Saya mohon doa restu dari rekan-rekan agar saya bisa melaksanakan tugas dengan baik di tempat yang Baru". Ujarnya. 


Sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian pejabat lama, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata dan Pemberian hadiah juara dalam rangka HUT Bhayangkara Ke-80, 

Serta foto bersama. Momen tersebut menjadi simbol eratnya ikatan kekeluargaan sekaligus semangat kebersamaan dalam menjaga soliditas organisasi.


Melalui kegiatan kenal pamit ini, Polres Padang Lawas menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kesinambungan kepemimpinan, memperkuat soliditas internal, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kabupaten Padang Lawas. (Humas Polres Padang Lawas/Zul)

 


Binjai
| Indonesia Berkibar News - Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai berhasil menangkap seorang pria H (42) sebagai pengedar narkoba jenis sabu-sabu & ekstasi, di jalan Kedondong Kelurahan Limau Mungkur Kecamatan Binjai Barat, (02/07/2026).


Komitmen terhadap pemberantasan narkoba ini terus ditunjukkan polres Binjai, melalui operasi penyelidikan oleh sat narkoba, sehingga berhasil menangkap seorang pria yang diduga sebagai bandar narkoba jenis sabu-sabu & ekstasi di wilayah hukum polres Binjai, "ucap Kasat Narkoba.


Adapun lokasi penangkapan terhadap H (42) pria asal Marindal kabupaten Deli Serdang, di jalan di jalan Kedondong Kelurahan Limau Mungkur kecamatan Binjai Barat, Minggu (28/6/26) pukul 21.10 wib.


" Dari hasil penindakan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu sebanyak 2 bungkus plastik klip transparan dengan berat 195 gr,  3 bungkus plastik klip transparan berisikan  narkotika jenis ekstasi dengan jumlah 300 butir berat brutto 150,7 gr, 1 unit hp merk vivo warna biru, 3 buah amplop warna putih,  1 unit timbangan elektrik dan 1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam doff nopol BK 51 BOS,


Pengungkapan jaringan ini diawali dengan informasi masyarakat terkait adanya peredaran narkoba yang langsung direspon oleh Kasat Narkoba AKP Ismail Pane, S.H., M.H., Tim diterjunkan untuk melakukan penyelidikan di lokasi., 


Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 609 ayat (2) huruf a UU RI No.1 tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana diubah dalam UU RI No.1 tahun 2026 tentang penyesuaian pidana., " tegas AKP Ismail Pane, S.H., M.H.,


Kapolres Binjai AKBP Mirzal menegaskan, keberhasilan pengungkapan ini merupakan bentuk keseriusan Polres Binjai dalam memerangi peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya.


“Kami berkomitmen penuh memberantas narkoba serta peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam memberikan informasi demi menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika,” ucap Kapolres AKBP Mirzal Maulana.,


Masyarakat juga diimbau untuk tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan melalui layanan Call Center 110 Polri.(Zul)

Diberdayakan oleh Blogger.