27 Juli 2026



Langkat| Indonesia Berkibar News
- Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah pesisir, personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Langkat melaksanakan kegiatan Binmas Perairan berupa koordinasi dan edukasi kepada warga nelayan di pesisir pantai Kelurahan Brandan Timur, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Senin (27/07/2026) pukul 09.00 Wib.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat pesisir guna mempererat hubungan kemitraan serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan laut dan kawasan pesisir.

Dalam kesempatan tersebut, personel Sat Polairud mengajak para nelayan dan warga pesisir untuk terus bersinergi dengan Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah pantai maupun pulau-pulau yang berada di Kabupaten Langkat.

Masyarakat juga diberikan pemahaman agar setiap permasalahan yang terjadi di lingkungan pesisir dapat segera dikomunikasikan dengan personel Sat Polairud sehingga dapat dicarikan solusi secara cepat dan tepat.

Selain itu, personel Sat Polairud turut memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan laut dengan tidak membuang sampah sembarangan ke laut, mengingat kebersihan pesisir merupakan tanggung jawab bersama demi menjaga ekosistem laut dan keberlangsungan mata pencaharian nelayan.

Kapolres Langkat AKBP Hannry  P.H.Tambunan, S.E., S.I.K. melalui Kasat Polairud AKP Ringgas Lubis, SH, MH, mengatakan bahwa kegiatan Binmas Perairan merupakan langkah preventif yang rutin dilakukan untuk membangun komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat nelayan.

“Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergitas yang kuat antara masyarakat nelayan dan Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah pesisir.

Kehadiran anggota Sat Polairud juga menjadi sarana untuk menyerap informasi serta memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat pesisir,” ujarnya.

Dengan terlaksananya kegiatan tersebut, diharapkan hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat semakin erat serta tercipta situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah pesisir pantai maupun pulau-pulau di Kabupaten Langkat.

Kegiatan tersebut juga menjadi implementasi dari program POLISI LANGKAT GARUDA KSATRIA, yang diinisiasi Kapolres Langkat dengan semangat Gagah Berani untuk Dicintai Masyarakat, Kuat, Sadar Aturan, Taat, Responsibility, Inovatif, dan Aman.

Melalui semangat "Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai," Polres Langkat berkomitmen untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat.(sfn)

26 Juli 2026

  


Padang Lawas| Indonesia Berkibar News
-  Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Padang Lawas berhasil mengamankan 31 unit sepeda motor berbagai merek yang diduga kuat merupakan barang hasil tindak pidana penadahan. Puluhan kendaraan tanpa dokumen resmi tersebut ditemukan terparkir di halaman rumah salah seorang warga di Desa Pasar Latong, Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padang Lawas.


Kapolres Padang Lawas, AKBP Dodik Yuliyanto, melalui Kasat Reskrim Polres Padang Lawas, AKP Irwansah Sitorus saat dikonfirmasi, Sabtu (25/07/2026) membenarkan pengungkapan kasus tersebut. 


AKP Irwansah menjelaskan, penyitaan puluhan kendaraan bermotor ini berawal dari laporan informasi masyarakat mengenai dugaan keberadaan penadah barang hasil kejahatan di wilayah Kecamatan Lubuk Barumun. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Satreskrim menerbitkan surat perintah tugas penyelidikan pada awal Juli 2026.


"Pada Sabtu malam, 4 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 WIB, personel yang tengah melakukan penyelidikan di lapangan menemukan puluhan sepeda motor terparkir di halaman rumah milik warga berinisial SHL di Desa Pasar Latong. Sebagian besar kendaraan tersebut tidak dilengkapi nomor polisi," ujar AKP Irwansah.


Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan serta kepentingan proses hukum, petugas Kepolisian langsung berkoordinasi dengan Kepala Desa Pasar Latong setempat sebelum membawa seluruh barang bukti ke Mapolres Padang Lawas.


Dari hasil pendataan awal, petugas menyita sebanyak 31 unit sepeda motor dengan rincian sebagai berikut: Honda Beat: 8 unit (7 unit tanpa plat nomor, 1 unit berplat BP 5781 RH), Honda Revo: 5 unit (tanpa plat nomor), Honda Supra X-125: 4 unit (tanpa plat nomor), Honda Rangka/Modifikasi: 4 unit (tanpa plat nomor dan tanpa bodi), Honda Supra Fit X: 2 unit (tanpa plat nomor), Honda Scoopy: 2 unit (tanpa plat nomor), Honda Vario: 2 unit (tanpa plat nomor), Honda Genio: 1 unit (tanpa plat nomor), Yamaha Mio Soul: 1 unit (tanpa plat nomor), Yamaha Lexi: 1 unit (tanpa plat nomor), dan Suzuki Satria F: 1 unit (tanpa plat nomor). 


Kasus ini berpotensi disangkakan melanggar Pasal 591 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana penadahan.


Saat ini, seluruh barang bukti telah diamankan di Mako Polres Padang Lawas. Pihak kepolisian juga telah mencatat identitas pemilik rumah serta membuat Berita Acara Serah Terima Barang Bukti.


"Kami masih mendata seluruh barang bukti secara rinci dan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengusut asal-usul serta pemilik sah dari puluhan sepeda motor tersebut," pungkas Kasat Reskrim.


Kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor sesuai dengan ciri-ciri di atas untuk dapat berkoordinasi langsung ke Mako Polres Padang Lawas dengan membawa dokumen resmi kepemilikan kendaraan (STNK/BPKB).(Humas Polres Palas/zul)

  



Padang Lawas| Indonesia Berkibar News
- Personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Padang Lawas berhasil mengamankan dua orang pria dewasa yang diduga kuat melakukan praktik pungutan liar (pungli) modus parkir ilegal. Penindakan ini berlangsung di kawasan Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas.


Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto, melalui Kasat Reskrim AKP Irwansah Sitorus, membenarkan penangkapan tersebut saat dikonfirmasi pada Sabtu (25/07/2026).


"Benar, personel kami di lapangan berhasil melakukan tangkap tangan terhadap dua pelaku pungli parkir tanpa izin resmi dari Pemerintah Kabupaten Padang Lawas," ujar AKP Irwansah Sitorus.


Penindakan yang terjadi pada Selasa (15/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB ini berawal dari Laporan Informasi masyarakat terkait keresahan akibat maraknya penarikan retribusi parkir ilegal. Menindaklanjuti hal tersebut, jajaran Satreskrim menerbitkan Surat Perintah Tugas (Sprin/529/VII/Ops.1.3/2026) untuk menyisir titik-titik rawan.


Saat melakukan penyelidikan di kawasan Kelurahan Pasar Sibuhuan, petugas memergoki dua orang pria tengah meminta uang parkir kepada para pengendara sepeda motor secara tidak sah. Tanpa perlawanan, kedua pria tersebut langsung digelandang ke Mako Polres Padang Lawas.


Identitas kedua terduga pelaku yang diamankan adalah AN (48), warga Lingkungan 2, Kelurahan Pasar Sibuhuan dan MYS (51), warga Lingkungan 3, Kelurahan Pasar Sibuhuan.


Dalam penangkapan tersebut, polisi turut menyita barang bukti uang tunai yang diduga hasil pengutipan liar sebesar Rp81.000,- dengan rincian: 1 lembar uang Rp20.000, 2 lembar uang Rp10.000, 5 lembar uang Rp5.000, 6 lembar uang Rp2.000 dan 4 lembar uang Rp1.000.


Pihak kepolisian telah mengambil keterangan dari kedua terduga pelaku. Setelah menjalani pemeriksaan awal, keduanya diminta membuat surat pernyataan resmi untuk tidak mengulangi perbuatannya dan diserahkan kembali kepada pihak keluarga dengan jaminan.


Langkah ini menegaskan komitmen Polres Padang Lawas berdasarkan penegakan hukum dalam menjaga ketertiban umum serta menciptakan iklim lingkungan yang aman dan bersih dari segala bentuk pungutan liar. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan indikasi praktik serupa di wilayahnya.(Humas Polres Palas /zul)

 



Langkat| Indonesia Berkibar News -
Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah Minggu, Satuan Lalu Lintas Polres Langkat melaksanakan patroli dan pengamanan di sejumlah gereja yang berada di wilayah Kota Stabat, Minggu (26/07/2026).


Kegiatan patroli yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut menyasar beberapa rumah ibadah, di antaranya Gereja GKI Kartini Stabat, Gereja GBKP Perdamaian Stabat, dan Gereja Moria Stabat. Patroli dipimpin oleh Ipda Rudi G. Saragih, S.H. selaku Perwira Pengendali (Padal) bersama personel Satlantas Polres Langkat.


Selain melakukan pemantauan situasi keamanan di sekitar lokasi ibadah, personel Satlantas juga mengatur arus lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan serta memastikan aktivitas jemaat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.


Dalam kesempatan tersebut, petugas turut melaksanakan patroli dialogis dengan menyampaikan imbauan kepada jemaat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan saat berkendara, serta menggunakan kunci pengaman tambahan pada kendaraan yang diparkir guna mencegah tindak kejahatan.


Kapolres Langkat AKBP Hannry  P.H.Tambunan, S.E., S.I.K. melalui Kasat Lantas AKP Mhd.Tommy Franata, S.T.K., S.I.K., M.H., M.T.  menegaskan bahwa kehadiran personel Polri di tempat-tempat ibadah merupakan bagian dari komitmen Polres Langkat dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.


"Patroli ini merupakan langkah preventif untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah. Kami juga mengajak seluruh pengguna jalan agar selalu tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama," ujar Kasat Lantas.


Dari hasil patroli, situasi di seluruh lokasi gereja terpantau aman dan kondusif. Arus lalu lintas berjalan lancar tanpa kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas yang menonjol. Selain itu, tidak ditemukan adanya gangguan kriminalitas selama pelaksanaan kegiatan ibadah.


Kegiatan tersebut juga menjadi implementasi dari program POLISI LANGKAT GARUDA KSATRIA, yang diinisiasi Kapolres Langkat dengan semangat Gagah Berani untuk Dicintai Masyarakat, Kuat, Sadar Aturan, Taat, Responsibility, Inovatif, dan Aman.


Melalui semangat "Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai," Polres Langkat berkomitmen untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat.(sfn)

25 Juli 2026





Medan | Indonesia Berkibar News
- Pelantikan dan Rapat Kerja Wilayah PW ISMI Sumut periode 2026 2030 berlangsung sukses dan meriah pada Sabtu (25/07/ 2026) di Aula Lantai 5 Gedung BPSDM Provinsi Sumatera Utara Jalan Ngalengko No 1 Kelurahan Perintis Medan Timur, Kota Medan.


Pelantikan PW ISMI Sumut bertemakan Menciptakan intelektual Agamis Menjaga Muruah dan Memperkuat Peradaban Bangsa".  Adalah sebagai.Ketua PW ISMI yaitu Prof Dr Nispul Khoiri MAg, Bendahara  Dr Sri Rezeki MSi dan Sekretaris Ismail Marzuki SPdI. Pelantikan dihadiri sejumlah pengurs PB ISMI, PW ISMI dari berbagai daerah dan Sumut  serta unundangan lainnya. Acara diawali pembacaan ayat suci Alquranulkarim oleh qori Prof Dr H Mustafa Kamal Rokan dan doa dipimpin Dr Muhammad Khalid MA.


Ketua Panitia, Dr Taufiq Hidayah Tanjung MPd dalam sambutannya mengucapkan terima kasehnya kepada semua para tetamu yng hadir serta sahabat dan pengurus yang ikut serta mensukseskan acara ini. "Utamanya kami terima kaseh kepada Ketua PW ISMI Sumut, Prof Nispul Khoiri. Kami mohon maaf atas segala kekurangan. Sebab ini murni kerja kami sendiri atas arahan Ketua PW. Sebab semua pengurus dari mulai Ketua hingga ke bawah ikut berpartisipasi dan semangat dalam berismi ini," ujarnya.


Usai Ketua Panitia melaporkan hal ihwal acara, prosesi pelantikan PW ISMI Sumut dipimpin Sekjen PB ISMI Dr Yanhar Djamaluddin dengan membacakan surat keputusan dan komposisi kepengurusan PW ISMI Sumut. Dibantu Ade Dhermawan dari PB ISMI dan panitia untuk mengatur tata letak personalia saat prosesi pelantikan dimaksud.


Ketua PW ISMI Sumatera Utara, Prof Dr Nispul Khoiri MAg dalam sambutan pertamanya mengatakan amanah Ketum yang disampaikan pada 3 bulan lalu terealisasi hari ini. "Kami dilantik sebagai pengurus PW ISMI Sumut," katanya. Dan dirinya sebagai orang baru dalam organisasi Melayu yang senelumnya sudah ramai ada Al Washliyah, Muhammadiyah dan orms.lainnya.


"Tetapi saya masuk untuk hilangkan sekat sekat itu, sebab tujuannya dari organisasi ini adalah untuk memberikan ilmu dan bakti kepada puak Melayu dan bangsa Indonesia tercinta. Lalu kemudian kita membuat dan menciptakan tagline  Intelektual Agamis dan membuat muruah Melayu terangkat. Sebab siapa lagi yang membuat itu, kalau tidak kita sendiri. Saya Ketua PW ISMI yang diberi amanat bersama kawan-kawan akan bekerja keras untuk itu. Sampai tadi malam masih ada yang minta ikut jadi pengurus  PW ISMI Sumut," ujar Nispul dosen dan mantan Wakil Rektor UIN SU tersebut.


Dikatakannya, ISMI adalah tim thank.  Kita bukan pemadam kebakaran. Kita akan berikan masukan dan kajian-kajian untuk angkat murah puak Melayu. Kita juga akan kerjasama dengan Pemprop sebab itu adalah mitra untuk diskusi dan jalankan pembangunan serta memberikan solusi. 


"Sedikitnya Ada 4 kegiatan yang kami laksanakan sebelum dilantik. Yaitu penanaman pohon di bantaran Sungai Deli, Khitanan Masal, Diskusi Publik dan Pembuatan Kartu ISMI dan lainnya. Kami mau buktikan bahwa  kehadiran ISMI bukan untuk memecah belah. Tapi kita tetap berkolaborasi dengan organisasi yang lain. Kondisi ini untuk menjaga persatuan dan kesatuan NKRI di Sumut," ujar Nispul lagi.


Tidak hanya sebatas mengurus organisasi saja lanjut dia, tapi kita harus berani tampil. Hal ini penting buat kemaslahatan masyarakat Melayu dan bangsa Indonesia.Kawan kawan semangat dalam ISMI ini. Jadinya harus kita jalankan titah Ketum PB ISMI Nizhamul.  Saya memegang sebuah amanat, saya rasa berat tapi saya serius. Ini kerja besar jadi perlu kerjasama kepada semua pengurus yang tergabung dalam PW ISMI Sumut," tambah Nispul lagi.


Dalam pelantikan PW ISMI tersebut ada momen pembacaan pantun oleh DR Shafwan Hadi Umry MHum yang diiringi diiringi gesekan biola Dr T Ryo yang membuat decak kagum para hadirin seperti Gubsu diwakili Kaban Kesbang Linmas, Mulyono, Wakil Walikota Tanjung Balai Fadli Abdina, HT Erry Nuradi mantan Gubsu Abdilah mantan Walikota Medan, tokoh Melayu Syarfuddin Siba, Pangeran Bedagai T  Ahmad Syafii, Datuq Adil Haberham, Prof Ismail Effendi dan lainnya.


Selanjutnya Nizhamul SE MM Ketua Umum PB ISMI dalam sambutan mengatakan terima kaseh setinggi-tingginya kepada tuan puan berhadir untuk saksikan pelantikan PW ISMI Sumut. Dan selamat kepada Prof Nispul yang sudah jadi ketua dan kepada semua anggota PW ISMU Sumut. 


Dalam tema yang disebut kiranya dapat dilaksanakan dan jadi motivasi dan pemberi semangat kepada para sarjana Melayu yang ikut peran serta dalam pembangunan. Dan menjadi wakil dari kepesertaan masyarakat Melayu dalam pembangunan nasional.

Dan ini akan terwujud apabila kita sama-sama bergerak apalagi demi kepentingan bangsa dan negara. 


"Untuk itu  kita harapkan agar PW ISMI kompak dan bekerjasama dengan sesama, demikian juga kerjasama dengan pemerintah untuk pembangunan, kesejahteraan bangsa dan negara. ISMI adalah organisasi cendekia dan terus bergerak serta kerjasa sama dengan pemerintah agar Melayu bisa lebih maju," ujar Nispul.


PB ISMI kata Nizhamul sudah melantik 4 PW yaitu Jambi, Jakarta, Jogjakarta dan Medan. ISMI sudah masuk  ke jantung ibu kota Jakarta. Kita PB ISMI target untuk memancangkan tonggak Melayu di Tanah Papua. Dan harapan kami PW ISMI Sumut segera melantik PD ISMI di seluruhkabuoaten dan kota di Provinsi Sumatera Utara. Sembari mengingatkan sudah ada 12 Kabupaten dan Kota di Provinsi Sumatera Utara yang diberikan mandat untuk membentuk PW ISMI di daerah masing-masing.


Ketua Dewan Pembina PB ISMI,  Tun DR H Rahmat Shah menhucapkan selamat dilantik semoga PW ISMI Sumut dapat menjalankan organisasi dengan baik. "Kita tunjukkan Melayu kompak dan bahagia. "Adanya berbagai kegiatan yang positif dan bagu, komunikasikan dengan saya.Seperti khitanan massal dan penanaman pohon. Itu semua bagus dan kami harapkan hal tersebut terus dilaksanakan. Demikian juga buat acara kegiatan-kegiatan yang lain yang positif  dan tetaplah dikomunikasikan," ujar Konsulat Turki untuk Sumatera ini.



Mewakili Gubsu, Kepala Badan Kesbangpol Sumut, Muliono mengatakan selamat dan sukses atas semua pengurus yang baru dilantik. Amanah yang diberikan bukan hanya sekedar organisasi tapi adalah tanggungjawab melestarikan budaya Melayu. Melayu adalah sala satu akar pembentuk Sumut, jadi Melyau harus bersatu dan berkembang.(rel/torong)



Medan| Indonesia Berkibar News
- Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Muhammad Bobby Afif Nasution mengapresiasi penyelenggaraan Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2026 sebagai upaya memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kegiatan ini diharapkan mampu menggerakkan sektor swasta, mengoptimalkan potensi dalam negeri, serta menjadikan UMKM sebagai akselerator pertumbuhan ekonomi daerah di tengah ketidakpastian ekonomi global.


Hal tersebut disampaikan Bobby Nasution bersama Deputi Gubernur Bank Indonesia Thomas Aquinas Muliatna Djiwandonosaat,KPWBI Sumut Ameriza M. Moesa  menghadiri Opening Ceremony Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2026 yang digelar di Lobi Delipark Mall Medan, Sabtu (25/07/2026). Kegiatan tahunan yang digagas Bank Indonesia (BI) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut itu mengusung tema "Dari Lokal ke Global: Mendorong UMKM yang Inovatif, Inklusif, Berkelanjutan, dan Berdaya Saing Internasional."


Dalam sambutannya, Bobby menegaskan bahwa UMKM memiliki peran strategis sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8%, Sumut ditargetkan mampu mencatatkan pertumbuhan ekonomi pada kisaran 6,7% hingga 7,1%.


"Untuk mengimbangi penyesuaian anggaran dan dinamika ekonomi global, kita harus menggerakkan sektor swasta dan mengoptimalkan potensi dalam negeri, khususnya para pelaku UMKM. Kualitas produk Sumut, baik wastra maupun kuliner, tidak perlu diragukan lagi dan sangat mampu bersaing di tingkat nasional maupun global," ujar Bobby Nasution yang hadir bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumut Kahiyang Ayu.


Pada kesempatan tersebut, Bobby juga mendorong perubahan orientasi pemasaran UMKM dari sekadar menjual langsung kepada konsumen (business to consumer/B2C) menjadi mampu memasuki rantai industri dan menarik minat investor melalui skema business to business (B2B).


Untuk mewujudkan hal itu, Pemprov Sumut berkomitmen memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM, mulai dari peningkatan kualitas kemasan (packaging) hingga penyusunan studi kelayakan (feasibility study), sehingga produk menjadi lebih bankable dan menarik bagi investor.


Deputi Gubernur Bank Indonesia Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono yang secara resmi membuka KKSU 2026 mengapresiasi ketahanan ekonomi Sumatera Utara yang mampu mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,98% di tengah tantangan ekonomi global.


Ia menegaskan, Bank Indonesia terus memperkuat kebijakan insentif likuiditas makroprudensial bagi perbankan guna memperluas akses pembiayaan yang terjangkau bagi sektor UMKM.


"Tema tahun ini mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat ekosistem UMKM daerah agar naik kelas. KKSU menjadi jembatan konkret yang mempertemukan UMKM dengan mitra pembiayaan, mitra dagang, serta pasar yang lebih luas," ungkap Thomas.


Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut (KPWBI Sumut) Ameriza M. Moesa melaporkan, KKSU 2026 yang merupakan penyelenggaraan ketujuh sejak pertama kali digelar pada 2020 melibatkan lebih dari 600 pelaku usaha dan 48 mitra strategis. Rangkaian kegiatan berlangsung pada 15–26 Juli 2026.


Hingga hari pembukaan, KKSU 2026 mencatatkan capaian transaksi yang signifikan. Penjualan ritel telah melampaui Rp900 juta, sementara kesepakatan bisnis (business matching) mencapai Rp22 miliar melalui kerja sama pembiayaan dan perdagangan antara UMKM dengan global player, agregator, serta industri perhotelan. Selain itu, potensi kerja sama dan investasi telah mengakumulasi nilai lebih dari Rp80 miliar.



KKSU 2026 juga menghadirkan berbagai agenda utama, antara lain Sumatra Export Celebration, Medan Digifestival, edukasi literasi keuangan dan digitalisasi pembayaran melalui QRIS, serta bazar produk unggulan UMKM, wastra, dan kuliner khas Sumatera Utara.(torong/bundo)



Humbahas | Indonesia Berkibar News - Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH meninjau pembangunan jembatan beton permanen yang menghubungkan Desa Sampetua dengan Desa Batu Nagodang Siatas, Kecamatan Onan Ganjang, Sabtu (25/07/ 2026). Selain pembangunan jembatan ini, juga sedang dilaksanakan pembangunan jembatan lainnya dengan jumlah keseluruhan 23 jembatan.


Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai rencana sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.


Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program kolaborasi Pemkab Humbahas bersama TNI yang bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah, membuka akses masyarakat menuju sentra pertanian, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di pedesaan.


Dalam peninjauan tersebut, Bupati menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah karena memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Disampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan investasi jangka panjang bagi masyarakat. Dengan akses yang lebih baik, aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan hingga distribusi hasil pertanian akan semakin lancar. 


Berdasarkan laporan di lapangan, pembangunan jembatan beton permanen penghubung Desa Sampetua menuju Desa Batu Nagodang Siatas memiliki panjang 13 meter. Pekerjaan yang sedang dilaksanakan meliputi perakitan besi pondasi dan penggalian pondasi jembatan sejak dimulai pada 18 Juli 2026.


Selain lokasi tersebut, pembangunan jembatan juga berlangsung di berbagai wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan.


Untuk pembangunan Jembatan Beton Tahap V, progres tertinggi berada di Jembatan Aek Lung, Desa Aek Lung, Kecamatan Doloksanggul, disusul Jembatan Batu Hopit, Jembatan Aeknapa dan Jembatan Sanggaran II serta Jembatan Aek Maranti.


Sementara itu, pembangunan Jembatan Gantung Tahap V di Sungai Silempedung, Desa Sitanduk, Kecamatan Tarabintang sepanjang 70 meter dengan pekerjaan penggalian pondasi secara gotong royong oleh masyarakat dan perakitan besi pondasi.


Pada Tahap VI, pembangunan jembatan gantung di Dusun Sikual Kual, Kecamatan Parlilitan. Sedangkan sejumlah lokasi lainnya masih berada pada tahap persiapan, pembersihan area, survei, serta pekerjaan pondasi.


Adapun pembangunan Jembatan Beton Tahap VI juga terus berjalan di sejumlah titik. Progres tertinggi tercatat di Dusun II Desa Pansurbatu, Kecamatan Pollung, diikuti Sungai Aek Sipoti, Sungai Silencang, serta beberapa lokasi lainnya yang masih berada pada tahap awal pembangunan.


Seluruh kegiatan pembangunan melibatkan TNI bersama masyarakat yang bekerja secara gotong royong. Kondisi cuaca selama pelaksanaan kegiatan tercatat cerah pada pagi hari, gerimis pada siang hari, dan hujan pada sore hari. Meski demikian, pekerjaan tetap berlangsung dengan situasi yang aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol.


Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan berharap seluruh pembangunan jembatan dapat selesai sesuai target sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat untuk memperlancar mobilitas, meningkatkan akses ke kawasan pertanian, mempercepat distribusi hasil bumi, serta mendorong pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.


Kolaborasi antara Pemkab Humbahas, TNI, dan masyarakat diharapkan menjadi model pembangunan yang mampu mempercepat penyediaan infrastruktur sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun Kabupaten Humbang Hasundutan yang semakin maju dan sejahtera.(Diskominfo/Samuel LG)

Diberdayakan oleh Blogger.