24 Agustus 2026

 



Palas| Indonesia Berkibar  News -
Kasat Satres Narkoba Polres Padang Lawas AKP M. Taufik Siregar, S.H. telah diduga melakukan praktik Manipulasi Permainan “tangkap lepas” terhadap terduga sang bandar  narkotika. Dugaan ini mencuat setelah salah satu tersangka yang diamankan justru malah dikirim untuk rehabilitasi tanpa melalui prosedur asesmen Tim Asesmen Terpadu (TAT). Awal Penangkapan

Pada Senin, 6 Juli 2026, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Palas menggerebek salah satu sebuah rumah di Desa Gunung Manaon. Ke Lima orang telah di bawa dan diamankan:Oleh Sat Res Narkoba Polres Palas antara lain  SP (31) warga Ulu Gajah, ARS (26) warga Paya Baung, IB Nst (23) warga Ulu Gajah, JLD Hrp (30) warga Aek Buaton, dan MWD Nst (46) warga Sipaharu.


PS Kasubsi Penmas Polres Palas mengutarakan kalu kasat Narkoba Palas merupakan bekas dari Kasat Reskrim dari polres Tapteng uang juga mengatakan kalu beliau sudah kaya kasat narkoba polres Palas memiliki Kebun Sabit Berhektar Hektar Sampai saat ini ia miliki selain itu kasat narkoba PALAS juga saat ini sedang Lagi Di Periksa Oleh Propam Polda Sumut Ujarnya

Polres Palas Mengutarakan kalu kasat Narkoba Palas merupakan bekas dari Kasat Reskrim dari polres Tapteng uang juga mengatakan kalu beliau sudah kaya kasat narkoba polres Palas memiliki Kebun Sabit Berhektar Hektar Sampai saat ini ia miliki selain itu kasat narkoba PALAS juga saat ini sedang Lagi Di Periksa Oleh Propam Polda Sumut Ujarnya


Ini harus Abng kejar kasus ini ujar beliau terkait kasus Kasus Yang dilakukan kasat narkoba PALAS itu mereka sedang priksa propan bang Abang Kompirmasi langsung ke Polda Sumut aja bang kejar biar tau kasat nya ujar ps PS Kasubsi Penmas Polres Palas Tersebut Bripka G Pohan. Kepada Awak Media.


Bila ada temuan Tangkap Lepas kita suruh Angota kita juga bng untuk Cek End Ricek Langsung ke rumah terdakwa nanti nya bila ada kasus talas narkoba lagi.


Kasat Narkoba ini orangnya agak Pelit bang payah ujarnya beliau jadi kaku ada kasus Talas nantinya kita kasi kabarin ke orang Abang ya katanya saat beberapa hari lalu ia mengatakan melalui WhatsApp nya.


Karna diduga banyak kasus Narkoba yang diduga tangkap lepas oleh Kasat Narkoba Palas bang ini la permainan nya makanya kasat nya sudah kaya apa lagi ia telah memiliki Beberapa Hektar kebun Sawit milik dia bang yang diduga hasil dari narkoba ujarnya.(Tim)



 



Binjai | Indonesia Berkibar News 
- Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H. didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Binjai melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Markas Komando (Mako) Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 100/Prajurit Setia (PS) di jalan Binjai Namukur desa namukur utara Kecamatan Sei Bingai pada Senin (24/08/2026) pukul 16.40 Wib


Kunjungan ini digelar secara khusus untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkokoh komitmen sinergitas dan soliditas TNI-Polri yang telah terjalin dengan sangat baik di wilayah hukum Polres Binjai


Kedatangan rombongan Polres Binjai disambut langsung Danyon raider 100/ps Letkol Inf Amirul  Husin S. E., M. I. P dengan penuh kehangatan oleh Danyonif Raider 100/PS bersama jajaran perwira staf batalyon. Dalam pertemuan yang berlangsung akrab tersebut, kedua belah pihak berdialog mengenai penguatan koordinasi taktis di lapangan serta komitmen bersama untuk saling mendukung dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat


Kapolres Binjai menegaskan bahwa hubungan harmonis antara TNI dan Polri merupakan pilar utama dalam menjamin rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat. Melalui kunjungan silaturahmi ini, diharapkan komunikasi dan kolaborasi antara personel Polres Binjai dan prajurit Yonif Raider 100/PS semakin solid, baik dalam tugas pengamanan wilayah maupun dalam mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas di lapangan


Disela sela kunjungannya danyon raider 100/ps mengajak kapolres Binjai beserta jajarannya berkeliling batalyon raider 100/ps dengan menendarai 3 unit rantis PJD Atap milik batalyon raider 100/ps untuk melihat situasi terkini markas batalyon raider 100/ps


Danyonif Raider 100/PS turut menyampaikan apresiasi setinggi tingginya atas kunjungan Kapolres Binjai beserta jajaran PJU. Pihaknya menyatakan kesiapan penuh untuk terus berjalan beriringan bersama Polri dalam menjaga kondusifitas wilayah serta mengawal program-program strategis nasional demi kemaslahatan masyarakat luas.(Humas polres Binjai/zul)

 



Medan | Indonesia Berkibar News
- Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut berkomitmen menciptakan iklim investasi yang aman dan nyaman bagi para investor. Komitmen tersebut disampaikan Surya saat bertemu dengan Duta Besar Belgia untuk Indonesia, Timor Leste dan ASEAN, David Jordens.


Pertemuan yang berlangsung di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin (24/8/2026), membahas peluang kerja sama di berbagai bidang potensial, di antaranya industri, perkebunan, akademik, olahraga, dan teknologi.


Menurut Surya, Sumut memiliki potensi besar untuk dikembangkan bersama Belgia. Karena itu, pertemuan tersebut diharapkan menjadi pintu awal untuk membangun kerja sama yang lebih konkret dan memberikan manfaat bagi kedua daerah serta masyarakat.


“Saya rasa banyak yang bisa kita kembangkan bersama karena Sumut memiliki potensi yang sangat besar, dan kami memastikan investasi yang aman dan nyaman untuk membangun daerah kami,” kata Surya.


Surya berharap pertemuan tersebut dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama yang lebih konkret dan berdampak langsung terhadap masyarakat. Terlebih, Belgia memiliki sejumlah keunggulan yang dapat dikolaborasikan dengan Sumut, khususnya di bidang akademik, olahraga, dan teknologi.


“Ke depannya saya harap kita bisa membahas kerja sama yang lebih konkret, kerja sama yang bisa memberikan dampak pada pembangunan Sumut dan Belgia dan juga kesejahteraan masyarakat kita,” kata Surya.


Sementara itu, David Jordens menyampaikan ketertarikannya untuk menjajaki kerja sama di bidang olahraga dengan Sumut. Menurutnya, Sumut memiliki kompleks fasilitas olahraga berstandar internasional yang dapat menjadi peluang pengembangan kerja sama antara Belgia dan Sumut.


“Bukan cuma terkait atlet, tetapi juga teknologi olahraga, kami memiliki banyak perusahaan olahraga seperti penyedia dan pengelolaan rumput lapangan, pencahayaan, desain, bila ada bussiness matching saya akan bawa investor ke sini,” kata Jordens.


Selain olahraga, Jordens juga tertarik pada pengembangan dan pengelolaan kelapa sawit di Sumut. Menurutnya, tantangan saat ini adalah meningkatkan produktivitas sawit secara efektif dan efisien tanpa harus menambah luas lahan.


“Sekarang kita sudah berfikir bagaimana sawit bisa menghasilkan lebih banyak dengan lahan yang ada, bukan menambah luas lahannya, kita bisa perkuat kerja sama ini,” kata Jordens.


Jordens ditunjuk Kerajaan Belgia sebagai Duta Besar untuk Indonesia, Timor Leste dan ASEAN pada Agustus 2026, menggantikan Frank Felix. Sebelumnya, dia merupakan juru bicara Kementerian Luar Negeri Belgia.(bundo)


23 Agustus 2026



Medan| Indonesia Berkibar News -
  Terkait pemberitaan para pensiunan Perumda Tirtanadi yang berjumlah 17 orang hingga kini terus menyampaikan tuntutannya ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara (Sumut) dan juga memberitakan di beberapa media online maupun media sosial, perihal belum dibayarkannya uang pensiun mereka oleh Perumda Tirtanadi, Kepala Divisi (Kadiv) Hukum Perumda Tirtanadi Idham Khalid angkat bicara.


"Dana pensiun AJB Bumiputera sudah dierima sebahagian untuk para pensiunan yang ke- 17 orang," kata Kepala Divisi (Kadiv) Hukum Idham Khalid melalui telepon genggamnya Minggu (23/08/2026).


Lebih jauh Idham Khalid mengatakan  bahwa para pensiunan yang ke 17 orang tersebut, sudah men dapatkan manfaat sebahagian dari dana pesangon/pensiun AJB Bumiputera sebesar Rp 4.897.851.177,- dikatakannya hingga saat ini Perumda Tirtanadi masih terus melakukan upaya hukum seperti Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA) untuk memperjuangkan hak - hak kekurangan dana yang dialami para pensiunan dari AJB Bumiputera yang 17 orang tersebut.


Dikatakannya (Idham-red) bahwa ke 17 orang tersebut ada tiga kelompok para pensiunan yang masih menuntut untuk diselesaikan Perumda Tirtanadi, dan perlu diketahui sebelumnya sekitar tahun 2005 Perumda Tirtanadi menjalin kerjasama dengan pihak asuransi AJB Bumiputera, namun berselang berjalannya waktu pihak AJB Bumiputera mengalami gagal bayar ke Perumda Tirtanadi untuk pesangon pegawai, terutama pesangon (uang pensiun) untuk para pegawai Tirtanadi yang sudah masuk masa purnabakti (pensiun) sehingga menurut Idham Khalid para pensiunan yang berjumlah 17 orang tersebut tetap melakukan tuntutannya karena  belum menerima keseluruhan dana pensiunnya.


"AJB Bumiputera belakangan ini mendapat masalah pada perusahaannya sendiri sehingga pihak AJB Bumiputera wanprestasi dalam menyelesaikan pesangon pegawai yang purnabakti pada waktu itu,"ujar Idham Khalid.


Seperti diketahui para pensiunan yang 17 orang tersebut hingga saat ini  masih menuntut ke Perumda  Tirtanadi agar menyelesaikan dana pensiun mereka yang belum dibayar   oleh AJB Bumiputera yaitu delapan orang dengan nilai Rp 2.2 Miliar dan ada tiga orang dengan nilai Rp 839 juta serta ada enam orang yang belum keluar putusan Mahkamah Agung (MA) sebesar Rp 1.93 Miliar.


 Untuk itu kata  Idham Khalid Perumda Tirtanadi dalam menyikapi permasalahan ini sudah mengambil kebijakan sesuai ketentuan ketenagakerjaan dengan berdasarkan ketentuan yang berlaku,  guna menyelesaikan persoalan ini sesuai hukum, dan  setelah dilakukan penghitungannya  keseluruhan untuk 17 orang tersebut, Perumda Tirtanadi telah menyiapkan dana sebesar Rp 675 juta namun ditolak. 


"Karena AJB Bumiputera wanprestasi sesuai perjanjian dengan Perumda Tirtanadi, sekitar tahun 2005 silam dan belakangan ini AJB Bumiputera mendapat masalah sehingga tidak penuh memberikan  kewajibannya yaitu pesangon bagi pegawai yang purnabakti, maka Tirtanadi sudah manyiapkan dana untuk ke 17 orang tersebut, sebesar Rp 675 juta sesuai ketentuan hukum ketenagakerjaan yang berlaku akan tetapi ditolak mereka dan mereka melakukan upaya hukum lain,"ujar Idham Khalid.


Namun begitu lanjut Idham Khalid, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan upaya hukum ataupun musyawarah terbaik ke pihak AJB Bumiputera  untuk 17 orang pensiunan tersebut, dan katanya jika nanti pihak AJB Bumiputera menyelesaikan  persoalan keuangan perusahaannya dengan membayar kewajibannya  ke Tirtanadi maka tetap diberikan kekurangan tersebut kepada pensiunan yang 17 orang tersebut, karena menurutnya Perumda Tirtanadi tetap berjuang dengan melakukan yang terbaik bagi para pensiunan, berdasarkan ketentuan peraturan ketenaga kerjaan yang berlaku, dan Perumda Tirtanadi patuh kepada proses hukum yang berlaku.


Idham Khalid berharap Peninjauan Kembali (PK) yang dilakukan timnya terhadap AJB Bumiputera dapat membuahkan hasil yang baik untuk para pensiunan maupun pegawai yang masih aktif bekerja.


"Perumda Tirtanadi masih menunggu hasil putusan PK  di MA mudah - mudahan kita berdoa bersama hasilnya untuk kebaikan bagi semuanya,"ujar Idham Khalid.(torong)

  



Binjai | Indonesia Berkibar News - Tim Libas Anti Begal Polres Binjai kembali menyerahkan dua orang pria AF (22) & NF (17) berasal dari Lhokseumawe Aceh Timur beserta dua unit sepeda motor yang berhasil diamankan dalam rangkaian pengungkapan kasus tindak pidana pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum polres Binjai.


Penyerahan berlangsung pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di halaman parkir Sat Reskrim Polres Binjai, Jalan Sultan Hasanuddin, Kota Binjai, kepada personel Sat Reskrim Polres Lhokseumawe AIPTU Azhari, SE yang diserahkan langsung oleh Katim Libas IPDA Novriko Sijabat, S.H., M.H.,


Kendaraan yang diserahkan yakni Honda Scoopy BL 3164 NAU dan Honda Beat BL 3873 NAN. Honda Scoopy diamankan Timsus LIBAS saat patroli di Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur, setelah petugas mendapati dua orang berboncengan tanpa menggunakan helm dan melakukan pengejaran.


Dari hasil pemeriksaan, terungkap Honda Beat BL 3873 NAN sebelumnya dibawa dari Lhokseumawe, Aceh, dan telah digadaikan oleh terduga pelaku dengan nilai Rp1,5 juta.


Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H. menegaskan komitmennya untuk tetap memberantas aksi begal dan pencurian kendaraan bermotor serta terus memperkuat koordinasi dengan jajaran kepolisian dalam pengungkapan kasus sehingga dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat., tegas AKBP R. Bimo.,(Humasresbinjai/zul)



  



Belawan| Indonesia Berkibar News- Polsek Belawan berhasil mengamankan satu orang pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di Jalan Duyung, Lingkungan 07, Pajak Baru, Kelurahan Belawan Bahagia, Kecamatan Medan Belawan, pada Rabu, 24 Juni 2026 sekira pukul 23.50 WIB.


Pelaku yang diamankan berinisial AP (19), warga Kecamatan Medan Belawan. Dalam melakukan aksinya, pelaku bersama dua rekannya yang masing-masing berinisial A dan I, mengancam korban sempat diberitakan sebagai seorang wartawan menggunakan senjata tajam dan mengambil uang milik korban sebesar Rp2.030.000.


Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring M., SIK., melalui Kapolsek Belawan AKP Banor Limbong, SH., pada Sabtu (22/08/2026) menjelaskan bahwa kasus tersebut terungkap setelah korban S. Siregar yang merupakan seorang wartawan membuat laporan polisi ke Polsek Belawan.


“Peristiwa pencurian dengan kekerasan tersebut terjadi saat korban bersama seorang saksi hendak pulang selesai mengunjungi rumah temannya. Ketika hendak menuju sepeda motor yang diparkir di pinggir jalan, korban didatangi tiga orang laki-laki yang tidak dikenal,” ujar AKP Banor Limbong.


Menurut Kapolsek, salah seorang pelaku kemudian mengacungkan parang kepada korban dan meminta sejumlah uang.


“Pelaku yang memegang parang meminta uang kepada korban sambil mengancam. Korban kemudian menyerahkan uang sebesar Rp100.000. Namun pelaku kembali meminta uang dan kemudian memiting leher korban sambil menempelkan parang ke arah kepala korban,” jelasnya.


Pada saat yang sama, seorang pelaku lainnya yang membawa obeng menodongkan senjata tersebut ke arah saksi. Sementara pelaku lainnya merogoh saku celana korban dan mengambil uang tunai sebesar Rp2.030.000.


“Setelah berhasil mengambil uang korban, ketiga pelaku langsung melarikan diri menuju Jalan Belanak.,” ungkap AKP Banor.


Berdasarkan laporan tersebut, personel Polsek Belawan melakukan penyelidikan, pemeriksaan saksi serta pengecekan tempat kejadian perkara hingga akhirnya berhasil mengamankan salah seorang pelaku berinisial AP.


Dari hasil pemeriksaan awal, AP mengakui keterlibatannya dalam aksi pencurian dengan kekerasan tersebut bersama dua rekannya yang berinisial A dan I.


“Pelaku AP mengakui bahwa dirinya yang mengacungkan parang kepada korban, sedangkan uang korban diambil oleh rekannya berinisial A. Pelaku juga mengaku mendapat bagian sebesar Rp100.000 dari hasil kejahatan tersebut,” kata Kapolsek.


Uang bagian tersebut, lanjutnya, digunakan pelaku untuk membeli makanan dan rokok.


Dalam kasus ini, petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu buah celana pendek bermotif hitam putih yang diduga digunakan pelaku saat melakukan aksinya.


“Terhadap pelaku yang telah diamankan, kami lakukan proses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kami juga masih melakukan pengembangan untuk mengejar dua pelaku lainnya yang terlibat dalam aksi tersebut,” tegas AKP Banor Limbong.


Kapolsek Belawan mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi tindak kejahatan, khususnya pada malam hari, serta segera melaporkan kepada pihak Kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan.


“Kami berkomitmen untuk terus memberikan rasa aman kepada masyarakat dan menindak tegas setiap pelaku kejahatan yang meresahkan. Kami juga mengharapkan dukungan masyarakat untuk memberikan informasi apabila mengetahui keberadaan pelaku lainnya,” pungkasnya.(torong/ar)

 


Langkat | Indonesia Berkibar News
- Polres Langkat kembali melaksanakan program Minggu Kasih sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) Pada Minggu, (23/08/2026).


Kegiatan bertempat di Gereja Kristen Indonesia Sumut (GKI), Jalan Kartini, Lingkungan III, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat.


Minggu Kasih Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K. diwakili oleh Ps. Kasat Binmas IPTU Sigit Adrianto, S.E., bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Langkat serta personel Polres Langkat dan Polsek Stabat.


Turut hadir Kapolsek Stabat AKP Zulkarnain, S.H., Kasikum Polres Langkat AKP P.E. Sihaloho, S.H., Kasubag Strajemen Bagren Polres Langkat AKP M. Silitonga, S.H., Kasiwas Polres Langkat AKP M. Ginting, S.H., Kasi Propam Polres Langkat IPTU Fery Irawan, S.H., M.H., KBO Sat Lantas Polres Langkat IPTU Tomi Ginting, S.H., Kanit Intelkam Polsek Stabat IPDA M.P. Panjaitan, S.H., personel Sat Binmas serta Bhabinkamtibmas.


Kegiatan berlangsung bersama pendeta gereja, pengurus dan jemaat GKI Kwala Bingai. Ibadah dipimpin oleh Pdt. Dr. Fernando Tambunan, S.Th., M.Th., dengan tema “Mengakui Yesus sebagai Messias bagi Keluarga” 


Ps. Kasat Binmas Polres Langkat IPTU Sigit Adrianto, S.E., menyampaikan pesan Kapolres Langkat kepada jemaat agar bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas dengan mengedepankan nilai-nilai agama dan kepedulian terhadap lingkungan.


“Harapan kami, kita bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas, diawali dari keluarga dan agama. Saat ini kita harus memberikan perhatian kepada generasi muda agar tidak terjerumus pada hal-hal negatif, termasuk penyalahgunaan media sosial,” ujar IPTU Sigit.


Ia juga mengingatkan masyarakat bahwa Kabupaten Langkat masih rentan terhadap peredaran narkoba. Karena itu, keluarga dan seluruh elemen masyarakat diminta berperan aktif dalam mencegah serta memberikan informasi apabila mengetahui adanya penyalahgunaan dan peredaran narkotika.


“Jangan takut untuk memberikan informasi kepada pihak kepolisian. Masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110 apabila mengetahui adanya gangguan Kamtibmas atau tindak pidana untuk segera ditindaklanjuti,” katanya.


Selain persoalan narkoba, Polres Langkat turut mengingatkan masyarakat agar bijak menggunakan media sosial. Jemaat diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, termasuk ajakan provokatif, konten negatif maupun informasi yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.


“Media sosial harus digunakan secara bijak dan bertanggung jawab. Jangan mudah terpengaruh oleh ajakan atau komentar negatif yang dapat menimbulkan perpecahan,” pesan IPTU Sigit.


Polres Langkat juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan patroli, khususnya pada malam hari, sebagai upaya menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.


Komitmen Polres Langkat untuk mendukung pembangunan tempat ibadah. Hal ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk tidak hanya menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga hadir dalam memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan serta kepedulian sosial kepada masyarakat.


“Polres Langkat bukan hanya hadir untuk menindak, tetapi juga melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat. Kami juga berkomitmen membantu dan memberikan perhatian terhadap tempat-tempat ibadah,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Polres Langkat mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan teknologi, termasuk potensi penyalahgunaan Artificial Intelligence (AI) yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan penipuan, serta berbagai bentuk kejahatan siber.


Masyarakat juga diminta menjauhi praktik judi online yang dinilai semakin meresahkan dan dapat berdampak buruk terhadap kehidupan keluarga maupun lingkungan sosial.


Program Minggu Kasih tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Pengurus Gereja GKI, S. Pardede, beserta jemaat. Pihak gereja menyampaikan dukungan terhadap program Polres Langkat sebagai bentuk sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.


Melalui program Minggu Kasih, Polres Langkat terus membangun komunikasi yang humanis dengan masyarakat serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Langkat yang aman, damai, rukun dan kondusif.


Kegiatan tersebut merupakan implementasi dari program Polisi Langkat Garuda Ksatria, yang diinisiasi oleh Kapolres Langkat dengan semangat “Gagah Berani untuk Dicintai Masyarakat, Kuat, Sadar Aturan, Taat, Responsibility, Inovatif, dan Aman.”


Melalui semangat “Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai,” Polres Langkat terus berkomitmen menghadirkan sosok Polri yang humanis, responsif, serta dekat dengan masyarakat.(Sfn)

Diberdayakan oleh Blogger.