20 April 2026

 


Langkat | lndonesia  Berkibar News - Ribuan masyarakat korban banjir yang tersebar di Kec. Besitang dan Brandan Barat sudah mematangkan rencana akan melakukan aksi demonstrasi ke DPRD Langkat dan Kantor Bupati Langkat di Stabat, Senin (20/04/2026).


Ribuan menyintas yang tergabung dalam "Panggilan Aksi Menjemput Keadilan" bergerak menuntut keadilan atas bantuan stimulan berupa jaminan hidup, isi hunian dan stimulan ekonomi dari Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Sosial yang hingga kini belum mereka terima sepeser pun.


Aksi ini sebagai tindak lanjut aksi demonstrasi sebelumnya ke kantor camat Besitang. Warga kecewa karena sebagian korban terdampak bencana telah menerima bantuan stimulan dari Kemensos, sementara mereka hingga kini dipaksa menunggu dalam ketidak pastian.


"Kami akan terus berjuang menuntut keadilan, karena kami juga adalah korban dari peristiwa bencana," kata Misnawati di sela pertemuan dengan para penyintas, Jumat (17/4) malam, untuk membicarakan persiapan rencana aksi. 


Ia meminta pemerintah supaya berlaku adil terhadap warga korban bencana yang telah  mengalami dampak kerugian material cukup besar. Mereka protes karena Bansos yang disalurkan kepada menyintas tidak merata.


Menyinggung berapa massa yang akan turun berpartisipasi melakukan aksi demonstrasi, ia menyatakan, jumlahnya kurang lebih 2.300 orang. "Kami turun akan menyampaikan aspirasi kami secara damai," kata Mistiwati.


Namun begitu, jika aspirasi yang disampaikan tidak mendapatkan jawaban yang konkrit, kata dia, maka warga berencana akan bertahan dan menginap sampai tuntutan akan rasa keadilan benar-benar diwujudkan pemerintah.


Sementara, Andika, seorang tokoh agama yang hadir dalam pertemuan tersebut kepada  beberapa wartawan menegaskan, dalam aksi demo nantinya mereka akan menyampaikan petisi kepada Bupati Langkat dan DPRD Langkat.


"Kami meminta Bupati Langkat lebih pro aktif berkomunikasi dengan pemerintah pusat (Kemensos RI) dalam menangani bantuan stimulan korban banjir dan kami juga minta DPRD Langkat melakukan fungsi pengawasan dalam penyaluran bantuan," ujarnya.


Sejumlah warga lainnya menyampaikan rasa kecewa mereka terhadap Bupati Langkat yang dianggap tidak optimal memperjuangkan hak rakyatnya. "Kalau Bupati Aceh Tamiang terus aktif memperjuangkan hak-hak rakyatnya, beda dengan bupati kami," kata warga kesal.


Peristiwa bencana hidrometerologi sudah memasuki empat bulan berlalu, tapi masalah pendataan bagi korban hingga kini belum juga tuntas. Bahkan Camat Besitang, Restra Yudha, pada aksi demo baru-baru ini menyatakan akan dilakukan pendataan ulang. 


Pendataan ulang terhadap rumah yang rusak  tentu berpotensi menimbulkan persoalan baru, sebab peristiwa bencana sudah empat bulan berlalu sehingga fakta kerusakan fisik tidak mungkin dapat ditemukan lagi, sebab warga sudah memperbaiki kerusakan rumah mereka.


Warga menilai, pendataan ulang yang sedang dilakukan membuktikan proses pendataan pasca bencana tidak tuntas. "Ironis sudah empat bulan peristiwa bencana berlalu, tapi urusan data hingga kini belum juga clear," ujar warga.


Saat ini, pihak kelurahan menyebar formulir kepada masyarakat untuk diisi sendiri tentang kondisi kerusakan rumah mereka. Hal ini sebuah ironi, sebab tugas pendataan dan termasuk menentukan kriteria rusak ringan, sedang dan berat, bukan urusan warga, melainkan kewenangan dari pemerintah.(ERI)

 


Jakarta | Indonesia Berkibar News - Lonjakan harga minyak mentah global akibat eskalasi konflik di Timur Tengah memicu efek domino pada industri hilir, salah satunya kenaikan harga plastik sebagai produk turunan minyak bumi. Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) menilai peningkatan harga plastik mencapai 40 hingga 60 persen per April 2026.


Hal ini dipengaruhi oleh krisis geopolitik yang mengganggu jalur distribusi minyak bumi sebagai bahan baku petrokimia, khususnya nafta. 


Pakar Petrokimia dari Universitas Pertamina (UPER), Wegik Dwi Prasetyo, S.T., M.T., menegaskan bahwa lonjakan harga minyak mentah berdampak langsung pada naiknya harga nafta. 


Kondisi ini secara otomatis memengaruhi harga olefin—produk turunan nafta yang menjadi bahan baku utama penyusun plastik—sehingga memicu pembengkakan biaya produksi yang signifikan pada industri polimer dalam negeri.


“Kilang minyak di Indonesia saat ini masih berfokus pada pemenuhan bahan bakar transportasi dan kapasitas produksi untuk bahan baku plastik domestik masih terbatas. Karena itu, industri nasional masih sangat bergantung pada impor bahan baku petrokimia dari kawasan Timur Tengah yang memiliki kapasitas produksi nafta dan olefin jauh lebih masif,” ungkap Wegik, Senin (20/04/2026) 


Industri plastik sangat bergantung pada minyak mentah ringan (light crude oil), jenis minyak yang paling efisien untuk diolah menjadi bahan baku plastik. Saat ini, Arab Saudi merupakan pemasok utama dunia dengan produksi mencapai 9,51 juta barel per hari. (Reuters, 2025). 


Dominasi ini membuat harga plastik global—termasuk di Indonesia—sangat bergantung pada stabilitas pasokan dari mereka


Kondisi ini berdampak langsung pada Indonesia karena industri petrokimia nasional yang belum sepenuhnya mandiri. Meskipun memiliki cadangan Sumatera Light Crude, produksi nafta domestik baru mencapai 7,1 juta ton, padahal kebutuhan nasional menembus 9,2 juta ton per tahun. 


Akibatnya, Indonesia terpaksa mengimpor kekurangan 2,1 juta ton nafta dari luar negeri, yang membuat harga plastik di pasar dalam negeri sangat rentan terhadap gejolak harga minyak di Timur Tengah.


“Bagi masyarakat umum, dampak kenaikan harga minyak bumi ini akan paling cepat terasa pada melambungnya harga kantong plastik, kemasan pangan, dan botol minuman. Namun, ancaman lebih lanjut dari ketidakpastian situasi geopolitik juga dapat mengganggu stabilitas harga di industri ritel serta sektor Fast-Moving Consumer Goods (FMCG),” pungkas Wegik.


Sebagai langkah mitigasi, Wegik menyarankan Indonesia untuk memperkuat ketahanan bahan baku plastik melalui diversifikasi impor dari kawasan non-konflik, optimalisasi gas alam domestik via teknologi Gas-to-Olefins, serta peningkatan kapasitas kilang petrokimia. 


Selain itu, percepatan produksi bioplastik dan plastik daur ulang menjadi kunci untuk mengurangi ketergantungan pada rantai pasok global yang tidak stabil.


Sejalan dengan upaya tersebut, Universitas Pertamina (UPER) turut menjadi pelaksana nasional (national executing agency) untuk The Global Greenchem Innovation and Network Programme (GGINP). Program kolaborasi internasional bersama Yale University, UNIDO, GEF, dan Kementerian Perindustrian ini bertujuan mempercepat penerapan kimia hijau (green chemistry) di industri nasional guna mengurangi ketergantungan pada bahan baku fosil.


"Komitmen ini kami wujudkan melalui riset inovatif program GGINP dan penguatan kurikulum Teknik Kimia melalui peminatan Sistem Proses Kimia Berkelanjutan dan Rekayasa Energi. Langkah ini bertujuan mencetak talenta unggul yang mampu menghadirkan inovasi selaras dengan poin 9 dan 12 SDGs mengenai industri inovatif serta konsumsi-produksi yang bertanggung jawab," tutup Sekretaris Universitas Pertamina, Raden Panji Adhitiyo Putera. (JBR/66)

 



Jakarta | Indonesia Berkibar News - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) saat ini menyelenggarakan Future Leaders Development Program (FLDP) 2026, sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun pipeline kepemimpinan yang unggul dan berkelanjutan hingga level tertinggi organisasi. 


Sebanyak 27 talenta terbaik berhasil terpilih dari total 270 kandidat unggulan melalui proses seleksi yang cukup komprehensif dan berlapis. 


Program ini menjadi langkah strategis TelkomGroup dalam memperkuat kesiapan kepemimpinan untuk menghadapi persaingan industri digital yang semakin dinamis, sekaligus mendukung agenda transformasi perusahaan melalui TLKM 30.


Proses ini mencakup tahapan talent nomination & screening, assessment berbasis esai dan Harrison Assessments Talent Solution (HATS), wawancara kompetensi dan kepemimpinan, hingga talent review oleh unit bisnis dan persetujuan akhir Direksi. Proses seleksi berlapis ini menegaskan posisi FLDP sebagai program strategis dalam mempersiapkan future board TelkomGroup.


Direktur Human Capital Management Telkom Willy Saelan menegaskan bahwa FLDP merupakan investasi strategis perusahaan dalam menyiapkan pemimpin masa depan, Senin (20/04/2026) 


“Kepemimpinan adalah kunci keberhasilan dari sebuah transformasi. Melalui FLDP, kami tidak hanya menghadirkan program pengembangan, tetapi juga investasi strategis untuk menyiapkan future leaders hingga level tertinggi organisasi. Kami ingin memastikan setiap talenta memiliki kesiapan menyeluruh, mulai dari kapabilitas bisnis, kepemimpinan, hingga keberanian untuk mendorong transformasi,” paparnya. 


FLDP merupakan bagian integral dari agenda transformasi TelkomGroup dalam memastikan kesiapan organisasi melalui penguatan kapabilitas kepemimpinan yang adaptif, visioner, dan berdaya saing tinggi. 


Program ini menyasar talenta dengan rekam jejak kinerja unggul, sekaligus membuka peluang bagi alumni Great People Scholarship Program (GPSP) sebagai bagian dari kesinambungan pengembangan talenta strategis perusahaan.


FLDP 2026 diawali dengan Ignite Phase (April 2026–Februari 2027) sebagai tahap pengembangan intensif untuk membangun kesiapan kepemimpinan secara menyeluruh. Program dimulai dengan onboarding imersif berkonsep unlearn and relearn, dilengkapi sesi inspiratif bersama Direksi serta penyusunan Individual Development Plan (IDP) bersama mentor.


Selanjutnya, peserta menjalani pengembangan melalui penugasan berbasis proyek bisnis nyata, eksposur kepemimpinan strategis, serta penguatan kompetensi masa depan secara berkelanjutan. 


Seluruh proses dimonitor melalui evaluasi berkala dan ditutup dengan final presentation sebagai penilaian kesiapan menuju fase berikutnya.


Melalui FLDP 2026, TelkomGroup semakin mempertegas komitmennya dalam membangun kepemimpinan yang unggul, adaptif, dan future-ready sebagai fondasi utama untuk menjaga keberlanjutan bisnis serta memenangkan persaingan di era transformasi digital. (JBR/66)

  


Samosir | Indonesia Berkibar News -  Punguan Sonak Malela se-Kabupaten Samosir resmi terbentuk dan dilantik di acara  yang dirangkaikan dengan ibadah perayaan Paskah Oikumene di halaman Gereja HKBP Rianiate, Pangururan. 


Pelantikan pengurus periode 2026–2031 ini turut dihadiri Bupati Samosir Vandiko T Gultom, Bupati Toba, Ketua Umum Sonak Malela, anggota DPRD Sumut, anggota DPRD Samosir, Sekdakab Toba, serta jajaran Pemkab Samosir.


Bupati Vandiko T Gultom menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan punguan dan berharap seluruh pengurus yang dilantik dapat menjaga kekompakan serta saling menolong membesarkan organisasi marga.


“Atas nama Pemkab Samosir, kami mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Semoga punguan ini solid kedepanya. Berharap pomparan Sonak Malelela dapat berkontribusi untuk pembangunan Samosir. Seluruh program kerja yang dirancang untuk dikoordinasikan agar bisa linear” ucap Vandiko. 


Sebagai bentuk dukungan, Vandiko turut menyerahkan bantuan sebesar Rp.5 juta kepada pengurus. 


Selain itu, Vandiko juga mengapresiasi atas kehadiran Bupati Toba Effendi Napitupulu yang dinilai sebagai bentuk dukungan kebersamaan pomparan Sonak Malela. ”Luar biasa kehadiran Bupati Toba mendukung pelantikan pengurus Sonak Malela ini, pantas untuk kita apresiasi. Semoga pomparan Sonak Malela semakin maju, solid dan jaya” kata Vandiko. 


Sementara itu, Bupati Toba Effendi Napitupulu mengingatkan pengurus yang baru agar mampu merangkul seluruh anggota marga tanpa terkecuali. "Rangkul semua pomparan Sonak Malela. Walaupun tidak digaji, yakinlah Tuhan akan memberikan berkat,” paparnya. 


Effendi menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Samosir atas dukungan dalam menyukseskan acara. Ia menitip pesan agar seluruh pomparan Sonak Malela untuk terus mendukung program pembangunan serta kepemimpinan Bupati Samosir ke depan, Senin (20/04/2026) 


Sementara itu Ketua Umum Punguan Sonak Malela, Tengku Pardede, menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan Pemkab Samosir. Berharap kepengurusan yang baru dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Samosir. (P Simbolon)

  


Samosir | Indonesia Berkbar News - Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H memimpin langsung upacara bendera di SMK Negeri 1 Palipi.


Kegiatan salah satu bagian dari upaya pembinaan terhadap pelajar guna mencegah kenakalan remaja serta kecelakaan lalu lintas di wilayah Samosir, Senin (20/04/2026) 


Ikut hadir Personel Polres, jajaran Polsek Palipi, para guru, staf sekolah, serta seluruh siswa-siswi SMK Negeri 1 Palipi. 


Kehadiran Kapolres serta rombongan disambut hangat oleh pihak sekolah sebelum pelaksanaan upacara dimulai. 


Acara ini merupakan tindak lanjut dari Surat Perintah Kapolres Samosir Nomor: Sprin/332/IV/2026 tertanggal 18 April 2026, yang menginstruksikan seluruh PJU dan Kapolsek jajaran untuk menjadi pembina upacara di sekolah tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Samosir.


Upacara berlangsung khidmat dengan rangkaian lengkap, mulai dari penghormatan kepada pembina upacara, pengibaran bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya, pembacaan Pancasila dan UUD 1945, hingga amanat pembina upacara.


Melalui amanat, Kapolres Samosir menegaskan pentingnya disiplin berlalu lintas sejak usia pelajar. Ia mengimbau siswa untuk selalu menggunakan helm saat berkendara serta tidak menggunakan knalpot brong yang mengganggu ketertiban umum.


Selain itu, Kapolres juga mengingatkan agar para pelajar menjauhi perilaku negatif seperti tawuran, geng motor, serta tindakan bullying di lingkungan sekolah. 


Selain itu juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan dengan tidak merokok dan menjauhi pergaulan yang merugikan masa depan.


Menariknya, Kapolres tidak hanya menyampaikan arahan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para pelajar, serta memberikan sejumlah pertanyaan kepada siswa/siswi, mulai dari pemahaman mereka tentang keselamatan berlalu lintas, pengalaman sehari-hari di sekolah, hingga menanyakan cita-cita di masa depan.


Suasana pun menjadi lebih hidup ketika beberapa siswa dengan antusias menjawab pertanyaan Kapolres. 


Interaksi ini bertujuan untuk membangun kedekatan serta memastikan pesan yang disampaikan benar-benar dipahami oleh para pelajar.


“Polri, khususnya Polres Samosir dan Polsek jajaran, tidak akan pernah bosan mengingatkan generasi muda untuk selalu berada di jalur yang benar,” tegasnya.


Ia juga memperkenalkan program rutin “Police Goes to School” yang akan dilaksanakan setiap hari Jumat sebagai bentuk pendekatan dan pembinaan berkelanjutan kepada para pelajar.


Setelah upacara berakhir sekitar pukul 08.20 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara Kapolres, para guru, dan siswa-siswi.


Pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan pembinaan yang diberikan. Mereka berharap program seperti ini dapat terus dilakukan untuk membentuk karakter siswa yang disiplin dan bertanggung jawab.


Sementara itu, Radiaman Simarmata menjelaskan bahwa kegiatan serupa juga dilaksanakan secara serentak oleh PJU Polres Samosir dan Kapolsek jajaran di berbagai sekolah di Kabupaten Samosir. 


Tujuannya adalah untuk menekan angka kenakalan remaja serta meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelajar.


Beberapa pejabat yang turut melaksanakan pembinaan di sekolah lain di antaranya AKP Robertus Gultom di SMP/SMA Santo Petrus Urat, RSP Simarmata di SMA N 1 Onanrunggu, IPDA Widodo Kaban di SMA N 1 Simanindo, hingga Kompol Eduar Sidabutar di SMA Santo Mikhael Pangururan.


Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan penuh hikmat, serta ditutup dengan dokumentasi bersama di setiap lokasi kegiatan. (P Simbolon)

19 April 2026

 



Samosir | Indonesia Berkibar News - Wakil Bupati (Wabup) Samosir, Ariston Tua Sidauruk, menghadiri peringatan Hari Jadi ke-193 Kabupaten Simalungun di Kompleks Kantor Bupati Simalungun, Pematang Raya. 


Kehadirannya merupakan bentuk dukungan serta sebagai mempererat hubungan kerja sama antar pemerintah daerah di Provinsi Sumatera Utara.


Peringatan Hari Jadi Kabupaten Simalungun ke-193 berlangsung khidmat dan meriah, diawali ziarah ke makam Raja Marpitu, dan berbagai acara yakni tor-tor sombah, parade budaya dari 32 Kecamatan dengan melibatkan elemen masyarakat.


Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, dalam. hal ini menyampaikan pentingnya menjaga budaya sebagai identitas daerah ditengah arus globalisasi. Perayaan Hari jadi menjadi momentum refleksi sejarah serta komitmen bersama untuk mewujudkan pembangunan  Simalungun berkelanjutan.


Sementara itu, Gubernur Sumut diwakili Asisten Adminstrasi Umum, Muh Suib, bahwa peringatan hari jadi ini menjadi refleksi, melihat kembali perjalanan panjang Simalungun yang lahir dari kerajaan-kerajaan besar, serta perjuangan tokoh yang menetapkan pondasi dan harga diri Simalungun.


"Warisan itulah harus jaga,  rawat dan kita lanjutkan. Dengan Tema Hari Jadi yang ke-193, 'Penguatan Jati Diri Budaya menuju Simalungun Maju dan Berdaya Saing' dengan menunjukan budaya bukan hanya menjadi identitas melainkan sebuah kekuatan," sebut Gubsu, Minggu (19/04/2026). 


Wabup Samosir, Ariston Tua Sidauruk, sangat mengapresiasi atas pelaksanaan tersebut yang cukup meriah dan penuh nuansa kebersamaan. Berharap momentum hari jadi ini dapat semakin mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Simalungun.


“Atas nama Pemkab dan masyarakat Samosir, kami mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-193 Kabupaten Simalungun. Semoga semakin maju, unggul, dan sejahtera serta mampu mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan," tuturnya. 


Turut hadir mendampingi Wabup Ariston, dan beberapa pejabat Pemkab Samosir. (P Simbolon)

18 April 2026

 


Pangkalan Susu | lndonesia  Berkibar News - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar, PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Pangkalan Susu kembali menyalurkan bantuan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan melakukan renovasi rumah Produksi bagi mitra binaan di wilayah Kupas Capat Kepiting yang beralamat di Gg Aman, Kelurahan Beras Basah, Kecamatan Pangkalan Susu.hari Sabtu(18 /04/2026).


Salah satu bentuk nyata dari program tersebut adalah pemberian bantuan renovasi rumah produksi kepada mitra binaan di wilayah Kupas Capat Kepiting. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas agar lebih layak, aman, dan nyaman saat bekerja.


Senior Manager PT PLN Indonesia Power UBP PNS menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. 



"Selain itu juga meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sekitar. Bapak I Nyoman Buda juga menambahkan agar bisa dijaga citra Perusahaan PLTU ini sehingga program CSR untuk Masyarakat sekitar bisa dilaksanakan secara bertahap. 


“Program ini bukan hanya tentang renovasi fisik rumah, tetapi tujuan dan harapanya adalah dapat membangun harapan dan meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini, 



Masyarakat akan berbelanja di sekitarnya dan hal ini berlanjut hingga menggerakkan perekonomian warga dan bahkan bisa menciptakan lapangan kerja. Kami percaya bahwa lingkungan yang layak akan mendorong kehidupan yang lebih produktif,” Ucap I Nyoman Buda. 


Sementara itu, salah satu warga penerima bantuan mengaku sangat terbantu dengan adanya program renovasi rumah produksi tersebut. Ia menyebutkan bahwa sebelumnya kondisi rumah produksi yang kurang layak pada saat bekerja dan sering mengalami kebocoran saat hujan turun. 



“Alhamdulillah, setelah adanya bantuan renovasi rumah produksi dari PLN Indonesia Power, kondisi rumah kami menjadi jauh lebih baik. Kami merasa lebih nyaman dan aman untuk bekerja. Semoga PLTU semakin sukses dan jaya bisa membantu Masyarakat lainnya.” ujarnya.


Mitra binaan berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Mereka menilai kehadiran PLN Indonesia Power UBP Pangkalan Susu memberikan dampak positif yang nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional.


Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara perwakilan PLN Indonesia Power UBP Pangkalan Susu dan mitra binaan sebagai bentuk kebersamaan serta dokumentasi kegiatan penyerahan bantuan renovasi rumah produksi.(ERI)

Diberdayakan oleh Blogger.