Forum Ampas Desak Bupati Langkat Copot Kadis PUTR Yang Tidak Hadir Saat Rapat RDP Di Kantor DPR Langkat

9 Maret 2025


Stabat | Indonesia Berkibar News-
Forum Ketua dan Penasehat Anak Muda Pangkalan Susu (AMPAS) kecewa karena Kadis PUTR Langkat tidak menghadiri undangan Rapat Dengan Pendapat (RDP) di kantor DPRD Langkat yang dijadwalkan, Jumat (07/03/2025).


“Ini merupakan bentuk penghinaan dan pelecehan terhadap masyarakat termasuk dewan perwakilan rakyat yang terhormat,” kata penasehat AMPAS, Sadli , kepada kru Indonesia Berkibar News, Sabtu (9/03/2025) dengan nada kecewa.


Menurut Sadli, "masyarakat sengaja datang dari jauh untuk memenuhi undangan RDP Dpt Langkat, tapi pejabat di Dinas PUPR yang kantor berdekatan dengan gedung DPRD Langkat tidak seorang ada yang hadir.


Undangan RDP sebagai bentuk responsif pimpinan dewan menyikapi aksi unjuk rasa damai warga bersama AMPAS pada 25 Februari lalu terkait jalan dan jembatan di Desa Pangkalan Siata, Kecamatan. Pangkalan Susu, yang kondisinya rusak parah.


Kondisi jembatan gantung di desa ini sudah banyak terdapat korosif dan beresiko untuk dilalui masyarakat, namun sampai kini belum ada perhatian sedikit pun dari instansi terkait untuk melakukan perbaikan.


Untuk mencegah bahaya yang tak diinginkan, masyarakat bergotong royong melakukan upaya perbaikan secara swadaya terhadap jembatan gantung yang kondisinya sudah keropos tersebut ucap penasehat AMPAS Sadli


Di waktu yang sama Ketua Ampas Raya Samosir mengatakan,"tidak hanya jembatan, infrastruktur jalan di desa ini juga buruk. Apabila memasuki musim hujan, para petani, khususnya petani kelapa sawit sulit untuk mengeluarkan hasil produksi buah kelapa sawit karena ruas jalan nyaris mereta dipenuhi lumpur bagaikan kubangan kerbau.


Lanjut Raya Karena tidak ada perhatian, warga Desa Pangkalan Siata melakukan aksi damai ke Stabat. Aksi ini mendapat respon dari wakil rakyat, namun yang disesalkan warga, pihak PUTR terkesan masa bodo, terbukti Kadis tak menghadiri undangan DPRD Langkat untuk RDP.


Ketua AMPAS kecewa terhadap sikap pejabat Dinas PUTR yang terkesan tak peduli dengan keluhan masyarakat atas buruknya kondisi infrastruktur. Samosir mendesak Bupati Langkat segera mengevaluasi jabatan Kadis PUTR, bila perlu dicopot ungkapnya dengan rasa kecewa. (ERI)